Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

THE APPLICATION OF STUDENT CENTERED LEARNING THROUGH LESSON STUDY ON QUALITY AND LEARNING RESULTS Sigit Dwi Saputro
ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.855 KB) | DOI: 10.17977/um006v2i22018p084

Abstract

This study aims to determine the quality and effectiveness of student learningoutcomes after the student-centered learning approach is applied through lessonstudy. The subjects in this study were students of the Informatics Education StudyProgram at the Faculty of Education, the University of Trunojoyo Madura in thefourth semester in material Elektronik, Analog dan Digital. Data collection techniquesthrough documentation, observation, and tests. The results were: 1) provide leadershipskills, time management, empathy, communication focus, and learning activities, 2)find out the best ways to optimize student learning quality, 3) There were influencelearning outcomes.
PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME MELALUI METODE MIND MAP DAN DISKUSI DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMORI DAN VERBAL SISWA Sigit Dwi Saputro; Sarwanto .; Suparmi .
JURNAL PENA SAINS Vol 1, No 2 (2014): JURNAL PENA SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jps.v1i2.1340

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pendekatan konstruktivisme menggunakan metode mind map dan diskusi, kemampuan memori, kemampuan verbal, dan interaksinya terhadap prestasi belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimental, dengan faktorial 2x2x2, mengambil 2 kelas sampel dari 8 kelas  X pada pokok bahasan hukum Newton  tahun pelajaran 2011/2012. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan: 1) pembelajaran konstruktivisme melalui metode mind map dan diskusi berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar kognitif, prestasi  belajar kognitif metode mind map lebih baik daripada daripada metode diskusi, 2) kemampuan memori siswa berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar dalam ranah kognitif akan tetapi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar dalam ranah afektif, 3) kemampuan verbal berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi kognitif dan afektif belajar siswa, 4) tidak ada interaksi yang signifikan antara metode pembelajaran dengan kemampuan memori terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa, 5) tidak ada interaksi yang signifikan antara metode pembelajaran dengan kemampuan verbal terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa, 6) tidak ada interaksi yang signifikan antara kemampuan memori dengan kemampuan verbal terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa, 7) tidak ada interaksi yang signifikan antara metode pembelajaran, kemampuan memori, dan kemampuan verbal terhadap prestasi kognitif dan afektif siswa.
Physics Module Design of Measurement Subject under Constructivism Approach Sigit Dwi Saputro; Suparmi Suparmi; Cari Cari; Aisyah Fidiyah; Titin Sandias Budi Ningsih
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/formatif.v8i2.2746

Abstract

This aim of the research is to make valid, practical, and effective constructivism learning. The development of constructivism learning module applies Borg's research procedure theory, basically consisting of: (1) preliminary study and data collection, (2) planning, (3) developing initial product, (4) limited testing, (5) revising product (6) conducting field tests, (7) revising the operational product, (8) conducting operational field tests, (9) revising the final product, and (10) eliminating and implementing the product. This module is for class X students on the subject of measurement. Students will be able to learn independently by constructivist principles. The results of this study include (1) Creation of constructivism learning module from requirement analysis, module design, expert validation, small-scale module test revision, large-scale module test revision. (2) the feasibility of constructivism learning module that includes physics constructivism learning module on measurement material in the expert test included in the valid category and without revision with percentage level 76%. Student responses on the small-scale test as well as large-scale test get the positive response.
STUDI PERBANDINGAN PENDIDIKAN UMUM DAN AGAMA DI KABUPATEN BANGKALAN Sigit Dwi Saputro
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 11, No 1: April 2018
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.492 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v11i1.4438

Abstract

Praktek pelaksanaan pendidikan telah dirinci dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Adapun Jenis pendidikan penjelasanya tertuang dalam bab VI pasal 15 Jenis pendidikan mencakup pendidikan umum, kejuruan, akademik, profesi, advokasi, keagamaan, dan khusus. Secara kelembagaan, pendidikan agama melalui madrasah, institut agama, dan pesantren yang dikelola oleh kementerian Agama; sementara pendidikan umum melalui sekolah dasar, sekolah menengah, kejuruan serta perguruan tinggi umum dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hasil penelitan menunjukkan proporsi tingkat pendidikan penduduk Kabupaten Bangkalan untuk tingkat Sekolah Dasar berada dalam rangking terbesar dibandingkan lulusan SMP, SMA maupun SMK yaitu 28.896 orang atau 6,12% sedangkan tingkat pendidikan penduduk terkecil adalah Sekolah Menengah Kejuruan sebesar 2.188 orang atau 0,47%. Jumlah guru di Kabupaten Bangkalan yang telah tersertifikasi sebagai tenaga profesional pendidik sangat rendah. Untuk tingkat SD, jumlah guru yang tersertifikasi hanya sekitar 26,55%, sementara itu untuk tingkat SMP prosentase guru bersertifikat pendidik hanya 23,65%. Prosentase lebih rendah terdapat untuk tingkat SMA dan SMK yaitu 17,61% dan 6,12%. Dampak terhadap kualitas pendidik rendah akan berimbas terhadap kualitas lulusan yang akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pelatihan Pemanfaatan E-Commerce Bagi Peningkatan Mutu Sosial Tenaga Kerja dan Wanita di Kelurahan Rongtengah Sampang Madura Ariesta Kartika Sari; Wanda Ramansyah; Puji Rahayu Ningsih; Medika Risnasari; Muchamad Arif; Sigit Dwi Saputro; Muhamad Afif Effindi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.436 KB) | DOI: 10.30651/aks.v1i2.931

Abstract

Small and Medium Enterprises (SME) has important role in economic growth. Along with the advance development of information technology emerging new tools for promoting product which can be used by SME. Through Public Service, the Department of Informatics Education Universitas Trunojoyo Madura sees potential economic development for SME for using tools such as e-commerce and Marketplace which is could guide to the enhancement of social quality of women and women labor, especially in Madura. Through the Public Service, it could be concluded further development of the attendees to use and promote their SME’s product.
The Effectiveness Use of Virtual Reality Media in Physics Education of Solar System Towards Cognitive Learning Outcomes Sigit Dwi Saputro; Agung Setyawan
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v9i3.23105

Abstract

Digital literacy skills in the context of mastering the use of digital media were needed to streamline achievements in learning. One of the digital medias that can be applied in abstract learning is virtual reality. The purpose of this research was to determine the effectiveness of cognitive learning outcomes which include the presence or absence of the influence of the use of virtual reality media, the completeness of learning outcomes based on KKM and the completeness of classical learning outcomes. This type of research was pre-experimental by using one group pre-test post-test design. The sample used was class VIII Al-Asyari Technology Middle School which consists cof only one class. The instruments used in the study include description tests. The effect of learning outcomes was analyzed by t-test using SPSS, learning outcomes will be analyzed based on the Minimum Completion Criteria (KKM) and classical completeness while learning motivation was analyzed quantitatively. The results showed that physics learning using effective virtual reality media on learning outcomes as evidenced by the influence of virtual reality media on results with a significance of 0.000, learning outcomes reached the KKM value of 75 with an average yield of 88.1. Classical learning completeness obtained a percentage of results of 86.3% included in the excellent category.
PROFIL BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X TKJ DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA MATERI STRUKTUR KONTROL PERCABANGAN DI SMKN 3 BANGKALAN Puji Rahayu Ningsih; yuliana wardani; Sigit Dwi Saputro
EDUTIC Vol 4, No 1 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1315.449 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v4i1.3298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil berpikir kritis siswa kelas X TKJ ditinjau dari kemampuan awal siswa materi struktur kontrol percabangan di SMKN 3 Bangkalan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian menemukan bahwa : (1) siswa kemampuan awal tinggi dapat memahami maksud soal yang diberikan dengan baik, dapat membuat alasan yang relevan maupun kesimpulan yang beralasan, menggunakan semua informasi yang dimiliki dan dapat menjelaskan istilah yang dituliskan, serta melakukan overview setelah selesai mengerjakan; (2) siswa dengan kemampuan awal sedang kurang  dapat memahami maksud soal yang diberikan, sehingga dalam memberikan alasan juga tidak relevan, belum dapat membuat kesimpulan dan kurang dapat menggunakan informasi maupun menjelaskan istilah yang telah dituliskan dengan baik, serta tidak melakukan overview. 3) siswa dengan kemampuan awal rendah masih belum dapat memahami soal yang diberikan sehingga tidak memberikan alasan dan kesimpulan. Tidak menggunakan semua informasi, tidak menjelaskan istilah yang dituliskan dan tidak melakukan overview. Kata-kata Kunci :  berpikir kritis, kemampuan awal, struktur kontrol percabangan
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI ABSENSI SISWA BERBASIS JAVA DESKTOP DI SMA DARUL KHOLIL BANGKALAN Citra Pratiwi Paramitha; Medika Risnasari; Sigit Dwi Saputro
EDUTIC Vol 4, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.477 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v4i2.3971

Abstract

Abstrak Proses pengolahan data absensi di SMA Darul Kholil dilakukan oleh  guru wali kelas secara manual. Sistem pengolahan absensi dan pelanggaran yang demikian memerlukan adanya pembaharuan dengan memanfaatkan teknologi yang ada di lingkungan sekolah. Fasilitas yang terdapat di kantor guru berupa satu komputer dan printer menjadi alasan peneliti untuk mengembangkan sistem informasi absensi siswa berbasis java desktop. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi absensi siswa berbasis desktop agar dapat menyelesaikan permasalahan kurang maksimalnya pengolahan data absensi di SMA Darul Kholil. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Model penelitian yang digunakan adalah ADDIE. Tahap pertama yaitu analisis kebutuhan pengguna dan perangkat. Tahap kedua yaitu desain perancangan produk. Tahap ketiga yaitu proses pengembangan produk dan uji coba produk kepada ahli sistem. Tahap keempat yaitu implementasi produk terhadap pengguna. Tahap terakhir yaitu evaluasi produk berupa revisi apabila diperlukan. Penelitian ini menghasilkan sistem informasi absensi siswa berbasis java desktop untuk digunakan di SMA Darul Kholil. Sistem ini dinilai sangat layak berdasarkan hasil persentase uji coba pada ahli perancangan sistem sebesar 100% dan hasil uji pengguna sebesar 90%.Kata-kata Kunci : sistem informasi, absensi, desktop, java.