Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Usulan Perbaikan Rute Pendistribusian Beras Bersubsidi Menggunakan Algoritma Genetika Yoza, Hartika; Susanty, Susy; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 1, No 2 (2013): Edisi Kedua
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.121 KB)

Abstract

Pemindahan produk seringkali dipengaruhi oleh jarak yang jauh dan kapasitas kendaraan yang berdampak pada lamanya waktu pengiriman dan biaya operasional yang dibutuhkan selama proses pengiriman berlangsung. Pemilihan tipe kendaraan dan rute adalah komponen penting dalam proses pengiriman produk. Permasalahan ini perlu dikaji untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Algoritma genetika merupakan salah satu algoritma yang dapat digunakan dalam mengkaji permasalahan penentuan rute untuk mencari rute yang lebih baik dalam meminimumkan waktu penyelesaian total. Hasil penelitian sebelumnya Budikusuma (2012) yaitu urutan rute dengan waktu penyelesaian minimum pengiriman beras bersubsidi dijadikan sebagai input data. Waktu penyelesaian rute penelitian sebelumnya (Budikusuma, 2012) sebesar 23320.833 menit, sedangkan rute perbaikan alternatif dengan Pc = 0.2 dan Pm = 0.04 mampu menghasilkan total fitness yang lebih singkat sebesar 21486.2 menit. Kata kunci: Distribusi, rute, algoritma genetika, tur
Pembentukan Rute Distribusi Menggunakan Algoritma Clarke & Wright Savings dan Algoritma Sequential Insertion OCTORA, LITA; Imran, Arif; Susanty, Susy
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.538 KB)

Abstract

  Permasalahan yang sedang dihadapi oleh PT. Panca Lestari Primamulya adalah masalah pendistribusian produk dimana terbatasnya jam kerja perusahaan, banyaknya konsumen serta jarak dari depot dan pelanggan yang saling berjauhan. Perusahaan saat ini tidak menggunakan metode tertentu untuk menentukan rute distribusi. Algoritma Clarke & Wright Savings dan Algoritma Sequential Insertion digunakan pada penelitian ini untuk memberikan solusi permasalahan di PT Panca Lestari Primamulya. Rute yang terbentuk pada penelitian ini menunjukkan bahwa Algoritma Sequential Insertion lebih baik daripada Algoritma Clarke & Wright Savings. Kata Kunci: Vehicle Routing Problem,Clarke & Wright Savings, Algoritma Sequential Insertion ABSTRACT Problems being faced by the PT. Panca Primamulya Lestari is a product distribution problem in which company working hours is limited, large number of consumers as well as the distance from the depot and far-flung customers.The company does not use a particular method to determine the distribution. Clarke and Wright Savings Algorithm and Sequential Insertion Algorithm used in this research to provide solutions to problems in PT Panca Lestari Primamulya. The routes whichare formed in this study showed the  Sequential Insertion algorithm is better than Clarke & Wright Savings Algorithm. Keywords: Vehicle Routing Problem, Clarke & Wright Savings,Sequential Insertion
Pembentukan Rute Distribusi Air Mineral Al-Ma’soem Menggunakan Metode Clarke Wright dan Nearest Neighbor di PT. Al-Ma’soem Muawanah Pamungkas, Adhie Nurdiansyah; Adianto, Hari; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 1, No 2 (2013): Edisi Kedua
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.842 KB)

Abstract

PT. Al-Ma’soem Muawanah merupakan perusahaan penyedia air minum mineral, produk yang diproduksinya adalah air mineral jenis cup 240 ml. Dalam pendistribusiannya, PT. Al-Ma’soem Muawanah membagi dua jalur pengiriman, Internal dan Eksternal. Pada jalur pengiriman Eksternal jarak depot dan agen saling berjauhan, hal ini yang menyebabkan tingginya biaya distribusi. Untuk meminimasi biaya distribusi adalah dengan mengurangi total jarak pengiriman. Permasalahan ini termasuk ke dalam permasalahan VRP (Vehicle Routing Problem). Terdapat satu depot dan sejumlah 34 tempat untuk dikunjungi dengan demand yang berbeda, dengan kapasitas kendaraaan sebesar 1200 karton yang diharapkan dapat memenuhi seluruh permintaan. Metode heuristik yang didalamnya terdapat metode Clarke & Wright dan Nearest Neighbor merupakan permasalahan optimasi penentuan rute, keduanya memiliki karakteristik pembentukan rute yang berbeda. CWA menggunakan saving dalam pengerjaannya, sedangkan NN menggunakan pendekatan  jarak terdekat. Dari hasil perhitungan menunjukan NN memiliki total jarak paling kecil yaitu 1453.5 Km dengan total rute sebesar 12 rute pengiriman. Kata kunci: clarke-wright, nearest neighbor, vrp, heuristik
USULAN RANCANGAN RUTE PENDISTRIBUSIAN AIR GALON HANAANG MENGGUNAKAN ALGORITMA NEAREST NEIGHBOUR DAN LOCAL SEARCH Suyudi, Alfian; Imran, Arif; Susanty, Susy
REKA INTEGRA Vol 3, No 4 (2015): Edisi Keduabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.24 KB)

Abstract

Penentuan rute kendaraan merupakan salah satu permasalahan yang terjadi pada pendistribusian barang atau produk. AMDK PDAM Kota Bandung adalah perusahaan yang memproduksi air minum dalam kemasan. Saat ini, proses pendistribusian produknya dilakukan berdasarkan pengalaman dan urutan pemesanan produk, sehingga sering terjadi keterlambatan dalam pengiriman. Dalam penelitian ini, diusulkan rancangan rute kendaraan untuk mendistribusikan produk air galon Hanaang menggunakan algoritma Nearest Neighbour sebagai rute awal dan rute tersebut akan dilakukan perbaikan menggunakan metode Local Search sehingga diperoleh waktu tempuh dan jarak tempuh yang minimum. Penelitian ini menghasilkan jarak dan waktu yang lebih pendek dengan selisih waktu 39,3 menit dan selisih jarak 13,1 km. Kata kunci: Vehicle Routing Problem, Nearest Neighbour, Insertion Intra-Route   ABSTRACT  Determining the route the vehicle is one of the problems that occur in the distribution of goods or products . AMDK PDAM Bandung City Is a company produces bottled water . Previous currently, the distribution process of the product is based on experience and order products order , so often occurred delays in delivery . In this study , the proposed design of the vehicle to distribute these products Hanaang gallons of water using the algorithm nearest neighbor as the beginning and the repair will be done using the method of Local Search in order to obtain travel time and mileage minimum . This research resulted in the distance and a shorter time with a gap of 39.3 minutes and a distance of 13.1 km difference . Keywords: Vehicle Routing Problem, Nearest Neighbour, Insertion Intra-Route
MODEL PENJADWALAN NO-WAIT JOB SHOP MENGGUNAKAN ALGORITMA VARIABLE NEIGHBOURHOOD DESCENT DENGAN THRESHOLD UNTUK MEMINIMISASI MAKESPAN Respati, Yoni Adityo; Zaini, Emsosfi; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.93 KB)

Abstract

Permasalahan no-wait job shop didefinisikan sebagai masalah penjadwalan job shop dengan batasan no-wait didalamnya. Batasan no-wait yaitu kondisi dimana antar dua operasi pada satu job harus dikerjakan secara kontinu tanpa adanya jeda waktu. Pada penelitian ini digunakan algoritma variable neighborhood descent dengan threshold untuk meminimisasi makespan. Algoritma usulan menggunakan threshold sebagai batas untuk mendapatkan current solution dimana nilai ini diambil dari makespan terbaik dari setiap iterasi. Set data dari literatur digunakan untuk menguji algoritma. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma memberikan hasil yang sama baiknya dengan hasil yang telah dipublikasikan. Kata kunci: penjadwalan, job shop, variable neighborhood descent, threshold, neighbor   ABSTRACT No-wait job shop scheduling problems is defined as a job shop scheduling problems with no-wait constraints therein . No-wait constraint is a condition in which between two operations in one job should be done continuously without any lag time. In this study will be used variable neighborhood descent with threshold algorithm to minimize the makespan. Proposed algorithm uses a threshold as a limit to get current solution where the value is taken from the best makespan of each iteration. Several data set from literature are used to test the algorithm. The results show that the algorithm gives equally good results with the results that have been published . Keywords: scheduling, job shop, variable neighborhood descent, threshold, neighbor
Algoritma Penjadwalan Job Shop Alternatif Routing Menggunakan Greedy Randomized Adaptive Search Procedure With Fixed Threshold Untuk Minimisasi Makespan SYAILANDRA, KHARIZA; Imran, Arif; Zaini, Emsosfi
REKA INTEGRA Vol 2, No 1 (2014): Edisi Kelima
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.041 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas algortima penjadwalan job shop dengan alternatif routing menggunakan greedy randomized adaptive search procedure with fixed threshold dengan fungsi tujuan minimisasi makespan. GRASP with fixed threshold adalah metode metaheuristik dua tahap untuk menyelesaikan masalah-masalah optimasi kombinatorial. Tahap pertama adalah tahap konstruksi jadwal inisial. Tahap kedua adalah tahap local search untuk memperbaiki jadwal inisial. Performansi algoritma usulan diuji melalui 2 skenario dengan menggunakan set data dari literatur. Hasil pengujian kedua skenario menunjukkan bahwa algoritma usulan memberikan solusi yang kompetitif jika dibandingkan dengan penelitian-penelitian sebelumnya. Kata Kunci: Penjadwalan Job Shop, Alternatif Routing, GRASP, Threshold Accepting ABSTRACT In this paper we present algorithms job shop scheduling with alternative routing using a greedy randomized adaptive search procedu with a fixed threshold with makespan minimization objective function. GRASP with fixed threshold is a two-phase metaheuristic methods for solving combinatorial optimization problems. The first stage is the initial stage of construction. The second stage is the stage of local search to improve the initial schedule. Performance of the proposed algorithm was tested through two scenarios using data sets from the literature. Theresults indicate that the proposed algorithm provides a competitive solution when compared with previous studies. Key words: Job Shop Scheduling, Alternative Routing, GRASP, Threshold Accepting
Penentuan Rute Distribusi Air Mineral Menggunakan Metode Clarke-Wright Algorithm dan Sequential Insertion Dewantoro, Bagus Dwicahyo; Adianto, Hari; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 1, No 2 (2013): Edisi Kedua
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.892 KB)

Abstract

Di Indonesia saat ini banyak yang memproduksi air mineral. PT. Al-Masoem Muawanah merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri air mineral. Untuk dapat bersaing harus bisa memenuhi kebutuhan permintaan pelanggan dengan jumlah dan waktu yang tepat. PT. Al-Masoem Muawanah memiliki dua buah anak perusahaan yaitu internal dan eksternal. Perusahaan internal memiliki 25 pelanggan yang jaraknya saling berjauhan satu sama lain dengan depot dan pelanggan lainnya. Untuk dapat mendistribusikan air mineral pada sejumlah 25 pelanggan secara efektif dan efisien salah satunya adalah faktor dalam penentuan rute distribusi. Dalam penentuan rute distribusi dapat dibuat dengan memperhatikan keterbatasan seperti jumlah kendaraan dan kapasitas kendaraan. Permasalahan dalam penentuan rute distribusi biasa disebut VRP (Vehicle Routing Problem). Dalam penelitian ini model VRP yang digunakan adalah metode Clarke-Wright Algorithm dan Sequential Insertion. Metode Clarke-Wright Algorithm mengutamakan nilai penghematan waktu yang terbentuk sedangkan metode Sequential Insertion mengutamakan pada nilai total waktu terkecil yang dihasilkan.   Kata kunci: clarke-wright algorithm, sequential insertion, rute distribusi
PENENTUAN RUTE DISTRIBUSI TABUNG GAS MENGGUNAKAN METODE (1-0) INSERTION INTRA ROUTE (STUDI KASUS DI PT X) Fauzi, Ardhi Rahman; Susanty, Susy; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.997 KB)

Abstract

PT. X merupakan distributor tabung gas di Bandung Raya. Pada saat ini supir menentukan rute berdasarkan pengalamannya sehingga terdapat konsumen yang terlambat dilayani. Permasalahan distribusi yang dihadapi PT. X merupakan permasalahan Vehicle Routing Problem (VRP). Permasalahan penentuan rute ini akan diselesaikan menggunakan Nearest Neighbour sebagai pembentukan rute awal kemudian perbaikan rute dilakukan dengan metode (1-0) Insertion Intra Route. Perhitungan dengan menggunakan (1-0) Insertion Intra Route menghasilkan rute yang lebih pendek dibandingkan Nearest Neighbour. Tujuan dilakukan penentuan rute yaitu untuk meminimasi jarak dan waktu penyelesaian pada setiap kegiatan pendistribusian. Kata kunci: Vehicle Routing Problem, Nearest Neighbour, Insertion Intra-Route ABSTRACT PT. X is a distributor of gas tube in Bandung Raya. At this time the driver determines the route based on his experience so that costumer late serviced. Distribution problem faced by PT. X is an issue of Vehicle Routing Problem (VRP). The problem of determine this route will be resolved using Nearest Neighbour as the formation of the initial route and would be improved by (1-0) Insertion Intra Route. Calculations using (1-0) Insertion Intra Route generate a shorter route than the Nearest Neighbour.The purpose of determine this route is to minimize the distance and completion time of each distribution activity. Keywords: Vehicle Routing Problem, Nearest Neighbour, Insertion Intra-Route
Algoritma PenjadwalanJob Shop Kelompok Mesin ParalelMenggunakanGreedy Randomized Adaptive Search Procedure with Fixed Threshold dengan Kriteria Minimisasi Makespan Usman, Habdhi Verdi; Zaini, Emsosfi; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 2, No 1 (2014): Edisi Kelima
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.686 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang algoritma penjadwalan job shop kelompok mesin paralel menggunakan Greedy Randomized Adaptive Search Procedure(GRASP) with fixed threshold untuk minimisasi makespan. Pada metode ini, terdapat dua tahap untuk menyelesaikan permasalahan penjadwalan job shop kelompok mesin paralel. Tahap pertama merupakan tahap konstruksi untuk mendapatkan jadwal inisial. Tahap kedua merupakan tahap local search untuk memperbaiki jadwal inisial. Algoritma usulan diuji menggunakan set data dari literatur. Hasil yang didapat menunjukkan hasil yang sama baiknya dengan algoritma yang dikembangkan sebelumnya. Kata Kunci: Penjadwalan Job Shop, Kelompok Mesin Paralel, GRASP, Threshold Accepting ABSTRACT This paper discusses a job shop scheduling algorithms parallel machine groups using greedy randomized adaptive search procedure (GRASP) with a fixed threshold for makespan minimization. In this method, there are two phases to finish the job shop scheduling problem of parallel machine groups. The first phase is the phase of construction to obtain the initial schedule. The second stage is the phase local search to improve the initial schedule. Proposed algorithm was tested using data sets from the literature. The results showed equally good results with previously developed algorithms. Keywords: Job Shop Scheduling, Parallel Machine Group, GRASP, Threshold Accepting
PENENTUAN RUTE DISTRIBUSI UNTUK MINIMASI BIAYA DISTRIBUSI TEH WALINI READY TO DRINK DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA VIII (PERSERO) Amanda, Muhammad Abell; Imran, Arif; Prassetiyo, Hendro
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.997 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas pencarian rute distribusi untuk produk dari Industri Hilir Teh PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero). Metode savings matrix digunakan untuk menghitung penghematan rute distribusi. Algoritma nearest insert dan algoritma nearest neighbor digunakan untuk mendapatkan urutan rute distribusi. Urutan rute distribusi yang telah diperoleh akan diperbaiki oleh the-1 insertion intra-route procedure. Hasil dari perhitungan menunjukkan bahwa penggunaan the-1 insertion intra-route procedure menghasilkan total rute distribusi yang lebih baik dari pada hasil rute menggunakan algoritma nearest insert dan nearest neighbor, dan dapat digunakan sebagai rute distribusi produk Industri Hilir Teh PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero).   Kata kunci : Savings matrix, nearest insert, nearest neighbor, the 1-insertion intra-route procedure.   ABSTRACT This paper discuss how to get the distribution route for product of Industri Hilir Teh PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero). Savings matrix method is used to calculate route savings. The nearest insert algorithm and nearest neighbor algorithm are applied to obtain the distribution routes. The obtained routes are then improved using the 1-insertion intra-route procedure. The result shows that the 1-insertion intra-route procedure produce shorter total route than total route of nearest insert and nearest neighbor algorithm, and can be use for the distribution route of Industri Hilir Teh PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero). Keywords : Savings matrix, nearest insert, nearest neighbor, the 1-insertion intra-route procedure