Santi Puspitasari
Pusat Penelitian Karet Jl. Salak Nomor 1 Bogor 16151 Jawa Barat

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas karet alam termoplastik sebagai peningkat indeks viskositas minyak pelumas kendaraan Santi Puspitasari; Muhammad Lutfi Arifianto; Mersi Kurniati
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 1 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1656.86 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v32i1.957

Abstract

Diversification of rubber goods are highly needed to enhance natural rubber domestic consumption. One of the efforts is by using thermoplastic natural rubber that is synthesized from emulsion graft copolymerization of natural rubber latex with thermoplastic monomer as index viscosity improver of lubricating oil. The research aimed to study the effect of thermoplastic natural rubber (natural rubber–styrene copolymer) addition, at various concentration, into base paraffinic lube oil (HVI 60 and HVI 650) on index viscosity value of lubricating oil. The result showed that emulsion graft copolymerization at composition ratio of natural rubber to styrene monomer 85:15, at 65oC for 7 hours, with addition of 1% ammonium peroxidisulfate as initiator and 2% sodium dodecyl sulfate as surfactant produced thermoplastic natural rubber (TPNR, copoly NR-ST) with grafting efficiency of 56,48%. The TPNR can be functioned properly as index viscosity improver at 5% concentration to base paraffinic lube oil either HVI 60 or HVI 650. The obtaining new lubricating oils could fulfill the index viscosity standard requirement refered to Decree of Directorat General of Oil and Gas No 85K/34/DDJM/1998, and could compete with the commercial lubricating oil type 20W-50, 10W-40, and 15W-40.
Reaksi transfer hidrogenasi minyak jarak kastor serta aplikasinya sebagai bahan pelunak kompon karet Santi Puspitasari; Adi Cifriadi; Krisnawati Krisnawati; Tun Tedja Irawadi
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 2 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1612.612 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v32i2.1361

Abstract

Rubber plasticizer is used to improve rubber processability so as to shorten time and reduce energy consumption during compounding. In general, rubber plasticizer is nonrenewable and environmentally harmful petroleum derivatives due to the carcinogenic property. Environmentally friendly plasticizer can be produced by transfer hydrogenation of vegetable oil. The research was aimed to synthesize new rubber plasticizer from transfer hydrogenation of castor oil using diimide compound which was generated in situ by oxidation of hydrazine hydrate and hydrogen peroxide as well as the application of the new rubber plasticizer obtained on natural and synthetic rubbers compounding. The result showed that the optimum condition of transfer hydrogenation was achieved at a capacity of 1000 ml oil/batch, 40oC for 5 hours, and ratio hydrazine hydrate to hydrogen peroxide at 1:2 due to the hydrogenated castor oil (HCO) had the highest degree of hydrogenation and neutral pH. The application of 10 phr HCO had significant effect on the compounding of EPDM 6250 which was shown by shortest time and lowest energy of compounding, and also by the highest minimum torque modulus. In addition, the crosslink density of rubber vulcanizate which was formed during accelerated sulfur vulcanization was affected both by the addition of HCO and the saturation of the rubber being used.Keywords: environmentally friendly plasticizer, castor oil, diimide hydrogenation, rubber. 
Katalitik transfer hidrogenasi lateks karet alam dengan senyawa diimida pada skala semi pilot Santi Puspitasari; Adi Cifriadi
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 33, No 2 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.133 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v33i2.3327

Abstract

     Peningkatan ketahanan oksidasi termal karet alam dapat memperluas aplikasinya terutama untuk pembuatan produk karet yang diaplikasikan di luar ruangan. Karet alam tahan oksidasi termal dapat dibuat secara transfer hidrogenasi menggunakan senyawa diimida yang dihasilkan secara insitu dari oksidasi hidrasina hidrat oleh hidrogen peroksida. Pada riset ini dipelajari kondisi optimum reaksi transfer hidrogenasi lateks karet alam pada skala semi pilot berkapasitas 2,5 kg lateks pekat/batch berkatalis asam borat. Sistem kestabilan koloid lateks selama reaksi dipertahankan dengan penambahan kombinasi surfaktan anionik/nonionik. Variabel yang ditetapkan dalam reaksi meliputi suhu (40 dan 50oC) dan rasio konsentrasi hidrasina hidrat (40 dan 42,5 phr) terhadap hidrogen peroksida (30 dan 35 phr). Berdasarkan hasil analisis kualitatif dan kuantitatif terhadap karet terhidrogenasi diketahui bahwa kondisi optimal reaksi transfer hidrogenasi lateks karet alam dicapai pada suhu 50oC dengan rasio konsentrasi hidrasina hidrat/hidrogen peroksida sebesar 42,5/35 phr. Pada kondisi reaksi tersebut, karet terhidrogenasi memiliki sifat ketahanan oksidasi termal yang lebih baik dibandingkan karet alam murni yang ditunjukkan dengan  wujud bertekstur kokoh, keras, dan tidak lengket, indeks ketahanan plastisitas tertinggi sebesar 38,5% dan derajat hidrogenasi sebesar 60,48%. Karet hidrogenasi tersebut juga memiliki kadar gel yang rendah sebesar 56,98%.
Formulasi paduan karet alam/kloroprena dalam rancangan material komposit karet untuk bantalan isolator tahan gempa Adi Cifriadi; Santi Puspitasari; Asron Ferdian Falaah; Usman Wijaya
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 37, No 2 (2021): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20543/mkkp.v37i2.6944

Abstract

Penggunaan sistem isolasi dasar pada suatu konstruksi bangunan dapat memitigasi kerusakan pada saat terjadinya gempa bumi. Sistem isolasi dasar yang paling umum digunakan adalah karet tahan gempa yang tersusun oleh lapisan komposit karet dan pelat logam secara berselang seling. Komposit karet dapat dibuat dari karet alam (NR), karet sintetik (kloroprena), dan paduannya (CR/NR). Riset eksperimental ini bertujuan untuk mempelajari rasio CR/NR pada paduan komposit karet tahan gempa melalui proses desain formulasi kompon karet. Formula kompon karet dirancang dengan memvariasikan rasio CR/NR sebesar 95/5 phr, 90/10 phr, 85/15 phr, dan 80/20 phr. Sistem vulkanisasi dirancang dengan menerapkan kombinasi sistem vulkanisasi sulfur efsien dan oksida logam. Hasil analisis karakteristik vulkanisasi dan pengujian sifat mekanik serta termal komposit paduan karet CR/NR menunjukkan bahwa komposit paduan karet CR/NR sebesar 90/10 phr merupakan komposisi paduan karet yang terbaik. Paduan karet tersebut berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk karet tahan gempa jenis HDRB (modulus geser 1,1-1,5 MPa) karena dapat menghasilkan kompon yang mudah diproses (ML 1,17 kg-cm), derajat ikatan silang yang tinggi (MH-ML 12,58 kg-cm) dan diikuti dengan sifat mekanik dan termal yang unggul dibuktikan dengan perubahan nilai kuat tarik (2,4%) dan perpanjangan putus (-2,4%) setelah pengusangan yang terrendah dibandingkan dengan komposisi CR/NR yang lain.