Mohammad Rasjad Indra
Laboratorium Fisiologi Fakultas Kedokteran Univ. Brawijaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hambatan EGCG terhadap Ekspresi Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) dan Ekspresi Vascular -endothelial Cadherin (VE-Cadherin) dalam Vaskulo-angiogenesis Embrio ayam Rahayu, Indriati Dwi; Djati, Mochammad Sasmito; Indra, Mohammad Rasjad
The Journal of Experimental Life Science Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Graduate School, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (989.428 KB) | DOI: 10.21776/ub.jels.2011.001.02.01

Abstract

Keamanan konsumsi EGCG terhadap kehamilan, terutama dampaknya terhadap perkembangan embrio sejauh ini belum diketahui.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh EGCG terhadap mekanisme vasculo-angiogenesis pada  embrio ayam secara in ovo. Telur tetas diinjeksi dengan EGCG sebelum diinkubasi. Kemudian survival rate embrio, ekspresi VEGF dan ekspresi VE-Cadherin pada embrio dibandingkan dan dievaluasi. Dalam penelitian ini, nampak adanya penurunan survival rate embrio, ekspresi VEGF dan VE-Cadherin,  sesuai dengan peningkatan dosis paparan EGCG. Hasil tersebut menunjukkan bahwa EGCG dapat mempengaruhi pertumbuhan embrio ayam, melalui hambatan terhadap ekspresi VEGF dan VE-Cadherin.Kata Kunci: EGCG, embrio, angiogenesis, VEGF, VE-Cadherin
Susu Kedelai Menurunkan Resistensi Insulin pada Model Diabetes Melitus Tipe 2 Handayani, Wiwik; Rudijanto, Ahmad; Indra, Mohammad Rasjad
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 25, No 2 (2009)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.008 KB) | DOI: 10.21776/ub.jkb.2009.025.02.2

Abstract

Type 2 Diabetes mellitus (T2DM) is characterized by hyperinsulinemia and hyperglicemia. Soy bean Milk ishigh nutrient drink, especially its protein contain. Several researches demonstrated that soy bean proteindecrease plasma insulin and blood glucose level. The aim of this study is to investigate the effect of soy beanmilk in reducing insulin resistance of rat T2DM Model. This experimental study used pre and post test controlgroup design. Male Rattus norvegicus wistar strain 8 week old were used as animal model. T2DM rats wereconstructed by giving high fat diet and continue with injection of low dose of streptozotocin. Rats were dividedinto 7 groups (1) Negative control group (2) Positive control group (T2DM rat without soy bean milk) (3) T2DMrat that treated with genistein 15 g/kgBW (4) T2DM rat that treated with soy bean milk 10 ml/kgBW/day (5)DMT2 rat that treated with soy bean milk 30 ml/kgBW/day (6) T2DM rat that treated with soy bean milk 60ml/kgBW/day and (7) T2DM rat that treated with soy bean milk 90 ml/kgBW/day.
Ekstrak Kulit dan Biji Anggur (Vitis vinifera) Menurunkan Jumlah Sel Neuron yang Rusak, Volume Infark, dan Memperbaiki Fungsi Motorik pada Tikus Wistar Model Stroke Iskemik Lukito, Astrid Nandikasari; Indra, Mohammad Rasjad
Majalah Kesehatan FKUB Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.659 KB)

Abstract

Stroke iskemik merupakan penyakit karena tersumbatnya pembuluh darah ke otak sehingga menyebabkan kerusakan neurologis. Kerusakan ini akibat perubahan seluler yang menyebabkan kerusakan neuron, edema otak, dan penurunan fungsi motorik. Ekstrak kulit dan biji anggur (Vitis vinifera) mengandung resveratrol yang mampu melintasi sawar darah otak dan memperbaiki kematian neuron melalui jalur patofisiologi seluler serta menginduksi ERK 1/2 pathway untuk regenerasi otak. Pada penelitian ini ingin diketahui korelasi antara perbaikan jumlah neuron yang rusak, volume infark, dan fungsi motorik setelah pemberian ekstrak kulit dan biji anggur pada tikus. Penelitian eksperimental ini menggunakan tikus (Rattus norvegicus) yang terbagi menjadi 5 kelompok yaitu (1) kontrol positif (+), (2) kontrol negatif (-), (3)  dosis ekstrak 50 mg/kgBB, (4)  dosis ekstrak 100 mg/kgBB, dan (5) dosis ekstrak 200 mg/kgBB. Ekstrak diberikan selama 2 minggu. Tikus diinduksi stroke dengan metode unilateral carotid artery occlusion selama 45 menit. Kemudian diuji fungsi motoriknya dengan ladder rung walking test. Setelah 2 minggu, dianalisis fungsi motorik, jumlah neuron yang rusak dan volume infark dengan metode hematoksilin & eosin. Berdasarkan uji Pearson terdapat korelasi yang cukup antara fungsi motorik dengan jumlah neuron yang rusak maupun volume infark (berturut-turut R = 0,306; R = 0,346). Sementara antara jumlah neuron yang rusak dengan volume infark terdapat korelasi yang kuat (R = 0,645, p = 0,002; p < 0,05). Kesimpulannya terdapat korelasi antara perbaikan jumlah sel neuron yang  rusak, volume infark, dan fungsi motorik.Kata kunci: Kulit dan biji anggur, Motorik, Infark, Regenerasi otak, Resveratrol, Stroke.