Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Karakteristik Individu, Karakteristik Pekerjaan dan Karakteristik Lingkungan Terhadap Motivasi Kerja Pegawai Pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak Indrawati Indrawati; Aprina Kuswardani
Jurnal Ilmiah Aset Vol 21 No 1 (2019): Jurnal ASET Volume 21 No 1
Publisher : STIE Widya Manggala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37470/1.21.1.142

Abstract

Human resource is the most valuable resource and has an increasingly important position in achieving the objectives of the organization. Human is the core driving force of all activities and is also a major part in the processing of the input into the output. This research was conducted in the territory of the city of Pontianak. Independent variables (X) in this study consist of 3 individual characteristics, job characteristics, and environmental characteristics, while dependent variable (Y) is motivation. The data in this study were obtainet from the results of the questionnaire to 34 respondents who also as samples in this research. The data later processed using multiple Linear Regression analysis. The result showed that only one individual characteristics, job charakteristics and environmental characteristics had a significant influence on employee motivation at Civil Service Police Unit Pontianak.
Numerical Solution of Internet Pricing Scheme Based on Perfect Substitute Utility Function Indrawati Indrawati
ICON-CSE Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : ICON-CSE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this paper we will analyze the internet pricing schemes based on Perfect Substitute utility function for homogeneous and heterogeneous consumers. The pricing schemes is useful to help internet service providers (ISP) in maximizing profits and provide better service quality for the users. The models on every type of consumer is applied to the data traffic in Palembang server in order to obtain the maximum profit to obtain optimal. The models are in the form of nonlinear optimization models and can be solved numerically using LINGO 11.0 to get the optimal solution. The results show that the case when we apply flat fee, usage-based and two part tariff scheme for homogenous we reach the same profit and heterogeneous on willingness to pay we got higher profit if we apply usage based and two part tariff schemes. Meanwhile, for the case when we apply usage based and two part tariff schemes for heterogeneous on demand, we reach better solution than other scheme.
Pemberdayaan Perawat dalam Penerapan Nurse Early Warning System untuk Memantau Kondisi Pasien di Rumah Sakit Junaedi Yunding; Masyita Haerianti; Evidamayanti Evidamayanti; Evawaty Evawaty; Indrawati Indrawati
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol 2, No 2 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.601 KB) | DOI: 10.36565/jak.v2i2.112

Abstract

AbstractSevere adverse events such as cardiac arrest and death are often marked by abnormal vital signs a few hours before the event. Majene Regional General Hospital is the only hospital in the Majene Regency and is a reference center for all puskesmas in the Majene and surrounding districts. As a health service institution that organizes health services, it is closely related to the responsibility of providing emergency services. The Nurse Early Warning System (NEWS) is a development in emergency services for patients treated in hospitals, which serves as an early detection tool so that if there is a decrease in the patient's condition it can be known earlier can be handled more quickly. The purpose of this activity is to increase the knowledge and skills of nurses in the application of the nurse early warning system (NEWS) in monitoring the condition of patients in the care room. The implementation method starts from identifying the problem, delivering material about NEWS, demonstrating the assessment of the patient's condition and the nurse's independent practice in using NEWS. The evaluation results of this activity are the increase in knowledge and skills of nurses using NEWS in monitoring the condition of patients in the care room.
PENERAPANMEDIA FILM STRIP DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS CERITA MURID KELAS III SDN 174 SUKADAMAI KECAMATAN SUKAMAJU KABUPATEN LUWU UTARA INDRAWATI INDRAWATI
JURNAL KONFIKS Vol 1, No 1 (2014): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.812 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v1i1.158

Abstract

ABSTRAK       Tujuan penelitian, yaitu mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi penerapanmedia film strip dalam meningkatkan keterampilan membaca  pemahaman teks cerita murid kelas III SDN 174 Sukadamai Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research).Penelitian ini dilaksanakan di kelas III Tahun Pelajaran 2011/2012. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi, tes, dan alat perekam. Teknik analisis data penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perencanaan penerapan film strip dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman teks cerita pada murid kelas IIISDN 174 Sukadamai Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara disusun secara terintegrasi dan kompleksitas sesuai dengan sistematika perencanaan pembelajaran. Namun, pada siklus I, perencanaan belum disusun secara lengkap dengan tidak tercantumnya metode yang dapat menunjang pelaksanaan media film strip. Hal ini telah diperbaiki pada siklus II sehingga keterampilan membaca murid mengalami peningkatan. (2) Pelaksanaan penerapan film strip dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman teks cerita pada murid kelas IIISDN 174 Sukadamai Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara siklus I belum terlaksana dengan baik. Guru belum menerapkan media film strip sesuai dengan prosedurnya sehingga  proses pembelajaran membaca belum maksimal. Pada siklus II, pelaksanaan film strip sudah sesuai dengan prosedurnya dan dapat diterapkan oleh guru dengan baik tanpa kendala yang signifikan. Hal ini berkontriubusi terhadap peningkatan keaktifan murid dalam membaca. (3) Hasil belajar murid dalam pembelajaran membaca dengan menggunakan film, strip dengan bantuan media Audio-Visual melalui Komputer dan LCD meningkat.  Hal ini tampak pada hasil yang diperoleh setiap siklus. Keterampilan membaca siklus 1 mencapai 66,33%, dan meningkat pada siklus 2 yang mencapai 80,83%.Kata Kunci: media film strip, keterampilan, membaca, cerita Abstract The purpose of the study were described the planning , implementation , and evaluation of penerapanmedia film strips in improving the reading comprehension skills of story text SDN 174 third graders Sukadamai District of Sukamaju Luwu Utara. The approach used in this study was a qualitative approach. This research was action research (classroom action research) . Research was conducted in Class III Academic Year 2011/2012 . The instruments used were observation , testing , and recording devices . The technique of data analysis was descriptive qualitative research . The results showed that ( 1 ) Planning application film strips in improving reading comprehension skills in the story text grader IIISDN 174 Sukadamai Sukamaju District of North Luwu arranged in accordance with the complexity of an integrated and systematic learning plan . However , in the first cycle , the planning had not been fully compiled with no inclusion of methods that can support the implementation of the medium of film strips . This had been corrected in the second cycle so that the reading skills of students had increased. ( 2 ) The application of film strips in improving the reading comprehension skills of story text at 174 Sukadamai IIISDN grader Sukamaju District of North Luwu cycle I had not done well . Teachers had not applied a strip of film media in accordance with the procedure so that the process of learning to read was not maximized . In the second cycle , the implementation of the film strips were in accordance with the procedure and can be applied by teachers as well without significant obstacles . This berkontriubusi to increased activity of students in reading . ( 3 ) The results of student learning in learning to read by using a film strip with the help of Audio-Visual media through the computer and the LCD increases . This was evident in the results obtained by each cycle . Skills reading cycle 1 reached 66.33 % , and the increase in cycle 2 which reached 80.83 % .Keywords : media film strips , skills , reading , story
EFEKTIVITAS PENERAPAN DESAIN PEMBELAJARAN IPA TERPADU TIPE WEBBED PADA KURIKULUM 2013 REVISI UNTUK SISWA SMP KELAS VII Riski Yani; Indrawati Indrawati; Iwan Wicaksono
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum 2013 revisi menuntut guru untuk bisa meningkatkan keterampilan dalam mengembangkan pembelajaran dan mengaplikasikan dengan baik. IPA sebagai matapelajaran yang integrative science mewajibkan guru untuk memiliki kemampuan interdisipliner IPA dalam pengetahuannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur efektivitas desain Pembelajaran IPA Terpadu Tipe webbed dalam peningkatan aktivitas dan hasil belajar kognitif siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi experiment. Sampel penelitian ini adalah siswa SMP kelas VII yang dipilih secara purpossive sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuanitatif berupa hasil pembelajaran siswa dengan pendekatan saintifik dan tematik integratif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experimental design tipe One group pretest-postest. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Pembelajaran IPA Terpadu Tipe webbed efektif diterapkan pada pembelajaran siswa SMP dengan dibuktikan adanya peningkatan belajar siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup. Nilai rata-rata tes sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran IPA Terpadu berbasis scientific approach masing-masing adalah 33,4 dan 77, 8 ketika dihitung menggunakan normalized gain <g> hasilnya 0,67 yang masuk dalam kategori sedang. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi desain Pembelajaran IPA Terpadu Tipe webbed terbukti efektif karena mampu meningkatkan kualitas pembelajaran pada aspek aktivitas siswa dan hasil belajar kognitif siswa SMP.Kata Kunci: Pembelajaran tipe Webbed , Hasil belajar
State Responsibility Dalam Perlindungan Kesejahteraan Lanjut Usia Indrawati Indrawati
RechtIdee Vol 8, No 2 (2013): DECEMBER
Publisher : Trunojoyo Madura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ri.v8i2.989

Abstract

Kedudukan, hak dan kewajiban lanjut usia tertuang dalam UUD 1945 Pasal 27 ayat (2) dan Pasal 28 huruf H ayat (3), Pasal 34 ayat (1) dan (2) yang mengatur mengenai hak-hak Warga Negara dalam mewujudkan kesejahte- raan sosial. Adapun isu hukum artikel ini adalah bagaimana konsep state responsibility dalam perlindungan kesejahteraan lanjut usia dan apakah bentuk perlindungan hukum terhadap lanjut usia. Artikel ini menggunakan metodologi yuridis normatif, dengan pendekatan peraturan perundang-un- dangan (statute approach) dan pendekatan konseptual ( conseptual approach). Kesimpulan pertama, State Responsibility dalam perlindungan kesejahteraan lanjut usia sering diartikan sebagai tanggungjawab politik. Tanggungjawab politik merupakan tanggung jawab Menteri atau para pegawai dalam melaku- kan pengawasan dalam setiap pengambilan kebijakan terhadap perlindungan kesejahteraan lanjut usia kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), tindak lanjut dari political responsibility dapat diminta mengundurkan diri atau diberhentikan menjadi Pejabat atau Badan Tata Usaha Negara. Kesimpulan kedua, bentuk perlindungan hukum terhadap kesejahteraan lanjut usia dalam rangka pemberdayaan lansia sehat, mandiri dan produktif dengan diaturnya dalam   ketentuan   peraturan   perundang-undangan   tentang   perlindungan hukum terhadap kesejahteraan lanjut usia dengan mendasarkan pada akar permasalahan yang terjadi mulai dari tingkat bottom sampai ke atas.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDS AISYIYAH BENGKALIS Indrawati Indrawati; Lazim. N Lazim. N; Eddy Noviana
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 4, No 1 (2017): Wisuda Februari 2017
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: the problem of this research is the weakness of student’s learning result of mathematic subject. It show from 23 student’s, who did not complete reach KKM 15 students (65.21%), while reaching 8 students KKM (34.78%) with the average value of the class is 58.34. KKM predetermined school is 65. According to this problem, the researchers have conducted research using the method of classroom action research by applying Model Cooperative Learning Think Pair Share (TPS). At the first meeting of the first cycle of teacher activity percentage 54.16% with enough categories, at a meeting both increased to 62.5% in both categories. In the second cycle the first meeting with a percentage of 79.16% with a good category and at the second meeting increased to 95.83% with the category very well. Activities of students has increased, in the first cycle of the first meeting of 58.33% with enough categories and the second meeting increased to 66.66% in both categories. While in the first meeting of the second cycle of student increase activity to 75% with good category and the second meeting increased to 91.66% with a good category. The average student learning outcomes before the application is 62.17 increased to 63.91 in the first cycle, and increase 71.65 in the second cycle. While classical completeness in the first cycle and the second cycle is reached. The implementation of cooperative learning model Think Pair Share (TPS) can boost the results of fourth grade students of SDS Aisyiyah Bengkalis in mathematic subject.Key words: Cooperative model type think pair share (TPS), learning result of mathematic
Klasifikasi Kematangan Jeruk Lemon Menggunakan Metode K-Nearest Neighboard Indrawati Indrawati
Jurnal Infomedia:Teknik Informatika, Multimedia & Jaringan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal InfoMedia
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.592 KB) | DOI: 10.30811/.v2i2.514

Abstract

Abstrak— Klasifikasi jeruk lemon adalah disiplin bidang ilmu yang menggambarkan identifikasi jeruk berdasarkan sifatnya. Beberapa sifat dari jeruk lemon, diantaranya kulit terluar lemon kaya akan kelenjar minyak, kematangan ditandai dengan warna kulit kuning terang. Jeruk lemon yang berwarna hijau gelap, menandakan jeruk lemon tersebut belum matang dan kandungan air di dalamnya akan lebih sedikit. Pada penelitian ini kematangan diklasifikasikan menggunakan metode K-Nearest Neighbor. Hasilnya adalah klasifikasi kematangan dengan kadar air 90% jarak terdekat rata-rata sebesar 10,86 dengan akurasi 85%, sedangkan pada pengujian jeruk lemon dengan kematangan 80% diperoleh jarak terdekat 7,3 dengan akurasi 81%. Pada pengujian dengan kematngan dengan kadar air 70 persen diperoleh jarak rata-rata terdekat 19,4 dan akurasi 86,11%. Untuk jeruk lemon dengan kategori tidak matang dengan kadar air 50% diperoleh jarak terdekat sebesar 19,46 dan akurasi 88,9 % , sedangkan pada pengujian jeruk lemon mentah dengan kadar air 40% diperoleh jarak terdekat 16,19 dan akurasi 88,73 dan untuk pengujian jeruk lemon tidak matang dengan kadar air 30% diperoleh klasifikasi dengan jarak terdekat rata-rata sebesar 1,85 dan akuras 84,13%. Hal ini menunjukkan bahwa sistem klasifikasi dengan menggunakan metode K-NN cukup baik, indikatornya adalah jarak terdekat rata-rata yang dihasilkan antara citra uji dan citra training bernilai antara 1,85 sampai 19,46 dan akurasinya antara 81% sampai88,89 %.Kata kunci— Akurasi, Jeruk lemon, Klasifikasi, kedekatan, tetangga, uji.Abstract— Classification of lemon is the discipline of science that describes the identification of citrus by its character. Some characterof lemon, lemon outer shell is rich in oil glands, maturity is marked by bright yellowskin color, lemon which is dark green, indicates the immature lemon and water content in it will be less. In this study maturity are classified using K-Nearest Neighbor method. The result is a classification of maturity with 90% moisture content has shortest distance average of 10.86 with an accuracy of 85%, while in the testing of lemon with a maturity of 80% obtained the nearest distance of 7.3 with an accuracy of 81%. In maturity testing with a water content of 70 percent derived average approximate distance of 19.4 and 86.11% accuracy. For the lemon with the category of immature by moisture content of 50% obtained the nearest distance at 19.46 and accuracy of 88.9%, while in the testing of raw lemon with a moisture content of 40% obtained the nearest distance 16.19 and accuracy of 88.73 and for testing of immature lemon with a water content of 30% obtained classifications with the average nearest distance of 1.85 and accuracy of 84.13%. This indicates that the classification system using K-NN was very good, the indicator is the average nearest distance between the tested images and training image between 1.85 to 19.46 valuable and accuracy between 81% to 88.89%.Keywords— Accuracy, Lemon, classification,nearets, neighbors, test.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Reading Guide Plus Discussion di Kelas VIII D SMP Negeri 2 Kebonagung Indrawati Indrawati
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 14 No. 1 (2021): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran yang kurang berhasil disebabkan oleh berbagai faktor, dari dalam dan luar diri siswa. Salah satu permasalahan yang dijumpai dalam proses pembelajaran adalah kurangnya kemampuan membaca siswa. Membaca merupakan aktifitas yang paling banyak dilakukan selama belajar. Untuk mendapat ilmu pengetahuan tidak ada cara lain yang harus dilakukan selain memperbanyak membaca. Sedangkan membaca untuk belajar harus menggunakan set membaca, untuk membentuk set belajar. Dalam set membaca kita menentukan set untuk membuat catatan-catatan yang diperlukan. Untuk mewujudkannya diperlukan panduan membaca (reading guide) sehingga siswa mengetahui apa yang seharusnya didapatkan setelah membaca, selanjutnya dikonfirmasikan bersama dengan teman-teman dalam forum diskusi. Untuk mengatasi permasalahan kurangnya kemampuan membaca siswa di kelas VIII D SMP Negeri 2 Kebonagung, diterapkan pembelajaran Reading Guide Plus Discussion untuk meningkatkan hasil belajar IPA. Dalam pembelajaran ini siswa mengerjakan LKS sebagai panduan membaca. Setelah waktu yang ditentukan, dilanjutkan dengan pembahasan hasil kerja yang dilakukan oleh siswa secara bergantian dari masing-masing kelompok. Sehingga terjadi penguatan hasil belajar. Diakhir pembelajaran siswa diminta untuk mengerjakan soal Post Test. Hasilnya akan dianalisis dengan mencari nilai rata-rata dan hasil pengamatan kegiatan guru dan  siswa selama pembelajaran. Pada siklus I didapatkan data rata-rata nilai 77,05, sedangkan pada siklus II didapatkan rata-rata nilai 87,05. Dari hasil siklus I ada kenaikan pada siklus II sebesar 10,00 poin. Dengan demikian penerapan model pembelajaran Reading Guide Plus Discussion dapat meningkatkan hasil belajar IPA di kelas VIII D SMP Negeri 2 Kebonagung.
Validitas Model Pembelajaran BATU OBSIDIANKO (Baca, Tulis, Observasi, Diskusi, Analisis, Komunikasi) untuk Pembelajaran IPA SMP Sri Sugiarti; Indrawati Indrawati; Nuriman Nuriman
Jurnal Pembelajaran dan Pendidikan Sains Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA FKIP Universitas Jember Bekerjasama dengan Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of the study is to describe the validity of learning model of batu obsidianko for learning science of junior high school. The kind of research in descriptive. Subject of the study is student class VIII SMPN 2 Genteng odd semester 2016-2017 academic year. Technique to collect the data is questionair sheet for meaning validity of the model. Data is analized descriptively by using percentage. Finding of the research is the score validity of the model is 82,57% in average of expert validators. The average validity of user (teachers) is 83,33%. Both of the validators give score validity in very valid category. In conclussion the model of batu obsidianko is very valid for learning of science students class VIII SMPN 2 Genteng Banyuwangi. Keywords: science learning, learning model, validity of learning model
Co-Authors AGUNG SETIAWAN Agung Yudhistira Nugroho Agus A. Gani Agus Abdul Gani Agusta Ayudya Aryanti Aini Wardatut Thoyibah Albertus Djoko Lesmono Alex Harijanto Aloysisa TenyDamayanti Indriastuti Aniek Hartiwi Anis Zulfah Furoidah Anisatul Farida Aprina Kuswardani Asiyah Handayanti Bambang Supriadi Bobi Gusfianda Budi Haryono Carina Astrie Leony Wiyanda Devi Indah Permatasari Dewi Novi Wardani Dimas Maya Silviani Dirwan Maya Muchlis Dita Kharisma Mustikaningrum Dwi Wahyuningsih Dyah Intan Prismasari Eddy Noviana Eli Dwi Susanti Ernika Cahya Widayanti Evawaty Evawaty Evidamayanti Evidamayanti Fimatu Rizka Erviani Fitria Rahmawati Gideon Setyo Budiwitaksono Gideon Setyo Budiwitaksono Gun Karimata Sari Habibah Zilul Isnani Hairuni Indrasati Halimatus Sa’diyah Hermansyah Aziz I Ketut mahardika Ika Nayla Rachmawati Indi Atma Ayudatami Iwan Wicaksono Junaedi Yunding Kuswaji Dwi Priyono Lazim. N Lazim. N Lisa Reny Oktara M. Syaikhul Umam Mahmudah Rizqi Amalia Masyita Haerianti Mufidatul Faizah Muhammad Amin Sunarhadi Muhammad Nasir Muhammad Rasyad Rizqullah Muhsin Muhsin Mulia Sari Mustangin Mustangin Nanda Nurarivikka Fauzi Nur Insani Nurhasan Nurhasan Nuriman Nuriman NURUL AZIZAH Nurul Hikmatul Jannah Olly Norita Tetra Qurroti A’yunin Rahmi Dwi Ariyani Rasty Sri Fadiah Ratna Tri Mindi Sari Ridi Arviansyah Rif'ati Dina Handayani Rif’ati Dina Handayani Rini Indayani Riski Yani Rohmatul Husna Ruhmiyati Ruhmiyati Rumiyati Rumiyati Sakiinatus Sajadah Sandi Monica Rosalina Septiana Manda Sari Silvia Qaulina Damayanti Siti Azizah Susilawati Sri . Handayani Sri Astutik Sri Sugiarti Sri Wahyuni Subiki Subiki Sudarti . Supeno Supeno Sutarto Sutarto Swit Tanti Rahayu Ningsih Syetiel Maya Salamony Sylvia Rimbanita Purwanto Tini Wulandari Trapsilo Prihandono, Trapsilo TYAS SUMARAH KURNIA DEWI Verry Ginoga W. WIYONO Winda Ayu Wijayanti Yasrib Putranto Saban Yulizar Yusuf Yushardi Yushardi Zuhriyati Zuhriyati Zulfi Nasirotul’Uma Zulhadjri Zulhadjri