Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

DETERMINAN PRODUKSI CABAI MERAH DI KABUPATEN BANGKA TENGAH Rati Purwasih; Novyandra Ilham Bahtera; Yulia Yulia
SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 17, No 1 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sepa.v17i1.41166

Abstract

In Central Bangka, the productivity of red chili pepper remains at a low level, therefore it is necessary to increase the productivity. This study aims to analyze factors that influenced the production of red chili pepper in Central Bangka district. The study was conducted in Central Bangka District in four villages, namely Belilik, Sungkap, Keretak, and Trubus. The four villages were selected as the location of the study as the villages were the location of the national agriculture development of red chili pepper. This study used 40 red chili pepper farmers through simple random sampling.  Ordinary Least Square was used to determine the factors affected the red chili pepper production in Central Bangka. The results showed that an increase in land area, use of fungicide and the correct use of recommended seed could improve the red chili pepper production.  On the other hand, the increase use of the phosphorus fertilizer could decrease the production of red chili pepper. This study also found that the most responsive factor in increasing the production of red chili pepper was size of land.
Rancangan Strategic Architecture Subsektor Peternakan Dalam Pembangunan Ekonomi Kabupaten Agam Sumatera Barat Yulia Yulia
Jurnal Aplikasi Manajemen, Ekonomi dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Aplikasi Manajemen, Ekonomi dan Business
Publisher : STIM LASHARAN JAYA MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan ekonomi yang saat ini bertumpu pada subsektor peternakan tidak terlepas dari peran Pemerintah Daerah setempat. Untuk dapat menggambarkan rancangan strategic architecture/arsitektur strategik subsektor peternakan dalam pembangunan ekonomi (berupa visi, misi dan tujuan). Strategi-strategi tersebut diplotkan ke dalam arsitektur strategik dengan memperhatikan rentang waktu yaitu tahun 2019, 2020 dan 2021.Tahun 2019 kegiatan arsitektur strategik tersebut berupa pemberian bibit ternak betina unggulan, pengendalian pemotongan ternak betina produktif, dan pencegahan penularan penyakit ternak, lalu tahun 2020 kegiatan arsitektur strategik tersebut yaitu dengan menggalakan pemberian kredit usaha, pengembangan inovasi peternak, pengembangan informasi/teknologi yang mudah dan melakukan pengolahan serta pemasaran komoditi-komoditi peternakan. Terakhir arsitektur strategik tahun 2021 adalah tinggal menerapkan dan membangun fasilitas penunjang dalam pengembangan serta mengoptimalkan pengamanan jumlah populasi, produksi dan produktivitas subsektor peternakan. Kegiatan rutin dilakukan penyuluhan terhadap subsektor peternakan. Sehingga sasaran dalam arsitektur strategik dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat/peternak di Kabupaten Agam tersebut
MARKETING FUNCTION OF WHITE PEPPER ON CV. INDO BAKTI MAKMUR VILLAGE DUL DISTRICT BASE CENTRAL BANGKA REGENCY: FUNGSI PEMASARAN LADA PUTIH DI CV. INDO BAKTI MAKMUR DESA KAMPUNG DUL KECAMATAN PANGKALAN KABUPATEN BANGKA TENGAH Yulia Yulia
Indonesian Journal of Economy, Business, Entrepreneurship and Finance Vol. 1 No. 2 (2021): Indonesian Journal of Economy, Business, Entrepreneuship and Finance
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijebef.v1i2.15

Abstract

White pepper is one of the most important types of spices among other spices both in terms of its role in donating foreign exchange and in terms of its very distinctive uses and can not be replaced with other spices. This study aims to identify the marketing functions of white pepper in CV.Indo Bakti Makmur. Research methods used case study methods. Data analysis using qualitative descriptive methods. The results showed that the marketing functions in CV.Indo Bakti Makmur is divided into three main functions, namely the first exchange function in which there is a purchase function and sales function, then the second physical function, in which there is a storage function, transportation function, and physical form change function then the third is the function of the provider of facilities in which there is a function about market information , risk management, and the process of standardization or grading
Alternatif Strategi Pengembangan Usaha Warung Kopi Melalui Pendekatan Business Model Canvas Di Masa Pandemi Covid-19 Yulia Yulia; Rostiar Sitorus
MEDIA BINA ILMIAH Vol 16, No 6: Januari 2022
Publisher : BINA PATRIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v16i6.1453

Abstract

Meningkatnya industri warung kopi menjadi salah satu indikasi bahwa adanya pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya konsumsi kopi di Indonesia. Wabah Covid-19 seperti yang ada sekarang ini, membuat banyak pelaku usaha kedai kopi yang tutup dikarenakan tidak memiliki kemampuan untuk bertahan. Tentu dibutuhkan sebuah strategi dengan pemodelan bisnis yang tepat, agar bisa bertahan ditengah ancaman virus Covid-19. Warung kopi tung tau merupakan salah satu warung kopi yang berada di Kota Pangkalpinang. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan alternatif model bisnis baru pada pengembangan usaha warung kopi tung tau melalui pendekatan business model canvas. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kanvas bisnis model dan menggunakan metode penarikan contoh dengan  purposive sampling. Berdasarkan sembilan elemen di dalam business model canvas dibentuk strategi alternatif sebagai strategi utama dalam merumuskan BMC di warung Kopi tung tau. Formulasi strategi alternatif yang tepat dapat berpotensi membantu warung Kopi untuk terus mengembangkan usaha nya ditengah tantangan industri dan wabah covid 19, namun perlu disesuaikan dengan setiap fase kebutuhan.
Karakteristik dan keragaman input produksi usahatani lada putih (Muntok White Pepper) di provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yulia Yulia; Novyandra Ilham Bahtera; Herry Marta Saputra

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.99 KB) | DOI: 10.35891/agx.v10i2.1609

Abstract

White pepper is an annual plant which has a good prospect to be developed now and future. Kepulauan Bangka Belitung Province becomes the top white pepper producing province as well as the main exporter in Indonesia. The study aims to describe the demography of respondents that plant the white pepper and the various input production of white pepper in Kepulauan Banga Belitung Province. Descriptive qualitative analysis was employed to interpret the data. The revealed that the whiter pepper farmers had various input production. The majority of farmers was above 40 year-old, male, graduated from elementary school, farmers as main job, having above nine family members, having five non-worker family members, and married. The various input production of white pepper is land size, seeds, source of fund, fertilizer, pesticide and labor.
PENDAMPINGAN ANALISIS USAHA PEMBUATAN ABON REBUNG DI UKM “RAJA ABON MAKMUR LESTARI” KELURAHAN AIR KEPALA TUJUH PANGKALPINANG Yulia yulia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v8i1.2128

Abstract

Pada umumnya di Indonesia tanaman hortikultura banyak di jadikan sebagai makanan terutama pada sayur-mayur dan buah-buahan, sedangkan rempah-rempah di jadikan sebagai bumbu masakan. Salah satu usaha tersebut yaitu di produksi oleh Raja abon makmur lestari berbahan baku dari tanaman yang bernama abon rebung. Tanaman rebung adalah tunas bambu yang masih sangat muda yang tumbuh sekitar 15-25cm disekitaran tanaman bambu yang mudah didapatkan untuk dijadikan bahan sayur-mayur atau dijadikan sebagai produk olahan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mendampingi usaha mandiri raja abon makmur lestari dalam praktek pembuatan abon rebung dan membuat analisis usahanya. Metode Pelaksanaan dilakukan dengan persiapan program, sosialisasi usaha abon rebung, serta pendampingan pembuatan analisis usaha. Metode pengumpulan data dengan wawancara dan angket. Analisis yang dilakukan dengan deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan pendampingan adalah pemilik usaha abon rebung sudah bisa mengolah produksi produk abon rebung serta terampil dan kreatif dalam membuat analisis usahanya.
Karakteristik Konsumen Beras Berdasarkan Harga dan Kelas Sosial Pada Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan Yulia Yulia; Rostiar Sitorus; Aruna Asista
Jurnal Akuntansi dan Pajak Vol 23, No 1 (2022): JAP : Vol. 23, No. 1, Februari 2022 - Juli 2022
Publisher : ITB AAS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jap.v23i1.5541

Abstract

Beras merupakan komoditas tanaman pangan pokok yang dikonsumsi oleh sebagian besar penduduk di Indonesia. Beras yang dikonsumsi oleh masyarakat baik individu, rumah tangga, maupun usaha jasa. Konsumen beras pun terdiri dari beragam kelas sosial, baik ditinjau dari pekerjaan, pendapatan, kekayaan, dan variabel kelas sosial lainnya. Garis pendapatan konsumsi menunjukkan bahwa perbedaan pendapatan yang diperoleh menyebabkan perbedaan pola konsumsi pada setiap konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik konsumen beras berdasarkan kelas sosial di Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Convinience Sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah Interview/Wawancara, Kuesioner, Observasi dan Survei, Focus Group Discussion. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk meringkas dan mempermudah pemahaman mengenai karakteristik dan proses pengambilan keputusan dalam pembelian beras oleh responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik konsumen beras berdasarkan Kelas Sosial adalah sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan, telah menikah, pekerjaan ibu rumah tangga, mempunyai suku Melayu dan berada dalam usia dewasa dalam sebagai pengambil keputusan terkait dengan konsumsi beras dalam memenuhi kebutuhan keluarga.
Persepsi Masyarakat Terhadap Program Reklamasi Lahan Bekas Tambang di Desa Gunung Muda Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka Nur Habibah; Fournita Agustina; Yulia Yulia
Journal of Integrated Agribusiness Vol 1 No 2 (2019): Journal of Integrated Agribusiness
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jia.v1i2.1118

Abstract

Mining activities have a significant impact on the environment, so reclamation needs to be according to PT TIMAH Tbk Reclamation K3LH section Air Nyatoh pilot garden is one of the best reclamations that PT TIMAH Tbk has made. The purpose of this study is (1) to describe the public perception of the reclamation program of the former Air Nyatoh PT TIMAH Tbk air plantation mine in Gunung Muda Village, Belinyu district, Bangka Regency (2) to analyse the relationship between socio-economic factors and the community’s perception of the reclamation program Air Nyatoh PT TIMAH Tbk in Gunung Muda Village, Belinyu District, Bangka Regency. The research method use is a case study method. The analytical tool used is descriptive or quantitative descriptive statistics with a likert scale and spearman rank correlation analysis. The results of the study indicate that the community strongly agrees with the reclamation program with a percentage value of 83,7 percent so that this program is considered successful by the community. The results of the rank spearman analysis show that the relationship of economic sausage factors with perceptions is very weak. The relationship between age and perception with a value of -0,183. The relationship between education and perception with a value of 0,181. The relationship between income and perception with a value of -0,010. The relationship between the length of residence and perception with a value of -0,152. Relationships are very weak because of the homogeneus answer of the respondens.
Pemanfaatan Media Sosial dalam Melestarikan Budaya Lokal Bangka Belitung Laila Hayati; Putra Pratama Saputra; Yulia Yulia; Tiara Ramadhani
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i4.4733

Abstract

The advanced of information technology has facilitated society to interact each other without border of the time and space. It transforms into platform known as social media. The social media becomes a potential platform to assimilate the western culture into the local culture. It threats the local identity. The program aims to maintain the local culture of Bangka Belitung Islands Province by utilizing the social media. Thus, the training on utilizing the social media in maintaining the local culture of the province into the active users among the students in SMA N 1 Sungai Selan, SMA N 1 Air Gegas, and SMA N 1 Kelapa was used as the method of the community service. The program found that the participants showed their enthusiastic in maintaining their culture by using social media. 70 percent of the participants had utilized the social media in maintaining the local culture by uploading text, picture, and video on their social media account.