p-Index From 2017 - 2022
2.459
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kitektro J-Innovation
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Kitektro

Pengaruh Suhu dan Angin Terhadap Andongan dan Kekuatan Tarik Konduktor Jenis ACCC Lisbon Muhammad Ihsan; Ira Devi Sara; Rakhmad Syafutra Lubis
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

STUDI ANALISIS KONTINGENSI PADA JARINGAN INTERKONEKSI 150 KV SUB SISTEM ACEH Indra Syahputra; Mahdi Syukri; Rakhmad Syafutra Lubis
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari sistem transmisi adalah menyalurkan daya listrik dari pusat pembangkit ke pusat beban secara aman, effisien, andal dan ekonomis. Untuk memberikan pelayanan yang andal, sistem tenaga listrik harus tetap utuh dan mampu mengatasi berbagai macam gangguan yang mungkin terjadi. Dengan demikian merupakan suatu hal yang sangat penting bahwa sistem harus direncanakan agar dalam keadaan normal maupun dalam keadaan gangguan, sistem tetap mampu menyalurkan energi listrik kepada konsumen. Tugas akhir ini menjelaskan tentang kontingensi yang disebabkan oleh terlepasnya saluran transmisi yang terjadi pada sistem interkoneksi 150 KV Aceh. Akibat terputusnya saluran transmisi menyebabkan perubahan tegangan pada bus, dan overload pada saluran transmisi, sehingga diperlukan perbaikan untuk mengatasi masalah ini dengan sebuah simulasi analisis kontingensi menggunakan ETAP 12.6 untuk menemukan solusi dari masalah yang ditimbulkan akibat terputusnya saluran transmisi. Dari hasil simulasi diketahui bahwa ada tiga bus yang tegangannya turun melewati batas operasi yang diijinkan akibat kontingensi pada saluran penghantar, yaitu Banda Aceh, Lhokseumawe dan Panton Labu dengan tegangan pada bus Banda Aceh (134.8 KV), Lhokseumawe (134.6 KV) dan Panton Labu (133.8 KV). Dan juga diketahui bahwa ada satu saluran transmisi yang mengalami pembebanan kritis akibat adanya kontingensi, yaitu saluran antara Lhokseumawe - Arun dengan arus nominal sebesar 84 %. Untuk mengatasi masalah tegangan turun dan pembebanan lebih tersebut maka dilakukan solusi yaitu pelepasan beban (load shedding). Hasil dari perhitungan analisis kontingensi dapat digunakan secara optimal untuk perencanaan operasi sistem pembangkitan energi listrik, dengan begitu perencanaan sistem dapat mempengaruhi keandalan dan keamanan dari sistem interkoneksi.
PEMANFAATAN ALTERNATOR SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU (PLTB) Mirza Mirza; Rakhmad Syafutra Lubis; Mansur Gapy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 4, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan energi listrik semakin meningkat sementara ketersediaan terbatas sehingga dibutuhkan sumber energi cadangan. Salah satu sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dan dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik adalah energi angin. Indonesia merupakan  negara  tropis,  memiliki  potensi  angin  yang  dapat  digunakan  sebagai  pembangkit  listrik  tenaga  bayu (PLTB) baik  di tepian  pantai  atau  bukit-bukit . Turbin angin merupakan suatu sistem yang dapat merubah energi kinetik dari angin menjadi energi mekanis untuk menggerakkan putaran pada alternator. Dalam penelitian ini energi angin yang tersedia dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin angin yang dirancang agar dapat menghasilkan energi listrik melalui alternator. Pemanfaatan energi angin ini, dilakukan beberapa tahapan, diantaranya merancang turbin angin dan memodifikasi alternator menjadi generator kecepatan rendah. Berdasarkan hasil yang telah didapat dilapangan, alternator dapat mengeluarkan tegangan listrik dengan memanfaatkan  energi angin. Dengan kecepatan angin sebesar 3 m/detik sampai dengan 7,1 m/detik akan memutarkan turbin angin yang dapat memutarkan alternator dengan kecepatan 50 rpm sampai 500 rpm dan tegangan keluaran maksimal sebesar 12,37 volt yang menunjukkan bahwa alternator telah memenuhi syarat pengisian baterai. 
Perancangan Sistem Suhu Otomatis dan Pengaturan Posisi Telur pada Penetas Telur Berbasis Arduino T Yasar Yulis; Ira Devi Sara; Rakhmad Syafutra Lubis
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan penetas telur dapat dilakukan dengan sistem pengendalian suhu ruang dan pembalikan telur forward riverse secara otomatis dengan mikrokontroler Arduino. Sistem yang telah dibuat dapat digunakan untuk menjaga kestabilan suhu telur selama pengeraman. Sistem pengendalian yang telah dibangun terdiri dari sensor DHT11 sebagai pengindra suhu, relai, lampu pijar, motor servo dan mikrokontroler Arduino sebagai pengendali. Sumber panas dapat dihasilkan dari pemasangan 4 lampu pijar dalam box penetes telur. Penelitian ini menghasilkan sistem pengendali suhu ruang dan sistem pengendali pembolak-balik telur oleh motor servo dengan mikrokontroler Arduino secara otomatis.
SIMULASI FILTER AKTIF CASCADED MULTILEVEL INVERTER UNTUK MEMINIMALISIR HARMONISA PADA MOTOR INDUKSI 3 FASA Cut Mouliza Meutia Vasya; Rakhmad Syafutra Lubis; Mansur Gapy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 4, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan peralatan beban non-linear sudah banyak digunakan baik dalam industri maupun rumah tangga. Pada bidang industri sangat sering menggunakan motor induksi yang merupakan beban non-linear. Dalam pengoperasian beban non-linear dapat menimbulkan permasalahan dalam sistem kelistrikan yaitu menghasilkan harmonisa yang dapat mengganggu kualitas daya. Harmonisa merupakan suatu permasalahan berupa distorsi gelombang yang kini menjadi perhatian karena memiliki dampak yang merugikan sistem tenaga listrik. Salah satu solusi untuk meminimalisir tingkat distorsi harmonisa ini yaitu dengan dilakukannya pemasangan filter aktif shunt cascaded multilevel inverter. Pada penelitian ini telah dilakukan perancangan filter aktif shunt menggunakan matlab Simulink R2015b yang dibuat berdasarkan teori daya sesaat (p-q theory) dan cascaded multilevel inverter lima tingkat dengan model H-Bridge. Dari hasil simulasi didapatkan bahwa filter aktif shunt cascaded multilevel inverterlima tingkat dapat meminimalisir tingkat distorsi harmonisa arus sesuai dengan yang diijinkan standar IEEE 519-1992 yaitu yang sebelumnya pada fasa R besar nilai THDi mencapai 59.51% menjadi 6.27%, fasa S 62.99% menjadi 4.84% dan pada fasa T 62.40% menjadi 5.76%.
Rancang Bangun Prototype Power Meter 1 Fasa Berbasis Mikrkontroller Atmega328P Nur Arifin; Rakhmad Syafutra Lubis; Mansur Gapy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menciptakan sebuah prototype power meter 1 fasa yang dapat mengukur arus, tegangan, faktor daya dan daya aktif dan energi listrik pada beban 1 fasa dengan menggunakan sensor arus ACS712 dan sensor tegangan ZMPT101B yang di kontrol oleh mikrokontroller Atmega328P dan di tampilkan pada LCD 20x4 dan text message dari modul GSM SIM800L
OPERASI EKONOMIS PADA SISTEM PEMBANGKIT THERMAL SUMATERA BARAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE ITERASI LAMBDA Septian Riswandi; Rakhmad Syafutra Lubis; Mahdi Syukri
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/kitektro.v6i1.20719

Abstract

Sistem tenaga listrik pada dasarnya terdiri dari unit-unit pembangkit yang bertujuan melayani beban. Pada pembangkit thermal, umumnya biaya bahan bakar adalah biaya paling besar dari seluruh biaya pembangkitan sehingga tidak ekonomis jika beban yang disuplai tidak sesuai dengan besarnya pembangkitan. Agar diperoleh pembangkitan yang ekonomis maka perlu ditentukan berapa besar daya yang perlu dibangkitkan oleh setiap unitnya pembangkit thermal yang tersedia. Pada penelitian ini digunakan metode Genetic Algorithm (GA) untuk melakukan pengoperasian ekonomis pada unit thermal yang terdapat pada sistem Sumatera Barat dengan asumsi pembangkit thermal yang digunakan pada sistem Sumatera Barat adalah PLTU Ombilin dan PLTU Teluk sirih dimana masing-masing memiliki dua unit. Iterasi Lambda merupakan salah satu metode yang efektif  untuk menyelesaikan masalah Operasi ekonomis, Sedangkan economic dispatch merupakan pembagian pembebanan pada unit pembangkit. Perhitungan Iterasi Lambda diselesaikan dengan bantuan sofware MATLAB karena mudah digunakan dan cepat dalam menyelesaikan masalah economic dispatch.  Dari hasil tugas akhir ini total biaya yang dikeluarkan dalam menanggung beban sistem adalah selama 24 jam dengan metode Iterasi Lambda adalah 3.202.356.408,10883 jika dibandingkan dengan pembangkitan total biaya metode riil adalah Rp.3.307.483.474,16, dan penghematan yang dapat dilakukan dengan metode Iterasi Lambda adalah sebesar Rp. 105.127.066,0511 dalam satu hari dan dalam satu tahun adalah Rp. 38.371.379.108,6.
TRANSFORMASI BESARAN TEGANGAN DAN ARUS TIGA FASA MENJADI SPACE VECTOR MENGGUNAKAN ARDUINO MEGA 2560 Cut Putri Mirna; Hafidh Hasan; Rakhmad Syafutra Lubis
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/kitektro.v5i1.15538

Abstract

Penelitian ini mentransformasikan arus dan tegangan menjadi space vector  menggunakan metode transformasi clarke dan transformasi park. Dimana tegangan atau arus tiga fasa diubah menjadi elemen dua fasa kerangka acuan tetap ( α,β) dengan menggunakan transformasi clarke kemudian kerangka acuan tetap diubah menjadi acuan bergerak (d,q) menggunakan transformasi park. Penerapannya pada sinkronisasi pembangkit energi terbarukan, pengendalian motor listrik dll. Penelitian dilakukan dengan mesimulasikan dengan matlab dan mengukur arus dan tegangan 3 fasa sumber PT.PLN yang hasil ditampilkan secara real-time yang pengolahan datanya dilakukan oleh Mikrokontroller Arduino Mega 2560. Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah daya reaktif dan daya aktif dari sumber 3 fasa yang dipresentasikan dalam bentuk diagram space vector.
PERANCANGAN DAN ANALISIS BACK TO BACK THYRISTOR UNTUK REGULASI TEGANGAN AC SATU FASA Indah Pratiwi Surya; Hafidh Hasan; Rakhmad Syafutra Lubis
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thyristor merupakan bahan semikonduktor yang digunakan sebagai saklar dengan prinsip kerja hampir sama seperti dioda, namun dilengkapi dengan gate yang berfungsi untuk mengatur sudut penyalaannya sesuai dengan yang dibutuhkan, sehingga tegangan keluaran dapat divariasikan. Tegangan keluaran tersebut dapat diaplikasikan pada rangkaian dimmer, dimana rangkaian tersebut merupakan rangkaian yang berfungsi sebagai pengontrol keredupan lampu. Tipe thyristor yang digunakan adalah back to back thyristor yang fungsi utamanya sebagai regulator. Pada rangkaian thyristor ini digunakan rangkaian zero crossing detector yang berfungsi sebagai pendeteksi titik persilangan pada nilai nol yang nantinya titik ini menjadi acuan untuk membangkitkan sinyal trigger. Sinyal trigger merupakan sinyal keluaran dari rangkaian kontrol yang digunakan sebagai pemicu sudut penyalaan dari thyristor. Berdasarkan hasil penelitian, nilai tegangan keluaran yang dihasilkan oleh rangkaian back to back thyristor dapat dikontrol dengan mengatur sudut penyalaan pada thyristor dari 00-1800. Nilai tersebut berbanding terbalik dengan nilai tegangan yaitu 220 volt sampai 0 volt. Dari hasil perhitungan, dapat disimpulkan bahwa semakin besar nilai sudut penyalaan, maka nilai tegangan yang dihasikan semakin rendah, begitu juga sebaliknya.Kata Kunci— Thyristor, Trigger, Kontrol Sudut Penyalaan, Regulasi Tegangan, Dimmer Lampu.
Rancang Bangun Purwarupa Relai Diferensial Arus Dengan Metode Arus Bias Menggunakan Arduino Uno nur sayyid umar; Syukriyadin Syukriyadin; Rakhmad Syafutra Lubis
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Relai diferensial adalah alat proteksi yang bekerja sesuai dengan hukum kirchoff arus yaitu dengan membandingkan jumlah vektor arus yang masuk dan meninggalkan relai, bila jumlah antara vektor-vektor arus tidak sama dengan nol , maka relai akan bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang purwarupa proteksi kelistrikan menggunakan relai diferensial arus dengan metode arus bias berbasis mikrokontroler arduino uno. Purwarupa ini bekerja dalam sistem satu phasa, nilai arus dideteksi menggunakan sensor arus ACS712 30 A, nilai arus yang terdeteksi diperoses oleh mikrokontroler arduino uno apakah merupakan jenis gangguan atau masih dalam keadaan normal, sehingga dapat dikatakan arduino akan mengontrol kerja relai. Kerja purwarupa ini mengacu pada karakteristik tripping ANSI 87T, dengan slope mengacu pada SIPROTEC 7UT6, slope diatur guna mengantisipasi tripping untuk diferensial arus yang masih bisa dimaklumi. Hasil yang diharapkan nantinya adalah relai ini akan memutuskan hubungan rangkaian, bila diferensial antara arus yang terdeteksi oleh arduino diluar dari persentase slope yang telah diatur.