Riza Agustiani
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PROFIL PERKEMBANGAN PENGETAHUAN PEDAGOGIKKONTEN GURU MELALUI WORKSHOP DESIGN RESEARCH PMRI Riza Agustiani
Jurnal Pendidikan Matematika RAFA Vol 1 No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA RAFA
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan dalam satu dekade terakhir adalah pelatihan guru sebagai salah satu faktor pendukung keberlangsungan dan keberhasilan pembelajaran di kelas.Pelatihan guru dimaksudkan untuk mereformasi pandangan, pengetahuan, dan kemampuan guru dalam menggunakan pendekatan PMRI di kelasnya.Kegiatan pelatihan dilakukan melalui seminar dan workshop PMRI.Penelitian dilakukan dengantujuan untuk mendeskripsikan level pengetahuan pedagogik konten guru sebelum dan sesudah mengikuti workshop PMRI berbasis design research.Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui observasi terhadap salah satu guru kelas 2 salah satu sekolah dasar (SD) di Surabaya.Instrumen yang digunakan pada saat melalukan observasi kelas adalah instrumen penilaian PMRI yang mencakup skala pedagogik, skala konten, dan skala konteks yang menunjukkan level PCK guru. Dari hasil analisis data secara kualitatif terhadap hasil instrumen penilaian PMRI disimpulkan terdapat perubahan pengetahuan pedagogik-konten guru berupa kenaikan level pengetahuan pedagogik- konten guru dari level 2 ke level 3. Hasil ini mengindikasikan bahwa workshop design research PMRI dapat menjadi media pelatihan dan pengembangan pengetahuan pedagogik-konten guru PMRI.
PROFIL PENGETAHUAN PEDAGOGIK KONTEN MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN PMRI Riza Agustiani
Jurnal Pendidikan Matematika RAFA Vol 1 No 2 (2015): JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA RAFA
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor penting yang mendukung reformasi pendidikan adalah pelatihan guru dan pendidikan guru di Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK). Untuk itu pengembangan kualitas pendidikan di LPTK melalui penelitian merupakan satu keharusan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan level pengetahuan pedagogik konten mahasiswa calon guru.Subjek penelitian pada penelitian ini adalah dua mahasiswa calon guru angkatan 2013 program studi Pendidikan Matematika.Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi dan catatan lapangan (fieldnotes).Kegiatan observasi dilakukan dengan mengamati video simulasi pembelajaran yang dilaksanakan oleh mahasiswa calon guru menggunakan instrumen penilaian guru. Pembuatan catatan lapangan (fieldnotes) dilakukan untuk melengkapi data proses pembelajaran yang didapat dari video simulasi pembelajaran.Karena penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif, maka instrumen utama penelitian ini adalah peneliti sendiri dan instrumen penilaian guru.Berdasarkan hasil analisis data didapat kesimpulan bahwa level PCK kedua mahasiswa calon guru yang berada pada level 1. Hal ini mengindikasikan bahwa level PCK mahasiswa calon guru masih harus terus dikembangkan melalui kegiatan perkuliahan dan praktik pengalaman lapangan
PENGEMBANGAN CERITA PENDEK (CERPEN) MATEMATIKA UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI PENJUMLAHAN PECAHAN BERPENYEBUT SAMA Riza Agustiani
Jurnal Pendidikan Matematika RAFA Vol 2 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA RAFA
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan membaca teks berkorelasi positif dengan kemampuan matematika siswa, sehingga teks matematika dapat dijadikan sebagai media penyampaian konsep matematika atau sebagai media konstruksi konsep matematika siswa. Oleh karena itu, penelitian dalam rangka mengembangan teks yang relevan untuk pembelajaran matematika dapat menjadi salah satu alternatif inovasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan cerita pendek (cerpen) matematika untuk pembelajaran matematikamateri penjumlahan pecahan berpenyebut sama. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini menggunakan Four-D Model, yakni Define, Design, Develop, danDisseminate. Akan tetapi, dalam penelitian ini tahap pengembangan dilaksanakan hanya pada D yang ke tiga, yakni Develop.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5 Sekolah Dasar. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data bahan revisi cerpen dan pemahaman siswa. Data bahan revisi berupa saran dan kritik dikumpulkan pada kegiatan uji pakar dan uji coba produk. Data pemahaman siswa dikumpulkan melalui tes. Penelitian ini menghasilkan cerpen matematika untuk materi penjumlahan pecahan berpenyebut sama dengan judul “Sawi dan Strawberryku”. Berdasarkan kegiatan uji pakar, cerpen yang dihasilkan valid. Cerpen memenuhi kriteria baik dari sudut pandang pakar bidang Pendidikan Matematika maupun dari sudut pandang pakar Bahasa dan Sastra Indonesia. Sedangkan, berdasarkan hasil tes dapat disimpulkan bahwa cerpen matematika yang dihasilkan dapat membantu siswa memahami materi penjumlahan pecahan berpenyebut sama, sehingga cerpen yang dihasilkan memenuhi kriteria efektif
Perbedaan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Student Team Achievment Division (STAD) dengan Two Stay Two Stray (TSTS) kelas X IPA Rima Dwi Kemala; Riza Agustiani; Rieno Septra Niery
JEMST (Jurnal of Education in Mathematics, Science, and Technology) Vol. 5 No. 1 (2022): JEMST Vol 5 No 1 2022
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, State Islamic University of Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/jemst.v5i1.72

Abstract

This study aims to determine the differences in learning outcomes of mathematics using the Student Team Achievement Divisionn (STAD) learning model with the Two Stay Two Stray (TSTS) learning model for students of class X IPA MAN 01 OKU. This type of research is a quantitative research with nonequivalent control group design. The experimental class was taken based on the results of the pre-test. Students are divided into two categories, namely high-ability students and low-ability students. The data analysis technique in this study used the t-test with the help of SPSS. Based on the results of the study, with a significant value of 0.022 for high-ability students, 0.00 for low-ability students and 0.017 for the whole class. The average value of the STAD class is 74.24 and the TSTS class is 60.00. This means that the Student Team Achievement Divisionn (STAD) cooperative learning model is better than using the Two Stay Two Stray (TSTS) cooperative learning model.
The MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING KELAS 1 MI FAJAR SIDDIQ PALEMBANG Nany Fitriany; Hartatiana Hartatiana; Riza Agustiani; Taufiqurrachman Taufiqurrachman
GURUKU Vol 1 No 2 (2022): Guruku: Jurnal Pendidikan Profesi Guru
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang (UIN) Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.374 KB)

Abstract

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING KELAS 1 MI FAJAR SIDDIQ PALEMBANG Nany Fitriany e-mail:nanyfitria52@gmail.com UIN Raden Fatah palembang Abstrak: MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING KELAS 1 MI FAJAR SIDDIQ PALEMBANG Latar belakang penelitian ini adalah untuk menguji hasil belajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran tematik. Penelitian bertujuan mengetahui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa kelas 1 MI Fajar Siddiq Palembang. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian didesain dalam dua siklus. Prosedur pada setiap siklus, mencakup tahap-tahap: 1) pengembangan fokus masalah, 2) perencanaan tindakan perbaikan, 3) pelaksanaan tindakan, observasi, dan interpretasi, 4) analisis dan refleksi, 5) perencanaan tindak lanjut. Keefektifan tindakan pada setiap siklus diukur dari hasil observasi dan hasil tes kemampuan intensif siswa. Data hasil observasi pada siklus I, dideskripsikan dan diinterpretasikan kemudian direfleksi untuk menentukan tindakan perbaikan pada siklus II. Pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning mengalami peningkatan dengan perolehan nilai dari siklus I sebesar 52% dan siklus II sebesar 92%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan persentase sebesar dari siklus I dan siklus II. Nilai rata-rata pencapai KKM siswa melalui model pembelajaran Problem Based Learning mengalami peningkatan dengan perolehan nilai dari siklus I sebesar 68,5 dan siklus II sebesar 83,2. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I dan siklus II. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penelitian tindakan kelas yang dilakukan dari kondisi awal sampai pada akhir siklus II menunjukkan adanya peningkatan dari hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas tersebut, dapat disimpulkan bahwa: Dengan model Pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan hasil belajar pada siswa kelas 1 MI Fajar Siddiq 2021/2022. Kata Kunci : Problem Based Learning, hasil belajar, pembelajaran tema
Implementasi Konten Covid-19 Pada Soal Tipe PISA : Pengujian Validitas Nanda Nabila Al Jannah; Riza Agustiani; Arvin Efriani
JEMST (Jurnal of Education in Mathematics, Science, and Technology) Vol. 3 No. 2 (2020): JEMST Vol 3 No 2 2020
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, State Islamic University of Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/jemst.v3i2.36

Abstract

Mathematics is a science that requires good literacy skills in order to be able to solve problems that exist in everyday life. PISA (Programme for International Student Asessment) is an effort to improve mathematical literacy skills aimed at 15 year old students. One of the PISA content that is closely related to daily life is social content. This study aims to see the extent to which students' mathematical literacy skills and the validity of a PISA question are associated with the Covid-19 pandemic issue. The method used was a research and development method. The focus of this study was the self-evaluation stage, the expert review and the one-to-one stage which resulted in six PISA questions with different levels which were tested on three students with different levels of ability. So that the final result is obtained in the form of six valid PISA model questions by considering the one-to-one results and expert review.