ISMONO ISMONO
Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Sciences, State University of Surabaya. Jl. Ketintang Surabaya East Java Indonesia-60231.

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGEMBANGAN METODE SINTESIS FURFURAL BERBAHAN DASAR CAMPURAN LIMBAH PERTANIAN DALAM RANGKA MEWUJUDKAN PRINSIP GREEN CHEMISTRY Mitarlis, Mitarlis; Ismono, Ismono; Tukiran, Tukiran
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 18, No 3 (2011)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

Penelitian pengembangan metode sintesis furfural dengan bahan dasar campuran limbah pertanian dilakukan dengan tujuan untuk menentukan waktu pemanasan dan konsentrasi asam optimum serta mewujudkan prinsip green chemistry. Dalam penelitian ini digunakan campuran limbah pertanian ampas tebu, limbah daun nanas dan limbah tanaman jagung dengan perbandingan 1:1:1. Proses sintesis melalui tahap hidrolisis pentosan, dehidrasi, dan siklodehidrasi untuk membentuk furfural dengan menggunakan alat refluks termodifkasi. Identifikasi furfural menggunakan uji warna dengan anilin asetat, uji indeks bias, spektrofotometer UV-Vis, dan IR, serta GC. Analisis pemenuhan prinsip green chemistry menggunakan daftar ceck 12 prinsip green chemstry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Waktu pemanasan dan konsentrasi asam sulfat optimum pada pembuatan furfural dari campuran limbah pertanian adalah 5 jam dan konsentrasi asam sulfat 10% (1,876 M) dengan rendemen sebesar 5,58%. Metode sintesis furfural yang dikembangkan dapat memenuhi 11 dari 12 prinsip green chemistry yang telah ditetapkan.
THE DEVELOPMENT OF TEACHING MATERIAL BASED ON CONCEPT MAPS TO TRAIN OF HIGHER ORDER THINKING SKILLS CHEMICAL EDUCATION OF SUDENTS IN THE SUBJECT MATTER OF ISOMER Ismono, Ismono; Suyatno, Suyatno; Tukiran, Tukiran
JCER (Journal of Chemistry Education Research) Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 No. 1 June 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jcer.v1n1.p12-21

Abstract

This study is a research and development of teaching materials of concept map-based on inquiry strategy with the aim of testing the feasibility of the device through three indicators, namely: (a) the validity, (b) the effectiveness, and (c) the practicality. The subjects used in this study are three experts namely 2 professors and 1 doctor, and 24 students of chemical education class who take college organic chemistry 1.? Research carried out for four weeks. The results showed that the teaching material to developed: (1) to have the validity of the theory with good category; (2) has practicality in learning; (3) has the effectiveness, because? capable of improving learning achievement and higher level thinking skills shown by the increasing score gain in the category of medium? or high.
TRAIN OF ABILITY OF CHEMISTRY TEACHERS TO MAKE OF HIGHER ORDER THINKING SKILLS LEARNING INDICATORS Ismono, Ismono
JCER (Journal of Chemistry Education Research) Vol 4, No 1 (2020): Volume 4 No. 1 June 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jcer.v4n1.p43-50

Abstract

Based on the 2013 Curriculum (K-13), the ability to think at a higher level is an ability that must be possessed by every teacher, especially chemistry teachers. This study aims to determine the ability of teachers in compiling indicators of achievement of learning outcomes that require high order thinking skills. This research was conducted on Chemistry teachers who took part in professional education activities of teachers in positions ranging from batch 1 to 4, in 2019. There were 40 teachers who were subject of research in Chemistry. The results obtained are based on the results of testing about 2% of teachers who have been able to compile indicators of learning outcomes based on semi-high thinking (C3). Teachers after attending training above 97% are able to compile indicators of learning outcomes based on higher order thinking (C4). The increase in n-gains increases with a high category
TRAIN OF ABILITY OF CHEMISTRY TEACHERS TO MAKE OF HIGHER ORDER THINKING SKILLS LEARNING INDICATORS Ismono, Ismono
JCER (Journal of Chemistry Education Research) Vol 4, No 1 (2020): Volume 4 No. 1 June 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jcer.v4n1.p43-50

Abstract

Based on the 2013 Curriculum (K-13), the ability to think at a higher level is an ability that must be possessed by every teacher, especially chemistry teachers. This study aims to determine the ability of teachers in compiling indicators of achievement of learning outcomes that require high order thinking skills. This research was conducted on Chemistry teachers who took part in professional education activities of teachers in positions ranging from batch 1 to 4, in 2019. There were 40 teachers who were subject of research in Chemistry. The results obtained are based on the results of testing about 2% of teachers who have been able to compile indicators of learning outcomes based on semi-high thinking (C3). Teachers after attending training above 97% are able to compile indicators of learning outcomes based on higher order thinking (C4). The increase in n-gains increases with a high category
THE DEVELOPMENT OF TEACHING MATERIAL BASED ON CONCEPT MAPS TO TRAIN OF HIGHER ORDER THINKING SKILLS CHEMICAL EDUCATION OF SUDENTS IN THE SUBJECT MATTER OF ISOMER Ismono, Ismono; Suyatno, Suyatno; Tukiran, Tukiran
JCER (Journal of Chemistry Education Research) Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 No. 1 June 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jcer.v1n1.p12-21

Abstract

This study is a research and development of teaching materials of concept map-based on inquiry strategy with the aim of testing the feasibility of the device through three indicators, namely: (a) the validity, (b) the effectiveness, and (c) the practicality. The subjects used in this study are three experts namely 2 professors and 1 doctor, and 24 students of chemical education class who take college organic chemistry 1.  Research carried out for four weeks. The results showed that the teaching material to developed: (1) to have the validity of the theory with good category; (2) has practicality in learning; (3) has the effectiveness, because  capable of improving learning achievement and higher level thinking skills shown by the increasing score gain in the category of medium  or high.
PELATIHAN PEMBUATAN SERBUK MINUMAN HERBAL INSTAN UNTUK WARGA DESA JAJAR, KECAMATAN TALUN, KABUPATEN BLITAR Ismono, Ismono; Suyatno, Suyatno; Hidajati, Nurul
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v3n2.p76-83

Abstract

  Desa Jajar, merupakan salah satu desa di kecamatan Talun, kabupaten Blitar merupakan wilayah yang sedang berkembang, sebagian warga desa tersebut bekerja sebagai petani, buruh tani, tukang kayu, tukang batu, kuli bangunan, penjual sayur keliling, membuka warung makanan dan merancang, serta pegawai pemerintah dan swasta. Dengan demikian sebagian besar warga memiliki penghasilan yang pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Warga desa Jajar sangat memerlukan pelatihan suatu keterampilan dalam upaya untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarganya. Salah satu jenis pelatihan yang dapat diberikan adalah pelatihan pembuatan serbuk minuman herbal instan. Produk minuman memiliki potensi ekonomi untuk meningkatkan penghasilan keluarga. Kegiatan PKM dimaksudkan untuk meningkatkan keterampilan warga desa Jajar dalam membuat minuman herbal yang memiliki dampak kesehatan dan nilai ekonomi. Kegiatan PKM melibatkan 30 orang ibu rumah tangga desa Jajar. Pendekatan yang digunakan dalam PKM ini adalah pendekatan partisipasif, sedangkan metode yang diterapkan adalah pendampingan pembelajaran orang dewasa (andragogi). Kegiatan PKM akan diawali dengan pemaparan materi pelatihan oleh Tim PKM, dilanjutkan dengan pendampingan praktek pembuatan minuman serbuk herbal instan, dan diakhiri dengan refleksi serta pemberian angket. Kegiatan PKM ini dapat menghasilkan luaran berupa produk serbuk minuman herbal instan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat di desa Jajar, Kecamatan Talun, Blitar khususnya dari segi meningkatkan perekonomian keluarga.
Analisis Kemampuan Multirepresentasi Siswa Pada Materi Kesetimbangan Kimia di Masa Pandemi Covid-19 Zahro', Sita Fatimah; Ismono, Ismono
Chemistry Education Practice Vol. 4 No. 1 (2021): Edisi Mei
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v4i1.2338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan multirepresentasi yang terdiri dari representasi makroskopik, representasi submikroskopik, dan representasi simbolik siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Krian tahun ajaran 2020/2021 pada materi kesetimbangan kimia di masa pandemi covid-19. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu mix methode dengan tipe embedded. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pengukuran hasil tes tulis dan hasil wawancara bebas terpimpin. Instrumen penelitian berupa 15 soal tes uraian yang memiliki validitas 0.5 hingga 0.8, reliabilitas 0.934, daya pembeda 0.5 hingga 08, dan tingkat kesukaran 0.4 hingga 0.8. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan multirepresentasi siswa pada materi kesetimbangan kimia di masa pandemi covid-19 yang dilakukan secara daring tergolong rendah dengan persentase rata-rata kemampuan representasi makroskopik, representasi submikroskopik, dan representasi simbolik siswa secara berturut-turut sebesar 35.01% dengan kategori kurang, 40.59% dengan kategori kurang, dan 50.55% dengan kategori cukup.Kata Kunci: multirepresentasi, makroskopik, submikroskopik, simbolik, kesetimbangan kimia
PELATIHAN PEMBUATAN SERBUK MINUMAN HERBAL INSTAN UNTUK WARGA DESA JAJAR, KECAMATAN TALUN, KABUPATEN BLITAR Ismono, Ismono; Suyatno, Suyatno; Hidajati, Nurul
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v3n2.p76-83

Abstract

  Desa Jajar, merupakan salah satu desa di kecamatan Talun, kabupaten Blitar merupakan wilayah yang sedang berkembang, sebagian warga desa tersebut bekerja sebagai petani, buruh tani, tukang kayu, tukang batu, kuli bangunan, penjual sayur keliling, membuka warung makanan dan merancang, serta pegawai pemerintah dan swasta. Dengan demikian sebagian besar warga memiliki penghasilan yang pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Warga desa Jajar sangat memerlukan pelatihan suatu keterampilan dalam upaya untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarganya. Salah satu jenis pelatihan yang dapat diberikan adalah pelatihan pembuatan serbuk minuman herbal instan. Produk minuman memiliki potensi ekonomi untuk meningkatkan penghasilan keluarga. Kegiatan PKM dimaksudkan untuk meningkatkan keterampilan warga desa Jajar dalam membuat minuman herbal yang memiliki dampak kesehatan dan nilai ekonomi. Kegiatan PKM melibatkan 30 orang ibu rumah tangga desa Jajar. Pendekatan yang digunakan dalam PKM ini adalah pendekatan partisipasif, sedangkan metode yang diterapkan adalah pendampingan pembelajaran orang dewasa (andragogi). Kegiatan PKM akan diawali dengan pemaparan materi pelatihan oleh Tim PKM, dilanjutkan dengan pendampingan praktek pembuatan minuman serbuk herbal instan, dan diakhiri dengan refleksi serta pemberian angket. Kegiatan PKM ini dapat menghasilkan luaran berupa produk serbuk minuman herbal instan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat di desa Jajar, Kecamatan Talun, Blitar khususnya dari segi meningkatkan perekonomian keluarga.
PERBEDAAN KARAKTER FISIKO-KIMIA EKSTRAK DAUN BINAHONG BERBATANG MERAH DAN DAUN BINAHONG BERBATANG HIJAU Sanjaya, I Gusti Made; Ismono, Ismono; Samik, Samik; Ishma, Ervina Fadhilatul; Mufid, Mohammad Fakhrul
Indonesian Chemistry and Application Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Indonesian Chemistry and Application Journal
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedakan ekstrak daun binahong berbatang merah dan ekstrak daun binahong berbatang hijau serta mengkarakterisasinya secara fisiko-kimia. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan pelarut air. Hasil ekstraksi dikarakterisasi secara fisika dan secara kimiawi. Karakterisasi fisika melibatkan warna, pH, kekentalan, dan massa jenis. Karakterisasi kimiawi melibatkan uji fitokimiia dari masing-masing ekstrak daun binahong. Secara fisik hasilnya menunjukkan selain perbedaan warna, ketiga sifat fisik lainnya dari kedua jenis ekstrak hampir sama. Secara kimia, kedua ekstrak memiliki perbedaan pada kandungan tanin dan saponin. Namun, kedua ekstrak sama-sama menunjukkan keberadaan senyawa-senyawa alkaloid, flavon, dan steroid.