Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

MEMBENTUK KEMATANGAN EMOSI DAN KEKUATAN BERPIKIR POSITIF PADA REMAJA MELALUI PENDIDIKAN JASMANI Komarudin Komarudin
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 12, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.946 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v12i2.17104

Abstract

AbstractRemaja adalah bagian dari kelompok masyarakat yang mempunyai tugas dan tanggungjawab terhadapkehidupannya, remaja juga merupakan generasi penerus untuk melanjutkan pembangunan bangsa dan negaradi masa yang akan datang. Untuk membentuk remaja agar menjadi manusia yang berkarakter baik tidaklah semudahmembalikkan telapak tangan. Kenyataan di lapangan menyatakan bahwa tidak semua remaja dapat terbentuksesuai dengan karakter yang diharapkan. Kegagalan terjadi dimungkinkan tidak terbentuknya kematangan emosidan kurangnya kekuatan berpikir positif pada remaja. Emosi yang tidak stabil menyebabkan kesukaran konsentrasidan mempengaruhi kehidupan seremaja remaja, sementara berpikir positif dapat memberikan kekuatan yang begitubesar bagi remaja dalam menjalani pendidikan sehari-hari maupun dalam kehidupannya yang lain. Pendidikanjasmani memiliki tujuan yang bersifat menyeluruh yang mencakup aspek fsik, kognitif, afektif, emosional, sosial danmoral. Pendidikan jasmani merupakan suatu proses interaksi antara manusia dan lingkungan yang dikelola melaluipendidikan gerak secara sistematik untuk membentuk manusia seutuhnya, yaitu untuk mengembangkan aspek fsik,psikomotor, kognitif, dan aspek afektif. Salah satu aspek afektif yang secara langsung dikembangkan dalampendidikan jasmani adalah kematangan emosi dan berpikir positif.Kata kunci : Kematangan emosi, berpikir positif, remaja dan pendidikan jasmaniAbstractAdolescents are part of a group of people who have duties and responsibilities for their lives, adolescents are alsothe next generation to continue the development of nation and state in the future. To form teenagers to be goodhuman beings is not as easy as turning a palm. The reality in the feld states that not all teenagers can be formed inaccordance with the expected character. Failure to occur is possible not the formation of emotional maturity and lackof positive thinking power in adolescents. Unstable emotions cause concentration diffculties and affect a teenager’slife, while positive thinking can give such a great power to adolescents in daily education as well as in other lives.Physical education has a comprehensive purpose that includes physical, cognitive, affective, emotional, social andmoral aspects. Physical education is a process of interaction between human and environment that is managedthrough the education of motion systematically to form a whole person, that is to develop the physical aspects,psychomotor, cognitive, and affective aspects. One of the affective aspects directly developed in physical educationis emotional maturity and positive thinking.Key words : Emotional maturity, positive thinking, adolescent and physical education
Implementasi pembelajaran daring pada mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dengan pendekatan saintifik Komarudin Komarudin
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v17i1.39817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui capaian implementasi pembelajaran daring pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan dengan pendekatan saintifik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen angket dan teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan presentase. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 247 peserta didik kelas X di SMAN 1 Banguntapan dengan menggunakan teknik total sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas X di SMAN 1 Banguntapan. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner online menggunakan google form yang berisi 26 pertanyaan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan data presentase. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran daring pada mata pelajaran PJOK dengan pendekatan saintifik di SMA Negeri 1 Banguntapan dengan kategori “sangat baik” sebanyak 87 peserta didik (35,2%), kategori “baik” sebanyak 143 peserta didik (57,9%), kategori “kurang baik” sebanyak 16 peserta didik (6,5%), dan kategori “tidak baik” sebanyak 1 peserta didik (0,4%). Abstract: This study aims to determine the achievements of the implementation of online learning in the subjects of Physical Education, Sports and Health with a scientific approach. This type of research is a quantitative descriptive study with a survey method. Data collection techniques in this study used a questionnaire instrument and data analysis techniques using descriptive statistics with percentages. The population in this study amounted to 247 students of class X at SMAN 1 Banguntapan using the total sampling technique. The sample in this study were all students of class X at SMAN 1 Banguntapan. The instrument in this study was an online questionnaire using a google form containing 26 questions. The data analysis technique used quantitative descriptive analysis with percentage data. Based on the results of the overall study, it was concluded that the implementation of online learning in PJOK subjects with a scientific approach at SMA Negeri 1 Banguntapan with the "very good" category as many as 87 students (35.2%), the "good" category as many as 143 students (57, 9%), the "unfavourable" category was 16 students (6.5%), and the "not good" category was 1 student (0.4%).
Efektivitas Metode Analisis Glass Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Pada Anak Berkesulitan Membaca Kelas III Sekolah Dasar Komarudin Komarudin; Rahma Widyana
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.82 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v18i2.381

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode analisis Glass untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan membaca kelas III Sekolah Dasar.Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah metode Analisis Glass efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan belajar membaca kelas III Sekolah Dasar.Subjek penelitian adalah 5 orang siswa yang duduk di kelas 3 SD yang memiliki kemampuan membaca permulaan yang rendah.Teknik pengumpulan data menggunakanTes Kemampuan Membaca Awal.Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis statistik wilcoxon sign rank test dengan bantuan SPSS release 16.Hasil analisis data diperoleh probabilitas nilai Z sebesar -2,023 pada taraf signifikansi sebesar 0,043 (p0,05), yang artinya ada pengaruh signifikan penggunaan metode Analisis Glass terhadap peningkatan kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan membaca kelas III SD. Kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan membaca kelas III Sekolah Dasar setelah mendapatkan perlakuan akan meningkat. Hal ini dapat dapat diketahui dari kemampuan membaca permulaan pada post test lebihbaik dari pada pre test, yaitu dengan rerata peningkatan sebesar sebesar 12,82kpm.
The effect of online learning on students’ understanding of football learning during the Covid-19 pandemic Komarudin Komarudin; Rizka Prihandana Nugraha
MEDIKORA Vol 20, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/medikora.v20i2.40944

Abstract

This study aims to determine the effect of online learning on students' understanding of football material during the COVID-19 pandemic. The type of research used is quantitative research with an associative approach, research that seeks a causal relationship between one variable X and variable Y. The data collection technique used in this study is a survey method with instruments in the form of questionnaires and multiple-choice tests. The subjects in this study were students of Aisyiyah Fullday Wedi Junior High School class VIII, Klaten Regency, Central Java Province amounting to 87 people who were determined using the Total Sampling technique. The data analysis technique used in this study is to use statistics with the F test and Product Moment. The results of the study indicate that there is an effect of online learning on students' understanding of football material at Junior High School Aisyiyah Fullday Wedi, Klaten Regency, Central Java Province during the Covid-19 pandemic. This can be seen from the simple linear regression equation Y= 9.610 + 0.413 X and the close relationship between X variable (online learning) and Y variable (understanding football material) which is 0.694 so it is included in the level of a strong relationship. And the contribution (donations) that exist in the X variable to the Y variable is 4.82% while 95.18% is influenced by other variables. From these results, it can be seen that there is an increase or decrease in students' understanding of football material, one of which is influenced by Online Learning at Aisyiyah Fullday Wedi Junior High School, Klaten Regency, Central Java Province.Pengaruh pembelajaran daring terhadap pemahaman materi sepakbola peserta didik pada masa pandemi Covid-19AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring terhadap pemahaman materi sepakbola pada peserta didik pada masa pandemi coovid-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, penelitian yang mencari hubungan sebab akibat antara satu variabel X dengan variabel Y. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei dengan instrumen yang berupa angket dan tes soal pilihan ganda. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik Sekolah Menengah Pertama Aisyiyah Fullday Wedi, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah kelas VIII yang berjumlah 87 orang yang ditetapkan menggunakan teknik Total Sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan statistik dengan uji F dan Product Moment. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran daring terhadap pemahaman materi sepakbola peserta didik di Sekolah Menengah Pertama Aisyiyah Fullday Wedi, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah pada masa pandemi Covid-19. Hal ini dapat dilihat dari persamaan regresi linier sederhana Y = 9,610 + 0,413X dan keeratan hubungan variabel X (pembelajaran daring) terhadap variabel Y (pemahaman materi sepakbola) yaitu sebesar 0,694 sehingga termasuk dalam tingkat hubungan yang kuat. Serta Kontribusi (sumbangan) yang ada pada variabel X terhadap variabel Y sebesar 4,82% sedangkan 95,18% dipengaruhi oleh variabel lain. Dari hasil tersebut terlihat meningkat atau menurunnya pemahaman peserta didik pada materi sepakbola salah satunya dipengaruhi oleh Pembelajaran Daring di Sekolah Menengah Pertama Aisyiyah Fullday Wedi, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.
Latihan plyometric dalam sepakbola untuk anak usia muda Komarudin Komarudin
Sepakbola Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.264 KB) | DOI: 10.33292/sepakbola.v1i2.101

Abstract

Sepakbola adalah permainan dengan intensitas tinggi yang membutuhkan banyak keterampilan fisik selama permainan berlangsung. Dibutuhkan latihan yang mampu menunjang sifat permainan sepakbola yang membutuhkan kelincahan, kecepatan, daya ledak dan koordinasi. Latihan dengan intensitas dan beban yang tinggi berpotensi cidera. Di tingkat profesional pria elit dalam sepak bola, hampir sepertiga dari semua cedera yang berhubungan dengan sepak bola berhubungan dengan otot, dengan mayoritas mempengaruhi hal-hal berikut kelompok otot utama pada ekstremitas bawah: paha belakang (37%), otot perut (23%), paha depan (19%), dan otot betis (13%). Pelatihan plyometric memiliki manfaat yang luar biasa yang berpotensi sebagai metode pelatihan untuk meningkatkan daya ledak untuk sepak bola, Diperkenalkan dan diajarkan sejak usia muda agar dapat memberikan bekal atlet dalam mempersiapkan kebutuhan fisik mereka dalam permainan yang intensif dan menjaga mereka dari cidera di masa depan. Plyometric exercises in football for young children Abstract: Football is a high-intensity game that requires a lot of physical skill throughout the game. It takes practice that is able to support the nature of the game of football which requires agility, speed, explosive power and coordination. Exercise with high intensity and load has the potential for injury. At the elite male professional level in soccer, nearly a third of all soccer-related injuries are muscle-related, with the majority affecting the following major muscle groups in the lower extremities: hamstrings (37%), abdominal muscles (23%), quadriceps (19%), and calf muscles (13%). Plyometric training has tremendous benefits that have the potential as a training method to increase explosive power for soccer. Introduced and taught from a young age in order to equip athletes to prepare for their physical needs in intensive games and protect them from future injuries.
Pengembangan model mata kuliah kepramukaan dan aktivitas luar kelas berbasis seni budaya dan kearifan lokal Willy Ihsan Rizkyanto; Yudanto Yudanto; Jaka Sunardi; Komarudin Komarudin
MAJORA: Majalah Ilmiah Olahraga Vol 27, No 1 (2021): Maret
Publisher : Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.948 KB) | DOI: 10.21831/majora.v27i1.39131

Abstract

Penelitian ini bertujuan, melalui kegiatan pengembangan model mata kuliah Kepramukaan dan ALK mahasiswa di dalam Prodi PJKR, para dosen, budayawan, penggiat seni untuk meningkatkan rasa (toleransi) melalui apresiasi, memahami karya diri, teman maupun orang lain dalam menjaga eksistensi terhadap Seni Budaya dan kearifan lokal masyarakat sekitar khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Desain Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development. Tempat penelitian dan pengembangan yang dilakukan peneliti yakni di Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Yogyakarta yang berlokasi di Jalan Colombo No. 1 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Perolehan nilai tertinggi terdapat pada kategori budaya yaitu Topo Bisu Lampah Keraton sejumlah 585. Sedangkan nilai terendah ada pada kegiatan kebudayaan juga yaitu upacara Bekakak yang berada di wilayah Gamping, Kab. Sleman, Yogyakarta sejumlah 414. Rata-rata yang diperoleh dari beberapa hasil perhitungan nilai dari angket tersebut yaitu 539,5.Pembelajaran berbasis Seni, budaya dan Kearifan lokal perlu dilakukan sebagai sarana meningkatkan kompetensi maupun capaian pembelajaran mata Kuliah Kepramukaan dan ALK agarpembelajaran terkesan tidak monoton dari waktu ke waktu  dengan cara melibatkan mahasiswa, para dosen, budayawan, penggiat sendalam menjaga eksistensi terhadap Seni Budaya dan kearifan lokal masyarakat sekitar khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta dapat dilakukan di lingkungan kampus FIK UNY.   DEVELOPMENT OF COURSE MODELS AND OUTSIDE CLASS ACTIVITIES BASED ON CULTURAL ARTS AND LOCAL WISDOM AbstractThis research aims, through the development of student scouting and ALK models in the PJKR Study Program, lecturers, cultural observers, and art activists to increase tolerance through appreciation, understanding the work of themselves, friends, and others in maintaining the existence of cultural arts and local wisdom of the surrounding community, especially in the Special Region of Yogyakarta. The research design used in this research is research and development. The place for research and development carried out by researchers in the Faculty of Sports Science, Yogyakarta State University, located at Jalan Colombo No.1 Yogyakarta. This research uses descriptive qualitative data analysis techniques and quantitative analysis. The highest score was in the cultural category, namely Topo Bisu Lampah Keraton, amounting to 585. While the lowest score was in cultural activities as well, namely the Bekakak ceremony in the Gamping area, Sleman Regency, Yogyakarta with a total of 414. the result of the calculation of the value of the questionnaire is 539.5. Learning based on art, culture and local wisdom needs to be done as a means of increasing competence and learning outcomes in Scouting and ALK courses so that learning does not seem monotonous from time to time by involving students, lecturers, cultural observers, activists in maintaining the existence of cultural arts and local wisdom. The surrounding community, especially in the Special Region of Yogyakarta, can be done in the FIK UNY campus environment.