Dyah Respati Suryo Sumunar
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS RISIKO BENCANA ERUPSI GUNUNGAPI SUNDORO DI KECAMATAN NGADIREJO KABUPATEN TEMANGGUNG Akhmad Ganang Hasib; Dyah Respati Suryo Sumunar
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 14, No 2 (2016): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.158 KB) | DOI: 10.21831/gm.v14i2.13817

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui: (1) pengaruh faktor bahaya, kerentanan, dan kapasitas, (2) tingkat dan sebaran risiko bencana erupsi Gunungapi Sundoro. Penelitian ini merupakan penelitian survey deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi meliputi seluruh wilayah Kecamatan Ngadirejo dengan pengambilan sampel secara purposive berdasarkan Peta KRB Gunungapi Sundoro. Pengumpulan data dengan wawancara dan  observasi untuk memperoleh data kapasitas; dokumentasi dan interpretasi untuk memperoleh data kerentanan dan bahaya. Analisis data dengan overlay, scoring, dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Faktor bahaya, kerentanan, dan kapasitas memiliki pengaruh yang bervariasi terhadap terjadinya bencana. (2) Tingkat dan sebaran risiko bencana erupsi dibagi menjadi sedang, rendah, dan sangat rendah. Tingkat risiko sedang mendominasi sebagian wilayah Desa Katekan dan Giripurno. Tingkat risiko rendah mendominasi sebagian besar wilayah Katekan, Tegalrejo, dan Giripurno. Tingkat risiko sangat rendah mendominasi sebagian Purbosari, Tegalrejo, dan Banjarsari. Tingkat risiko sangat rendah di wilayah Medari, Campursari, Manggong, Gondangwinangun, Karanggedong, Kataan, Ngadirejo, Gandu Wetan, Munggangsari, Gejagan, Pringapus, dan Mangunsari. Kata kunci: Erupsi Gunungapi Sundoro, Risiko Bencana, Kecamatan Ngadirejo
ANALISIS RISIKO BENCANA ERUPSI GUNUNG MERAPI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN MAGELANG Andika Surya Ardi; Dyah Respati Suryo Sumunar
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 15, No 1 (2017): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1476.412 KB) | DOI: 10.21831/gm.v15i1.16243

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui: (1) Tingkat risiko bencana erupsi Gunung Merapi,(2) Sebaran risiko bencana erupsi Gunung Merapi; di Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wilayah Kecamatan Dukun. Sampel diambil menggunakan metode area sampling berdasarkan Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Merapi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah skoring, overlay, dan penafsiran deskriptif.Hasil penelitian: (1) Tingkat risiko bencana erupsi dapat dibagi menjadi: Sedang, rendah, dan sangat rendah. Semakin tinggi tingkat risiko bencana maka potensi kerugian akibat terjadinya bencana erupsi Gunung Merapi semakin besar. (2) Risiko bencana erupsi terdapat diseluruh wilayah. Sebaran tingkat risiko sedang mendominasi sebagian wilayah Desa Sengi dan Desa Kalibening. Sebaran tingkat rendah mendominasi sebagian besar wilayah Desa Ketunggeng, Desa Banyubiru, Desa Ngadipuro, Desa Wates dan Desa Banyudono. Sebaran tingkat sangat rendah berada di Desa Sewukan, Desa Mangunsoko, Desa Dukun, Desa Kalibening, Desa Sumber, Desa Paten, Desa Krinjing, Desa Sengi dan Desa Ngargomulyo. Kata Kunci: Risiko Bencana, Gunung Merapi, Kecamatan Dukun
PENENTUAN TINGKAT KERENTANAN WILAYAH TERHADAP PERKEMBANGAN PERKEMBANGBIAKAN NYAMUK AEDES AEGYPTI DAN AEDES ALBOPICTUS DENGAN PENGINDRAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Dyah Respati Suryo Sumunar
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 6, No 2 (2008): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8332.234 KB) | DOI: 10.21831/gm.v6i2.15411

Abstract

Abstrak             Timbulnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sangat terkait dengan kesehatan dan kebersihan lingkungan karena nyamuk pembawa atau kesehatan dan kebersihan lingkungan karena nyamuk pembawa atau penyebar penyakit tersebut, yakni nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus hidup dan berkembang biak di sekitar lingkungan kita. Berbagai cara telah dilakukan untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk tersebut, namun hasilnya belum optimal. Analisis spasial merupakan bagian dari pengelolaan (manajemen) penyakit berbasis wilayah, yakni analisis dan uraian tentnag data penyakit secara geografis berkenaan kependudukan, persebaran, lingkungan, perilaku sosial, ekonomi, kasus kejadian penyakit, dan hubungan antar variabel tersebut. Utuk mendeteksi lingkungan rentan penyakit dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi pengindraan jauh (remote sensing). Citra pengindraan jauh berupa foto udara mampu menyajikan kenampakan permukaan bumi sesuai dengan kenampakan sebenarnya di lapangan dan data sekunder yang kemudian diolah dan dianalisis dengan metode skoring dan overlay dengan sistem infrmasi geografis. Pengindraan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat membantu menentukan tingkat kerentanan wilayah terhadap perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Hasil uji silang menunjukkan bahwa faktor kualitas fisik lingkungan yang digunakan sebagai pendekatan untuk menentukan tingkat kerentanan wilayah terhadap perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes albopictus cukup berpengaruh terhadap kemungkinan terjangkitnya penyakit  DBD, selain faktor fisik, kondisi sosial, dan perilaku masyarakat. Kata Kunci : Pengindraan Jauh, SIG, Demam Berdarah Dengue, Nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes albopictus
Pengembangan sistem jaringan evakuasi bencana likuifaksi di wilayah Sesar Opak Etika Cahyani; Wahyu Nur Afrita; Annisa Eka Nurul Aza; Dyah Respati Suryo Sumunar
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 17, No 1 (2019): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1187.969 KB) | DOI: 10.21831/gm.v17i1.28297

Abstract

Adanya pertemuan tiga lempeng dunia menyebabkan Indonesia menjadi daerah rawan bencana. Salah satu bencana yang berpotensi adalah likuifaksi yang merupakan bencana lanjutan dari gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui kondisi geologi, geomorfologi serta sebaran lokasi potensi likuifaksi pada kawasan Sesar Opak. (2) Memetakan jalur evakuasi menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) pada kawasan Sesar Opak. Penelitian ini dilakukan di Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, DIY dimana daerah ini dilalui oleh sesar opak. Metode yang digunakan adalah metode eksplorasi dengan pendekatan keruangan. Untuk memetakan jalur evakuasi likuifaksi digunakan analisis SIG dan analisis deskriptif untuk menjelaskan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan Desa Patalan berada pada Graben Bantul yang merupakan endapan aluvium dan endapan lahar dari Merapi. Desa Patalan merupakan salah-satu daerah yang berpotensi terjadi likuifaksi di kawasan Sesar Opak. Jalur evakuasi likuifaksi diarahkan menuju ke utara yang merupakan wilayah yang tidak berpotensi likuifaksi dan ke arah barat menuju wilayah Bambanglipuro dan Bantul. Bencana likuifaksi tidak mampu dicegah, namun dengan adanya jalur evakuasi dapat meminimalisir korban jiwa bencana likuifaksi.
Pengetahuan, sikap, dan perilaku seksual remaja anggota pusat informasi konseling remaja SMA Negeri 2 Bantul Sri Agustin Sutrisnowati; Nurul Khotimah; Dyah Respati Suryo Sumunar; Mawanti Widyastuti; Sriadi Setyawati
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 17, No 1 (2019): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.705 KB) | DOI: 10.21831/gm.v17i1.28302

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengetahuan seksual remaja, (2) sikap dan perilaku seksual remaja anggota Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) di SMAN 2 Bantul. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Variabel penelitian meliputi pengetahuan remaja, sikap remaja, dan perilaku seksual remaja. Penelitian dilaksanakan di SMA N 2 Bantul bulan April-Oktober 2016. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMAN 2 Bantul yang berjumlah 830 orang. Sampel ditentukan secara purposive, dengan mengambil siswa kelas X IPA/IPS dan XI IPA/IPS, sebanyak 111 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengetahuan seksual responden adalah “cukup” (55,9%), “baik” (40,5%), dan “kurang” (3,6%), (2) (a) sikap seksual responden semuanya (100%) adalah “negatif” atau cenderung menghindari, menjauhi, dan membenci hal-hal berkaitan seks pranikah, dan (b) perilaku seksual responden untuk mengungkapkan kasih sayang terhadap pacar adalah pegang tangan (55,9%), cium pipi (22,1%), dan cium bibir (7,4%). Semua responden belum pernah mengungkapkan kasih sayang terhadap pacar dengan meraba bagian tubuh sensitif, petting, oral seks, anal seks, dan hubungan seksual.