Hardiani Hardiani
Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Jambi

Published : 48 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat fertilitas di perdesaan (Studi pada Desa Pelayangan Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batanghari) Lennaria Sinaga; Hardiani Hardiani; Purwaka Hari Prihanto
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.386 KB) | DOI: 10.22437/paradigma.v12i1.3933

Abstract

This study aims to analyze the factors that affect fertility in rural areas by taking the case of Pelayangan Village, Muara Tembesi District, Batanghari Regency. The study used a survey method with a sample of women of childbearing age in the study village. The analytical tool used is path analysis. The results of the analysis found that simultaneously women's education, family income and age at first marriage had a significant effect on fertility. Partially based on path analysis shows that a) The age of first marriage has a significant negative effect on fertility. The higher the age at first marriage, the lower the fertility rate; b) Women's education has a significant negative effect on fertility both directly and indirectly through the age of first marriage; c) Income does not have a significant effect on fertility either directly or indirectly through the age of first marriage.
DETERMINAN SOSIAL EKONOMI PENGELUARAN RUMAH TANGGA UNTUK KEBUTUHAN PREVENTIF KESEHATAN DI PROVINSI JAMBI Hardiani .; Junaidi .; M. Syurya Hidayat
PIRAMIDA Vol 13 No 2 (2017): PIRAMIDA`- Jurnal Kependudukan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Publisher : Puslit Kependudukan dan Pengembangan SDM Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.304 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) pola dan alokasi pengeluaran masyarakat secara umum dansecara khusus untuk kebutuhan preventif kesehatan di Provinsi Jambi; 2) faktor-faktor sosial ekonomi yangmempengaruhi pengeluaran masyarakat untuk kebutuhan preventif kesehatan di Provinsi Jambi. Data yangdigunakan adalah data sekunder berupa data mentah hasil Survai Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Tahun2015 di Provinsi Jambi. Data bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi. Untuk menganalisispengeluaran masyarakat untuk kebutuhan preventif. kesehatan dilakukan secara deskriptif. Untuk menganalisisfaktor-faktor yang mempengaruhi pengeluaran masyarakat untuk kebutuhan preventif kesehatan digunakanmodel binary logit. Variabel dependen adalah alokasi pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan preventifkesehatan (mengalokasikan atau tidak mengalokasikan), sedangkan variabel independen adalah karakteristiksosial ekonomi rumah tangga. Hasil penelitian menemukan: 1) Pola konsumsi masyarakat Jambi terkategoripola konsumsi sedang; 2) Alokasi pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan preventif kesehatan di ProvinsiJambi masih relatif kecil yaitu hanya 7,08 persen dari total pengeluaran aneka barang dan jasa; 3) Faktor-faktoryang berpengaruh nyata terhadap pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan preventif kesehatan adalahumur kepala keluarga, pendidikan kepala keluarga, lapangan usaha pekerjaan kepala keluarga, jumlah anggotarumah tangga. Penelitian ini juga menemukan terdapat perbedaan nyata pengeluaran untuk kebutuhan preventifkesehatan antar kabupaten/kota di Provinsi Jambi
Pekerja anak pada keluarga nelayan (Studi di Kelurahan Tanjung Solok Kecamatan Kuala Jambi) Dessy Putriyaningsih; Hardiani Hardiani; Etik Umiyati
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.355 KB) | DOI: 10.22437/paradigma.v14i1.6794

Abstract

This study aims to analyze the socio-economic characteristics and the factors that influence the working hours of child labor in fisherman families. Data is sourced from survey of child workers in fisherman families in Tanjung Solok Sub-District, Kuala Jambi District. Data were analyzed descriptively as well as multiple regression analysis. The results of the study found that the average age of child labor was 12.17 years, and most elementary school education was equivalent. The main reason children work is to increase family income and want to have their own income. The average child worker has worked for 2.35 years. There are various types of work carried out by children, with average working hours of child workers 18.25 hours per week and an average income of 217,564 per week. Simultaneously or partially, the working hours of children are influenced by the education of the family head, income of the family head, income of child labor, age of child labor, education of child labor, number of dependents of the family head, and number of family members working.
DAMPAK PERTUMBUHAN SEKTOR EKONOMI BASIS TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI JAMBI Imelia Imelia; Hardiani Hardiani
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 9 No. 2 (2014): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.978 KB) | DOI: 10.22437/paradigma.v9i2.2208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor ekonomi basis dan menganalisis dampak pertumbuhan sektor ekonomi basis terhadap kemiskinan di Provinsi Jambi. Data yang digunakan adalah data periode waktu 2000-2010 yang mencakup data PDRB Provinsi Jambi, PDB Indonesia dan jumlah penduduk miskin di Provinsi Jambi. Untuk mengidentifikasi sektor ekonomi basis dengan menggunakan koefisien Location Quotient (LQ). Untuk mengetahui dampak pertumbuhan sektor ekonomi basis terhadap kemiskinan menggunakan model analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode waktu 2000-2010 dalam perekonomian Provinsi Jambi terdapat 5 (lima) sektor ekonomi basis, yaitu sektor pertanian, sektor pertambangan dan penggalian, sektor listrik, gas dan air bersih, sektor perdagangan, hotel dan restoran serta sektor pengangkutan dan komunikasi. Selanjutnya berdasarkan pengujian hipotesis terhadap model regresi yang dibangun menunjukkan bahwa baik secara bersama-sama maupun secara parsial, pertumbuhan sektor ekonomi basis tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kemiskinan di Provinsi Jambi. Kata Kunci:        Kemiskinan; Location Quotient; Pertumbuhan Ekonomi; Sektor Basis
ANALISIS DETERMINAN TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA WANITA DI SUMATERA Hardiani Hardiani; Sariwati Siregar; Zulfanetti Zulfanetti
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Ekonomi dan Pembangunan
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v11i1.78

Abstract

Pulau sumatera merupakan saah satu pulau di Indonesia dengan pertumbuhanpenduduk wanita yang relatif tinggi. Salah satu masalah yang dihadapi dalamketenagakerjaan di Indonesia adalah rendahnya TPAK (Tingkat Partisipasi AngkatanKerja) wanita dibandingkan dengan laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisislebih jauh pengaruh variabel independen berupa jumlah wanita berusia 15 tahun ke atas,wanita yang mengurus rumah tangga dan upah minimum provinsi terhadap variabeldependen yaitu TPAK wanita di Sumatera. Penelitian ini mengunakan data sekunder yangdiperoleh dari BPS dan Keadaan Angkatan Kerja Indonesia antara tahun 2012-2017,dianalisis menggunakan metode regresi data panel (gabungan data cross section dan timeseries). Dari hasil analisis diketahui bahwa variabel Upah Minimum Provinsi berpengaruhsignifikan terhadap TPAK wanita.
Studi Tentang Kemiskinan di Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Muaro Jambi Periode 2002-2016 Nasution, Deyra Qatrunnada; Yulmardi, Yulmardi; Hardiani, Hardiani
e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 6 No. 3 (2017): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : Konsentrasi Ekonomi Sumberdaya Alam dan Manusia, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jels.v6i3.11923

Abstract

The purpose of this study was to determine the development of poverty levels in Batanghari and Muaro Jambi regencies, to know the development of depth index and poverty severity index in Batanghari and Muaro Jambi District and find out the differences in poverty levels, depth index and poverty severity index between Batanghari and Muaro Jambi districts . This study uses time series research methods with quantitative analysis tools for different tests (t-test) using Independent Sample T-test. The data used in this research is secondary data. Secondary data comes from the Central Statistics Agency of Jambi Province. The results of this study indicate that during the period 2002-2016 the average poverty level in Batanghari District was 13.37% and the average poverty rate in Muaro Jambi District was 6.51%. Based on the results of independent sample t-test, it was found that each independent variable, namely poverty level, poverty depth index, and poverty severity index in Batanghari District together had significant differences to poverty level, poverty depth index, and poverty severity index. in Muaro Jambi District for the period 2002-2016.
Analisis sub sektor perkebunan Provinsi Jambi Popi Fitriandi; Hardiani Hardiani; Candra Mustika
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 8 No. 1 (2019): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/pdpd.v8i1.5006

Abstract

The purpose of this research is first, to know and analyze the development of the land area, labor, and GRDP of the plantation sub-sector in Jambi Province. Second, knowing and analyzing the contribution of the plantation sub-sector to the agricultural sector and the GRDP of Jambi Province. Third, to analyze the effect of land area and labor on the output of the plantation sub-sector in Jambi Province. The development of the land area, labor, GDP in the plantation sub-sector of Jambi Province for the period 2000-2015 continued to increase, with an average increase in land area of ​​2.52%, a workforce of 2.74%, GRDP of the plantation sub-sector by 7.84%. The contribution of the plantation sub-sector to the agricultural sector and the GRDP of Jambi Province for the period 2000-2015 also continued to increase. Based on the results of multiple linear regression calculations, simultaneously land area and labor have a significant effect on the output of the plantation sub-sector in Jambi Province. Partially, land area has a significant effect on the output of the plantation sub-sector in Jambi Province, while labor does not affect the output of the plantation sub-sector in Jambi Province. Keywords: Land area, Labor, Gross regional domestic product of plantation sub sector
Peningkatan Nilai Tambah Ubi Jalar Putih Melalui Diversifikasi Olahan Makanan Menjadi Stik Ubi di Desa Renah Alai Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin Hardiani Hardiani; Dwi Hastuti; Zulfanetti Zulfanetti; Erni Achmad; Purwaka Hari Prihanto
Studium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Studium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : WIDA Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.478 KB) | DOI: 10.53867/jpm.v1i1.12

Abstract

Desa Renah Alai sangat potensial dalam budidaya pertanian termasuk budidaya ubi jalar putih. Saat ini sekitar 80% masyarakat Desa Renah Alai membudidayakan ubi jalar  dalam memenuhi pangan lokal. Bahkan sebagian produksi ubi jalar dijual keluar desa. Banyaknya produksi ubi jalar tidak diikuti dengan peningkatan nilai tambah dari ubi jalar tersebut sehingga nilai jual ubi jalar sangat rendah. Oleh karena itu, diperlukannya diversifikasi olahan makanan ubi jalar diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah ubi jalar misalnya pembuatan stik ubi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat Desa Renah Alai dalam pengolahan ubi jalar sehingga dapat meningkatkan nilai tambah ubi jalar. Kegiatan ini difokuskan kepada pengolahan stik ubi jalar. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat menjadi peluang untuk  meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani ubi jalar  serta mencegah turunnya harga ubi jalar ketika panen serempak
Pemberdayaan Masyarakat melalui Peningkatan Nilai Tambah Produk Lokal Buah Naga menjadi Selai (Studi Kasus Desa Mekar Sari dan Desa Pelawan Jaya) Hardiani Hardiani; Adi Bhakti; Faradina Zevaya; Nyimas Dian Maisyarah; Al Parok
Studium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): Studium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : WIDA Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.764 KB) | DOI: 10.53867/jpm.v1i2.25

Abstract

Tantangan pemasaran produksi di era masa pandemi Covid-19 membuat grafik pembelian semakin menurun sehingga untuk meminimalkan penuruan kegiatan ekonomi perlu pendampingan lebih lanjut dari sistem kelembagaan, jaringan pemasaran, branding, dan diversifikasi suatu produk. Oleh karena itu, pengelolaan yang baik diperlukan agar produk turunan buah naga dapat berdampak positif pada peningkatan pendapatan. Hal ini kemudian akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pelaksanaan pengabdian tidak terlepas dari metode pengabdian yang digunakan dalam pencapaian tujuan PPM Tahun 2021 yaitu metode demonstration plot (alur demonstrasi). Demonstrasi yang dilakukan berupa pemberdayaan ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) yang bekerja sebagai Ibu rumah tangga dan memiliki waktu luang untuk melakukan kegiatan pemberdayaan dan mengembangkan produk buah naga. Program PPM ini melibatkan mahasiswa dalam kurun waktu pengabdian selama 8 (delapan) bulan
Faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja pada sektor industri kecil di Kabupaten Muaro Jambi Andi Mulyadi; Hardiani Hardiani; Etik Umiyati
e-Journal Perdagangan Industri dan Moneter Vol. 6 No. 1 (2018): E-Journal Perdagangan Industri dan Moneter
Publisher : Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/pim.v6i1.4815

Abstract

This study aims to analyze the factors that affect the employment opportunities of the small industrial sector in Muaro Jambi regency. The data used are time series data for the period 2003 - 2016. The analysis was done by descriptive and using multiple linear regression. The results of the study found that: 1) the average of employment growth of small industry in Muaro Jambi Regency is 0.46% per year, the growth of small industry business unit is 8.77% per year, the growth of small industry investment is 3.55% Jambi Province minimum wage of 13.49%; 2) Simultaneously, business units, investments and wages have a significant effect on the employment opportunities of small industries in Muaro Jambi Regency. Nevertheless, partially only investments have a significant effect while the number of business units and wages has no significant effect on the employment opportunities of small industries in Muaro Jambi Regency. Keyword : business unit, investment, labor, wages. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja sektor industri kecil di Kabupaten Muaro Jambi. Data yang digunakan adalah data sekunder deret waktu selama periode Tahun 2003 – 2016. Analisis dilakukan secara deskriptif dan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) rata-rata perkembangan penyerapan tenaga kerja industri kecil di Kabupaten Muaro Jambi adalah 0,46 % pertahun, perkembangan unit usaha industri kecil sebesar 8,77 % pertahun, perkembangan investasi industri kecil sebesar 3,55 % pertahun dan rata-rata perkembangan upah minimum Provinsi Jambi sebesar 13,49%; 2) secara bersama-sama, unit usaha, investasi dan upah berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja industri kecil di Kabupaten Muaro Jambi. Meskipun demikian, secara parsial hanya investasi yang berpengaruh signifikan sedangkan jumlah unit usaha dan upah tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja industri kecil di Kabupaten Muaro Jambi. Kata kunci : unit usaha, investasi, tenaga kerja, upah