Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PERSALINAN LOTUS BIRTH TERHADAP LAMA PELEPASAN PLASENTA, LAMA PELEPASAN TALI PUSAT DAN KEBERHASILAN BOUNDING ATTACHMENT Lia Ratnasari; Ella Lail Subekti; Andita Wahyundari & Nurul Eko W. Akbid Estu Utomo Boyolali
Jurnal Kebidanan VOLUME 5 NO.2 DESEMBER 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v5i2.122

Abstract

ABSTRAK Angka Kematian Ibu (AKI) saat persalinan di Indonesia ternyata tergolong tinggi. Indonesia menduduki nomor 3 tertinggi di kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara untuk jumlah AKI. Berdasarkan data profil kesehatan Jawa Tengah tahun 2012 didapatkan kematian ibu sebanyak 347 kasus dan 12 kasus diantaranya terjadi di Kabupaten Sragen. Penyebab angka kematian ibu 37 % karena eklamsi, 17 % karena perdarahan, 4 % karena infeksi, 42 % karena lain-lain (Dinkes Jateng, 2012:27). Seperempat dari kematian ibu disebabkan oleh perdarahan. Dua pertiga dari semua kasus perdarahan pasca persalinan terjadi pada ibu tanpa faktor risiko yang diketahui sebelumnya, dua pertiga kematian akibat perdarahan tersebut adalah dari jenis retensio plasenta, dan tidak mungkin memperkirakan ibu mana yang akan mengalami atonia uteri maupun perdarahan (WHO, 2008). Melihat permasalahan tersebut, peneliti tertarik untuk meneliti tentang “Pengaruh Persalinan Lotus Birth Terhadap Lama Pelepasan Plasenta, Lama Pelepasan Tali Pusat Dan Keberhasilan Bounding Attachment” Desain penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode Studi komparatif. Rancangan penelitian menggunakan Prospektif (Cohort). Variabel independen adalah persalinan lotus birth, sedangkan variabel dependennya adalah lama pelepasan plasenta, lama pelepasan tali pusat dan keberhasilan bounding attachment. Tehnik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Responden adalah ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Sragen sejumlah 30 ibu bersalin selama rentang periode bulan Mei-Juni 2013 yang memenuhi kriteria inklusi : bersedia menjadi responden penelitian, hamil aterm 37-42 minggu, berat badan lahir 2500-3500 gram. Pelepasan plasenta pada metode Lotus Birth lebih cepat dibandingkan dengan metode Konvensional jika dilihat dari rata-rata kedua kelompok. Hal ini juga ditunjukkan dari nilai t hitung 2,252 dengan ρ value 0,032 < 0,05 sehingga ada perbedaan yang signifikan antara metode Lotus Birth dengan metode Konvensional terhadap lama pelepasan plasenta. Pelepasan plasenta pada metode Lotus Birth lebih cepat dibandingkan dengan metode Konvensional jika dilihat dari rata-rata kedua kelompok. Hal ini juga ditunjukkan dari nilai t hitung -2,080 dengan ρ value 0,047 < 0,05 sehingga ada perbedaan yang signifikan antara metode Lotus Birth dengan metode Konvensional terhadap lama pelepasan tali pusat. Keberhasilan Bounding Attachment pada metode Lotus Birth lebih baik dibandingkan dengan metode Konvensional jika dilihat dari rata-rata kedua kelompok. Hal ini juga ditunjukkan dari nilai t hitung 3,763 dengan ρ value 0,0005 < 0,025 sehingga ada perbedaan yang signifikan antara metode Lotus Birth dengan metode Konvensional terhadap keberhasilan Bounding Attachment. Kata Kunci : Lotus Birth, Lama Pelepasan Plasenta, Lama Pelepasan Tali Pusat, Bounding Attachment.
Pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di Indonesia Lia Ratnasari
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 2 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis (i) pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap ketimpangan distribusi pendapatan; (ii) pengaruh pertumbuhan ekonomi sektoral terhadap ketimpangan distribusi pendapatan. Hasil penelitian menemukan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan, dengan nilai sebesar 0,976 menandai bahwa 97,6% ketimpangan distribusi pendapatan di Indonesia dijelaskan dari variabel pertumbuhan ekonomi. Variabel pertumbuhan ekonomi sektoral yang berpengaruh positif dan signifikan ialah sektor pertanian, pertambangan, bangunan, keuangan, dan jasa-jasa, Kata Kunci: Pertumbuhan ekonomi, ketimpangan distribusi pendapatan, regresi sederhana, regresi linear berganda. REFERENCES Arifin Bustanul, J.Rachbini, didik, 2000. Ekonomi Politik Kebijakan Politik. Jakarta: PT.Gramedia Widiasarana Indonesia. Ariyadi, Zamzami. 2010. Analisis Ketimpangan Kawasan Timur Indonesia Dengan Kawasan Barat Indonesia. skripsi FE Unja Badan Pusat Statistik (BPS)Indonesia.berbagai tahun terbitan Bappenas, 2012. Rasio Gini Indonesia dalam Lima Tahun Terakhir. Jakarta. -----------, 2004. Pembangunan Dalam Angka. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Dewangga Putra L, Ahmad HendraSetiawan, 2008 Analisis Pengaruh Ketimpangan Distribusi Pendapatan Terhadap Jumlah Penduduk Miskin Di Provinsi Jawa Tengah Periode 2000 – 2007.(jurnal) Delis, Arman, Rosmeli, dan Novitasari. Analisis ketimpangan pendapatan antar wilayah di Indonesia periode 1990-2008. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia vol 4. Gujarati, Damodar, 1999, Ekonometrika Dasar, Penerbit Erlangga, Jakarta. Hendri, 2009. Analisis Pengaruh Ketimpangan Pendapatan Dan Kemiskinan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia. Tesis. Universitas Andalas Padang Idris,K; Hodijah,S; Syaparuddin,S. (2014). Pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja, kemiskinan dan ketimpangan pendapatan di Provinsi Jambi. Jurnal Paradigma Ekonomika; 9(1) Jhinggan, 2003. Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan, Jakarta :Rajawali Press. Hidayat, Kepri, 2015. Analisis Ketimpangan Pembangunan Di Kawasan Timur Indonesia. Skripsi. Universitas Jambi Kuncoro, Mudrajad, 1997, Ekonomi Pembangunan: Teori, Masalah, dan Kebijakan, Edisi Pertama,Unit Penerbit dan Percetakan, AMP YKPN, Yogyakarta. Lincolin, Arsyad. 1999. Ekonomi Pembangunan, Yogyakarta:STIE YKPN Mahardik, Doni, 2013. Analisis Perubahan Ketimpangan Pendapatan Dan Pertumbuhan Ekonomi Antar Propinsi Di Indonesia.Jurnal of economic and policy:http:/journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jejak. Michael P, Todaro, 2000. Pembangunan ekonomi dunia ketiga .Jakarta: Erlangga. Nanga, Muana, 2001. Makro ekonomi.Jakarta:Raja Grafindo Persada. Nota Keuangan dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Berbagai tahun terbitan. OECD, 2015. Survei Ekonomi OECD INDONESIA. Pendi Dewanto, Rujiman, Agus Suriadi. 2014. Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Dan Ketimpangan Pendapatan Terhadap Pengentasan Kemiskinan Di Kawasan Mebidangro.jurnal ekonomi vol.7 Universitas Sumatra Utara Putra, Dewangga, 2008. Analisis Pengaruh Ketimpangan Distribusi Pendapatan Terhada Jumlah Penduduk Miskin Di Provinsi Jawa Tengah Periode 2000 – 2007(jurnal). Rivani, Edmira, 2014. Perubahan Struktur Ekonomi Tenaga Kerja dan Analisis Multidimensional Scaling (MDS) dalam Mengelompokkan Tenaga Kerja di Berbagai Provinsi. jurnal. P3DI Bidang Ekonomi Dan Kebijakan Publik Setjen DPR RI Soetopo, Refa Wisha Satrio, 2009.Analisis Ketimpangan Pendapatan Antar Pulau Di Indonesia. skripsi. FEM Institut Pertanian Bogor. Sofyan, Yahya Putra, Dkk, (2010). Masalah Distribusi Pendapatan dan Kemiskinan di Indonesia. jurnal. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Suwarni, EMI, 2012. Keterkaitan Antara Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pendapatan, Dan Kemiskinan. Disertasi. Universitas Padjadjaran Bandung. Tejasari, Maharani, (2008). Peranan Sektor Usaha Kecildan Menengah Dalam Penyerapan Tenaga Kerja Dan Pertumbuhan Ekonomi. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Umiyati, E., 2012. Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Pembangunan Antar Wilayah Di Pulau Sumatera. Jurnal Paradigma Ekonomika Vol 1(6), hal 42- 50. Umiyati, Etik. 2012. Analisis Tipologi Pertumbuhan Ekonomi dan Disparitas Pendapatan dalam Implementasi Otonomi Daerah di Provinsi Jambi. Jurnal Paradigma Ekonomi Vol 1 Nomor 5 April 2012. Zilfiyah, Siti, (2013). Analisis Kontribusi Sektor Industri Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri Di Indonesia. Jurnal. Universitas Brawijaya Malang.