Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

DAMPAK PEMBELAJARAN JARAK JAUH AKIBAT PANDEMI COVID-19 TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF PESERTA DIDIK KELAS IA SDN 13/1V KOTA JAMBI: The Impact of Distance Learning Due to the Covid-19 Pandemic on The Cognitive Development of Grade IA Students at SDN 13/1V Jambi City Ida Royani; Nazurty; Afreni Hamidah
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 6 No. 1 (2021): Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembelajaran jarak jauh akibat pandemic covid-19 terhadap perkembangan kognitif anak sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan di SDN 13/IV Kota Jambi. Data penelitian di dapat dengan cara observasi,  wawancara dan dokumentasi dengan beberapa narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akibat adanya pandemi covid-19 yang sedang terjadi sehingga menyebabkan sekolah menjadi liburkan dan pembelajaran dilaksanakan secara daring atau jarak jauh dan hal tersebut menyebabkan masalah pada kognitif anak. Anak-anak menjadi malas unutuk belajar mandiri dirumah di karenakan anak merasa kesepian, karena biasanya saat disekolah anak bisa belajar bersama-sama dengan guru dan teman-temannya tetapi ini anak harus belajar mandiri di rumah mereka masih-masing. Anak-anak menjadi mudah stress karena mereka merasa bosan jika harus berdiam  diri di rumah dalam jangka waktu yang panjang sehingga anak menjadi lebih mudah murung dan marah. Anak-anak sering berubah perasaannya tergantung dari keadaan hati anak-anak itu sendiri. Dari hasil penelitian ini disarankan agar orang tua harus sabar menghadapi anak di rumah saat libur seperti ini agar perkembangan kognitif anak berjalan dengan baik. Ajak anak bermain dan belajar di rumah untuk memunculkan semangat pada diri anak. Kata Kunci: Perkembangan Kognitif, Pembelajaran Jarak Jauh, Pandemi Covid-19.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Ditinjau dari Gaya Kognitif dalam Pembelajaran Elektronik (E-Learning) Berbasis Masalah Materi Pencemaran Lingkungan di Kelas X MIPA SMA Negeri 1 Kota Sungai Penuh: Analysis of Student’s Creative Thinking Reviewed from Cognitive Style in Problem Based E-Leaning of Environmental Pollution in X MIPA class in Sungai Penuh Public High School One Della Wirsal; Afreni Hamidah; Revis Asra
BIODIK Vol. 8 No. 1 (2022): March 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i1.14460

Abstract

This research uses mixed methods with a study design in sequence model aim to analize the ability of creative thinking level and the difference of creative thingking ability for student who has field independent cognitive style and field dependent cognitive style in Problem Based E-Leaning of Environmental Pollution in X MIPA class in Sungai Penuh public high school 1. Sampling of this research is 70 X MIPA students using stratifies random sampling. Quantitative data is analized with descriptive statistical technique and independent sample T-Test, while qualitative data is analized with interactive analysis technique. The analysis result is creative thinking ability of students with the field independent (FI) cognitive style is higher than the student with field dependent (FD) cognitive style in Problem Based E-Leaning of Environmental Pollution. Keyword: Creative Thinking, Cognitive Style, Problem Based E-Learning   Abstrak. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (mixed methods), dengan rancangan penelitian berupa model urutan, yang bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan berpikir kreatif dan perbedaan kemampuan berpikir kreatif pada siswa yang memiliki gaya kognitif field independent dan gaya kognitif field dependent dalam pembelajaran elektronik (e-learning) berbasis masalah materi pencemaran lingkungan di kelas X MIPA SMA Negeri 1 Kota Sungai Penuh. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 70 orang siswa kelas X MIPA yang diambil dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan Independent Sample T-Test, sedangkan data kualitatif di analisis dengan menggunakan teknik model analisis interaktif. Hasil analisis didapatkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa dengan gaya kognitif field independent (FI) lebih tinggi dibandingkan siswa dengan gaya kognitif fielddependent (FD), dalam pembelajaran elektronik (e-learning) berbasis masalah materi pencemaran lingkungan. Kata kunci: Berpikir Kreatif, Gaya Kognitif, Pembelajaran Elektronik (E-Learning) Berbasis Masalah
Pembelajaran Daring di Tengah Wabah Covid-19: (Online Learning in the Middle of the Covid-19 Pandemic) Ali Sadikin; Afreni Hamidah
BIODIK Vol. 6 No. 2 (2020): June 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i2.9759

Abstract

Pademi Covid-19 has disturbed the learning process in a face-to-face manner. Therefore online learning solutions need to be sought as an answer to these problems. The aim of the study was to obtain an overview of the implementation of online learning in the Biology Education Study Program of the Teaching and Education Faculty (FKIP) of Jambi University as an effort to suppress the spread of covid-19 in the campus environment. Research subjects were students of Biology Education Study Program. Data collected by telephone interview. Data analysis was performed using the interactive analysis technique of Miles & Huberman. The results showed that: (1) students already have the basic facilities needed to take part in online learning; (2) online learning has flexibility in its implementation and is able to encourage the emergence of learning independence and motivation to be more active in learning; and (3) distance learning encourages the emergence of social distancing behavior and minimizes the emergence of student crowds so that it is deemed able to reduce the potential for the spread of Covid-19 in the campus environment. Abstrak. Pademi covid-19 telah mengganggu proses pembelajaran secara konvensional. Maka diperlukan solusi untuk menjawab permasalahan tersebut. Pembelajaran secara daring adalah salah satu alternatif yang dapat mengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh gambaran pelaksanaan pembelajaran daring di Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi sebagai upaya menekan penyebaran covid-19 di Perguruan Tinggi. Subjek penelitian adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi. Data dikumpulkan dengan wawancara melalui zoom cloud meeting. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) mahasiswa telah memiliki fasilitas-fasilitas dasar yang dibutuhkan untuk mengikuti pembelajaran daring; (2) pembelajaran daring memiliki fleksibilitas dalam pelaksanaannya dan mampu mendorong munculnya kemandirian belajar dan motivasi untuk lebih aktif dalam belajar; dan (3) pembelajaran jarak jauh mendorong munculnya perilaku social distancing dan meminimalisir munculnya keramaian mahasiswa sehingga dianggap dapat mengurangi potensi penyebaran Covid-19 di lingkungan kampus. Lemahnya pengawasan terhadap mahasiswa, kurang kuatnya sinyal di daerah pelosok, dan mahalnya biaya kuota adalah tantangan tersendiri dalam pembelajaran daring.
Workshop Model Pembelajaran Biologi Bagi Guru-Guru MGMP di Kabupaten Tanjung Jabung Barat-Jambi-Indonesia Afreni Hamidah; Ali Sadikin; Muhammad Erick Sanjaya; Mia Aina; Desfaur Natalia
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.087 KB)

Abstract

Berdasarkan wawancara MGMP Biologi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat diketahui bahwa guru-guru biologi disana masih menggunakan model pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher centered) dan minat belajar siswa terhadap pelajaran biologi masih belum memuaskan. Rendahnya minat dan hasil belajar biologi dapat disebabkan oleh banyak faktor, kurangnya buku pelajaran biologi yang menarik minat siswa, tidak ada buku referensi lain yang mendukung pemahaman siswa di perpustakaan, ketiadaan pelatihan dan pendidikan bagi guru, sarana prasarana yang tidak memadai dan cara guru menyajikan pembelajaran biologi yang tidak menarik dan membosankan. Maka dari itu tim Tim Pengabdian Pada Masyarakat dari Program studi Pendidikan Biologi tergerak untuk ikut berperan serta mewujudkan upaya memenuhi kebutuhan tersebut dengan melakukan workshop model pembelajaran biologi untuk meningkatkan keterampilan guru-guru biologi dalam mengembangkan model pembelajaran dan berkomunikasi. Prosedur kegiatan yang akan dilaksanakan di MGMP Tanjung jabung Barat adalah melakukan workshop model pembelajaran biologi yang berkonsep student centered. Kemudian mendesain model pembelajaran biologi yang sesuai. Mengevaluasi ketercapaian peningkatan pembelajaran biologi dengan proses mengajar menggunakan model pembelajaran student centered. Kegiatan PPM dilakukan pada tanggal 31 Juli 2019 di SMA N 1 Tanjung Jabung Barat. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang guru biologi yang tergabung dalam MGMP Tanjung Jabung Barat. Kegiatan ini berlangsung lancar dan diikuti dengan antusias oleh peserta pelatihan. Guru biologi mendapatkan pengetahuan tentang model pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Meliputi model Discovery Learning, Project-based Learning, Group Investigation, Problem-based Learning, dan Inquiry learning. Model-model pembelajaran tersebut diseusaikan dengan pendekatan saintifik yang meliputi kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan.
Pengembangan Ensiklopedia Keanekaragaman Ikan di Danau Kerinci Berbasis Android Sebagai Sumber Belajar : (Development of an Android-Based Encyclopedia of Fish Diversity in Kerinci Lake as a Learning Source) Wendra Priatama; Afreni Hamidah; Evita Anggereini
BIODIK Vol. 7 No. 2 (2021): June 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i2.13030

Abstract

The use of Biology learning media that students can use to study fish morphological characters is still small. This is due to the limited available learning media. One way to overcome this problem is to use learning resources in the form of an Android-based fish encyclopedia. The purpose of this study was to generate, determine the feasibility, and effectiveness of the use of the Android-based Encyclopedia of Fish Diversity in Lake Kerinci on student learning outcomes and conservation attitudes. The research method used is development with the ADDIE model (Analysis, Disgn, Development, Implementation, Evaluation). Encyclopedia of Fish Diversity in Lake Kerinci based on Android was validated by media experts with the final percentage acquisition of 96.2% for very good categories and material experts with a final percentage of 85.2% for very good categories. Thus the encyclopedia product is said to be feasible. This product was then tried out at SMAN 6 Kerinci, the trial was carried out on 2 biology subject teachers, a small group consisting of 9 students, in a large group consisting of 30 students. The test results on teachers get a percentage of 84.37%. The results of the trial in the small group get a percentage of 89.02% which is included in the very good category. In the large group trial, the percentage of 87.96% was included in the very good category. The use of an Android-based encyclopedia of fish diversity in Lake Kerinci effectively improves student learning outcomes. Abstrak. Penggunaan media pembelajaran Biologi yang dapat digunakan siswa untuk mempelajari karakter morfologi ikan masih sedikit. Hal ini dikarenakan terbatasnya media pembelajaran yang tersedia. Salah satu cara mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan penggunaan sumber belajar berupa ensiklopedia ikan berbasis Android. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan, mengetahui kelayakan, dan efektifitas penggunaan Ensiklopedia Keanekaragaman Ikan di Danau Kerinci berbasis Android terhadap hasil belajar dan sikap konservasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Pengembangan dengan model ADDIE (Analys, Disgn, Development, Implementation, Evaluation). Ensiklopedia Keanekaragaman Ikan di Danau Kerinci Berbasis Android divalidasi oleh ahli media dengan perolehan persentase akhir 96,2% kategori sangat baik dan ahli materi dengan persentase akhir 85,2% kategori sangat baik. Dengan demikian produk ensiklopedia dikatakan layak. Produk ini kemudian di ujicobakan di SMAN 6 Kerinci, ujicoba dilakukan pada 2 orang guru mata pelajaran biologi, kelompok kecil, terdiri dari 9 orang siswa, pada kelompok besar terdiri dari 30 orang siswa. Hasil ujicoba pada guru mendapatkan persentase 84,37%. Hasil ujicoba pada kelompok kecil mendapatkan persentase 89,02% yang termasuk kategori sangat baik. Pada ujicoba kelompok besar mendapatkan persentase 87,96% termasuk kategori sangat baik. Penggunaan ensiklopedia keanekaragaman ikan di danau Kerinci berbasis Android efektif meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengembangan Booklet Keanekaragaman Kupu-Kupu Di Kabupaten Kerinci dan Sekitarnya Sebagai Sumber Belajar Pada Materi Animalia Kelas X SMA: (Booklet Development of Butterfly Biodiversity in Kerinci Regency and its Surroundings as Learning Resource in Chapter Animalia Class X Senior High School) Bestia Dewi; Afreni Hamidah; Tedjo Sukmono
BIODIK Vol. 6 No. 4 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i4.9979

Abstract

Learning resources play an important role in the learning process. The benefits of learning resources are as a support for learning activities, adding and expanding the presentation of material that might not be summarized in the textbooks. Most of the learning resources used by students today are still in unattractive form. The available learning resources also do not explain examples of animals that can be found around (contextual). Also, the difficulty of getting learning resources for Animalia materials that are per the learning objectives is an obstacle that causes the unavailability of Animalia learning resources. Therefore, innovation is needed to develop a learning resource that is suitable for the learning objectives. This development was done due to a lack of learning resources with the elaboration of animals found in surrounding (Contextual). This development study aimed to design a booklet of butterfly biodiversity in Kerinci regency and its surroundings as a learning resource in Chapter Animalia Class X Senior High School, to determine teachers' and students' responses. The development model used in this study was the ADDIE model. ADDIE model consists of 5 steps: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The booklet was validated by media experts and material experts in the very appropriate category. The response from the teachers to the booklet was good. The response from the students to the booklet in a small group trial and large group trials was very good. Based on the results of the study it can be concluded that booklet of butterfly biodiversity in Kerinci regency and its surroundings is appropriate for use by high school grade X students as learning resources for Animalia chapter.  Abstrak. Sumber belajar berperan penting dalam kegiatan pembelajaran. Beberapa manfaat sumber belajar yaitu sebagai penunjang kegiatan pembelajaran, menambah dan memperluas sajian materi yang mungkin tidak terangkum didalam buku paket. Sebagian besar sumber belajar yang digunakan siswa saat ini masih dalam bentuk yang kurang menarik. Sumber belajar yang tersedia juga tidak menjelaskan contoh-contoh hewan yang dapat ditemui disekitar (kontekstual). Selain itu, sulitnya mendapatkan sumber belajar materi Animalia yang sesuai dengan tujuan pembelajaran menjadi kendala yang menyebabkan tidak tersedianya sumber belajar materi Animalia di sekolah. Sehingga, diperlukan suatu inovasi untuk mengembangkan suatu sumber belajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan  booklet keanekaragaman kupu-kupu di Kabupaten Kerinci dan sekitarnya sebagai sumber belajar pada materi Animalia kelas X SMA, mengetahui respon guru dan respon siswa terhadap booklet yang dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari 5 tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Booklet divalidasi oleh ahli media dan ahli materi dengan perolehan hasil sangat layak. Respon guru terhadap booklet pada kategori baik. Respon siswa terhadap booklet pada ujicoba kelompok kecil dan kelompok besar pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa booklet keanekaragaman kupu-kupu di Kabupaten Kerinci dan sekitarnya layak digunakan siswa kelas X SMA sebagai sumber belajar materi Animalia.    
Pengembangan Instrumen Penilaian Kinerja Praktikum Biologi Materi Sel Sebagai Unit Terkecil Kehidupan: (Development of Performance Assessment Instruments for Biology Practicum Material Cells as the Smallest Unit of Life) Miftahul Jannah; Afreni Hamidah; Upik Yelianti
BIODIK Vol. 7 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i3.12993

Abstract

Performance appraisal is an appraisal based on observations of assessments of student activities as they occur. Assessment is done with the performance, behavior or interaction of students. The development of performance assessment instruments (Performent Assessment) is expected to actively involve students in the learning process. The students will certainly feel motivated in showing their performance, because so far their performance has rarely been assessed, so that their minds are no longer just what needs to be learned, but have improved on what needs to be done. Type This study uses research and development (Research and Development), because it matches the objectives to be achieved. While the research development model chosen is the ADDIE model. Expert validation is carried out by the learning design validator, and the material validator. Practitioner validation is carried out by high school biology teachers. The research subjects were students of SMA N 5 Muaro Jambi class XI IPA, with a total of 6 people for small group trials and 20 people for large group trials. The results of the analysis were obtained that the instruments developed were very helpful for teachers in making assessments when practicum and instruments were suitable for use. Abstrak. Penelitian ini dilatar belakang pentingnya penilaian saat praktikum, biasanya penilaian dilakukan hanya pada laporan paktikum saja, bukan pada setiap proses yang terjadi saat praktikum. Tujuan penelitian mengetahui tahapan pengembangan instrumen penilaian kinerja praktikum pada materi sel sebagai unit terkecil kehidupan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan (Research and Development), Sedangkan Model  pengembangan yang digunakan mengadopsi model ADDIE dengan lima tahapan, yaitu: Analisisa (Analysis), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementasi), dan Evaluasi (Evaluate). Data kualitatif diperoleh dari saran-saran validator ahli desain instrumen dan ahli materi. Hasil pengembangan validasi ahli desain instrumen diperoleh dengan skor akhir 73,3% dengan kategori layak. Sedangkan validasi ahli materi diperoleh skor 74,7% dengan kategori layak,  dan respon guru sebagai pengguna instrumen diperoleh skor 80% dengan kategori baik, sehingga dapat disimpulkan instrumen penilaian kinerja praktikum pada materi sel sebagai unit terkecil kehidupan layak untuk digunakan.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Berbasis Saintifik Mengunakan Adobe Flash Professional CS6 untuk Siswa SD Afreni Hamidah; Nazurty
Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Gentala Pendidikan Dasar
Publisher : Department of Primary School Teacher Education, Faculty of Teacher Training and Education, Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/gentala.v6i1.13067

Abstract

Multimedia learning can be used to help facilitate the process and understanding in learning, and increase interest in learning, this is because it is presented with attractive pictures and animations, accompaniment music and voice presenters, short duration of time, using a scientific approach in accordance with the revised 2013 curriculum. This study aims to: 1) Develop a scientific-based learning multimedia design for elementary students 2). Knowing the feasibility of scientific-based learning multimedia for elementary students, 3). The response of teachers and students to learning media as a result of development. This type of research is research and development (R & D). The development design model refers to the 4D model with 4 stages, namely: Define, Design, Development, and Disseminate. The research instruments used were observation sheets and questionnaires. The data obtained are in the form of qualitative and quantitative data. Qualitative data is in the form of comments and suggestions from experts/validators of media and materials. Quantitative data were obtained from questionnaire scores with a Likert range scale. The feasibility of the product is assessed based on the feasible and very feasible product category with a percentage between 80-100%. Media that are already feasible are tested on small group and large group test subjects. The results of the assessment from media experts got 92% with very valid criteria, and from material experts it was 86.7% with very valid criteria. The results of the feasibility/practical assessment through student response questionnaires at the trial stage show very practical criteria
DEVELOPING A VIDEO TUTORIAL FOR MAKING FRESHWATER CLAM MEATBALLS (Pilsbryoconcha expressa) BASED ON ENTREPRENEURIAL VALUES FOR SENIOR HIGH SCHOOL Afreni Hamidah; Ervan Johan Wicaksana; Rani Puji Saputri
BIOEDUKASI Vol 19 No 1 (2021)
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bioedu.v19i1.22777

Abstract

The purpose of this research is develop a video tutorial for making freshwater clam meatballs (P.expressa) based on entrepreneurial values ​​for high school students. This type of research is R&D research that refers to the 4D development model. The results showed that the entrepreneurial values ​​integrated into the video tutorials are innovation and creativity, commitment, confidence, and hard work. The results of the validation of material experts are 85% and media experts are 90%. The test results of the biology study teacher in the material aspect were 87.5%, the video display aspect was 87.5%, and the benefit aspect was 95%. The results of the perception of the display aspect were 87.4%, the content aspect of the tutorial video was 91.4%, and the benefit aspect was 91.7%. Thus, the entrepreneurship-based video tutorial for making freshwater clam meatballs (P.expressa) is deemed feasible to be used as a learning medium for Animalia material, the role of mollucs in life.
Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Pada Guru Mata pelajaran IPA di SMP Kota Jambi: (Analysis of the Implementation of Online Learning during the Covid-19 Pandemic for Science Subject Teachers at Jambi City Junior High School) Ema Faorika; Afreni Hamidah; Evita Anggereini
BIODIK Vol. 7 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i4.14411

Abstract

Learning in schools is carried out online in Jambi City. This is done to prevent the spread of the Covid-19 virus. The purpose of the study was to analyze the implementation of online learning and find out the obstacles encountered by science subject teachers in Jambi City Junior High Schools during online learning. This type of research is a mixed method using an explanatory mixed method research design. Researchers distributed survey questionnaires via google form to respondents and conducted interviews via whatsapp. The data were analyzed using SPSS to determine the validity and reliability with the Cronbach alpha test. The results showed that the implementation of online learning during the COVID-19 pandemic for science subject teachers at Jambi City Junior High School with the online learning planning stage, the online learning process stage and the online learning assessment stage had been carried out with various obstacles during its implementation. One of the most conspicuous obstacles is that 80.36% of the teachers are digital immigrant generations so that these teachers include teachers who have limited human resources, namely lack of technology (internet) skills. Constraints encountered during the implementation of online learning are limited human resources, limited facilities and infrastructure and constraints on students' personalities. Abstrak. Pembelajaran di sekolah dilaksanakan secara daring di Kota Jambi. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan virus covid-19. Tujuan penelitian untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran daring dan mengetahui kendala yang ditemui guru mata pelajaran IPA di SMP Kota Jambi selama pembelajaran daring. Jenis penelitian adalah penelitian campuran (mix method) dengan menggunakan desain eksplanatori (explanatory mixed method research design). Peneliti menyebarkan angket survey via google form kepada responden dan melakukan wawancara via whatsapp. Data dianalisis menggunakan SPSS untuk mengetahui Validitas dan Reliabilitas dengan uji Cronbach alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring di masa pandemi covid 19 pada guru mata pelajaran IPA di SMP Kota Jambi dengan tahap perencanaan pembelajaran daring, tahap proses pembelajaran daring dan tahap penilaian pembelajaran daring telah dilaksanakan dengan berbagai kendala selama pelaksanaanya. Salah satu kendala yang paling mencolok adalah 80,36% guru tersebut merupakan generasi digital immigrant sehingga guru-guru tersebut termasuk guru yang memiliki keterbatasan sumber daya manusia yaitu kurang menguasai teknologi (internet). Kendala yang ditemui selama pelaksanaan pembelajaran daring yaitu keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan sarana dan prasarana dan kendala pada pribadi siswa.