Winda Dwi Hudhana
Universitas Muhammadiyah Tangerang

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

BENTUK KESALAHAN KALIMAT DALAM KARYA ILMIAH MAHASISWA BIPA THAILAND Winda Dwi Hudhana; Irpa Anggraini Wiharja; Hamdah Siti Hamsanah Fitriani
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v10i2.4741

Abstract

Kesalahan berbahasa dalam karya ilmiah BIPA yang ditulis oleh mahasiswa BIPA menunjukkan kemampuan penguasaan Bahasa Indonesia mahasiswa BIPA. Kesalahan berbahasa dipengaruhi berbagai faktor khususnya faktor penguasaan bahasa pertama. Kesalahan berbahasa yang terjadi tidak hanya dalam ragam lisan, tetapi juga dalam ragam tulisan. Kesalahan yang dilakukan dalam ragam tulisan dapat diteliti dalam karya tulisan ilmiah mahasiswa BIPA. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk kesalahan berbahasa terutama dalam penulisan kalimat pada karya ilmiah mahasiswa BIPA Thailand di Universitas Muhammadiyah Tangerang. Metode penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian berupa kutipan kesalahan kalimat dalam karya ilmiah mahasiswa BIPA Thailand. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca dan catat. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penyimpulan data. Hasil penelitian yaitu temuan kesalahan kalimat dalam karya ilmiah mahasiswa BIPA Thailand yaitu 1) unsur kalimat tidak lengkap, 2) kalimat tidak logis, 3) penggunaan unsur kalimat yang berlebihan, 4) Penggunaan konjungsi yang tidak tepat, dan (5) kalimat ambigu.Kata Kunci: Kesalahan Kalimat, Karya Ilmiah, BIPA
Menanamkan Budaya Literasi pada Anak Usia Dini Melalui Dongeng Winda Dwi Hudhana; Ariyana Ariyana
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v7i2.882

Abstract

Budaya literasi menjadi sesuatu yang urgen ketika membahas mengenai wawasan dan pengetahuan. Pada zaman globalisasi saat ini, banyak terjadi degradasi wawasan dan pengetahuan yang diakibatkan kurangnya budaya literasi oleh masyarakat. Budaya literasi tidak ditanam sejak kecil sehingga menurunkan minat baca pada masyarakat. Kemajuan dan perkembangan teknologi menjadi faktor utama yang mempengaruhi budaya literasi. Banyaknya alat yang memudahkan pekerjaan manusia dan yang mengefisiensi waktu membuat masyarakat terlena sehingga kebutuhan literasi menurun. Berbeda dengan zaman dahulu, bahwa para masyarakat dahulu memahami pentingnya literasi. Banyaknya kaya-karya berkaitan dengan pengetahuan tercipta, contohnya dongeng. Karya sastra berupa dongeng merupakan wujud warisan budaya literasi nenek moyang. Mereka menciptakan dongeng sebagai upaya untuk membudayakan gerakan literasi.Kata Kunci : Literasi, Anak Usia Dini, Dongeng,
Pengembangan Media Video Scribe dalam Peningkatan Kemampuan Menulis Cerpen Berbasis Karakter Siswa Kelas X SMA se-Kabupaten Tangerang Winda Dwi Hudhana; Agus Sulaeman
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2019): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.274 KB) | DOI: 10.22437/pena.v9i1.6839

Abstract

Abstrak Penelitian ini berawal dari rendahnya keterampilan menulis cerita pendek siswa kelas X di beberapa SMA Kabupaten Tangerang terkait dengan media pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan hasil pengembangan media pembelajaran video scribe serta mengetahui efektifitas media video scribe dalam meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek berbasis pendidikan karakter di kelas X SMA. Subjek penelitian ini yaitu siswa SMA kelas X di SMAN 1, SMAN 19 dan SMAN Mandiri Balaraja di Kabupaten Tangerang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar angket dan tes. Hasil penelitian berupa validasi ahli media, validasi materi, dan validasi pembelajaran pedagogik yang dinyatakan layak. Pada perolehan hasil belajar keterampilan menulis cerita pendek berbasis pendidikan karakter siswa kelas X di SMA N 1 Kabupaten Tangerang pada pretest yaitu rata-rata 61,5 meningkat menjadi rata-rata73,5 pada posttest. Hasil belajar keterampilan menulis cerita pendek berbasis pendidikan karakter siswa kelas X di SMA N 19 Kabupaten Tangerang pada pretest mendapat rata-rata 60 meningkat menjadi rata-rata 70 pada postest. Hasil belajar keterampilan menulis cerita pendek berbasis pendidikan karakter siswa kelas X di SMA Mandiri Balaraja Kabupaten Tangerang pada pretest yaitu rata-rata 61 meningkat menjadi rata-rata 68,5 pada postest. Media video scribe efektif digunakan karena menarik minat siswa, siswa menjadi aktif, imajiansi, dan meningkatkan kreatifitas siswa. Kata kunci : pengembangan, video scribe, menulis cerpen, pendidikan karakter Abstract This research originated from the low skill of writing short stories by students of class X in several Tangerang high schools related to learning media. The purpose of this research is to describe the results of the development of scribe video learning media and to know the effectiveness of scribe video media in improving short story writing skills based on character education in class X high school. The subjects of this study were high school students of class X at SMAN 1, SMAN 19 and SMAN Mandiri Balaraja in Tangerang Regency. Data collection techniques using questionnaires and tests. The results of the study were in the form of media expert validation, material validation, and pedagogic learning validation that was declared feasible. At the acquisition of learning outcomes, short story writing skills based on character education of class X students at SMA N 1 Tangerang Regency at pretest, namely an average of 61.5 increased to an average of 73.5 in the posttest. The results of learning short story writing skills based on character education in class X students in SMA N 19 Tangerang Regency at pretest got an average of 60 increasing to an average of 70 in the posttest. The results of learning short story writing skills based on character education for class X students at Mandiri Balaraja High School, Tangerang Regency, at pretest, that is, the average 61 increased to an average of 68.5 in the posttest. The video scribe media is effective because it attracts students' interest, students become active, study, and increase student creativity. Keywords: development, scribe videos, short story writing, character education
MENUMBUHKAN KECERDASAN BAHASA DAN KARAKTER BANGSA MELALUI AKTIVITAS MENDONGENG PADA SISWA SEKOLAH DASAR Winda Dwi Hudhana; Dilla Fadhillah
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v7i1.1622

Abstract

Aktivitas mendongeng merupakan budaya bercerita yang telah dilakukan dari zaman dahulu dan merupakan tradisi turun temurun. Dongeng mengandung kisah-kisah yang di dalamnya terdapat pembelajaran mengenai norma dan nilai dalam kehidupan. Pada pembelajaran karya sastra di Sekolah Dasar, mendongeng merupakan pembelajaran yang dapat melatih kebahasaan anak dan dapat memberikan pembelajaran norma dan nilai yang sangat tepat. Kesadaran mengenai berbahasa yang baik dan pendidikan karakter sangatlah penting dan harus dilakukan secara tepat, dalam aktivitas mendongeng diharapkan para orang tua dan guru tidak hanya melakukan aktivitas mendongeng semata namun memberikan bimbingan kebahasaan dan karakter yang terdapat dalam dongeng. Maka anak selain mendapatkan pendidikan kebahasaan, juga mendapatkan pendidikan karakter sekaligus.Kata Kunci : Mendongeng, Karakter Bangsa, Siswa SD
Analisis Pelanggaran Prinsip Kesantunan pada Naskah Drama Tik Karya Budi Yasin Misbach dalam Antologi Bengkel Penulisan Naskah Drama Dewan Kesenian Jakarta (Tinjauan Pragmatik) Abdul Malik; Winda Dwi Hudhana
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v6i2.1612

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan pelanggaran prinsip kesantunan yang terdapat di dalam dialog naskah drama Tik karya Budi Yasin Misbach, dalam Antologi Bengkel Penulisan Naskah Drama Dewan Kesenian Jakarta. Metodologi pada penelitian ini yaitu metode analisis isi. Pelanggaran yang terdapat pada analisis pelanggaran prinsip kesantunan pada naskah drama Tik karya Budi Yasin Misbach, dalam Antologi Bengkel Penulisan Naskah Drama Dewan Kesenian Jakarta. Naskah yaitu 1) pelanggaran maksim penghargaan; 2) pelanggaran maksim kerendahan hati; 3) pelanggaran maksim mufakat; dan 4) pelanggaran maksim simpatisan.Kata Kunci: pelanggaran prinsip kesantunan, drama
PENGARUH MODEL TIME TOKEN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IV SDN MATAGARA KABUPATEN TANGERANG Devy Rizani Pajriati; Winda Dwi Hudhana; Sri Haryati
p-ISSN 2356-0576
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.344 KB) | DOI: 10.37729/btr.v6i11.5547

Abstract

Abstrak: Keterampilan berbicara sulit dikuasai oleh siswa karena berbicara membutuhkan kecakapan berbahasa.Model pembelajaran time token diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berbicara siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan berbicara siswa dengan model pembelajaran Time Token di kelas IV SDN Matagara Kabupaten Tagerang. Dalam penelitian ini digunakan metode Quasi Eksperimental dengan desain penelitian None equivalent Control Group Design. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Matagara Kabupaten Tangerang yang berjumlah 92 siswa, dengan mengambil sampel dua kelas sebanyak 60 siswa yaitu kelas IV A yang berjumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas IV B yang berjumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen tes keterampilan berbicara berbentuk tes lisan. Untuk pengujian hipotesis pretes dalam penelitian ini digunakan uji , dari hasil uji  diperoleh hitung = 0,661 dan tabel = 2,0021  maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh keterampilan berbicara antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Sedangkan untuk pengujian hipotesis postes dari hasil uji  diperoleh hitung = 5,950 dan tabel = 2,0021, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh keterampilan berbicara antara siswa yang diberi model pembelajaran Time Token dengan siswa yang diberi model pembelajaran konvensional. Hal ini dapat diartikan bahwa keterampilan berbicara dengan menggunakan model pembelajaran Time Token lebih tinggi daripada menggunakan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci : Model Time Token, Keterampilan Berbicara
Pendidikan Anti Konsumerisme dalam Novel Napoli: Ketika Jatuh di Pelukanmu Karya Riskaninda Maharani (Kajian Sosiologi Sastra) Winda Dwi Hudhana; Nur Ariyani
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 21 No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1220.595 KB) | DOI: 10.24090/insania.v21i2.1414

Abstract

Abstract: This literary sociology study has the goal of describing the consumer culture contained in novel “Napoli: Ketika Jatuh di Pelukanmu (When Falling in your arms) by Riskaninda Maharani. The object of this study are the kind of object of consumption in the novel “Napoli: Ketika Jatuh di Pelukanmu” Sociology approach of the literature by analyzing literary texts relating to consumer culture in the novel. Consumption of different types of objects such as architecture, fashion, food and beverage and body ideals that made a lot of consumer culture in the novel. Keywords: Consumer Culture, Novel, Literature Sociology
Pengenalan Budaya Dan Pembentukan Karakter Melalui Folklor Pada Anak Usia Dini Winda Dwi Hudhana
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 20 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1643.427 KB) | DOI: 10.24090/insania.v20i1.1428

Abstract

Abstract: Indonesia is a country rich with diversity of race, traditions, and, culture. However, this diversity is gradually shifted as to the progress of science and technology. Thus, the need for the introduction of the culture, one through folklore to future generations so that continuity is maintained. In addition, folklore have good character learning, considering the character degradation of today’s young generation. The good characters portrayed in folklore can be taught to early childhood. Introduction to the culture and character formation through folklore can use three methods of storytelling, re-storytelling, and theater or drama. These methods for early childhood learning can be done by parents and teachers. Keywords: character education, folklore, storytelling.
Deiksis dalam Film Bumi dan Manusia Karya Hanung Bramantyo Azaa Izzatul Laila; Ahmad Firdaus; Zahra Nurainnisa Suhendar; Winda Dwi Hudhana; Asep Purwo Yudi Utomo
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Mei : Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.991 KB) | DOI: 10.55606/cendikia.v2i2.305

Abstract

Deixis is a pragmatic study that examines the relationship between the structure of language and the environment in which the language is used. The phenomenon of deixis or use is most often seen in everyday conversation in the form of verbal language. Deixis is also found in the conversation of characters or figures in literary works such as films. The study entitled "Deixis in the Film Bumi dan Manusia by Hanung Bramantyo" examines the use of deixis in the film directed by Hanung Bramantyo with the title "Earth and Man". Persona, time, place, social, and discourse deixis are the five categories of deixis studied in this study. Researchers used analytical methods in the form of pragmatics with qualitative techniques to analyze the data that had been collected. The data used in this study include fragments of speech from film conversations, both words and phrases containing deixis, including personal deixis, time deixis, location deixis, social deixis, and discourse deixis. Watching movies, capturing data, recognizing, categorizing, analyzing, formulating, and presenting data are the stages of analyzing in this research. Data analysis illustrates that the film directed by Hanung Bramantyo with the title "Bumi dan Manusia" has a deixis in the form of person, time, place, social, and discourse.
ANALISIS WACANA KRITIS IKLAN LAYANAN MASYARAKAT COVID-19 PADA KORAN MEDIA INDONESIA (KAJIAN TEUN A. VAN DIJK) Hera Septriana; Winda Dwi Hudhana; Sumarlam Sumarlam
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i2.6633

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan analisis wacana kritis iklan layanan masyarakat covid-19 pada koran Media Indonesia menggunakan kajian Teun A. Van Dijk. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Data dalam penelitian yaitu kutipan teks wacana struktur teks wacana superstruktur, mikro struktur dan makro struktur pada iklan layanan masyarakat pada Koran Media Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian digunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian, iklan layanan masyarakat berjudul Indonesia dan Tiongkok Kerja Sama dalam Produksi Vaksin Covid-19, struktur makro yaitu topik produksi vaksin oleh pemerintah Indonesia dan Tiongkok. Subtopic nama perusahaan pengembang vaksin, tujuan kerja sama pembuatan vaksin, teknologi yang digunakan untuk pengembangan vaksin, progres pengembangan vaksin, proses pembuatan vaksin, hasil dan pengembangan vaksin, dukungan pemerintah Indonesia, produk lain dikembangkan, data perkembangan vaksin di Indonesia, data penyuntikan vaksin, dan jumlah vaksin yang didistribusikan. Superstruktur yaitu identitas perusahaan, inti yaitu mengenai kerja sama pembuatan vaksin dan penutup pada pendistribusian vaksin. Strukutr mikro yaitu control informasi, sintaksis pada maksud eksplisit pemerintah dalam memproduksi vaksin. Pada iklan layanan masyarakat Perkuat Imunitas Saat Pancaroba yaitu struktur makro yaitu memperkuat imunitas dalam musim pancaroba,Subtopic yaitu penyakit di musim pancaroba, himbauan peningkatan imunitas dan menjaga kebersihan dan kesehatan diri. Pada superstruktur yaitu bagian pembuka yaitu musim pancaroba yang datang dalam pandemi, bagian inti yaitu himbauan mengatasi penyakit pancaroba, bagian akhir berkaitan dengan himbauan untuk menyaksikan tayangan Metro icare. Bagian struktur mickro yaitu semantic latar yaitu Indonesia dan maksud yaitu himbauan memperkuat imun data pancaroba di masa pandemi.Kata kunci: Wacana, Iklan Layanan Masyarakat, Covid-19