Jeanne Adiwinata Pawitan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi Metode Whole Chromosome Painting untuk Mendeteksi Aberasi Kromosom pada Tumor Padat Ecie Budiyanti; Des Suryani; Jeanne Adiwinata Pawitan
Majalah Patologi Indonesia Vol 23 No 1 (2014): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.706 KB)

Abstract

In solid tumor, conventional cytogenetic method usualy fails to detect chromosomal aberation due to failure in obtaining good quality metaphases. Therefore, special technique is required to get the karyotype of solid tumors. Whole chromosome painting (WCP) is a method to paint the chromosomes using Fluorescence In Situ Hybridization (FISH) technique. Application of WCP, both using one and multiple colors (mFISH or SKY) or their modifications can be used to identify chromosomal aberrations, which are valuable in helping to attain a diagnosis, to determine the prognosis and management, and to predict the response to therapy. Key words: chromosomal aberation, FISH, solid tumor, whole chromosome painting.
Sel Punca Kanker (Cancer Stem Cells): Sebuah tinjauan pustaka K Kartini; Jeanne Adiwinata Pawitan
Majalah Patologi Indonesia Vol 27 No 3 (2018): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.656 KB)

Abstract

Kanker merupakan jaringan yang mengalami penyimpangan dalam pertumbuhannya dan kemungkinan terjadi sebagai respons terhadap kerusakan jaringan. Sel punca yang secara normal diperlukan dalam perbaikan jaringan yang rusak, kini dipertimbangkan memiliki peran dalam pembentukan, pertumbuhan, dan pemeliharaan tumor. Para peneliti dari kelompok tertentu menemukan bahwa suatu jenis sel punca dapat menyebabkan kanker. Pembelahan sel punca secara asimetrik merupakan syarat paling mendasar bagi perkembangan organisme multiselular. Kegagalan dalam pembelahan asimetrik dapat memicu terjadinya tumorigenesis. Proses tumorigenesis membutuhkan kondisi tambahan seperti perluasan faktor lingkungan mikro (stem cell niche) yang merupakan faktor ekstrinsik, atau mutasi sel punca sehingga tidak lagi bergantung pada niche. Sel penginisiasi kanker dikenal dengan sel punca kanker (cancer stem cells). Sel punca kanker (SPK) saat ini dilaporkan banyak ditemukan pada tumor manusia dengan menggunakan metode identifikasi yang umumnya digunakan pada sel punca normal. Penemuan tentang sel punca kanker dan karakteristiknya membawa suatu harapan baru dalam menentukan prognosis kekambuhan dan terapi kanker. Penemuan terapi anti kanker baru yang target spesifiknya adalah sel kanker yang undifferentiated dan dormant dengan dipandu oleh petanda gen SPK dalam proses terapinya, diharapkan meningkatkan angka perbaikan dalam pengobatan pasien kanker.