Elisa Julianti
Department of Food Science and Technology, Faculty of Agriculture, University of Sumatera Utara, Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MINUMAN PROBIOTIK SOY-YAMGHURT KAYA ANTIOKSIDAN, TOTAL FENOL DAN FLAVONOID DARI BAHAN BAKU BENGKUANG DAN KEDELAI Rusmarilin, Herla; Julianti, Elisa; Kwanariesta, Jessica
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan 2017: PROSIDING SEMINAR NASIONAL FKPT-TPI 2017
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.875 KB)

Abstract

Soy-yamghurt adalah produk fermentasi sari kedelai dan sari bengkoang yang dibuat dengan menambahkan bakteri Lactobacillus delbruekii subsp. bulgaricus dan Streptococcus salivarus subsp. thermophillus. Soy-yamghurt dapat memaksimalkan pemanfatan kedelai dan umbi bengkoang sebagai pangan fungsional serta dapat meningkatkan nilai gizinya.Umbi bengkoang dan kedelaimengandung senyawa yang bermanfaat sebagai antioksidan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial. Penelitian ini bertujuan menentukan aktivitas antioksidan metode DPPH, total fenol dan flavonoid dalam minuman soy-yamghurt dari bahan baku bengkoang dan kedelai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IC50 soy-yamghurt dalam meredam radikal bebas DPPH berkisar 58,718-18,112 pada menit ke-5 inkubasi dan 39,7204-11,9925mg/L pada menit ke-60, sedangkan total fenol sebesar 727,259μgGAE/g dan total flavonoid sebesar 1363,980 μgQE/g sedangkan total BAL berkisar 1,36 x109–1,45 x 109 CFU/g pada perbandingan sari bengkuang:kedelai (50:50) dan suhu inkubasi 6 jam. Kata kunci : Aktivitas antioksidan, DPPH, soy-yamghurt, total fenol, total flavonoid 
PENGARUH METODE DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA DAN FUNGSIONAL TEPUNG UBI JALAR ORANYE Julianti, Elisa; Nurminah, Mimi; Syahputri, Gusti Ananda
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan 2017: PROSIDING SEMINAR NASIONAL FKPT-TPI 2017
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.875 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode dan waktu fermentasi terhadap karakteristik kimia dan fungsional tepung ubi jalar oranye. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap dengan dua faktor, yaitu metode fermentasi (F): (fermentasi alami, fermentasi ragi, fermentasi bakteri asam laktat) dan lama fermentasi (L): (24 jam, 48 jam, 72 jam). Hasil penelitian menunjukkan metode fermentasi memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap kadar air, derajat asam, dan memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap, daya serap air dan minyak, swelling power, kelarutan, dan baking expansion. Lama fermentasi memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap baking expansiondan swelling power, serta pengaruh berbeda tidak nyata terhadap kadar air, derajat asam, daya serap air dan minyak, dan kelarutan. Interaksi antara kedua faktor memberikan pengaruh yang berbeda tidak nyata terhadap karakteristik kimia dan fungsional tepung. Metode dan lama fermentasi yang menghasilkan tepung dengan mutu terbaik adalah metode fermentasi dengan bakteri asam laktat selama 72 jam. Kata kunci: lama fermentasi, metode fermentasi, tepung ubi jalar oranye. 
The Diversification of Local Tuber Products for The Result of Gluten-Free Bakery Products Julianti, Elisa; Ridwansyah, Ridwansyah; Yusraini, Era; Karo-Karo, Terip
Journal of Saintech Transfer Vol 1 No 1 (2018): Journal of Saintech Transfer
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.046 KB) | DOI: 10.32734/jst.v1i1.248

Abstract

Bakery products such as bread, cake and cookies that currently exist in the market are generally made of wheat flour. Some individuals would suffer from allergy in consuming the consumption products that contain gluten which is found in wheat flour.The purpose of this activity is to produce bakery products such as bread, cake and cookies that are gluten free by using local tuber ingredients, i.e. cassava and sweet potatoes. The activity was started with processing cassavas, sweet potatotes, orange sweet potatoes to be powder which then was processed to be various types of bakery products. The variants of products that are marketed are as many as 31 types, consisting of 28 types of bakery products such as cakes and cookies, and 3 types of wet cake products. The types of bakery products that were sold was brownies, muffin, sponge cake, cookies and snacks with various variants such as steamed, baked, flavors addition of coffee, chocolate and mocha.  The bakery products are gluten-free so that they are safe to be consumed by people who are allergic to gluten. The wet cake products that were marketed were risoles, pastels and doughnuts. However, this type of cake is still wheat flour substitute product as much as 20%. This activity may support the national food security program.