Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pemetaan Sistem Informasi Infrastruktur Transportrasi Di Kabupaten Ketapang Azwansyah, Heri; Juniardi, Ferry
ELKHA: Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Edisi Bulan Maret 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.719 KB) | DOI: 10.26418/elkha.v6i1.5182

Abstract

Abstract Database available transport infrastructure is the basis for developing transportation. This study is an effort to map the existing conditions in the transport infrastrutkur Ketapang. This study requires data transport infrastructure of land communications obtained from relevant agencies and field surveys. This study resulted in Transport Infrastructure Database in Ketapang that can be implemented with web GIS applications. These results may provide transportation infrastructure mapping information spread across Ketapang KeywordsDatabase, Transport Infrastructure, Web GIS
Penyusunan Sistem Informasi Geografis Infrastruktur Transportasi Kabupaten Kapuas Hulu Berbasis WEB Juniardi, Ferry; Azwansyah, Heri
ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Edisi Bulan Maret 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.268 KB) | DOI: 10.26418/elkha.v6i1.5181

Abstract

Abstract The availability of adequate transportation infrastructure data is something that is very important in the development of transport infrastructure policy formulation. The study is to construct a system of geographic information Kapuas Hulu transport infrastructure built web-based. This study requires transportation infrastructure data obtained from relevant agencies, field surveys and various reference sources. The study provides a geographic information system of transportation infrastructure Kapuas Hulu web-based GIS. The system can handle the data input process and the search process data and perform spatial functions properly. The system can also show the spread of transport which is described in the form of maps so that users know more clearly the existing transportation in Kapuas Hulu. Keywords Transport infrastructure, GIS, Web
Perencanaan Sinyal Lampu Lalu Lintas Persimpangan Tiga Lengan Pada Jl.Tanjung Raya II – Jl. Panglima Aim Kota Pontianak Azwansyah, Heri; Juniardi, Ferry
ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Edisi Bulan Maret 2015
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.833 KB) | DOI: 10.26418/elkha.v7i1.12049

Abstract

Abstract– This study aim to plan traffic light at intersection three arm of Tanjung Raya II Street – Panglima Aim Street in Pontianak City. This Study require data of intersection geometric and vehicle traffic obtained of field survey. This study yield planning of traffic light 2 phase with cycle time 78 second. Green time of actual for phase 1 (Street of Panglima Aim) equal to 22 second, and for phase 2 ( Sreet of Tanjung Raya II) equal to 42 second. Keywords– Traffic Light, Cycle Time, Green Time.
Studi Optimalisasi Durasi Waktu Sinyal Lampu Lalu Lintas Untuk Meningkatkan Kinerja Simpang Bersinyal (Studi Kasus Simpang Bersinyal Di Jln. Pahlawan, Jln Imam Bonjol Dan Jln. Perintis Kemerdekaan) Juniardi, Ferry
ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 5 (2009): Edisi Bulan November
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.068 KB) | DOI: 10.26418/elkha.v1i5.420

Abstract

Abstract Evaluasi kinerja simpang pada simpang Jalan Pahlawan Jalan Imam Bonjol Jalan Perintis Kemerdekaan selama sepuluh tahun yaitu tahun 2007, tahun 2009, tahun 2011, tahun 2013, tahun 2015 dan tahun 2017. Perencanaan waktu siklus adalah sebagai solusi dari pengaturan simpang, serta merencanakan fase sinyal dengan tetap menerapkan belok kiri langsung tanpa menunggu waktu hijau ( LTOR ). Pada evaluasi kinerja simpang bersinyal di persimpangan Jalan Pahlawan Jalan Imam Bonjol Jalan Perintis Kemerdekaan didapat antian, tundaan dan derajat kejenuhan yang besar, ini berarti kinerja simpang sudah tidak mampu lagi melayani lalu lintas yang ada. Dari perencanaan waktu siklus hingga 10 tahun kedepan tiap tahunnya didapat waktu siklus sebagai berikut, tahun 2007 waktu siklusnya adalah 107 detik, tahun 2009 waktu siklusnya adalah 110 detik, tahun 2011 waktu siklusnya adalah 118 detik, tahun 2013 waktu siklusnya adalah 122 detik, tahun 2015 waktu siklusnya adalah 125 detik dan tahun 2017 waktu siklusnya adalah 129 detik. Keywords Optimalisasi, Durasi Waktu, Kinerja
Pengembangan Sistem Informasi Pengelolaan Jalan Desa Di Kabupaten Kapuas Hulu Juniardi, Ferry; Azwansyah, Heri
ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Edisi Bulan Maret 2015
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.421 KB) | DOI: 10.26418/elkha.v7i1.12048

Abstract

Abstract– This research aim to develop information system management of countryside road in Kapuas Hulu. This study requires countryside roads data obtained from relevant agencies, field surveys and various reference sources. The study resulted a geographical information system management of countryside road in Kapuas Hulu. This system can give information countryside road pursuant to condition of road, and street function, and can show of countryside road pursuant to name of district, and equiped by program information conservancy of countryside road. Keywords– Countryside Rood, Geographical Informastion  System. Program Information Conservanc.
PERBANDINGAN KELAYAKAN JALAN BETON DAN ASPAL DENGAN METODE ANALITYC HIERARCHY PROSES (AHP) (Studi Kasus Jalan Komyos Sudarso Pontianak) Chandra, Mega; ., Marsudi; Azwansyah, Heri; Juniardi, Ferry
Jurnal Teknik Sipil Vol 14, No 1 (2014): Jurnal Teknik Sipil Edisi Juni 2014
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.128 KB) | DOI: 10.26418/jtsft.v14i1.9311

Abstract

Banyak pertimbangan dalam penilaian perbandingan kelayakan konstruksi jalan antara jalan aspal dan beton.  Studi ini akan menerapkan metode AHP (analytic hierarchy process) untuk penilaian perbandingan yang memiliki beberapa kriteria tinjauan. Diharapkan melalui studi ini dapat diketahui kelayakan antara jalan aspal dan jalan beton secara kualitatif pada Jalan Komyos Sudarso Pontianak. Studi ini menggunakan metode kuisener yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan faktor teknis dan non teknis yang digunakan untuk menilai kelayakan konstruksi suatu jalan. Faktor teknis yang ditinjau adalah (a) daya tahan terhadap cuaca, (b) daya tahan terhadap pergerakan tanah, dan (c) daya tahan terhadap perubahan lalu lintas. Sedangkan faktor non teknis yang ditinjau adalah (a) kenyamanan permukaan, (b) kemudahan pergerakan, (c) dampak lingkungan, dan (d) tingkat kecelakaan.
EVALUASI GEOMETRIK JALAN PADA RUAS JALAN PONTIANAK – SUNGAI RAYA KEPULAUAN, KABUPATEN BENGKAYANG, KALIMANTAN BARAT Akri, Akbar Kusuma; Juniardi, Ferry; Kadarini, S. Nurlaily
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.937 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.36619

Abstract

Kecelakaan lalu lintas sering terjadi di tikungan jalan raya Pontianak – Sungai Raya Kepulauan. Penelitian dilakukan untuk evaluasi, agar dperoleh saran perbaikan yang tepat dan efektif, pada geometrik sesuai ketentuan berlaku. Pemilihan tikungan dan alinyemen vertikal mengunakan analisa tiap desa ruas jalan daerah rawan kecelakaan (Black Spot) metode EAN (Equivalent Accident Number). Sudut tangen, kondisi jalan, kelengkapan jalan, serta topografi juga mempengaruhi. Tikungan yang ditinjau terpilih 6 tikungan yang dianggap ekstrim dan dilakukan pengukuran kerangka horizontal maupun titik detail yaitu tikungan 1,2,3,4,5,6. Berdasarkan hasil analisa bahwa kondisi eksisting desain tikungan belum memenuhi syarat dan ketentuan menurut Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota No.38/1997 Direktorat Bina Marga. Kondisi eksisting tikungan 2,4,5,6 tidak memenuhi kecepatan minimal 50 km/jam karena jari jari tikungan terlalu kecil,sedangkan yang sudah memenuhi kecepatan minimal, superelevasi dan panjang lengkung horizontalnya belum memenuhi standar ketentuan berlaku. Untuk evaluasi tikungan maka dilakukan perencanaan ulang dan hasilnya karakteristik eksisting tikungan 1,3,4,5,6 lebih cocok bentuk S-C-S sedangkan untuk tikungan 2 lebih cocok pada bentuk S-S. Selain itu dilakukan peningkatan kecepatan rencana 60 km/jam untuk tikungan 6 dan kecepatan rencana 70 km/jam untuk tikungan 1,2,3,4,5 sehingga berpengaruh pada jari jari, superelevasi, jarak pandang henti, kebebasan samping dan pelebaran pada tikungan.Kata Kunci : Geometrik , Jari-jari, Kecepatan Rencana, Pelebaran Perkerasan, Superelevasi
Sistem Informasi Manajemen Jalan Di Kota Ketapang Juniardi, Ferry
ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Edisi Bulan Oktober 2013
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.978 KB) | DOI: 10.26418/elkha.v5i2.4622

Abstract

Abstract Ketapang city as the district capital ketapan. Ketapang city is a growing city needs to be supported by systems that better traffic management. This study aimed to develop a management information system roads in the city of Ketapang. This study requires data traffic flow and road obtained from relevant agencies and field surveys. This study resulted in a system that is capable of handling data as well as the intersection of the road and display it in the form of a map. This system can help users in analyzing roads and signalized intersection or not. system can also help users filter the data that is based on certain criteria Keywords Traffic management, Roads, Intersections
STUDI STRATEGI PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR DI KABUPATEN KUBU RAYA (STUDI KASUS KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG) Simanjuntak, Bontor; Azwansyah, Heri; Juniardi, Ferry
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.341 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.13975

Abstract

Abstrak Dalam penelitian ini dilakukan suatu pengkajian mengenai perencanaan aksesibilitas pedesaan dengan menggunakan metode Integrated Rural Accessibility Planning (IRAP) yang dikembangkan oleh International Labour Organization (ILO). Pengumpulan data untuk metode IRAP ini dengan menggunakan kombinasi pengumpulan data berbasis interview/wawancara, observasi lapangan, dan pengisian kuisioner. Adapun sektor yang ditinjau dalam kuisioner ini antara lain : Sumber Tenaga Listrik, Sumber Air Bersih, Pendidikan, Kesehatan, Pasar, Perkebunan,  Komunikasi,  Pemukiman, Pertanian. Hasil analisa penelitian yang dilakukan dalam penangan sektor prioritas dari nilai aksesibilitas yang paling tinggi  menyimpulkan bahwa tingkatan prioritas nilai aksesibilitas Desa Durian adalah sektor air bersih dengan nilai 9,000 dan nilai aksesibilitas sarana dengan nilai 18,148 dengan pendekatan intervensi pemenuhan kebutuhan untuk mck sebesar 600.000 ltr/ hari dengan pembangunan jaringan PDAM dan pemenuhan untuk kebutuhan masak dan minum sebesar 60.000 lt/hari dengan penambahan PAH maupun gentong-gentong air serta pemantapan jaringan jalan sepanjang 33 km dengan peningkatan jalan berupa full cor beton, untuk Desa Simpang kanan adalah sektor Kesehatan dengan nilai aksesibilitas sebesar 8,842 dan nilai aksesibilitas fasilitas sebesar 9,634 dengan pendekatan intervensi pembangunan 1 unit puskesmas, 6 unit pustu dan 5 unit polindes dan pemantapan jaringan jalan 43 km dengan peningkatan jalan berupa full cor beton, untuk Desa Puguk adalah sektor Pendidikan dengan nilai 11,758 dan nilai aksesbilitas prasarana 12,947 dengan pendekatan intervensi adanya pembangunan 5 unit TK, penambahan 1 unit SD, serta penambahan jumlah guru yang sudah ada dan pemantapan jaringan jalan berupa peningkatan full cor beton sepanjang 34 km dan 10 km berupa tambal sulam cor beton, untuk Desa Bengkarek adalah sektor Pertanian dengan nilai aksesibiliatas 11,904 dan nilai aksesibilitas fasilitas sebesar 20,870 dengan pendekatan intervensi penambahan 5 unit pintu air, saluran irigasi tersier 7.260 m dan saluran kuarter 13.000 m, penambahan 7 unit handtraktor, 8 unit handspray dan 3 unit mesin penggiling padi dan pemantapan jaringan jalan dengan tambal sulam cor beton sepanjang 15 km dan full cor beton sepanjang 31 km, untuk Desa Pasak adalah sektor pasar dengan nilai aksebilitas sebesar 12,979 dan nilai aksesibilitas fasilitas 20,000 dengan pendekatan intervensi penambahan warung menjadi 24 unit, membangun 2 unit pertokoan dan 2 unit pasar lingkungan dengan 10 km penangan berupa tambal sulam cor beton dan 25 km peningkatan full cor beton, untuk Desa Teluk Bakung adalah sektor Pertanian dengan nilai aksesibilitas 12,925 dan nilai aksesibilitas fasilitas sebesar 17,857 dengan pendekatan intervensi dengan adanya pembangunan 5 unit pintu air, penambahan 7 unit handtraktor, 11 unit handspray, 4 unit mesin penggiling padi dan pemantapan jaringgan jalan sepanjang 25 km berupa tambal sulam aspal dan 10 km berupa peningkatan tambal sulam cor beton. Hasil analisis terbagi atas tiga klasifikasi, yaitu aksesibilitas fasilitas, aksesibilitas sarana transportasi dan aksesibilitas prasarana transportasi. Berdasarkan perbandingan nilai aksesibilitas antara komponen fasilitas, sarana dan prasarana transportasi untuk semua sektor maka pada 6 desa tersebut di ketahui bahwa memprioritaskan perbaikan/penanganan fasilitas dan prasarana.   Kata kunci: Kecamatan Sungai Ambawang, aksesibilitas, prioritas, Integrated Rural Accessibility Planning (IRAP)
KAJIAN AKSESIBILITAS PEDESAAN DI KECAMATAN PINOH UTARA KABUPATEN MELAWI (STUDI KASUS DESA KOMPAS RAYA, DESA TEKELAK DAN DESA SUNGAI RAYA) Basri, Indah Fitria; Azwansyah, Heri; Juniardi, Ferry
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.097 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.36525

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan kajian mengenai perencanaan aksesibilitas pedesaan dengan menggunakan metode IRAP, teknik yang digunakan yaitu kombinasi pengumpulan data berbasis wawancara, pengamatan lingkungan, dan pengisian kuisioner. Adapun beberapa sektor yang dikaji dalam kuisioner antara lain : Sumber Tenaga Listrik, Sumber Air Bersih, Pendidikan, Kesehatan, Pasar, Perkantoran, Komunikasi, Pemukiman dan Pertanian/Perkebunan. Hasil analisis penelitian terbagi menjadi tiga kategori, yaitu aksesibilitas fasilitas, sarana transportasi dan prasarana transportasi. Berdasarkan hasil perbandingan tiga kategori nilai aksesibilitas antara aksesibilitas fasilitas, sarana transportasi dan prasarana transportasi, bahwa pada tiga desa tersebut diketahui  memprioritaskan perbaikan dan penaganan pada prasarana transportasi.Kata kunci: Aksesibilitas, prioritas, Integrated Rural Accessibility Planning (IRAP)