Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PERGESERAN BAHASA INDONESIA TERHADAP BAHASA ASING DALAM BERKOMUNIKASI nindia nita nita; Sinta Rosalina
Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran Vol 8 No 2 (2021): Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/logat.v8i2.53

Abstract

Pergeseran bahasa merupakan fenomena dimana tergantikannya bahasa lama dengan bahasa baru. pengaruh era globalisasi yang terus berkembang secara pesat, menjadikan bahasa Asing sebagai bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi untuk menggantikan bahasa pertama yaitu bahasa Indonesia. Dapat berbicara dengan lancar menggunakan bahasa Inggris dianggap sebagai kepentingan utama di Era Globalisasi saat ini, hal inilah yang menghilangkan kesadaran masyarakat Indonesia dalam menjunjung tinggi bahasa Indonesia sebagai persatuan dan bahasa Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis bagaimana pergeseran bahasa Indonesia terhadap bahasa asing dalam berkomunikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Dengan adanya penelitian ini, masyarakat diharapkan untuk lebih peduli dan bangga terhadap bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa.
VARIASI BAHASA GAUL REMAJA DALAM KOMUNIKASI DI DESA GOROWONG TIMUR KABUPATEN KARAWANG Nurul Mutia Rahmah; Sinta Rosalina
Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran Vol 8 No 2 (2021): Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/logat.v8i2.65

Abstract

Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penggunaan variasi bahasa gaul kalangan remaja dalam komunikasi secara langsung di lingkungan masyarakat. Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif sedangkan metode yang digunakan peneliti yaitu metode deskriptif. Selanjutnya subjek dalam penelitian ini bersumber dari remaja di Desa Gorowong Timur Kabupaten Karawang. Peneliti dalam mengumpulkan data menggunakan teknik rekam dengan menyimak bagaimana cara remaja melakukan komunikasi dengan remaja lainnya. Hasil yang didapatkan yaitu peneliti menemukan variasi bahasa gaul yang dilakukan oleh kalangan remaja dalam berkomunikasi di Desa Gorowong Timur. Adapun faktor penyebab terjadinya variasi bahasa gaul remaja dalam komunikasi ini diantaranya yaitu bahasa gaul sendiri muncul karena para remaja berpikir bahwa bahasa gaul dapat dilakukan dengan mudah, sedangkan bahasa Indonesia yang baik dan benar itu terlalu baku bahkan formal. Sehingga kalangan remaja menggunakan bahasa dengan istilah baru sebagai wujud penggambaran ekspresi dalam berkomunikasi.
PENGGUNAAN ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM INTERAKSI MASYARAKAT DI KECAMATAN CABANGBUNGIN KABUPATEN BEKASI Eva Muzdalifah; Sinta Rosalina
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v10i3.5104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan alih kode dan campur kode dalam interaksi masyarakat di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah beberapa masyarakat Kecamatan Cabangbungin, di sini peneliti memakai 3 narasumber yaitu: Anisah (18) dari Desa Jayalaksana, Umi (17) dari Desa Setialaksana, dan Nela (18) dari Desa Sindangsari. Mereka bertiga adalah masyarakat Cabangbungin dari 3 desa berbeda. Penelitian ini peneliti mengambil objek dari tindak tutur masyarakat Kecamatan Cabangbungin. Penelitian ini memakai teknik pengumpulan data melalui terjun langsung ke lapangan atau observasi. Peneliti mencoba berinteraksi dengan berbagai sumber yang menggunakan bahasa Jawa Indramayu untuk diteliti dalam penggunaan alih kode dan campur kode dengan bahasa Indonesia. Peneliti memakai teknik cakap, rekam, dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan cara klasifikasi data, dan analisis data. Pada penelitian ini peneliti menemukan 10 wujud alih kode dan campur kode. Terdapat 4 wujud alih kode yang semuanya alih kode internal dan 6 wujud campur kode, dengan 2 campur kode internal dan 4 campur kode eksternal. Kata Kunci: Alih Kode, Campur Kode, Interaksi
Analisis Nilai Cinta Kasih Pada Novel Mariposa Karya Luluk Hidayatul Fajriyah Apriyanti, Dila; Maspuroh, Uah; Rosalina, Sinta
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Novel merupakan bentuk karya sastra prosa yang sekaligus disebut fiksi, berisi suatu cerita yang panjang dan tentu mengandung unsur pembangun. Cerita yang diangkat biasanya tidak lain menyangkut kehidupan sehari-hari sehingga dapat memotivasi para pembaca. Novel yang berjudul Mariposa karya Luluk Hidayatul Fajriyah menarik penulis untuk menganalisis nilai cinta kasih yang terkandung dalam novel tersebut. Bentuk penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Dalam hal ini, peneliti mendeskripsikan nilai-nilai cinta kasih pada novel. Data penelitian ini berupa kutipan-kutipan (kata, frasa, dan kalimat) yang berkaitan dengan permasalahan dalam novel Mariposa. Penelitian ini tergolong penelitian kepustakaan, karena penelitian ini didukung oleh referensi teks novel maupun sumber buku penunjang lainnya yang mencangkup masalah dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka. Data-data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan langkah-langkah, yaitu (1) mendeskripsikan data, (2) melakukan analisis, (3) menginterpretasikan data, (4) meyimpulkan hasil penelitian. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa dalam novel Mariposa karya Luluk Hidayatul Fajriyah ditemukan nilai-nilai cinta kasih di antaranya (1) nilai cinta kasih antara orang tua dan anak, (2) nilai cinta kasih antara pria dan wanita (3) nilai cinta kasih antara sesama manusia, dan (4) nilai cinta kasih antara manusia dan Tuhan.
Alih Kode dan Campur Kode pada Peristiwa Tutur di Masyarakat Desa Cibuaya, Kabupaten Karawang: Kajian Sosiolinguistik Giatri Wismar Siwi; Sinta Rosalina
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.477 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.2144

Abstract

Masyarakat dwibahasawan merupakan masyarakat yang mempunyai kemampuan menggunakan bahasa lebih dari satu, namun hal ini dalam penggunaanya seringkali memunculkan pengalihan dan pencampuran bahasa saat berkomunikasi sehingga adanya campur kode dan alih kode dalam berbicara. Pada penelitian ini peneliti mengkaji dan menggambarkan secara terperinci sebuah fenomena kebahasaan terkait bagimana bentuk alih kode dan campur kode, serta faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode yang terjadi pada peristiwa tutur di masyarakat Desa Cibuaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak dan teknik yang digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap, rekam dan catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan teknik deskripsi, identifikasi, dan klasifikasi. Setelah itu peneliti mulai menganalisis data sesuai dengan pengetahuan kebahasaan yang dimiliki peneliti. Dari hasil yang didapat dalam penelitian ini menunjukkan adanya bentuk alih kode internal antar bahasa dan alih kode internal antarragam bahasa. Terdapat juga campur kode yang ditemukan berupa penyisipan kata, penyisipn frasa, dan campur kode berupa pengulangan kata. Kemudian, faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode yang terjadi pada peristiwa tutur di masyarakat Desa Cibuaya ini merupakan faktor dari mitra tutur, faktor kebiasaan, dan faktor maksud dan tujuan tutur.
Tindak Tutur Ilokusi Pada Ceramah Ustad Abdul Somad Edisi Ramadan Karwila Dewi; Odang Supriadi; Sinta Rosalina
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 5 No 4 (2021): Volume 5, Nomor 4, Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.077 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v5i4.401

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan wujud dan fungsi tindak tutur ilokusi (asertif, direktif, komisif, ekspresif, komisif dan deklarasi) yang terdapat pada ceramah Ustad Abdul Somad edisi ramadan yang berjudul 5 amalan di akhir ramadan. Metode kualitatif deskriptif dijadikan sebagai metode pada penelitian ini. Teknik pengumpulan data mempergunakan teknik simak bebas libat cakap serta teknik catat. Teknik analisis data dapat dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Jenis tindak tutur ilokusi pada ceramah Ustad Abdul Somad edisi ramadan yang berjudul 5 amalan diakhir ramadan, sebagian besar menggunakan tindak tutur direktif yang berisi memerintah, memohon, melarang, menasehati. Tindak tutur representatif yang bertujuan menyatakan dan menyebutkan. Tindak tutur ekspresif berisi tuturan mengkritik. Tindak tutur komisif memuat tuturan berjanji. dan tindak tutur yang terakhir deklarasi berisi tuturan mengkritik.
Tindak Tutur Ilokusi Pada Ceramah Ustaz Abdul Somad Edisi Ramadan dan Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Teks Ceramah di Kelas XI SMA Tahun Ajaran 2021/2022 Dewi, Karwila; Supriadi, Oding; Rosalina , Sinta
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi pada ceramah Ustaz Abdul Somad edisi Ramadan dan pemanfaatan hasil bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi sebagai bahan ajar dalam menganalisis isi, struktur dan kebahasaan dalam teks ceramah di kelas XI SMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang diperlukan pada penelitian ini yaitu tuturan pada ceramah Ustaz Abdul Somad edisi Ramadan yang berjudul target-target di bulan Ramadan, dan lima amalan diakhir Ramadan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian yaitu teknik simak dan catat. Analisis data dengan metode Miles dan Huberman yaitu dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi yang terdapat pada ceramah Ustaz Abdul Somad edisi Ramadan yang berjudul target-target di bulan Ramadan, dan lima amalan diakhir Ramadan menunjukkan adanya bentuk dan fungsi representatif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklarasi. Pemanfaatan hasil bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi sebagai bahan ajar dalam menganalisis isi, struktur dan kebahasaan dalam teks ceramah di kelas XI SMA. Bahan ajar yang dibuat berupa handout berdasarkan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar dalam silabus 2013. Kesimpulannya terdapat bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi pada ceramah Ustaz Abdul Somad dapat menjadi bahan ajar teks ceramah di SMA.
Analisis Dialek pada Youtuber Korea Pengguna Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Kedua Kartika Aulia; Sinta Rosalina
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2511

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan ketertarikan peneliti terhadap dialek yang dimiliki oleh seorang penutur yang sedang berbicara bahasa kedua. Ketika penutur dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua, memiliki kemungkinan untuk berbicara dengan dialek bahasa pertama. Misalnya orang suku Jawa yang bahasa pertamanya bahasa Jawa, ketika berbicara bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua akan terdengar dialek bahasa Jawa yang sering disebut sebagai ‘medhok’. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah agar pembaca dapat mengetahui apa itu dialek, juga mendeskripsikan apa itu dialek, bagaimana dialek pada seorang penutur bahasa kedua, dan hasil analisis dialek pada youtuber Korea pengguna bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua yang merupakan objek penelitian ini. Penelitian ini membuktikan peran fonologi bahasa pertama terhadap dialek yang dihasilkan saat berbicara bahasa kedua. Penelitian dilakukan dengan menganalisis ujaran, kata, dan bagaimana pelafalan tiga orang youtuber asal Korea Selatan yang dapat berbicara bahasa Indonesia. Setelah peneliti melakukan penelitian ini, peneliti menemukan bahwa fonologi adalah salah satu faktor pemengaruh dalam menghasilkan dialek saat berbicara bahasa kedua. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk pembaca, agar pembaca memeroleh pengetahuan lebih mengenai dialek. Penelitian ini juga diharapkan agar guru bahasa Indonesia, sebagai referensi dalam mengenali dialek pada penutur asing. Peneliti berharap kepada para pembaca untuk mempelajari dialek, mengetahui bahwa di Indonesia sendiri pun bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua. Penutur dengan bahasa pertama yaitu bahasa daerah pun mungkin akan memiliki dialek saat mereka berbicara bahasa Indonesia
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA PROKEM PADA REMAJA DI DESA KUTANEGARA KABUPATEN KARAWANG Aisah, Aisah; Rosalina, Sinta
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5791

Abstract

Bahasa prokem mencerminkan budaya yang berkembang di masyarakat. Bahasa prokem ini tidak hanya muncul baru-baru ini, tetapi sudah ada sejak lama. Bahasa prokem sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakat khususnya para remaja. Penggunaan bahasa prokem pada remaja di Desa Kutanegara Kabupaten Karawang sudah sangat biasa. Semakin majunya zaman semakin banyak bahasa prokem yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa prokem pada remaja di Desa Kutanegara Kabupaten Karawang. Penelititan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini yaitu remaja yang menggunakan bahasa prokem. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara observasi dan wawancara. Teknik analisis data dengan langkah-langkah reduksi data, menyajikan data, dan meinyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penggunaan bahasa prokem yang biasa dipakai oleh remaja di Desa Kutanegara Kabupaten Karawang, 2) Faktor-faktor penggunaan bahasa prokem, 3) Dampak positif dan negatif penggunaan bahasa prokem.
Pengaruh Literasi Digital terhadap Pemahaman Bacaan Cerpen pada Kalangan Remaja Pengguna Media Sosial Aktif Setyawati, Nurindah; Maspuroh, Uah; Rosalina, Sinta
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 11, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v11i4.40124

Abstract

Rendahnya kemampuan pemahaman bacaan sudah menjadi masalah umum di Indonesia, rendahnya minat baca menjadi salah satu faktor utama penyebab dari masalah rendahnya kemampuan membaca pemahaman. Perkembangan teknologi digital membuat perubahan kebiasaan membaca, kegiatan membaca dapat dilakukan dengan mudah dimanapun dan kapanpun. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh kegiatan literasi yang dilakukan secara digital dengan pemahaman bacaan cerpen terutama pada remaja yang aktif melakukan aktivitas di media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantiatif deskriptif dengan bantuan software SPSS26. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif yang signifikan antara aktivitas literasi digital remaja usia 16-17 tahun dengan pemahaman bacaan, dapat diartikan bahwa jika aktivitas literasi digital ditingkatkan maka pemahaman bacaan akan meningkat begitupun sebaliknya jika aktivitas literasi digital rendah maka pemahaman bacaan akan ikut rendah. Peningkatan aktivitas literasi digital  dapat dilakukan dengan memperbanyak aktivitas menggunakan teknologi digital dengan tujuan positif yang secara tidak langsung berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan pemahaman bacaanKata Kunci: Literasi Digital; Pemahaman Bacaan; dan Remaja