Budi Anna Keliat
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia Depok

Published : 85 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS COGNITIVE BEHAVIOUR THERAPY DAN RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOUR THERAPY TERHADAP GEJALA DAN KEMAMPUAN MENGONTROL EMOSI PADA KLIEN PERILAKU KEKERASAN Sudiatmika, I Ketut; Keliat, Budi Anna; Wardani, Ice Yulia
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa
Publisher : Jurnal Keperawatan Jiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku kekerasan merupakan  keadaan dimana seseorang tidak dapat mengontrol perilaku marahnya sehingga dieksprresikan dalam bentuk perilaku agresif fisik dan atau verbal yang dapat mencederai diri sendiri, orang lain dan merusak lingkungan sehingga membutuhkan  tindakan  keperawatan yang efektif dan tepat. Tindakan keperawatan spesialis yang dapat diberikan pada klien perilaku kekerasan adalah cognitive behaviour therapy dan rational emotive behaviour therapy. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas cognitive behaviour  therapy (CBT) dan rational emotive behaviour therapy (REBT) terhadap perubahan gejala dan kemampuan klien perilaku kekerasan di Rumah Sakit Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor. Desain penelitian quasi eksperimental dengan jumlah sampel 60 responden. Hasil penelitian ditemukan penurunan gejala perilaku kekerasan lebih besar pada klien yang mendapatkan daripada yang tidak mendapatkan CBT dan REBT (p value < 0.05). Kemampuankognitif, afektif dan perilaku klien yang mendapatkan CBT dan REBT meningkat secara bermakna (p value < 0.05). CBT dan REBT direkomendasikan sebagai terapi keperawatan pada klien perilaku kekerasan dan halusinasi.Kata kunci: perilaku kekerasan, kemampuan kognitif, afektif dan perilaku, cognitive behaviour therapy, rational emotive behaviour therapy.
PENGARUH SOCIAL SKILLS TRAINING (SST) TERHADAP KETERAMPILAN SOSIALISASI DAN SOCIAL ANXIETY REMAJA TUNARUNGU DI SLB KABUPATEN WONOSOBO TAHUN 2010 S.S.Pinilih, -; Keliat, Budi Anna; Nasution, Yusron; Yulia W, Ice
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa
Publisher : Jurnal Keperawatan Jiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hambatan fisik yang dimiliki anak tunarungu dapat berpengaruh pada perkembangan psikologis dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh SST terhadap keterampilan sosialisasi dan social anxiety remaja tunarungu.  Penelitian  menggunakan desain quasi exsperiment pre-post test with control group.  Sampel 76 orang terpilih secara total sampling di SLB-B Karya Bhakti dan SLB-B Dena Upakara Kabupaten Wonosobo. Rata-rata peningkatan keterampilan sosialisasi sebesar 8,38% dan didapatkan rata-rata penurunan skor social anxiety 8,97. Hasil penelitian diketahui perbedaan yang bermakna skor keterampilan sosialisasi dan social anxiety pada remaja tunarungu sebelum dan setelah diberikan terapi SST. Kata kunci:  Keterampilan sosialisasi, social anxiety, social skills training, remaja tunarungu.
Pengaruh Penerapan Spiritual Leadership terhadap Komitmen Perawat pada Organisasi di Rumah Sakit Islam Surabaya Asmaningrum, Nurfika; Keliat, Budi Anna; Hastono, Sutanto Priyo
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol. 06 No. 1 (2011)
Publisher : Jurusan Keperawatan FIKES UNSOED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2011.6.1.319

Abstract

Nurse's commitment and loyalty are important things in the health care sectors, to develop good work performance and productivity. Human resources management in Surabaya Islamic hospital that related nurse retention still focused in extrinsic efforts. In the future need comprehensive management to stimulate nurse intrinsic motivation to be more committed. Spiritual leadership is gained to develop organizational commitment based on integration of altruistic love and organizational culture. This research to investigate the influence of spiritual leadership effects on nurse’s organizational commitment in Surabaya Islamic Hospitals based on the control group with pre and post test design. The subjects are 82 nurses, divided into intervention and control group in Surabaya Islamic Hospitals nursing care wards. Instruments to examine organizational commitment is measured by using adaptations Psychological Attachment Instrument which is presented by O’Reilly dan Chatman. Data analysis used mean t-test also liniary multiple regression. The result showed that there was significant differences after practiced spiritual leadership and before practiced (p value=0.000). There was significant differences between nurse’s organizational commitment that practiced spiritual leadership and no practiced (p value=0.005). The factors used to predict increases nurses organizational commitment in research showed that spiritual leadership, female gender, married status, increases age also long nurse’s tenure. Spiritual leadership based on vision, altruistic love, hope/ faith will be stimulate spiritual survival with could to develop nurse calling and membership, and then driver organizational commitment. Sustainaibility implementation spiritual leadership must be continue and develop
MANAJEMEN KASUS SPESIALIS JIWA DEFISIT PERAWATAN DIRI PADA KLIEN GANGGUAN JIWA DI RW 02 DAN RW 12 KELURAHAN BARANANGSIANG KECAMATAN BOGOR TIMUR Rochmawati, Dwi Heppy; Keliat, Budi Anna; Wardani, Ice Yulia
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa
Publisher : Jurnal Keperawatan Jiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah klien gangguan jiwa yang ditemukan adalah 18 orang (2,44%) dari total penduduk dewasa 737 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan dari estimasi gangguan jiwa di Jawa Barat (0,22%). Defisitperawatan diri adalah salah satu bentuk gangguan jiwa dan dialami oleh seluruh klien gangguan jiwa yang ditemukan. Tujuan penulisan karya ilmiah akhir ini adalah menggambarkan management of care kasus spesialis terhadap klien defisit perawatan diri dengan pendekatan Self Care Orem. Metode yang digunakan adalah studi serial kasus defisit perawatan diri pada klien gangguan jiwa dengan pemberian terapi spesialis keperawatan jiwa. Paket terapi yang diberikan : 1 Behaviour theraphy, 2 Behaviour theraphy dan Supportif Theraphy, 3 Behaviour theraphy, Supportif Theraphy dan Self Help Group. Terapi diberikan kepada 17 klien (9 skizofrenia, 4 retardasi mental dan 4 demensia). Hasil pelaksanaan terapi adalah paket terapi ketiga sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan dan menurunkan tanda gejala klien defisit perawatan diri dengan diagnosa medis skizofrenia dan retardasi mental. Terapi-terapi tersebut kurang efektif bagi klien demensia. Berdasarkan hasil di atas perlu direkomendasikan bahwa behaviour theraphy, supportif theraphy dan self help group dapat dijadikan standar terapi spesialis keperawatan jiwa bagi klien defisit perawatan diri khususnya dengan skizofrenia dan perlu dilakukan penelitian lanjut tentang terapi spesialis keperawatan jiwa yang tepat untuk klien defisit perawatan diri dengan demensia.
PENERAPAN TERAPI KOGNITIF DAN PSIKOEDUKASI KELUARGA PADA KLIEN HARGA DIRI RENDAH DI RUANG YUDISTIRA RUMAH SAKIT Dr. H. MARZOEKI MAHDI BOGOR TAHUN 2013 Suerni, Titik; Keliat, Budi Anna; C.D, Novy Helena
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa
Publisher : Jurnal Keperawatan Jiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Klien dengan harga diri rendah kronis di Ruang Yudistira Rumah Sakit Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor sebanyak 58,33% dari 60 klien yang dirawat. Tujuan Karya Ilmiah Akhir ini untuk menggambarkan penerapan terapi kognitif dan psikoedukasi keluarga pada  klien harga diri rendah. Metode yang dipakai adalah studi kasus. Pada 15 klien diberikan tindakan keperawatan generalis dan terapi kognitif serta pada 20 klien diberikan tindakan keperawatan generalis, terapi kognitif dan psikoedukasi keluarga. Hasil penerapan pada kelompok klien dengan tindakan keperawatan generalis dan terapi kognitif menunjukkan penurunan tanda dan gejala rata-rata 54,94%; peningkatan kemampuan rata-rata 89,57%; lama rawat ratarata 37 hari.Hasil penerapan pada kelompok klien dengan tindakan keperawatan generalis, terapi kognitif dan psikoedukasi keluarga menunjukkan penurunan tanda dan gejala rata-rata  71,2%; peningkatan kemampuanklien rata-rata 100%; peningkatan kemampuan keluarga rata-rata 98%;lama rawat rata-rata 26 hari. Berdasarkan penurunan tanda dan gejala,peningkatan kemampuan klien dan keluarga serta lama hari rawat makaterapi kognitif dan psikoedukasi keluarga direkomendasikan pada klien dengan harga diri rendah.
PEMBERDAYAAN KELUARGA DAN KADER KESEHATAN JIWA DALAM PENANGANAN PASIEN HARGA DIRI RENDAH KRONIK DENGAN PENDEKATAN MODEL PRECEDE L. GREEN DI RW 06, 07 DAN 10 TANAH BARU BOGOR UTARA Pramujiwati, Desi; Keliat, Budi Anna; Wardani, Ice Yulia
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa
Publisher : Jurnal Keperawatan Jiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harga diri rendah kronik adalah perasaan tidak berharga, tidak berarti dan rendah diri yang berkepanjangan akibat evaluasi diri negatif terhadap diri sendiri dan kemampuan diri. Harga diri rendah kronik yang dibiarkan menyebabkan isolasi sosial, halusinasi dan bunuh diri. Latihan melawan pikiran negatif cognitive behaviour therapy (CBT), dukungan sosial melalui family psychoeducation (FPE) dan terapi suportif  diharapkan memperbaiki harga diri rendah kronik. Karya ilmiah akhir ini bertujuanmenjelaskan hasil asuhan keperawatan spesialis jiwa pada pasien harga diri rendah kronik yang diberikan CBT, FPE dan terapi suportif. Metode yang digunakan adalah serial studi kasus pada 16 pasien yang terdiri dari 11 pasien skizofrenia, 4 pasien retardasi mental dan 1 pasien epilepsy. Hasil asuhan keperawatan menunjukkan penurunan tanda dan gejala harga diri rendah kronik disertai peningkatan kemampuan pasien lebih tinggi pada kelompok pasien yang mendapatkan CBT, FPE dan terapi suportif daripada kelompok yang mendapatkan CBT dan FPE maupun yang mendapatkan CBT. Dukungan sosial di komunitas terutama memberdayakan keluarga dan kader dalam merawat pasien harga diri rendah kronik disarankan.
PENERAPAN TERAPI KOGNITIF DAN PSIKOEDUKASI KELUARGA PADA KLIEN HARGA DIRI RENDAH DI RUANG YUDISTIRA RUMAH SAKIT Dr. H. MARZOEKI MAHDI BOGOR TAHUN 2013 Suerni, Titik; Keliat, Budi Anna; C.D, Novy Helena
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 2 (2013): November 2013
Publisher : Jurnal Keperawatan Jiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.243 KB)

Abstract

Klien dengan harga diri rendah kronis di Ruang Yudistira Rumah Sakit Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor sebanyak 58,33% dari 60 klien yang dirawat. Tujuan Karya Ilmiah Akhir ini untuk menggambarkan penerapan terapi kognitif dan psikoedukasi keluarga pada  klien harga diri rendah. Metode yang dipakai adalah studi kasus. Pada 15 klien diberikan tindakan keperawatan generalis dan terapi kognitif serta pada 20 klien diberikan tindakan keperawatan generalis, terapi kognitif dan psikoedukasi keluarga. Hasil penerapan pada kelompok klien dengan tindakan keperawatan generalis dan terapi kognitif menunjukkan penurunan tanda dan gejala rata-rata 54,94%; peningkatan kemampuan rata-rata 89,57%; lama rawat ratarata 37 hari.Hasil penerapan pada kelompok klien dengan tindakan keperawatan generalis, terapi kognitif dan psikoedukasi keluarga menunjukkan penurunan tanda dan gejala rata-rata  71,2%; peningkatan kemampuanklien rata-rata 100%; peningkatan kemampuan keluarga rata-rata 98%;lama rawat rata-rata 26 hari. Berdasarkan penurunan tanda dan gejala,peningkatan kemampuan klien dan keluarga serta lama hari rawat makaterapi kognitif dan psikoedukasi keluarga direkomendasikan pada klien dengan harga diri rendah.
Penerapan Terapi Kelompok Terapeutik Dalam Menstimulasi Perkembangan Anak Usia Toddler Dengan Memberdayakan Ibu Dan Kader Kesehatan Jiwa Wuryaningsih, Emi Wuri; Keliat, Budi Anna; Mustikasari, Mustikasari
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 2, No 2 (2014): November 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.786 KB) | DOI: 10.26714/jkj.2.2.2014.110-117

Abstract

Mental health promotion in toddlerhood has important role to improve of Indonesian human resource quality. This scientific report describes implementation of toddler’s group therapeutic therapy by empowering mother and mental health cadre. The method used is toddler’s group therapeutic therapy in community mental health nursing program. The result showed the therapy could promote the achievement of autonomy in toddlerhood, the mothers’ ability in stimulating the holistic development of the toddlers (motoric, cognitive, language, emotion, personality, morale – spiritual, and psychosocial), and mental health cadre’s ability to help toddler’s family for otonomy development achievement. Mental health nurses in primary health care can implement the group therapeutic therapy by mother and mental health cadre empowerment.
Phenomena Conflict, Anxiety, and Depression for Cancer Survivor One Year and After Have Therapy in General Hospital Turnip, Maria; Keliat, Budi Anna; Eka Putri, Yossie Susanti
Jurnal NERS Vol 10, No 2 (2015): Vol. 10 Nomor 2 Oktober 2015
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.792 KB) | DOI: 10.20473/%oj.Ners102%y242-249

Abstract

Introduction. Psychosocial distress emerges in cancer disease. This research explores experience of conflict, anxiety, and depression in one year cancer survivor. Methods. Data were collected through in-depth semi structured interviews with fifteen participants when seeking treatment at a public hospital in Bandung. Result. There nine themes emerge: anxiety about cancer’s spread and recurrence, changing relationships with a partner, labeling from oneself and others, physical discomfort along treatment, psychological discomfort along treatment, self-concept, religious/spiritual, hiding diagnose and complain, and deficit information about cancer. But, four themes among were not characterized with conflict, anxiety, and depression. Conflict, anxiety, and depression impact condition of the client cancer. Discussion. Experience of conflict, anxiety, and depression became the basis for the development of management system service and provision of facilities for integrated mental health nursing therapy.Key word: cancer, conflict, anxiety, depression
The Application of Nursing Interventions: Generalist Therapy to Against Hopelessness on Elderly Agustin, Ike Mardiati; Keliat, Budi Anna; Mustikasari, Mustikasari
Jurnal NERS Vol 10, No 2 (2015): Vol. 10 Nomor 2 Oktober 2015
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.299 KB) | DOI: 10.20473/%oj.Ners102%y217-221

Abstract

Introduction: An increasing number of elderly people followed the emergence of mental health problems. One of mental health problem that arises is hopelesness. Nursing action to hopelesness in elderly people in society is not to optimals. The aimed of this paper was gave an overview about the application of nursing intervention: generalist therapy to against hopelesness on elderly. Method: This research was used descriptive analytic design. Population were elders who lived at RW 3 and RW 4, Kelurahan Ciwaringin, Kota Bogor. Samples were 10 respondents, taken according to purposive sampling technique. Independent variable was generalist therapy, while dependent variables were sign and symptoms of hopelessness and ability to cope with hopelessness. Data were collected by using questionnaire, then analyzed by using frequency distribution. Result: The results showed that generalist therapy can decrease elder’s sign and symptoms of hopelessness (21%) and increase their ability to cope with hopelessness (72%). Discussion: It can be concluded that generalist therapy can be used as one of nursing intervention to against hopelesness in the elderly.Keywords: hopelesness, elderly, generalist therapy
Co-Authors - S.S.Pinilih Abdul Wakhid Adang Bachtiar Aini, Khusnul Andalasari, Niken Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Besral Besral Besral Besral Buanasari, Andi Budiharto Budiharto Darsana, Wayan Daulima, Novi Helena Catharina Daulima, Novi Helena Catharina Daulima, Novy Helena C Daulima, Novy Helena C Deasti Nurmaguphita Desi Pramujiwati Dewi Gayatri Dewi Wulandari Duma Lumban Tobing Dwi Heppy Rochmawati Dwiantoro, Luky Dwiantoro, Luky Dwinara Febrianti Efri Widianti Eka Budiarto, Eka Emi Wuri Wuryaningsih Endang Widuri Enie Novieastari Erawati, Erna Firman Hidayat Heni Dwi Windarwati Heppi Sasmita Heri Setiawan Heri setiawan Herni Susanti I Ketut Sudiatmika Ice Yulia W Ice Yulia Wardani Ice Yulia Wardani Ice Yulia Wardani Ice Yulia Wardhani Iin Inayah ike mardiati agustin Livana Ph, Livana Luknis Sabri Madepan Mulia Maria Turnip Maria Turnip, Maria Mustikasari - Mustikasari . Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Ni Made Dian Sulistiowati Ni Made Dian Sulistiowati, Ni Made Dian Nia Puspita Dewi MS, Arya Ramadia, Niman, Susanti Noviyanti, Laura Khattrine Novy Helena C.D Novy Helena C.D. Nurfika Asmaningrum Rahayu, Prastiwi Puji Rahayu, Prastiwi Puji Retno Yuli Hastuti Retty Octi Syafrini Ria Utami Panjaitan Ricky, Denny Paul Ricky, Denny Paul Rr Tutik Sri Hariyanti Rr Tutik Sri Hariyati Rr. Tutik Sri Hariyati Setiyani, Adek Shanti Wardaningsih Sigit Mulyono Sri Wahyuni Sulastri Sulastri Susanti, Herni Sutanto Priyo Hastono Syisnawati Syarif Titik Suerni Titin Sutini Tri Anjaswarni Tris Eryando Tuti Nuraini Umi Rachmawati Umi Rachmawati Uswatul Khasanah Wardhani, Ice Yulia Widyatuti Widyatuti Wita Oktaviana Yossie Susanti Yossie Susanti Eka Yossie Susanti Eka Putri Yossie Susanti Eka Putri Yossie Susanti Eka Putri, Yossie Susanti Yossie Susanti Eka Putri, Yossie Susanti Eka Yusron Nasution