Iranita Hervi Mahardayani
Universitas Muria Kudus

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identifikasi Minat Entrepreneur Pada Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Kudus Iranita Hervi Mahardayani
Jurnal Sosial dan Budaya Vol 5, No 1 (2012): Jurnal Sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan : ( 1 ) Mengetahui adanya bunga pengusaha mahasiswa di Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Kudus . ( 2 ) Mengetahui adanya perbedaan minat siswa pada pria dan wanita kewirausahaan di Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Kudus. ( 3 ) Mengetahui hal-hal yang menghambat minat entreprenueurial di Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Kudus . Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Kudus. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 orang siswa laki-laki dan 100 siswa perempuan masih berstatus sebagai mahasiswa Sekolah Tinggi Kejuruan . Pemilihan dilakukan dengan menggunakan teknik accidental sampling . Studi ini menemukan ( 1 ) 161 ( 80 % ) mahasiswa yang tertarik dalam kewirausahaan / menjadi pengusaha , 33 ( 17 % ) siswa yang tidak tertarik pada kewirausahaan , dan 6 ( 3 % ) siswa tidak menjawab mereka. ( 2 ) Persentase kepentingan para pengusaha di banyak siswa perempuan daripada siswa laki-laki yang diperoleh dari 100 responden siswa laki-laki ditemukan 75 orang memiliki minat berwirausaha , ( 3 ) Dari jumlah siswa yang memiliki minat berwirausaha , ditemukan bahwa hal terbesar yang dapat menghambat kewirausahaan ada investasi sebesar 54 % , tidak ada tempat usaha sebanyak 24 % , dan tidak ada dukungan orangtua sebanyak 8 %. Kata kunci: minat interpreneurship, siswa SMK
Survey Budaya Organisasi Versi Ocai Di Universitas Muria Kudus Iranita Hervi Mahardayani; Dhini Rama Dhania
Jurnal Sosial dan Budaya Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi dan menafsirkan profil budaya organisasi menggunakan Budaya Instrumen Assessment Organisasi ( OCAI ) sebagai kunci sukses dalam meningkatkan efektivitas dan kinerja organisasi Universitas Muria Kudus . Subyek dalam penelitian ini adalah fakultas atau staf di Universitas Muria Kudus memiliki jabatan struktural yang terbagi dalam dua kategori : ( 1 ) Pemimpin Top : Rektor di Universitas Muria Kudus ( 2 ) Tingkat Pemimpin : Provost , Dean , Wakil Dekan , Sekretaris Fakultas , Ketua Program Studi , Kepala Laboratorium , Kepala Bagian Tata Usaha , Kepala Perpustakaan , Kepala Unit , Kepala Lembaga Pendidikan , Kepala Riset , Kepala Institut of Community Services , Kepala Quality Assurance , kepala Administrasi Akademik Kemahasiswaan . Jumlah Subyek 63 orang . Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian seperti kuesioner OCAI ( Organisasi Budaya Instrumen Assessment) , yang terdiri dari enam poin materi . Setiap pertanyaan memiliki pernyataan empat poin . Masing-masing subjek penelitian diminta untuk memberikan penilaian terhadap setiap pernyataan dengan memberikan skor antara 1-100 , dan jumlah setiap titik tidak bisa melebihi 100 .Dari analisis data yang diperoleh , baik dari pemimpin ( sekarang ) dan pemimpin top ( lebih ) budaya organisasi di Universitas Muria Kudus budaya memimpin klan . Ini berarti ada kesesuaian antara keinginan pimpinan kepada karyawan karena dalam orientasi yang sama dari budaya organisasi tempat kerja yang ramah di mana orang-orang berbagi seperti keluarga besar . Rektor bertindak sebagai mentor , dan memiliki sebagai figur orang tua . Anggota terikat oleh loyalitas , tradisi , dan komitmen , dan fokus pada manfaat jangka panjang dari pengembangan sumber daya manusia dan menekankan pentingnya integritas dan moral .
Penegakan Perda Di Kabupaten Kudus : Budaya Humanis Satpol Pp Dan Pedagang Kaki Lima (PKL) Iranita Hervi Mahardayani; Dhini Rama Dhania
Psikologi Kreatif Inovatif Vol 1 No 1 (2021): Psikologi Kreatif Inovatif Vol 1 No 1 November 2021
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.515 KB)

Abstract

Banyak cara yang telah dilakukan Satpol PP agar tidak terjadi bentrokan dengan masyarakat saat melakukan penegakan perda. Salah satunya dengan menerapkan budaya humanis. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui secara empirik sikap pedagang kaki lima terhadap penegakan perda ditinjau dari budaya humanis Satpol PP. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dan korelasional. Analisis data menggunakan analisis product moment dan koding. Penelitian ini melibatkan 45 pedagang kaki lima yang berada di kecamatan Kota,Kabupaten Kudus, dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 77 % menyatakan citra Satpol PP cenderung baik. Selain itu, 60% menyatakan Satpol PP sudah melakukan penegakan perda secara humanis. Meski seluruh responden atau 100% menyatakan sikap mendukung terhadap gerakan perda secara humanis, namun yang menyatakan senang dengan adanya gerakan humanis ini sejumlah 67% dan yang merasa optimis bahwa gerakan penegakan perda secara humanis dapat berjalan lebih efektif dalam menjaga ketertiban dan keamanan daripada sebelumnya sejumlah 69%.