p-Index From 2017 - 2022
6.476
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL LAW REFORM Jurnal Sosiologi Reflektif Jurnal Ilmiah Hukum dan Dinamika Masyarakat Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Gramatika J-ENSITEC (Journal of Engineering and Sustainable Technology) At-Taqaddum Jurnal Daulat Hukum Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Unnes Science Education Journal The 2nd Proceeding Indonesia Clean of Corruption in 2020" KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan UNIGA Economica: Jurnal Ekonomi Islam Linguistic, English Education and Art (LEEA) Journal BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan PROCEEDING STIMA Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Intizam, Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journals of Ners Community Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Harmoni Unnes Journal of Mathematics Education Research Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat INDUSTRI INOVATIF JURNAL TEKNIK INDUSTRI Prosiding Konfererensi Nasional Bahasa Arab Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business Buana Ilmu Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Jurnal Paramasastra E-Link Journal Unnes Law Journal Janaka : Jurnal Pengabdian Masyarakat BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Journal of Educational Chemistry (JEC) Reforma : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Justisi : Jurnal Ilmu Hukum Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Proceeding Biology Education Conference
Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN BAHASA INGGRIS SEBAGAI BAHASA KEDUA DALAM PEMEROLEHAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA KETIGA Kholiq, Abdul
Paramasastra Vol 4, No 2 (2017): VOL 4 NO 2 BULAN SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/parama.v4n2.p%p

Abstract

Cross language influence in third language (L3) acquisition is related to the first (L1) and second language (L2) acquisition. Cross-language influence in third language acquisition studies can be analyzed from the first and second language role in the third language acquisition. Each acquisition Indonesian language as L3 is always English as L2 so that the role of English in acquiring Indonesian as B3 be worth studying. It is a qualitative approach based research. This study focuses on (1) the role of English of articulation and (2) the role of English as the provider acquiring vocabulary in Indonesian as L3. Data used in this research is the conversation conducted by the researcher and research subject; and sentence production based on picture by the research subject. Data analysis result finds 1) the role of English as an addition to the mastery of the sound that is not owned B1 of pemeroleh Indonesian as L3 and English influence language sounds in pronunciation Indonesian, and 2) The role of English as a provider of vocabulary in language acquisition Indonesia as B3 is as a language bridge in language acquisition Indonesia if the Indonesian pemeroleh not master words in Indonesian. 
PERANAN HAKIM DALAM PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA Kholiq, Abdul
Jurnal Ilmiah Hukum Dan Dinamika Masyarakat Vol 15, No 2 (2018): Hukum dan Dinamika Masyarakat
Publisher : Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.165 KB) | DOI: 10.36356/hdm.v15i2.689

Abstract

Judge is one of the elements of law enforcement, therefore the judge is very important role in law enforcement, that is checking, hearing and ultimately decide the case submitted to him freely and independently without any influence from anywhere. In law enforcement is influenced by several factors, namely legal factors, law enforcement, facilities and infrastructure, society and culture.
PIDANA PENJARA TERBATAS : SEBUAH GAGASAN DAN REORIENTASI TERHADAP KEBIJAKAN FORMULASI JENIS SANKSI HUKUM PIDANA DI INDONESIA Kholiq, Abdul; Arief, Barda Nawawi; Soponyono, Eko
LAW REFORM Volume 11, Nomor 1, Tahun 2015
Publisher : PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU HUKUM FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.095 KB) | DOI: 10.14710/lr.v11i1.15759

Abstract

Penggunaan jenis sanksi pidana perampasan kemerdekaan (pidana penjara) selama ini mendapatkan kritik-kritik terutama dikaitkan dengan dampak negatif dari jenis pidana tersebut. Adanya dampak negatif yang melekat dalam penjatuhan pidana penjara bagi pelaku kejahatan dapat berupa stigmatisasi dan prisonisasi. Berbagai upaya pembaharuan jenis pidana telah dilakukan seperti mencari alternatif pidana perampasan tersebut yang berupa pidana penjara terbatas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian tesis ini ialah jenis penelitian normatif (doctrinal), yaitu melakukan penelitian dalam teori-teori atau doktrin hukum. Pendekatan yang digunakan dalam undang-undang yang berlaku, selanjutnya melakukan komparasi dengan ketentuan yang berlaku di beberapa negara asing. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan analitis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui/menganalisis kebijakan formulasi pidana penjara terbatas dalam hukum positif di Indonesia dan negara lain; dan untuk mengetahui/menganalisis kebijakan formulasi pidana penjara terbatas dalam pembaharuan hukum pidana Indonesia di masa yang akan datang. Berdasarkan hasil penelitian tesis ini ditemukan bahwa kebijakan formulasi pidana penjara terbatas dalam hukum positif di Indonesia tidak merumuskan secara limitatif, akan tetapi dalam upaya memberikan alternatif dari pidana penjara telah dirumuskan pidana bersyarat atau pidana percobaan yang di atur dalam Pasal 14a-14f KUHP (WvS), selain itu jenis pidana pengawasan juga dirumuskan di luar KUHP. Kebijakan formulasi pidana penjara terbatas di masa yang akan datang, pada dasarnya jenis pidana penjara terbatas merupakan sanksi alternatif dari perampasan kemerdekaan yang dalam pelaksanaannya pelaku hanya menjalani sebagian pidana di dalam lembaga dan sisanya dijalani di luar lembaga dengan tetap adanya pengawasan terhadap terpidana.
An Analysis of Social Interaction of Autism in Life, Animated Film Luthfiyati, Dian; Kholiq, Abdul; Tamimih, Nur Dian
Linguistic, English Education and Art (LEEA) Journal Vol 3 No 1 (2019): Linguistic, English Education and Art (LEEA) Journal
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/leea.v3i1.920

Abstract

The aims of this study were to find social interaction of autism in Life, Animated film. The autistic child in this film is the second son of Suskind Family. This study the writer uses descriptive analysis techniques. The data of this study are the conversation of Life, Animated film. Data analysis techniques used in this study is transcription, classification and analysis. Data source was Life, Animated Film. This study only focused on social interaction. The result of the research shows that Owen was confused and did not understand what people said, he was often smiling by himself, he also often gritting his teeth, he imitated word or sentence that had said by other people, not only sentence but he also imitates several scenes in Disney movie, closed with his mother, he prefers to have relation with older or adult than in age-mates, he shows his disappointment if he left by his friend and he expressed his feeling and what he wanted using different Disney movies. This study shows that autistic children want to be around people, but they are sometimes do not know how to connect with others. The conclusion from this study is supported by family, therapist and people around autism people, becomes important thing to realize their potential of autism. Keywords: social interaction, uutism, life, animated film
Evaluasi Keberhasilan Program Air Minum dan Sanitasi (PAMSIMAS) di Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes Kholiq, Abdul
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 20, Nomor 2, DESEMBER 2014
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.049 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v20i2.9254

Abstract

Water supply and sanitationis one of the community-based program launched by the government to hel praise public awareness in water supply and sanitation trouble shooting. This study aims to evaluate the success of the service and performance of community-based water management through PAMSIMAS Program. Goals and objectives to be achieved in this research isto measure people's satisfaction PAMSIMAS program in the village of Karang Mulya and Jejeg in Tegal regency, and village Cilibur and Bentar in Brebes regency with performance assessment regulation of reference by Kepmendagri No. 47, 1999th. Factors community satisfaction was measured by an assessment of the ability of the management of water levels, namely: 1. adequacy of water consumption, 2. continuity of water, 3. water quality, 4. handling technical complaint sand 5. the attitude of the governing body of the society officers. Another goal is to do a SWOT analysis for the formulation of a strategic planin order to be sustainable PAMSIMAS Program infulfillment of clean water.
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR JALAN RAYA ANTARA BINA MARGA DAN AASHTO’93 (STUDI KASUS: JALAN LINGKAR UTARA PANYINGKIRAN-BARIBIS AJALENGKA) Kholiq, Abdul
J-ENSITEC Vol 1, No 01 (2014): November 2014
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-ensitec.v1i01.15

Abstract

Perhitungan perencanaan tebal perkerasan lentur jalan raya dapat dilakukan dengan  berbagai  metode serta  ketentuan  dan  standar  perencanaan yang berbeda, disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan konstruksi yang diinginkan. Pada Penelitian ini, dibahas mengenai perbedaan perencanaan tebal perkerasan lentur jalan raya antara Metode Bina Marga dan Metode AASHTO.Metode  Bina  Marga  menggunakan  nomogram  korelasi  antara  Daya Dukung  Tanah,  Lintas Ekivalen  Rata-rata  dan  Faktor  Regional  didapat  nilai Indeks Tebal Perkerasan, maka dengan ITP inilah dapat ditentukan tebal perkerasan dengan konversi koefisien kekuatan relatif material yang akan digunakan. Sedangkan untuk Metode AASHTO berdasarkan jumlah berat kendaraan bus  dan  truk yang  lewat sampai  akhir  umur  rencana,  Nilai  simpangan  baku berdasarkan reabilitas jalan,, Combined Standard Error, tingkat pelayanan dan modulus resilien tanah dasar diperloeh nilai Structural Number (SN) untuk menentukan  tebal  perkerasan,  untuk  pembagian  nilai  SN  ditetapkan  aturan khusus. Dari hasil perhitungan kedua metode diatas maka dapat dilihat perbedaan ketebalan lapis perkerasan. Sebagai berikut ini; Lapisan perkerasan permukaan (laston MS-744 kg) metode Bina Marga 5,0 cm dan Metode AASHTO 7,5 cm; Lapisan pondasi (Batu Pecah CBR 100%) metode Bina Marga 20,0 cm dan Metode AASHTO 20,0 cm; Lapisan pondasi bawah (Batu Pecah CBR 50%) metode Bina Marga 9,0 cm dan Metode AASHTO tidak menggunakan sirtu sebagai pondasi bawah; Lapisan pondasi bawah (Batu Pecah CBR 70% + Agregat Sub Base) metode Bina Marga tidak menggunakan pondasi bawah dengan nilai CBR 70%  dan Metode 39 cm.Kedua metode tersebut yang paling cocok  di gunakan dalam pembuatan jalan di Majalengka yaitu dengan metode Bina Marga dikarenakan adanya beberapa faktor ekonomis yang diperhitungkan antara lain; dari segi ketebalan metode Bina Marga lebih tipis yaitu 5,0 cm sedangkan untuk AASHTO yaitu 7,5 cm, dari segi bahan juga metode Bina Marga lebih sedikit mempergunakan bahan-bahan yang diperlukan  antara base dan  sub  base,  tapi untuk kualitas hasil dari pekerjaan walaupun dalam segi ketebalan maupun segi bahan lebih relatif ekonomis tetapi metode Bina Marga mempunyai kualitas yang tidak kalah baik dari metode AASHTO. Keywords: Metode Bina Marga, AASHTO, Perkerasan Jalan, Perkerasan Lentur
Madrasah dan Sejarah Sosial Pendidikan Islam Hidajati, Fitrijah; Wulandari, Desy; Kholiq, Abdul; Mahfud, Choirul
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 6 No 1 (2019): (April) 2019
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v6i1.115

Abstract

Madrasah di Indonesia tumbuh dan berkembang sedikit banyak menjadi suplemen perkembangan pesantren dinilai fokus pada pembelajaran agama, namun masih minim akan pembelajaran umumnya plus keagamaan. Hingga hari ini, keberadaan madrasah tidak bisa dipisahkan dari runtutan rancangan untuk mengembangkan lebih baik mengenai aktivitas mendapatkan ilmu agama baik dirumah, musholla, pesantren ataupun masjid. Dari sini diketahui, bahwa kelembagaan madrasah sudah mengalami pembaruan kurikulum dan lainnya. Kehadiran madrasah dipandang sebagai indikator utama dalam perkembangan positif dan majunya prestasi kemajuan sejarah sosial pendidikan Islam. Kata Kunci: Madrasah, Potret Sejarah Sosial, Pendidikan Islam
PERAN PERGURUAN TINGGI DAN PEMBERANTASAN KORUPSI Kholiq, Abdul
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 16 No 1 (2016): Manarul Qur'an
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan bangsa Indonesia ini menuju bangsa yang maju dan beradab, yakni: Pertama, Perguruan Tinggi sebagai agen perubahan (agent of change); Perguruan tinggi sebagai satuan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi memiliki kedudukan penting dalam proses perubahan sosial karena perguruan tinggi mengemban fungsi sebagai agent of social change dalam melakukan transformasi kultural kearah kondisi masyarakat yang lebih maju. Dalam konteks ini, fungsi perguruan tinggi, yaitu; a) Sebagai penghasil tenaga kerja yang bermutu, b), sebagai lembaga pelatihan bagi karir peneliti, dan c), sebagai organisasi pengelola yang efisien. Perguruan tinggi di Indonesia menjalankan tiga fungsi tersebut dengan mempertimbangkan ciri khas nasional sesuai dengan latar belakang historis, sosio kultural dan idiologis. Kedua, Perguruan Tinggi sebagai pusat kebudayaan; Pendidikan sebagai prakarsa yang meliputi proses pengalihan pengetahuan dan keterampilan serentak dengan proses pengalihan nilai-nilai budaya. Proses itu sekaligus menjamin terpeliharanya jalinan antar generasi dalam suatu masyarakat.Orientasi pada nilai-nilai budaya pada gilirannya menjelmakan perilaku manusia sebagai anggota masyarakat dengan peradabannya yang khas. Sejauh mana masyarakat itu berorientasi pada nilai-nilai budayanya, menentukan tangguh-rapuhnya ketahanan budaya masyarakat yang bersangkutan, terutama terukur melalui apa yang terjadi dalam pelbagai pertemuan antar budaya. Ketiga; Perguruan Tinggi sebagai Moral Force Pemberantasan Korupsi. Keterlibatan civitas akademika dalam upaya pemberantasan korupsi tentu tidak pada upaya penindakan yang merupakan kewenangan institusi penegak hukum.Peran aktif segenap civitas akademik pada perguruan tinggi diharapkan lebih difokuskan pada upaya pencegahan korupsi dengan ikut membangun budaya anti korupsi di masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dan motor penggerak gerakan anti korupsi di masyarakat. Untuk dapat berperan aktif mahasiswa perlu dibekali dengan pendidikan anti korupsi dan pengetahuan yang cukup tentang seluk beluk korupsi dan upaya pemberantasan. Dan yang tidak kalah penting, untuk dapat berperan aktif mahasiswa harus dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari.
THE INFLUENCE OF STUDENTS’ PERCEPTION ON SOCIAL INFORMATION SERVICES AND INDEPENDENCE TO SELF ADJUSTMENT Kholiq, Abdul; Sugiyo, Sugiyo; Saraswati, Sinta
Unnes Science Education Journal Vol 5 No 2 (2016): July 2016
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v5i2.13146

Abstract

Abstract The phenomenon that occurs is the seventh grade students of SMP N 22 Semarang has an average adaptability 70%, while the services of social information has been provided by the teacher of guidance and counseling regularly. In addition there is a significant difference in the level of student independence. The purpose of this study is to determine and analyze the influence of students' perception on social information services and independence to self adjustment seventh grade students of SMP N 22 Semarang. This research is an ex post facto with quantitative approach. The study population numbered 240 students sample taken by purposive sampling technique. Collecting data using psychological scale were tested for its validity and reliability. The data analysis used is simple and multiple linear regression. The results are (1) Perceptions of students on social information services influences self adjustment, (2) Independence influences self adjustment, and (3) Perceptions of students on social information services and independence influences self adjustment. Based on these results it can be predicted that the higher level of students' perceptions on the service of social information and independence, the adaptability of students will be increased. Therefore, it is suggested that teachers of guidance and counseling should provide services that fit the needs of students so that students have a better perception on social information services and also they should foster students' independence.
Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Supervisi Pendidikan Islam terhadap Kinerja Pengawas untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Kholiq, Abdul
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 11, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v11i1.127

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah membahas tentang pengaruh Pelaksanaan kebijakan Supervisi Pendidikan Islam terhadap kinerja pengawas dalam menigkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam. Metoda analisis yang digunakan dalam pembahasan topik utama menggunakan model analisis causal efektual dengan meninjau hubungan rasional yang menganalisa hubungan sebab akibat antara pelaksanaan kebijakan supervisi pendidikan Islam dan kinerja pengawas serta kompetensi guru Pendidikan Agama Islam. Lokasi penelitian adalah Kecamatan Cilawu, dengan jumlah responden sebanyak 74 orang. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan supervisi pendidikan Islam berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pengawas dalam rangka meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam. Artikel ini berkesimpulan bahwa untuk penyelenggaraan kebijakan Supervisi Pendidikan Islam secara baik dapat dilakukan dengan meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam. Kata kunci: Supervisi, Kinerja Pengawas , Kompetensi Guru PAI