Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Characteristics of Vacuum Freeze Drying with Utilization of Internal Cooling and Condenser Waste Heat for Sublimation Alhamid, Muhammad; Yusuf, Nasruddin; Mahlia, Indra; Kosasih, Engkos; Yulianto, Muhamad; Ricardi, Rio
Makara Journal of Technology Vol 17, No 2 (2013)
Publisher : Directorate of Research and Community Services, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1369.3 KB) | DOI: 10.7454/mjt.v17i2.262

Abstract

Vacuum freeze drying is an excellent drying method, but it is very energy-intensive because a relatively long drying time is required. This research investigates the utilization of condenser waste heat for sublimation as a way of accelerating the drying rate. In addition, it also investigates the effect of internal cooling combined with vacuum cooling in the pressure reduction process. Jelly fish tentacles were used as the specimen, with different configurations for condenser heat waste and internal cooling valve opening. The results show that heating with condenser heat waste can accelerate the drying rate up to 0.0035 kg/m2.s. In addition, pre-freezing by internal cooling prevents evaporation until the mass of the specimen is 0.47 g and promotes transition of the specimen into the solid phase.
Modification of Flow Structure Over a Van Model By Suction Flow Control to Reduce Aerodynamics Drag Harinaldi, Harinaldi; Budiarso, Budiarso; Warjito, Warjito; Kosasih, Engkos; Tarakka, Rustan; Simanungkalit, Sabar; Teryanto, I Gusti Made
Makara Journal of Technology Vol 16, No 1 (2012)
Publisher : Directorate of Research and Community Services, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.767 KB) | DOI: 10.7454/mst.v16i1.226

Abstract

Automobile aerodynamic studies are typically undertaken to improve safety and increase fuel efficiency as well as to  find new innovation in automobile technology to deal with the problem of energy crisis and global warming. Some car companies have the objective to develop control solutions that enable to reduce the aerodynamic drag of vehicle and  significant modification progress is still possible by reducing the mass, rolling friction or aerodynamic drag. Some flow  control method provides the possibility to modify the flow separation to reduce the development of the swirling structures around the vehicle. In this study, a family van is modeled with a modified form of Ahmeds body by changing the orientation of the flow from its original form (modified/reversed Ahmed body). This model is equipped with a suction on the rear side to comprehensively examine the pressure field modifications that occur. The investigation combines computational and experimental work. Computational approach used  a commercial software with standard k-epsilon flow turbulence model, and the objectives was  to determine the characteristics of the flow field and aerodynamic drag reduction that occurred in the test model. Experimental approach used load cell in order to validate the aerodynamic drag reduction obtained by computational approach. The results show that the application of a suction in the rear part of the van model give the effect of reducing the wake and the vortex formation. Futhermore, aerodynamic drag reduction close to 13.86% for the computational approach and 16.32% for the experimental have been obtained.
SASTRA KLASIK SEBAGAI WAHANA EFEKTIF DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER Kosasih, Engkos
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 13, No 2 (2013): Volume 13, Nomor 2, Oktober 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bs_jpbsp.v13i2.294

Abstract

Abstrak   Sastra Klasik sebagai Wahana Efektif Pengembangan Pendidikan Karakter. Pelajaran sastra klasik merupakan wahana efektif bagi pengembangan karakter siswa. Dalam sastra klasik ada unsur budaya, sejarah, bahkan unsur ideologi di samping aspek  emosional, intelektual, sosial, dan moralitas. Unsur-unsur itu pula yang selama ini merupakan bidang kajian dalam pengembangan kepribadian. Oleh karena itu, pengembangan pendidikan kepribadian (baca: karakter) melalui pengajaran sastra klasik bukanlah upaya yang mengada-ada. Sastra klasik dapat membantu pembentukan karakter siswa, melalui jalinan cerita yang menyentuh, pilihan kata yang menggugah, ataupun kekuatan konflik yang menggetarkan temanya yang mencengangkan dan heroik. Justru dengan sastra klasik itulah  siswa dapat memperoleh kesadaran, tanpa merasa dipaksa dan digurui. Untuk itu, pembelajarannya tidak cukup apabila berkutat pada soal teori. Ada aspek lain yang yang lebih penting, yaitu apresiasi dan kreasi. Kedua aspek tersebut bisa memberikan pengalaman dan kepribadian bersastra, terutama di dalam pembentukan karakter-karakter tertentu pada diri siswa.Kata kunci: Sastra klasik, pendidikan karakter, potensi siswa, strategi pembelajaran Abstract   Classic literature as an effective way in improving education of character.A lesson of classic literature is an effective mode for improving student’s character. Some elements of classic literature include culture element, history, beside emotional aspect, intellectual, social, and morality. That element as long as now is an inspection surface in a personality improvement. Therefore, improvement of personality education (read: character) by means of classic literature is not fabricating efforts. A classic literature is able to help building student’s character, by means of touching story’s combination, shaking of words selection, or a power of conflict which was tremble his friend shock and heroism. Exactly, by a classic literature, a student is able get a conscious, without feeling to be forced and taught. So, learning of it is not enough if only concentrate to a theory. Another aspect is more important, that is an appreciation and creation. Both of that aspect is able to give an experience and literature personality, especially in certain characters building of student’s personal.Keywords: Classic literature, character education, students potential, learning’s strategy 
LITERASI MEDIA SOSIAL DALAM PEMASYARAKATAN SIKAP MODERASI BERAGAMA kosasih, engkos
Jurnal Bimas Islam Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Bimas Islam 2019
Publisher : Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.139 KB) | DOI: 10.37302/jbi.v12i2.118

Abstract

Media sosial saat ini berhasil membentuk kekuatan besar dalam membentuk perilaku manusia dalam kehidupan modern yang dinamis ini. Belakangan ini, media sosial merupakan fenomena baru yang sangat digandrungi masyarakat modern tanpa mengenal usia dan afiliasi sosial apapun. Alih-alih menggunakan untuk hiburan semata, tapi menjadi bumerang bagi diri sendiri. Masyarakat perlu mengetahui dibalik kebebasan media sebagai alat ekspresi diri dalam berpendapat, tetap ada berbagai ranah aturan serta etika yang harus dipenuhi. Dengan demikian pengguna medsos harus bersikap adil (tidak berlebihan) dalam menyikapi berbagai hal yang didapatkan, jangan sampai sikap keberpihakan terhadap sesuatu membuat kita terjebak dalam lubang kemadharatan dari medsos. Hadirnya tulisan ini diharapkan ada sikap yang berbeda dari para pengguna medsos, yaitu berfikir dan bersikap moderat terhadap hal-hal yang beredar di medsos, terutama moderat dalam hal beragama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang mana data yang dibutuhkan hanya sebatas dokumen-dokumen yang dianalisis sesuai dengan kebutuhan penelitian. Hasil dari penelitian ini bahwa bagaimana caranya seseorang sebagai pengguna medsos harus bisa menerapkan sikap wasaty atau adil dalam mengambil segala yang ada di dalamnya. Masyarakat (user medsos) harus bisa memilah dan memilih apa yang seharusnya diterima dan apa yang seharusnya ditolak.  Hal ini terlebih terhadap hal-hal yang berbau dengan masalah agama, seperti berbagai doktrin jelek yang tersebar melalui medsos. Dengan demikian, masyarakat harus bisa menyaring berbagai informasi yang masuk dan harus bersikap moderat terlebih dahulu terhadap berbagai informasi tersebut, sebelum pada akhirnya memutuskan untuk mengambil sikap. Kata Kunci: Literasi, Moderasi, Media Sosial.   Abstract Social media is currently successfully forming a great force in shaping human behavior in this dynamic modern life. Lately, social media is a new phenomenon that is loved by modern society without knowing any age and social affiliation. Instead of using it for entertainment, but backfire for yourself. Society needs to know behind the freedom of the media as a means of self-expression in opinion, there are still various domains of rules and ethics that must be met. Thus the user of social media must be fair (not excessive) in responding to various things that are obtained, do not let the attitude of partiality towards something makes us trapped in the pit of harm from the social media. The presence of this article is expected to have a different attitude from the users of social media, which is to think and be moderate about things that are circulating in the social media, especially moderate in matters of religion. This study uses qualitative methods, where the data needed is only limited to the documents analyzed in accordance with research needs. The results of this study that how a person as a social media user must be able to apply a attitude of fairness or fairness in taking everything in it. Society (user social media) must be able to sort out and choose what should be accepted and what should be rejected. This is especially true of matters related to religious matters, such as various bad doctrines spread through social media. Thus, the community must be able to filter the various information that comes in and must be moderate to the various information before finally deciding to take a stand. Keywords: Literacy, Moderation, Social Media
PEMIKIRAN FIKIH MALIKI TENTANG PERNIKAHAN DAN IMPLEMENTASINYA DALAM UU PERKAWINAN ALJAZAIR kosasih, engkos
Jurnal Bimas Islam Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Bimas Islam
Publisher : Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.742 KB)

Abstract

Abstraksi Hukum keluarga di negara-negara Islam layak untuk dicermati sebagai bahan kajian akademis. Kelahiran upaya taqnin dalam masalah ahwâl as-sakhsiyyah ini sangat bermanfaat bagi tajdîd atau pembaharuan hokum islam. Madzhab maliki memiliki keunikan dan kekhususan metode istinbath yang memungkinkan adanya variasi hasil ijtihad yang bervariatif pula. Penulis berkesimpulan bahwa daya pengaruh madzhab maliki dalam hokum keluarga Aljazair itu sangat nampak. Pasal-pasal dalam hokum keluarga banyak mengadopsi pemikiran madzhab maliki walaupun tetap mengakomodasi madzhab lainnya. Dominasi maliki tidak menghalangi adanya pasal-pasal lain yang justru bersikap diametral dengan madzhab maliki itu sendiri. Teori implementasi hokum malikiyyah ini bersifat tekstualis, namun kodifikasi hukum dalam prakteknya cenderung bersifat kontekstualis.   Abstract Family law in Islamic countries worth to be observe as an academic study materials. Birth of taqnin efforts in the problem of ahwal as-sakhsiyyah is very beneficial for tajdid or renewal of Islamic law. Maliki madhhab have unique and specific istinbath method that allows for variation of ijtihad which makes varied as well. The writer concludes that power influence maliki madhhab in the Algerian family law is clearly appear. Articles in family law adopted by Maliki madhhab even though it keeps accommodating another madhhab thought. The domination of Maliki madhhab does not interfere the existence of other articles which are diametrically Maliki madhhab itself. This theory Malikiyyah law implementation is textual, but the codification law in practice tends to be contextualist.
Persepsi Dukungan Sosial sebagai Mediator Pengungkapan Diri dan Kesejahteraan Subjektif pada Pengguna Instagram Adzhani, Shabrina Nur; Baihaqi, M.I.F.; Kosasih, Engkos
Mediapsi Vol 6, No 1 (2020): June
Publisher : MEDIAPSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1289.116 KB) | DOI: 10.21776/ub.mps.2020.006.01.7

Abstract

This study aimed to examine the mediating role of the perceptions of social support on the relationship between self-disclosure and subjective well-being of Instagram users in Bandung. Participants were 466 late teenagers ranging from 18 to 21 years old. The research was conducted by utilizing Instagram, a social media platform, in Bandung City. The data were analysed quantitatively and demonstrated that: 1) self-disclosure had a significant influence towards respondents’ subjective well-being, 2) self-disclosure had a significant influence towards perceived social support, 3) perceived social support had a significant influence towards respondents’ subjective well-being, 4) perceived social support significantly mediated the relationship between self-disclosure and subjective well-being. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran persepsi dukungan sosial sebagai mediator hubungan antara pengungkapan diri dan kesejahteraan subjektif pada pengguna Instagram di Kota Bandung. Subjek penelitian terdiri dari 466 remaja akhir yang berusia 18 hingga 21 tahun yang menggunakan media sosial Instagram di Kota Bandung. Data dalam penelitian ini dianalisis secara kuantitatif dan menunjukkan bahwa: 1) pengungkapan diri berpengaruh secara signifikan terhadap kesejahteraan subjektif, 2) pengungkapan diri berpengaruh secara signifikan terhadap persepsi dukungan sosial, 3) persepsi dukungan sosial berpengaruh secara signifikan terhadap kesejahteraan subjektif, 4) persepsi dukungan sosial secara signifikan menjadi variabel mediator bagi peran pengungkapan diri terhadap kesejahteraan subjektif.
Pengaruh Bekam Terhadap Intensitas Nyeri Pada Penderita Reumatik Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Hulu Kecamatan Pontianak Timur Kalimantan Barat Iswara, Ruhil; Sari, Lintang; Kosasih, Engkos
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 1, Issue 1 : Januari 2019
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v1i1.45

Abstract

Latar Belakang : Rematik merupakan keadaan progresif yang dimulai dengan rasa sakit dan kaku pada persendian yang dapat menyebabkan morbiditas dan kecacatan seumur hidup. Nyeri ini mengakibatkan penderita sulit untuk bergerak sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Bekam merupakan pengobatan dengan penghisapan menggunakan cup pada kulit, kemudian darah dikeluarkan melalui sayatan bertujuan meningkatkan sirkulasi darah, menimbulkan efek penghilang nyeri, dan mengurangi pembengkakan.Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi bekam terhadap intensitas nyeri pada penderita rematik.Jenis penelitian  : Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment (eksperimen semu) dengan desain pre and posttest without control dengan responden sebanyak enam belas orang.Hasil penelitian : Perbedaan rata-rata skala nyeri sebelum dan setelah intervensi diuji menggunakan wilcoxon dengan hasil terdapat perbedaan yang bermakna pada rata-rata skala nyeri sebelum dan setelah intervensi dengan nilai p value (0,001) lebih kecil dari a=0,05. Dapat disimpulkan bahwa terapi bekam berpengaruh terhadap nyeri pada penderita rematik. Oleh karena itu disarankan kepada masyarakat untuk dapat memilih terapi bekam dalam mengurangi nyeri rematik.