Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGEMBANGAN MOBILE LEARNING MATERI PRINSIP TATA LETAK MATA PELAJARAN DASAR DESAIN GRAFIS KELAS X MULTIMEDIA DI SMK MUHAMMADIYAH 2 SURABAYA KRISTANTO, ANDI; CATUR SETYAWATI, OKTAVIA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 10, No 8 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengembangkan Mobile learning berbasis smartphone Materi prinsip-prinsip tata letak pada mata pelajaran dasar desain grafis kelas X jurusan Multimedia di SMK Muhammadiyah 2 Surabaya, (2) mengetahui kelayakan mobile learning berbasis smartphone Materi prinsip-prinsip tata letak pada mata pelajaran dasar desain grafis kelas X jurusan Multimedia di SMK Muhammadiyah 2 Surabaya, (3) mengetahui keefektifan mobile learning berbasis smartphone materi prinsip-prinsip tata letak pada mata pelajaran dasar desain grafis kelas X jurusan Multimedia di SMK Muhammadiyah 2 Surabaya. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE. Subjek di uji cobakan kepada 1 ahli materi dan media, peserta didik kelas XI Multimedia SMK Muhammadiyah 2 Surabaya. Pada Metode uji kelayakan menggunakan teknik analisis data angket yang diberikan kepada ahli desain pembelajaran, ahli materi dan ahli media serta peserta didik kelas XI Multimedia, 3 peserta didik uji perorangan, 6 uji kelompok kecil, dan uji pemakaian kelompok besar. Teknik keefektifan menggunakan Uji T pre test dan post test yaitu pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen melibatkan subjek peserta didik kelas X jurusan Multimedia di SMK Muhammadiyah 2 Surabaya Hasil analisis data pengembangan mobile learning dalam materi prinsip-prinsip tata letak pada mata pelajaran dasar desain grafis kelas X jurusan Multimedia di SMK Muhammadiyah 2 Surabaya didukung data (Ahli desain pembelajaran = 100% ?Sangat baik?, ahli materi = 100% ?Sangat baik?, ahli media = 100% ?Sangat baik?) serta uji coba Peserta didik perorangan = 93,8%, kelompok kecil = 92,5% ?Sangat baik? dan pemakaian = 98% ?Sangat baik?, menunjukkan bahwa mobile learning yang dikembangkan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Diperkuat juga dengan hasil analisis keefektifan mobile learning dalam materi prinsip-prinsip tata letak pada mata pelajaran dasar desain grafis kelas X jurusan Multimedia di SMK Muhammadiyah 2 Surabaya data pre test dan post test kelompok kontrol dan eksperimen (thitung =2,34) dengan taraf siginifikan 5% (db = 59, ttabel =1,67). Sehingga nilai thitung lebih besar daripada ttabel maka mobile learning efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Kata kunci : pengembangan Mobile learning, ADDIE, Prinsip-prinsip tata letak ABSTRACT The purpose of this study was to (1) develop smartphone-based mobile learning Material of governance principles on the basic graphics of class X Multimedia major in SMK Muhammadiyah 2 Surabaya, (2) knowing the feasibility of smartphone-based mobile learning Material of layout principles in subjects the basis of graphic design class X majoring in Multimedia at SMK Muhammadiyah 2 Surabaya, (3) understanding the effectiveness of smartphone-based mobile learning Material layout principles in the basic subjects of graphic design class X major in Multimedia at SMK Muhammadiyah 2 Surabaya. The development model used is the ADDIE development model. The subjects were tested for 1 material and media expert, XI Multimedia Vocational High School 2 Muhammadiyah 2 Surabaya students. In the feasibility test method using a questionnaire given to learning design experts, material experts and media experts as well as XI Multimedia class students, 3 individual test students, 6 small group tests, and large group trials. The effectiveness technique uses the pre-test and post-test T test, which is the control group and the experimental group involving students of class X majoring in Multimedia at SMK Muhammadiyah 2 Surabaya The results of the analysis of cellular learning development data in the material principles of layout in the graphic base class majoring in Multimedia at SMK Muhammadiyah 2 Surabaya supported by data (Learning design expert = 100% "Very good", material expert = 100% "Very good", Expert media = 100% "Very good") as well as trials Individual students = 93.8%, small groups = 92.5% "Very good" and usage = 98% "Very good", meaning that mobile learning that is Built is suitable for use in Learning Activities. Also strengthened by the results of the analysis of the effectiveness of mobile learning in the material principles of layout in the basic subjects of graphic design class X majoring in Multimedia at SMK Muhammadiyah 2 Surabaya pre-test and post-test data of the control and experimental groups (tcount = 2.34) with a significant level 5% (db = 59, table = 1.67). Learning tcount is greater than ttable so mobile learning is effectively used in learning activities. Keywords: Mobile learning development, ADDIE, Layout principles
PENGEMBANGAN MEDIA KOMPUTER PEMBELAJARAN MULTIMEDIA MATA PELAJARAN FISIKA POKOK BAHASAN SISTEM TATA SURYA BAGI SISWA KELAS 2 SEMESTER I DI SMAN 22 SURABAYA KRISTANTO, ANDI
Teknologi Pendidikan Vol 10, No 2 (2010): Vol10 No 2 - Oktober 2010
Publisher : Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era perkembangan teknologi informasi yang semakin meningkat, khususnya dalam teknologi komputer sangat berpengaruh dan berperan penting dalam dunia pendidikan. Terutama dalam media pembelajaran, yaitu sering disebut dengan komputer pembelajaran atau Computer Assisted Instructional (CAI). Pengunaan media tersebut sangat membantu sekali dalam proses belajar siswa secara mandiri. Aplikasi program yang disajikan meliputi teks, grafis, animasi, video, dan saound. Apliaksi program tersebut dapat menarik perhatian dalam proses belajar mengajar. Model dan prosedur pengembangan yang digunakan dalam pengembangan adalah model Dick and Carey (1990). Dalam pelaksanaan ujicoba dilakukan dalam 4 tahap, yaitu: 1. Tahap awal, review dengan ahli materi dan ahli media. 2. Tahap kedua, evaluasi dengan uji coba perorangan. 3. Tahap ketiga, uji coba produk kelompok kecil. 4. Tahap terakhir, uji coba lapangan yaitu dengan kelompok besar. Jenis data pada pengembangan CAI tersebut berbentuk kualitatif dan kuantitatif. Jenis data kualitatif berbentuk masukan, tanggapan dan saran. Sedangkan data kuantitatif diperoleh dari uji coba produk kelompok kecil dan kelompok besar dengan menggunakan angket penilaian terhadap program CAI tersebut. Dari data survey uji coba produk di SMA Negeri 22 Surabaya, sebagai populasi adalah siswa kelas 2 dan sebagai sampel adalah kelas 2.1 dan 2.5. Pengumpulan data menggunakan metode angket dan wawancara, kemudian data dianalisis dengan menggunakan rumus deskriptif persentase. Adapun dari hasil uji coba kelompok besar adalah sebagai berikut: 1. Petunjuk pengoperasian program 93,73% (baik). 2. Uraian/ isi materi (94,55% (baik). 3. Animasi, gambar, film dan suara 97,22% (baik). 4. Lingkup pertanyaan CAI 94,67% (baik). 5. Kunci jawaban dan skor/ nilai 97,49% (baik). Hasil persentase tersebut adalah hasil dari uji coba formatif pada kelompok besar dan merupakan hasil akhir prototype dari produk pengembangan CAI Multimedia. Adapun hasil persentase tersebut dapat digunakan bagi para peneliti atau pengembang lain sebagai referensi atau masukan dalam melakukan sebuah penelitian terhadap produk prototype tersebut.   Kata kunci: Pengembangan, Media Komputer Pembelajaran, Mata Pelajaran Fisika tentang Sistem Tata Surya.
PENGARUH MEDIA MISSING FLIPCHART TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 4-5 TAHUN SAFITRI, LIDIA; Kristanto, Andi
PAUD Teratai Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Edisi Yudisium Maret 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrack:The purpose of this quantitative research was to know the influence of missing flipchart media toward cognitive ability recognizing number concept to 4-5 years old children in TK Al-Iman Mulyorejo district Surabaya. Sample in this research were the children of A2 group numbering 23 children. The data collection method applied was observation using assessment instrument in the form of observation sheet and documentation. The data analysis used Wilcoxon match pair test.The results showed thatTcounted<Ttable(0 <73), therebyHaaccepted and Horejected. Based on the description, it can be concluded thatmissingflipchartmediainfluenced towardcognitive abilityof recognizing number concept to4-5 yearsold children in kindergarten Al-Iman Mulyorejo District of Surabaya. Keywords: Missing flipchart media, Cognitive, Recognizing number concept. Abstrak:Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media missing flipchart terhadap kemampuan kognitif anak usia 4-5 tahun di TK Al-Iman Kecamatan Mulyorejo Surabaya. Sampel penelitian ini adalah anak kelompok A2 yang berjumlah 23 anak. Teknik pengumpulan data mengunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tabel penolong uji jenjang bertanda Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Thitung< Ttabel (0<73), dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarsan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media missing flipchart terhadap kemampuan kognitif anak usia 4-5 tahun di TK Al-Iman Kecamatan Mulyorejo Surabaya. Kata kunci: Media missing flipchart, Kemampuan kognitif, Mengenal konsep bilangan.
PENGARUH METODE INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN SAINS ANAK KELOMPOK B Kristanto, Andi; APRILIA, SINDI
PAUD Teratai Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh metode inkuiri terhadap kemampuan sains anak kelompok B di TK Al-Iman Surabaya. Metode penelitian pada kajian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif pre-eksperimental design dengan menggunakan desain penelitian berupa one-group pretest-posttest design. Data dikumpulkan dengan teknik observasi nonpartisipan dan dokumentasi. Subyek pada penelitian ini menggunakan 20 anak usia 5-6 tahun di TK Al-Iman Sutorejo Tengah Mulyosari Surabaya. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan Wilcoxon Match Pairs Test dengan tabel penolong uji jenjang Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan taraf signifikansi/kesalahan 0,05 atau 5% karena jumlah sampel yang diteliti (n) adalah 20 dapat diperoleh Ttabel=52, maka H1 diterima dan Ho ditolak karena Ho nilainya lebih kecil dari H1/Ho<H1 (0<52). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode inkuiri berpengaruh terhadap kemampuan sains anak kelompok B di TK Al-Iman Sutorejo Tengah Mulyosari Surabaya. Kata Kunci: metode inkuiri, kemampuan sains.   Abstract This quantitative research was aimed to prove whether there was influence of inquiry method toward science ability to group B children in TK Al-Iman Surabaya. This study uses a quantitative approach to research design Pre Experimental Design and research type One Group Pre-Test Post-Test Design.  The data was collected by observation technique non participant and documentation. This research used 20 children of 5-6 years old in TK Al-Iman Sutorejo Tengah Mulyosari Surabaya. The analysis result used  Wilcoxon Match Pairs Test with table for Wilcoxon. The research result indicated that with 5% significant level / error because the total samples observed (n) was 20 so it could be obtained Ttable = 52 so H1 was accepted and Ho was refused because Ho value was smaller than H1 / Ho < H1 (0 < 52). In this way, it could be concluded that the inquiry method influenced toward science ability to group B children in TK Al-Iman Sutorejo Tengah Mulyosari Surabaya. Keywords: Inquiry method, science ability
IMPLEMENTASI MEDIA SIMULASI KAMERA DIGITAL MATA KULIAH PENGEMBANGAN MEDIA FOTO Kristanto, Andi
978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.034 KB)

Abstract

Dalam mata kuliah pengembangan media foto, mahasiswa masih sulit memahami materi tentang aperture, speed dan ISO. Pengaturan dari ketiga kombinasi ini adalah dasar dari fotografi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek penelitiannya adalah mahasiswa angkatan 2013 dengan jumlah 47 orang. Prosedur penelitian terdiri dari 4 tahap disetiap siklusnya, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pengumpulan datanya dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data hasil pengamatan, tes diolah dengan analisis deskriptif untuk menggambarkan peningkatan pencapaian keberhasilan tiap siklus dan untuk menggambarkan keberhasilan pembelajaran dengan memanfaatkan media pembelajaran simulasi kamera digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman materi pada mata kuliah pengembangan media foto. Berdasarkan hasil penelitian, pada pra siklus hasil belajar menunjukkan nilai rata-rata sebesar 41,20. Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 69,75. pada siklus I ini rata-rata mahasiswa naik dibandingkan dengan rata-rata pada pra siklus. Pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar mahasiswa adalah 85,77. Hal tersebut menunjukkan terdapat kenaikan hasil belajar pada siklus II. Dari hasil analisis data di atas menunjukkan ada peningkatan hasil belajar mahasiswa dengan menggunakan media pembelajaraan simulasi kamera digital. Peningkatan hasil belajar mahasiswa dapat dilihat dari persentase keberhasilan yang diperoleh dari tes yang diberikan kepada mahasiswa. Kata kunci: Implementasi, Simulasi Kamera digital, Pengembangan Media Foto
Sistem Pengaman dan Pelacak Kendaraan Bermotor Menggunakan GPS dan SMS Warjono, Sulistyo; K, Samuel Beta; Kristanto, Andi; Pratama, Hendra; Andriyani, Rifkah Retno
JTET (Jurnal Teknik Elektro Terapan) Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Teknik Elektro - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengamanan dan pelacakan kendaraan bermotor merupakan sebuah sistem untuk mengetahui posisi kendaraan dengan pasti. Sistem pelacakan ini menggunakan teknologi GPS (Global Positioning System) dan perangkat seluler untuk pengamanannya. Kendaraan yang telah dilengkapi dengan GPS akan membalas SMS (Short Message Service) yang dikirim dengan format tertentu, dan akan menunjukkan posisi kendaraan berada. Modul yang ada di kendaraan adalah SIM 548C dan mikrokontroler AT mega 162, serta relai sebagai pemutus kontak. Pada modul SIM548C terdapat modul yaitu GSM dan GPS yang masing-masing memiliki antena yaitu antena GPS dan antena GSM, data yang diterima oleh modul akan diolah dan dikirim secara serial ke mikrokontroler melalui pin RX dan TX. Akses data untuk GPS yaitu NMEA 0183 dan data GSM menggunakan AT Command untuk komunikasi dengan mikrokontroler AT mega 162. Selain posisi kendaraan yang dapat diketahui, kendaraan juga dapat dimatikan mesinnya dengan mengaktifkan relai lewat SMS.
Long Term Risks of Proton Pump Inhibitor Administration: A Literature Review Uwan, Willy Brodus; Syam, Ari Fahrial; Kristanto, Andi; Adiwinata, Randy; Adiwinata, Sheila; Richard, Timoteus; Rasidi, Josephine; Phang, Beatrice Belinda
The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology, and Digestive Endoscopy Vol 18, No 3 (2017): VOLUME 18, NUMBER 3, DECEMBER 2017
Publisher : The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology, and Digestive Endoscopy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.071 KB) | DOI: 10.24871/1832017169-176

Abstract

Proton pump inhibitor (PPI) has become drug of choice for acid related disease. However, PPI tend to be overprescribed and becoming one of the highest burden for health cost. Some studies showed that PPI are prescribed unnecessarily. Recent evidences showed raised concerns over long term effects of PPI consumption. Several long term side effects such as increased incidence of gastric polyps, micronutrient absorption disorders, infections, and osteoporosis have been yearly discussed. In recent years there has been increased attention to new side effects such as dementia, chronic renal failure, and cardiovascular disorders. Therefore, some health associations had issued warning and guidance regarding long term PPI prescription.
Tatalaksana Terkini Perlemakan Hati Non Alkoholik Adiwinata, Randy; Kristanto, Andi; Christianty, Finna; Richard, Timoteus; Edbert, Daniel
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlemakan Hati Non Alkoholik (Non Alcoholic Fatty Liver Disease/NAFLD) merupakan salah satu penyebab utama dari penyakit hati kronis di negara berkembang. NAFLD dapat berkembang menjadi menjadi penyakit hati yang lebih berat seperti Non Alcoholic Steatohepatis (NASH), sirosis hepatis, dan karsinoma hati. Tatalaksana NAFLD terus berkembang, dan saat ini klinisi dihadapkan dengan berbagai pilihan alternatif baik dari segi nonfarmakoterapi maupun farmakoterapi. Tulisan ini akan membahas berbagai pilihan terapi NAFLD terkini tersebut berdasarkan bukti terbaru.
PENGEMBANGAN MEDIA FUN MATH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK TK Kristanto, Andi; Rahayu, Novika
PAUD Teratai Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Edisi Yudisium Maret 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This research and development research had purpose to develop fun math media to enhance cognitive ability to children of TK A1 in TK Al Kautsar Surabaya. The subject in this research were 14 children of TK A1 in TK Al Kautsar Surabaya. The data collection techniques were interview, questionnaire, and observation. The data analysis technique used in this research was Wilcoxon match pairs test because the research arrangement was in the form of one group pretest-posttest design. From the counting result used wilcoxon match pairs, it was known that tcounted value obtained was 0 (zero). The result of tcounted was compared with ttable. The number obtained from ttable was 21, so tcounted < ttable (0<21). The hypothesis resulted was Ho was refused and Ha was not refused (accepted). Based on the result it proved that it was required developing proper and effective fun math media to enhance cognitive ability especially in recognizing number symbol to TK A children. Keywords : Fun math media, Cognitive, Number symbol Abstrak : Penelitian research and development ini bertujuan mengembangkan media fun math untuk meningkatkan kemampuan kognitif pada anak TK A di TK Al Kautsar Surabaya. Subjek dalam penelitian ini adalah 14 anak TK A1 di TK Al Kautsar Surabaya. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara, angket (kuesioner), dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji jenjang bertanda Wilcoxon (Wilcoxon match pairs test) karena rancangan penelitian berupa one-group pretest-posttest design. Hasil perhitungan menggunakan uji jenjang Wilcoxon, dapat diketahui bahwa nilai thitung yang diperoleh adalah 0 (nol). Hasil thitung tersebut dibandingkan dengan ttabel, sehingga angka yang diperoleh dari ttabel ialah 21, maka thitung < ttabel (0<21). Hipotesis yang dihasilkan adalah Ho ditolak dan Ha tidak ditolak (diterima). Berdasarkan hasil tersebut berarti membuktikan bahwa diperlukan pengembangan media fun math yang layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan kognitif khususnya dalam mengenal lambang bilangan pada anak TK A. Kata kunci: Media fun math, Lambang bilangan
PENGARUH PARENT’S KNOWLEDGE MENGENAI PENDIDIKAN SEKS TERHADAP KONSEP DIRI ANAK USIA 4-6 TAHUN Kristanto, Andi; Islamiyah, Roudlotul
PAUD Teratai Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Edisi Yudisium Maret 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This quantitative study aimed to determine the effect ofthe parent 's knowledge about sex education to the self concept of children aged 4-6 years .Subject of research is 93 kindergartners / RA Al - Chusnaniyah Surabaya .Data collection techniques used in this research observation, questionnaires ,interviews , and documentation . The analysis technique usedin this research is descriptive analysis with simple linear regression data analysis .The results showed that t count > t table and p value (sig) of 0.000 (<0.05 )means that Ho is rejected and Ha was not rejected (accepted ) .Based on these results prove that the parent 's knowledge about sex educationaffect the self concept of children aged 4-6 years in Yayasan Al - Chusnaniyah Surabaya. Keywords : Parent?s knowledge, Sex education, Self concept Abstrak : Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parent?s knowledge mengenai pendidikan seks terhadap konsep diri anak usia 4-6 tahun. Subjek penelitiannya adalah 93 anak TK/RA Al-Chusnaniyah Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan analisis data regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa thitung > ttabel dan p value (sig) sebesar 0,000 (<0,05) artinya Ho ditolak dan Ha tidak ditolak (diterima). Berdasarkan hasil tersebut membuktikan bahwa parent?s knowledge mengenai pendidikan seks berpengaruh terhadap konsep diri anak usia 4-6 tahun di Yayasan Al-Chusnaniyah Surabaya. Kata kunci: Parent?s knowledge, Pendidikan seks, Konsep diri