Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEAHLIAN PROSES PENGELASAN ANAK-ANAK PUTUS SEKOLAH KOTA MALANG Taufik, Achmad; Purkuncoro, Aladin Eko; Kurniawan, Arif; Hidayar, Taufik
Abdimas Galuh Vol 2, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.221 KB) | DOI: 10.25157/ag.v2i1.3312

Abstract

Keterampilan yang mandiri dapat dibina melalui pelatihan yang terus menerus secara periodik dengan pola pelaksanaan yang telah ditentukan oleh pemerintah berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat. Bagi industri kecil dan menengah di bidang permesinan dan konstruksi baja ringan, lingkup pekerjaannya tidak bisa lepas dari bahan logam (terutama baja). Hasil produk yang dihasilkan selalu berkaitan dengan penyambungan antar komponen logam, penyambungan antar komponen yang paling umum bisa dilakukan adalah dengan mur baut, keling maupun las. Dalam pengabdian masyarakat melalui pelatihan ini dapat memberikan informasi tentang tugas dan kewenangan pemeriksa pengelasan. Memberikan pemahaman tentang dasar perhitungan kekuatan sambungan las, yang kemudian dipusatkan pada pembacaan tabel. Memahami fenomena penyimpangan setelah proses pengelasan. Memberikan pemahaman tentang cara memperbaiki cacat pengelasan. Juga dalam pelatihan ini bisa mendapatkan proses pengelasan dengan menggunakan prosedur pengelasan, sehingga manajemen proses pengelasan bisa berjalan dengan baik.
PEMBELAJARAN MENGGAMBAR EKSPRESI DENGAN AUDIO VISUAL DI SMAN I GAPURA KECAMATAN GAPURA KABUPATEN SUMENEP KEPULAUAN MADURA KURNIAWAN, ARIF
Jurnal Seni Rupa Vol 1, No 1 (2013): Volume 1 edisi Yudisium 2013
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini ialah pembelajaran menggambar di SMA Negeri I Gapura dilaksanakan dengan media yang diberikan kurang diminati oleh siswa. Sebab sarana media pembelajaran yang kurang memadai seperti halnya perangkat media pembelajaran audio visual. Hal ini dibuktikan pada setiap kelas, tidak terpasang perangkat media audio visual seperti komputer dan LCD proyektor. Maka masalah penelitian dirumuskan dalam bentuk media audio visual, penggunaan media audio visual dan hasil belajar dari penggunaan media audio visual kepada siswa kelas X-5 SMA Negeri I Gapura dalam pelajaran menggambar ekspresi. Penelitian ini menggunakan rancangan diskriptif kualitatif. Setelah hasil kebutuhan siswa diperoleh dan dianalisis, maka langkah selanjutnya membuat naskah produksi media audio visual. Perangkat yang digunakan dalam pembelajaran media audio visual yaitu komputer atau laptop, LCD Proyektor, sound, speaker. Maka hasil karya siswa mengalami peningkatan dari rata-rata sebelum menggunakan media pembelajaran audio visual.  Kata kunci: media pembelajaran, gambar ekspresi, audio visual. The background of this reseacrh is drawing learning in the SMA negeri ! Gapura . It has been done with media which given uninteresting by the students. Because of uninteresting teaching media such as the teaching media of audio visual.In this case is showed in every class or grade, there is no a sets of equipment of audio visual media such as computer and projector LCD. So the problem of research is formulated in audio visual media form, the use of audio visual media and the study result of using audio visual to the students in grade X-5 SMA Negeri I Gapura in drawing of expressing lesson. This reaseach uses plan of qualitative descriptive. After the result of the students’ needs are got and analiyzed ,and the next step is making a production document of audio visual media. The sets of equipment which is used in audio visual media learning are computer or laptop, sound, speaker. So, the resualt of students’ creation have improved from the level before because using audio visual media learning. Keywords: media learning, drawing of expressing, audio visual
PENGARUH STRATEGI CO-BRANDING, BRAND EQUITY TERHADAP PURCHASE INTENTION MELALUI BRAND PREFERENCE Kurniawan, Arif; Suryoko, Sri; Listyorini, Sari
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014
Publisher : Departemen Administrasi Bisnis, FISIP Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.428 KB)

Abstract

In 2003 Daihatsu doing Co-Branding with Toyota to produce two identical products, namely Daihatsu Xenia and Toyota Avanza. Results of Co-Branding makes Daihatsu got many achievements. Daihatsu Xenia including three best-selling MPV in Indonesia, contributing to the Daihatsu Xenia reach above 56% and the contribution make Daihatsu get ranked the two acquisition of the car market in Indonesia. In 2012 Daihtsu Xenia awarded a top brand. This study aims to determine the effect of co-branding strategies, brand equity toward purchase intention through the Brand Preference. This study is included in the explanatory research. Data collection techniques with accidental sampling method with a sample of 100 analyzes conducted qualitatively and quantitatively. Quantitative analysis using validity, reliability test, crosstab, product moment correlation, simple linear regression, coefficient of determination, multiple regression, t test, and path analysis. The results of this study indicate that the strategy of Co-Branding positive effect on brand equity, co-branding strategy positive effect on Brand Preference, Brand Equity positive effect on Brand Preference, Brand Equity positive effect on Brand Preference and Brand Preference positive effect on Purchase Intention. Based on path analysis get information that to improve the Purchase Intention must be done by increasing the effectiveness of co-branding strategy and followed by efforts to increase the brand equity that is able to increase the Brand Preference. Communicate and provide information about products Daihatsu Xenia is interesting as Co-Brand Product Daihatsu-Toyota and innovation should be done so that consumers want to buy, reuse, do not switch to another brand and make the Daihatsu Xenia first choice when buying a MPV.
Power Of Test Path Analysis and Partial Least Square Analysis Kurniawan, Arif; Loekito, Loekito; Solimun, Solimun
CAUCHY Vol 4, No 3 (2016): CAUCHY
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.118 KB) | DOI: 10.18860/ca.v4i3.3593

Abstract

Path analysis Analysis and Partial Least Square (PLS) was used to analyze many variables. Both methods use the least squares method (OLS) that can be compared between the two to determine the best method in a study to get an assessment of the behavior of civil servants in the Government of Kediri. The purpose of this study is: comparing path analysis Analysis with Partial Least Square (PLS) on the power of the test and the valueR2.Path method is able to provide the value of R2 higher than Analysis of Partial Least Square (PLS) but the value of the test power analysisi path is smaller than using Analysis of Partial Least Square (PLS). Usage analysis methods Path Analysis and Partial Least Square (PLS) produces behavioral assessment of civil servants in the government of Kediri is nearly equal results and discussion. Based on the analysis to prove that the behavior of civil servants in the Government of Kediri not meet eligibility based on the grade levels and echelons of the civil service
PENGARUH STUDI EKSPERIMEN PEMANFAATAN PANAS BUANG KONDENSOR UNTUK PEMANAS AIR Kurniawan, Arif
JURNAL FLYWHEEL Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47549/flywheel.v7i1.600

Abstract

Pada bagian mesin pendingin (refrigerasi) terdapat peralatan yang dapat mengeluarkan panas yaitu kondensor, yang dihasilkan pada saat mesin pendingin bekerja. Panas yang dikeluarkan oleh kondensor dapat dimanfaatkan untuk memanaskan air. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan 3 variasi ukuran diameter pipa kondensor terhadap performa atau koefisien prestasi (COP) pada suatu mesin pendingin. Metode penelitian menggunakan studi eksperimen dengan parameter yang diuji adalah temperatur (T) dan tekanan (P) pada mesin pendingin yang diukur pada saat pipa kondensor dikenai pembebanan air. Variabel eksperimen adalah air pada pembebanan pipa kondensor dan diameter pipa kondensor (D). Hasil analisa data penelitian menunjukkan COP mesin pendingin semakin naik dengan bertambahnya ukuran diameter dan pembebanan air pada pipa kondensor, yang nilainya masing-masing: (1) D=0.00318 m, beban air 0 L, COP=1.96; beban air 0.6 L, COP=2.26; beban air 1.8 L, COP=2.28; beban air 3 L, COP=2.33; (2) D=0.00476 m, beban air 0 L, COP=2.18; beban air 0.6 L, COP=2.29; beban air 1.8 L, COP=2.38; beban air 3 L, COP= 2.46; (3) D=0.00635 m, beban air 0 L, COP=2.48; beban air 0.6 L, COP=2.56; beban air 1.8 L, COP=2.67; beban air 3 L, COP=2.74. Dari hasil penelitian ini dapat membuktikan dan menunjukkan hasil yang signifikan bahwa adanya pengaruh penggunaan diameter pipa kondensor dan pembebanan air terhadap performa mesin pendingin, yaitu adanya kenaikan nilai COP mesin pendingin.
Early Detection of High Risk Pregnancy Kurniawan, Arif; Sistiarani, Colti; Hariyadi, Bambang
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 12, No 2 (2017): Jurnal KEMAS Vol.12 No.2 : January 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v12i2.5998

Abstract

There are 30.939 pregnant women in Banyumas, with 6.206 cases referred due to high-risk pregnancies. Petahunan village in Pekuncen has the the highest incidence of high-risk pregnancies compared with other villages. The purpose of this study is to describe the implementation of early detection of high-risk pregnancies in Petahunan village, Pekuncen. This study used qualitative research methods with case study approach. Research instruments used in-depth interviews and focus group disscussion toward early detection of high-risk pregnancy issue. The informants were 7 people include pregnant women, health workers, midwives, head of village and village health forum chairman. The result showed only antenatal care implemented to detect high-risk pregnancy and no programs and community empowerment efforts in early detection of high-risk pregnancies.
STUDI DISTRIBUSI TEKANAN ALIRAN MELALUI PENGECILAN SALURAN SECARA MENDADAK DENGAN BELOKAN PADA PENAMPANG SEGI EMPAT Sarjito, Sarjito; Subroto, Subroto; Kurniawan, Arif
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah  mempelajari  distribusi tekanan dan penurunan tekanan pada aliran satu fase, melalui penampang pipa persegi dengan belokan (elbow) dan mengalami pengecilan saluran (sudden contraction) ditinjau dari berbagai sudut pandang. Rasio pengecilan saluran yang dipakai adalah S= 0.6, S = 0.667 dan S = 0.8 Penelitian dilakukan dengan mengalirkan fluida melalui rotameter sebelum masuk seksi uji.  Kemudian, Debit aliran yang dipakai sebagai parameter yang divariasi dalam penelitian ini, yaitu 2 gpm, 4 gpm dan 8 gpm. Dengan mnggunakan fluida satu fase yang berupa air. Titik pengukuran tinggi tekanan diambil pada bagian dinding depan dan dinding samping seksi uji. Pada bagian depan seksi uji, diambil 15 titik pengukuran sebelum dinding kontraksi dan 15 titik pengukuran sesudah dinding kontraksi. Pada bagian dinding samping seksi uji, diambil 9 titik pengukuran sebelum dinding kontraksi dan 9 titik pengukuran sesudah dinding kontraksi. Penelitian menghasilkan bahwa setiap kenaikan kecepatan selalu diikuti dengan penurunan tekanan, begitu juga sebaliknya. Pada pipa (S) = 0,6 dengan debit 8gpm, sebelum kontraksi mempunyai kecepatan (v1)= 0.0683 m/s dan tekanan 109 Kg/m2 pada sumbu saluran (titik 3c), kemudian setelah melewati dinding kontraksi tekanan turun menjadi -30 Kg/m2 pada kecepatan aliran (v2)= 0.1896 m/s. Ketika aliran mendekati sudut belokan (90o ) terjadi peningkatan tekanan karena adanya perlambatan aliran. Debit aliran berpengaruh pada besarnya tekanan, semakin besar debit aliran semakin besar juga tekanan yang dapat di ukur. Pada debit aliran (Q) 4 GPM dalam saluran rasio 0,667, aliran masuk bertekanan 85 Kg/m2  ketika debit dinaikkan menjadi 8 GPM tekanan naik menjadi 133 Kg/m2. Namun semakin jauh posisi aliran dari dasar pipa maka akan semakin kecil tekanannya. Semakin besar luas penampang pipa maka akan semakin kecil Bilangan Reynoldsnya, untuk rasio pengecilan 0,6 pipa outlet (A= 0.0025m2) pada Q = 0.000171m3/det diperoleh harga Re = 3379.53795, pada rasio pengecilan 0,667 (A= 0.0016 m2) pada Q = 0.000171 m3/det diperoleh harga Re = 4224.42244 dan untuk rasio pengecilan 0,8 pipa outlet (A= 0.0016 m2) pada debit (Q) = 0.000171 m3/det diperoleh harga Re = 4224.42244. Bilangan  Reynolds juga akan naik seiring dengan besarnya debit aliran. 
PENGAMANAN DATA NASABAH DENGAN METODE ENKRIPSI RC4 & STEGANOGRAFI LSB Kurniawan, Arif; Al Amin, Imam Husni
Proceeding SENDI_U 2018: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.892 KB)

Abstract

Sistem informasi Koperasi adalah salah satu website yang memiliki proses simpan-pinjam sekaligus penyimpanan hasil proses ke database dan penyimpanan data nasabah. Data nasabah ini sangat penting bagi kepercanyaan nasabah kepada pihak koperasi, maka data nasabah ini harus diamanankan . Keamanan dalam sebuah data termasuk hal yang sangat penting dalam penyebaran sistem secara online. Terdapat banyak kemungkinan data bisa diambil atau disalah gunakan oleh orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan keamanan pada data nasabah agar bisa terjaga dengan aman. Penelitian ini menggunakan metode Enkripsi RC4 dan Steganografi LSB. Hasil dari penelitian ini adalah Sistem Informasi Koperasi simpan-pinjam dengan penyimpanan proses dan data nasabah yang menerapkan enkripsi RC4 dan Steganografi LSB pada keamanan data nasabahnya.
STABILISASI TANAH LUNAK DENGAN ABU AMPAS TEBU, FLY ASH, KAPUR DAN SEMEN TERHADAP SIFAT MEKANIS TANAH Kurniawan, Arif; Alwi, Abubakar; Bachtiar, Vivi
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (923.188 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.36661

Abstract

Tanah berguna sebagai bahan konstruksi dalam pekerjaan sipil, salah satunya pada pekerjaan jalan raya. Rendahnya kekuatan mekanis tanah lunak baik kuat tekan maupun kuat gesernya merupakan penyebab rendahnya daya dukung tanah yang sangat berpotensi terjadi penurunan konstruksi diatasnya. Stabilisasi kimiawi adalah perbaikaan tanah dilakukan dengan cara menambahkan bahan kimia tertentu dengan material tanah, Penggunaan abu ampas tebu, fly ash, kapur dan semen sebagai bahan stabilisasi tanah diharapkan dapat menstabilkan kondisi pH tanah, mengisi rongga pori sehingga mengurangi penyerapan air, dan meningkatkan daya dukung tanah. Penelitian dilakukan dengan mencari persentase rasio campuran tertentu yang menyebabkan kenaikkan daya dukung dan kuat geser tanah lempung yang distabilisasi dengan komposisi campuran bahan additive sebesar 30%, 40%, 50% terhadap total volume tanah campuran. Hasil pengujian didapatkan bahwa nilai daya dukung tanah dan kuat geser pada masing-masing campuran mengalami peningkatan dari kondisi tanah asli, campuran maksimal terjadi pada campuran desain A-3 50% tanah asli dan 50 % bahan additive (5% kapur +2,5% abu ampas tebu +17,5% fly ash + 25% semen ).Kata kunci : Stabilisasi, bahan kimia, daya dukung tanah, lapis fondasi bawah
HIDROGEN PEROXIDA & NaCl 0.9 % MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN VULNUS APPERTUM Umah, Khoiroh; Kurniawan, Arif
Journals of Ners Community Vol 3 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/j ners community.v3i2.15

Abstract

ABSTRAK Penyembuhan luka adalah pergantian sel-sel mati atau rusak dengan sel-sel sehat. Teknik perawatan luka adalah dengan mencuci awal luka menggunakan dua bahan kimia. Bahan-bahan ini adalah hidrogen peroksida dan NaCl 0,9%. Hidrogen peroksida adalah senyawa kimia anorganik yang memiliki sifat oksidator kuat, tetapi juga memberikan efek holistik yang bermanfaat; bertindak sebagai katalis untuk berbagai proses tubuh yang diperlukan dan langsung mengurangi infeksi bakteri anaerob. Natrium klorida (NaCl 0,9%) adalah solusi fisiologis dan tidak akan merugikan jaringan luka. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas dari kedua bahan tersebut.Penelitian ini menggunakan Quasy eksperimen Post-test-only-Design Group. Populasi penelitian ini adalah klien vulnus appertum di Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik. Sampel terdiri dari 22 responden yang diambil dengan purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Variabel bebas adalah perawatan menggunakan NaCl 0,9% dan H2O2 3% yang diakhiri dengan NaCl 0,9% sedangkan variabel tergantung adalah percepatan penyembuhan luka. Pengumpulan data diambil dengan cara observasi pada hari hari ke-7.Hasil penelitian ini menunjukkan perbedaan efektivitas pengobatan dengan hidrogen peroksida 3% dan NaCl 0,9% untuk penyembuhan luka yang terkontaminasi. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik U Mann Whitney dengan nilai p <0,05 (0013), dapat disimpulkan bahwa perawatan dengan H2O2 3% yang diakhiri dengan NaCl 0,9% lebih efektif daripada hanya dengan 0,9% NaCl.Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pedoman pengobatan luka dengan menggunakan Hidrogen Peroksida 3%, yang diakhiri dengan NaCl 0,9% sebagai standar perawatan luka klien appertum vulnus. Kata kunci: Penyembuhan Luka, Hidrogen Peroksida 3%, NaCl 0,9%, Perawatan Luka Terkontaminasi.  ABSTRACT Wound healing is that cells die or be damaged exchange by healthy cells and organs traumatized. Wound care techniques in this initial washing of the wound healing decide effects of the two chemicals. These materials are hydrogen peroxide and NaCl 0.9%. Hydrogen peroxide is inorganic chemical compounds which have strong oxidizing properties, but also provide useful holistic effects the body; it act as a catalyst for a variety of body processes needed and directly reduce the anaerobic bacterial infections. Sodium chloride (NaCl 0.9%) is a physiological solution and will not harm the wound tissue. This study was aim to determine the effectiviness of these two materials.These researches use experimental Quasy Type Post-test-only-Design Group. The population of this research was on vulnus appertum the client in ER Ibnu Sina Gresik Hospital. The sample consisted of 22 respondents taken with purposively technical according to with inclusion criteria. Independent variable is the threatment of 0.9% NaCl and H2O2 3 % ended with NaCl 0.9 % and dependent variables is acceleration contaminated wound healing. The collection of data was taken by way of observation on day 7th day.The results of this study showed differences in the effectiveness of the treatment of 3% hydrogen peroxide ended 0.9% NaCl with 0.9% NaCl to the contaminated wound healing. Data analyzed using statistical test U Mann Whitnay with value p < 0.05 (0013), it can be concluded that threatment with 3 % H2O2 ended 0.9 % HaCl more effective than only with 0.9 % NaCl.From this research can be used as a wound treatment guideline Hydrogen Peroxide 3%, which ended with 0.9% NaCl as a standard treatment of wounds contaminated the client vulnus appertum. Keywords: Wound Healing, Hydrogen Peroxide 3 %, NaCl 0.9 %, Contaminated Wound Healing.