Ira Kurniawati
Prodi Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, FKIP – UNS

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFE) PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS BAGI SISWA KELAS VIII C SMP NEGERI 2 SUKOHARJO TAH Arum, Agustine Tiya; Budiyono, Budiyono; Kurniawati, Ira
Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika SOLUSI Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika SOLUSI, Volume 1, Nomor 1, Januari 2
Publisher : F.KIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.323 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendiskripsikan pelaksanaan pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) yang dapat meningkatkan aktivitas belajar dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Sukoharjo tahun 2016/2017. 2) mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Sukoharjo tahun 2016/2017. 3) mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) memberikan dampak terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Sukoharjo tahun 2016/2017.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes dan dokumentasi. Teknik uji validitas data adalah triangulasi penyidik. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data aktivitas belajar siswa dan pelaksanaan proses pembelajaran melalui observasi, data prestasi belajar matematika siswa yang diperoleh melalui tes, dan data berupa foto dan video pembelajaran melalui dokumentasi.Dari hasil observasi pada siklus I, diperoleh rata-rata persentase aktivitas belajar siswa sebesar 65.75%, banyaknya siswa yang mencapai kategori aktivitas belajar siswa tinggi adalah 17 siswa (54.84%), dan dari hasil tes prestasi belajar matematika diperoleh presentase ketuntasan nilai tes sebesar 70.97%. Pada siklus II mengalami peningkatan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa sebesar 9.17% menjadi 74.92%, banyaknya siswa yang mencapai kategori aktivitas belajar siswa tinggi meningkat sebesar 19.35% menjadi 74.19% atau sebanyak 23 siswa dan presentase ketuntasan nilai tes meningkat sebesar 6.45% menjadi 77.42%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2016/2017.
PENERAPAN STRATEGI ARCS DENGAN PEMBERIAN SCAFFOLDING : UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIKA DAN PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASISWA PADA MATA KULIAH MATEMATIKA DASAR Chrisnawati, Henny Ekana; Usodo, Budi; Kurniawati, Ira; Kuswardi, Yemi
Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol 5, No 2 (2015): Journal of Mathematics and Mathematics Education
Publisher : Journal of Mathematics and Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.228 KB)

Abstract

ABSTRACT                                                                                                       This research has purposes to increase mathematical understanding ability and build character of undergraduate in mathematics foundation which uses ARCS’s strategy with giving scaffolding. Mathematics foundation which has abstract’s characteristic and necessary from understanding ability both computational also fungtional become priority of researcher’s thought. Characteristic of mathematical concept which is pyramidal compel students to understanding basic concept correctly for the sake of understanding new concept.  Not only for understanding but also building character is one of affectionate factors priority to reach success in learning mathematics. Pay attention of developing character, undergraduate are wished to show positively character in learning so that gives positively implication to the results. This research is classroom activity research which gives some informations about the changes or increase that ae caused by an activity. This research uses undergraduate of physics education in year academic 2015/2016  as a subject. Technique of collecting data uses test and observation while learning and research’s instrument is developed by validation of professional judgment. The result from application of ARCS’s strategy with giving scaffolding in learning is exist an increase of mathematical understanding ability. It showed by the results of mathematical understanding ability’s test in first and second cycle which gave information that there exist an increase of completeness percentage for understanding mathematical concept which from 39, 5 % up to 77,4 % in first cycle then continued up to 82,6 % in second cycle. Like that, it also showed by the mean of the test’s result which gave an increase from 61 in first cycle up to 81,1 in second cycle. The application of ARCS’s strategy also increased the affectionate learning’s result. It showed by the results of observation in first and second cycle which showed that the mean percentage of    character building from indicators: honest, discipline, hardworking, creative, stand alone, has a curiosity, appreciate achievement, friendly, responsible which were developed. Those results increase from bottom category in pre-cycle became in middle and high category in second cycle. It means that   used motivation technique (attention, relevance, confidence and satisfaction) in learning activity of mathematics foundation gave fact that those technique fulfilled need of undergraduate for reaching optimal achievement. Keywords : understanding concept ability, character, ARCS’s strategy, scaffolding
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN DIRRECT INSTRUCTION DENGAN STRATEGI MOTIVASI ARCS PADA MATERI GRAPH Kuswardi, Yemi; Kurniawati, Ira; Sutopo, Sutopo
Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol 1, No 1 (2011): Journal of Mathematics and Mathematics Education
Publisher : Journal of Mathematics and Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.435 KB)

Abstract

ABSTRACT Graph  materials  contains  declarative  knowledge  and  procedural knowledge.  In  Graph  subject  included declarative  knowledge  is  the  graph  terminology  while  those  included  procedural  knowledge  is  how  to determine  the  settlement  of  problems  by  using  the  algorithm  methods  associated  with  Graph.  Dirrect instruction  that  relies  on  principles  of  behavioral  and  social  learning  theory,  has  been  specifically designed to support students learning processes associated with procedural knowledge and declarative knowledge is well structured and can be taught with the pattern of activity that gradually, step by step. ARSC  motivation  strategies  (Attention,  Relevance,  Confidence,  Satisfaction)  is  a  strategy  that  can increase  the  motivation  on  learning  materials  and  learning  activities  of  students.  Application  of  direct instruction model with ARCS motivational strategies is one solution to resolve the issue. The purpose of this  study  was  to  determine  whether  the  aplication  of  direct  istruction  model  using  ARCS  strategy  on graph materials subject (1) the mastery learning is achieved, (2) students learning activities are effective, (3)  students  responses  are  positive,  and  (4)  the  effectiveness  of  model  is  reached.  This  research  is  a qualitative  descriptive  research.  The  subjects  of  this  research  are  students  who  take  Discrete Mathematics course in Educational Mathematics Program, Department of Educational Mathematics and Science,  FKIP,  Sebelas  Maret  University  Surakarta.  The  results  is  (1)  mastery  learning  achieved,  (2) learning  activities  are  effective,  (3)  students  response  considered  positive,  (4)  the  effectiveness  of interactive learning on graph is achieved. Keywords: Dirrect Instruction Model, Motivation Strategies ARCS, Discrete Mathematics, Graph
Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru Matematika Kota Surakarta dalam Menyusun Soal PISA-like Sujadi, Imam; Budiyono, Budiyono; Kurniawati, Ira; Wulandari, Arum Nur; Andriatna, Riki
Publikasi Pendidikan Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v11i2.16356

Abstract

Menghadapi tantangan abad 21, siswa harus dipersiapkan untuk memiliki kemampuan kognitif dan keterampilan, salah satunya penalaran. Indonesia berpartisipasi dalam PISA (Program for International Student Assessment) dalam rangka benchmarking pencapaian program pendidikan nasional. Hasil PISA 2018 menunjukkan bahwa pencapaian Indonesia dibidang matematika  masih rendah. Hal ini disebabkan siswa masih belum terbiasa mengerjakan soal PISA-like. Masalah yang dihadapi oleh guru adalah kurang tersedianya soal PISA-like yang didesain khusus dalam mengembangkan penalaran siswa. Tim Pengabdian bekerja sama dengan MGMP Matematika SMP Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan pendampingan guru dalam menyusun sendiri soal matematika PISA-like. Kegiatan ini melibatkan 34 guru dan dilaksanakan secara daring dalam 4 tahap meliputi: (1) pembekalan materi mengenai PISA serta penilaian dan pembelajaran di masa pandemi, (2) inspirasi penyusunan soal PISA-like dan praktik penyusunan soal, (3)diskusi hasil penyusunan soal (4) implementasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa: (1) 97% peserta menyatakan dengan kegiatan pendampingan wawasan mengenai karakteristik soal PISA dalam berbagai konteks (Personal, Societal, Occupational, Scientific) dan konten (Shape and Space, Change and Relationship, Quantity, dan Uncertainty) meningkat, (2) setelah mengikuti kegiatan pendampingan, peserta mampu menyusun soal sejenis PISA, (3) tindak lanjut kegiatan ini peserta dapat mengimplementasikan soal untuk kemudian menganalisis kesulitan siswa, serta mencari alternatif pembelajaran yang mampu mengatasi kesulitan tersebut.
ANALISIS LEVEL LITERASI STATISTIK MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA Riki Andriatna; Kurniawati, Ira
TRANSFORMASI Vol 5 No 2 (2021): TRANSFORMASI : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tr.v5i2.1497

Abstract

Perkembangan arus informasi mengakibatkan peranan statistika menjadi penting, sehingga memunculkan kemampuan literasi statistik guna menginterpretasikan dan menyimpulkan informasi termasuk mengkritisinya. Literasi statistik merupakan kemampuan menginterpretasikan data dan informasi, yang memiliki indikator critical question. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan level literasi statistik mahasiswa calon guru matematika dengan indikator tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan bentuk studi kasus. Subjek penelitian adalah 21 mahasiswa calon guru matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian level literasi statistik mahasiswa calon guru matematika yaitu level 0-1 (informal/idiosyncratic) sebanyak 24%, level 2 (consistent non-critical) sebanyak 43%, level 3 (early critical) sebanyak 14%, dan level 4 (advanced critical) sebanyak 19%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa capaian literasi statistik mahasiswa calon guru matematika sebagian besar berada pada level consistent non critical.