Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KAJIAN PENGUSAHAAN BANDAR UDARA DI INDONESIA Kusdian, R. Didin
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 3 No 1 (2015): The 17th FSTPT of International Symposium
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this time by the 21st century is growing increasing opportunities for non-governmental parties to play a role in the provision of public services and infrastructure management. In the air transport sector, since the year of 2000 all over the world have different frame mapped the non-government involvement in the provision and management of services about the airport. Indonesia has impose a Law No. 1 Year 2009 about Airline, where his message is one of separating contentgovernment and about the airport operator. Having applied for almost 5 years, yet fully aspects of involvement and participation of non-government parties to develop and run. It is an explanation of a more operational nature in the form of guidelines that govern more detail, as the elaboration of the content of the Law No. 1 Year 2009 About Airlines, specifically about the bodies in  airport enterprises.
POTENSI REVITALISASI TRANSPORTASI SUNGAI DI PROVINSI LAMPUNG R. Didin Kusdian
Jurnal Transportasi Vol. 11 No. 2 (2011)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.687 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v11i2.452.%p

Abstract

The river provides a natural potential as a medium of movement for water vehicles such as boat or ship. Especially for the transport of goods, the revitalization of river transport can play an important role in load reduction in land transport by truck, so as to reduce the acceleration of road damage caused by truck traffic loads. To implement the river transport revitalization in the Province of Lampung, it is required the design and production of ships that have special characteristics that are suitable for a wide but shallow river.Key words: river transportation, load of land transportation, road damage, ship design.
PENGGUNAAN DISTRIBUSI NORMAL DALAM MEMODELKAN SEBARAN PERSEPSI BIAYA PERJALANAN DAN TRANSFORMASI BOX-MULLER PADA PENGAMBILAN SAMPEL ACAK MODEL PEMILIHAN RUTE DAN PEMBEBANAN STOKASTIK R. Didin Kusdian; Agus Salim Ridwan; Ofyar Z. Tamin; Ade Syafruddin
Jurnal Transportasi Vol. 5 No. 2 (2005)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.906 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v5i2.1788.%p

Abstract

Abstrak Pada diri para pengguna jalan melekat perbedaan-perbedaan dari berbagai sisi, misalnya menyangkut usia, tingkat intelektual, status sosial, maksud perjalanan, cara pandang terhadap uang, dan lain-lain. Pada suatu sistem ruang, misalnya kota, di suatu interval waktu tertentu, misalnya satu jam, akan terjadi suatu pergerakan serentak dari berbagai zona asal ke berbagai zona tujuan. Dalam sistem ruang kota, terpetakan ruas-ruas jalan yang membentuk sistem jaringan jalan kota. Untuk keperluan perencanaan maupun manajemen operasional, akan dibutuhkan suatu perkiraan perilaku pergerakan lalulintas pada sistem jaringan jalan. Perkiraan perilaku pergerakan lalulintas bisa diperoleh melalui model pergerakan berbasis sistem. Dalam bidang pemodelan transportasi telah dikenal 4 komponen model perkiraan kebutuhan transportasi, yaitu Model Bangkitan, Model Distribusi, Model Pemilihan Moda, Model Pemilihan Rute, dan keempat model ini dapat digunakan dengan urutan tahapan sesuai jenis pendekatan persoalan transportasi yang akan diselesaikan. Memilih rute adalah suatu proses keputusan manusia, sebagai pengemudi atau pengguna jalan. Pada model yang paling sederhana keputusan manusia dapat dianggap seragam, atau semua memiliki persepsi yang sama. Upaya mendekati dunia nyata bahwa keputusan manusia sebagai pengemudi adalah beragam, dengan fokus pada keberagaman persepsi terhadap biaya perjalanan untuk suatu pasangan asal-tujuan, dapat dilakukan dengan menganggap bahwa persepsi biaya melintasi setiap ruas jalan dari sekelompok pengemudi merupakan suatu distribusi probabilitas. Pada studi ini dibahas model yang menggunakan distribusi normal sebagai distribusi biaya persepsi. Kemudian dalam simulasi (Monte Carlo) pembebanan model stokastik, dibutuhkan pengambilan sampel acak dari distribusi ini dengan menggunakan bilangan acak (random number). Untuk itu persamaan distribusi normal atau distribusi Gauss, perlu ditransformasikan melalui transformasi Box-Muller. Pada studi ini dicoba untuk menerapkan implementasi algoritma transformasi Box-Muller dengan pengkodean bahasa MS-Fortran Power Station . Kata-kata kunci: biaya persepsi, distribusi normal, transformasi Box-Muller, bilangan acak, sampel acak, model pembebanan stokastik  
MODEL STOKASTIK UNTUK PEMBEBANAN LALULINTAS BANYAK-RUTE DENGAN MEMPERTIMBANGKAN PERBEDAAN PERSEPSI BIAYA PERJALANAN R. Didin Kusdian; Agus Salim Ridwan; Ofyar Z. Tamin; Ade Syafruddin
Jurnal Transportasi Vol. 6 No. 1 (2006)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.214 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v6i1.1796.%p

Abstract

Abstrak Analisa pembebanan jaringan sebagai teknik analisa kebutuhan-sediaan transportasi memerlukan pemodelan pemilihan rute. Model pemilihan rute yang telah banyak dipakai dan teruji keandalanya adalah model all-or-nothing, yang menghasilkan satu rute terbaik dimana diasumsikan semua pengguna memilih rute ini. Model all-or-nothing didasarkan pada asumsi semua pelaku perjalanan berpersepsi sama tentang rute terbaiknya (terpendek, tercepat atau termurah). Asumsi bahwa persepsi sama, tidak selalu benar pada kenyataan.Usaha mendekati kenyataan dikembangkan melalui model stokastik. Model stokastik mempertimbangkan perilaku perbedaan persepsi pelaku perjalanan terhadap biaya perjalanan antar asal-tujuan didalam suatu jaringan. Dari pertimbangan adanya perbedaan persepsi biaya perjalanan dapat muncul  lebih dari satu pilihan rute untuk satu pasang tempat asal dan tujuan pergerakan.Dalam penelitian ini ditambahkan pertimbangan dalam memodelkan perbedaan biaya persepsi perjalanan, yaitu bahwa perbedaan persepsi dipengaruhi juga oleh jarak perjalanan. Semakin jauh jarak perjalanan ketidakpastian biaya perjalanan semakin melebar. Untuk itu dalam membangkitkan biaya persepsi perjalanan digunakan tidak hanya satu pendekatan sebaran, dalam penelitian ini digunakan tiga pendekatan sebaran, yaitu untuk perjalanan jarak dekat persepsi dianggap sama tanpa sebaran, untuk perjalanan jarak sedang digunakan pendekatan sebaran normal dengan parameter dispersi 15% dari rataan persepsi, dan untuk perjalanan jarak jauh digunakan pendekatan sebaran normal dengan parameter dispersi lebih besar yaitu 30% dari rataan persepsi.Hasil percobaan menunjukkan bahwa dengan menganggap terdapat empat segmen persepsi biaya perjalanan akan memunculkan rute-rute pilihan yang berbeda dari rute yang dihasilkan dari anggapan persepsi biaya sama.Kata-kata kunci: biaya jarak, biaya waktu, ongkos tol, biaya gabungan, parameter sebaran, sebaran normal, pola rute terpilih.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN SUMBER AIR CIBOLERANG DALAM UPAYA PENINGKATAN KEPUASAN PELANGGAN (STUDI KASUS CABANG BANYURESMI DAN CABANG KARANGPAWITAN PDAM KABUPATEN GARUT) Doni Suryadi; Bakhtiar Abu Bakar; R. Didin Kusdian
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 14, No 2 (2021): Jurnal Techno-Socio Ekonomika - Oktober
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/techno.2021.14.2.663

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang dari keterbatasan kapasitas sumber air di Cabang Banyuresmi dan Cabang Karangpawitan. Maka untuk meningkatkan kepuasan pelayanan air minum pada kedua cabang ini diperlukan penambahan debit. Pemerintah Kabupaten Garut telah melakukan pembebasan lahan mata air Cibolerang Cinunuk Wanaraja yang telah disusun didalam RPJMD Kabupaten Garut tahun 2019-2024 dengan tujuan supaya dapat meningkatkan akses yang aman terhadapat air minum serta sanitasi. Pada penelitian ini metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif digunakan untuk menguji apakah terdapat pengaruh kualitas air, kuantitas air, kontinuitas air, dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan para pelanggan pada Cabang Banyuresmi Dan Karangpawitan Kabupaten Garut. Adapun teknik yang dilakukan pada penelitian ini, yaitu dengan pengambilan sampel pada suatu populasi menggunakan kuesioner tehadap pelanggan dan wawancara kepada pihak PDAM sebagai instrumen penelitian, maka dalam melakukan penelitian ini diharapkan akan memberikan jawaban terhadap permasalahan dengan cara pengumpulan informasi data di lapangan yang dapat memberikan gambaran beberapa faktor yang ada hubungannya dengan permasalahan yang sedang diteliti. Hasil penelitian menjelaskan kualitas,  kuantitas, kontinuitas dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan.
Analysis of the Effects of Rainfall, Land Use Changes, and Amount of Water Usage on Groundwater Level Decreasing (Study in Gedebage) Muhammad Hafidh Alhaq; Bakhtiar Abu Bakar; R. Didin Kusdian
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 13, No 1 (2020): Jurnal Techno-Socio Ekonomika - April
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.971 KB)

Abstract

Sustainable urban development has been one of the main concerns for policy-makers. Increasing rate of population and urbanization have resulted in several socio-environmental impacts on people. Hence, water resources management in cities, as one of the most vital strategies, has become more complicated and challenging. In this study, the impact of precipitation, land-use changes, and amount of groundwater usageon groundwater level fluctuations was assessed. Using precipitation, remote sensing maps data from satellites, data of groundwater level, and land-use was extracted and processed by different formula and mapping tools. Gedebage Area in Bandung, Indonesia was selected as the case study location. The potential impacts of urban development in this city on groundwater resources were studied. The results suggest that from 2014 to 2018, Groundwater level decreasion was to increase simultaneously with run off discharge. Society perception confirmed that 95% is affected by precipitation, landuse change and amount of water usage at significance <0.05 while this change rate was more intense during previous decades and is predicted to be increased by 2030. Since relationship between precipitation, land-use change and amount of groundwater usage on groundwater level decreasion is undeniable, novel methodology of this stsudy can be employed for other fast-growing cities in Indonesia. DOI: https://doi.org/10.32897/techno.2019.13.1.4
Pengaruh Akumulasi Sedimen Pada Saluran Irigasi Terhadap Prioritas Rehabilitasi Konstruksi (Studi Kasus D.I. Leuwi Kuya Kab. Bandung & Kab. Bandung Barat) Adhitya Dwipayana Raspati; Bakhtiar Abu Bakar; R. Didin Kusdian
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 14, No 1 (2021): Jurnal Techno-Socio Ekonomika - April
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/techno.2021.14.1.575

Abstract

Akumulasi sedimen salah satu penyebab permasalahan kerusakan saluran irigasi, diperlukan penelitian untuk mengetahui besarnya pengaruh akumulasi sedimen terhadap prioritas rehabilitasi konstruksi jaringan irigasi yang bertujuan untuk mengembalikan pasokan air irigasi ke kondisi optimal. Metoda yang digunakan analisa deskriftif kualitatif dengan observasi langsung, kuesioner kepada petani, para pakar praktisi irigasi dan instansi pengelola, serta analisa regresi berganda dan dilakukan analisa matematis hidrolika saluran pembawa untuk memverifikasi hasil analisa deskriftif kualitatif. Hasil penelitian berupa indikator sedimentasi c = 0,00854 m3/dt, qb = 1,29 m3/dt per lebar saluran, potensi scouring τ0 > τc = 3,546 > 0,02107, qs 2,2 x 10-9 m3/dt per lebar saluran, X = 1,22 x 10-7 mg/m3, Qs = 6,4 x 10-7 Kg/dt = 0,055 Kg/hari. Hasil statistik regresi berganda, pengaruh X1, X2, X3 terhadap Y, yaitu 45,1%, F hit. 6,031 > F tab. 3,05 dan sig. 0,004 < 0,05. Prioritas rehabilitasi konstruksi dimulai dari bagian hulu (perbaikan konstruksi saluran primer, pemeliharaan berkala bendung, pemeliharaan rutin bangunan pelengkap) dilanjutkan ke bagian hilir (perbaikan berat konstruksi bangunan pelengkap sekunder dan saluran sekunder). Item pekerjaan prioritas adalah normalisasi saluran, penggunaan konstruksi pada saluran pembawa dan konservasi lereng bukit sekitar saluran pembawa.
Analisis Pengaruh Pengembangan Irigasi Terhadap Efisiensi Kebutuhan Air Di Lahan Study Kasus Daerah Irigasi Leuwi Goong Mochamad Eka Nur Agung; Bakhtiar Abu Bakar; R. Didin Kusdian
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 12, No 2 (2019): Jurnal Techno-Socio Ekonomika - Oktober
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1706.341 KB)

Abstract

Pengaruh pengembangan irigasi, daerah irigasi luewi Goong berdampak positif terhadap pertanian. Dampak pengembangan irigasi Luewi Goong bertambahnya luas areal lahan dari 3.071 Ha menjadi 5.313 Ha berarti ada penambahan luas areal 2.242 Ha, ada penambahan sumber air yaitu bendung Copong. Sistem jaringan irigasi manjadi irigasi teknis. Pola tanam akan disesuaikan menjadi padi-padi-palawija dalam satu tahun. Serta pengelolaan air akan diatur oleh petugas pemerintah. Secara social efisiensi kebutuhan air dilahan ditinjau dari petani DI luewi Goong mengenai pengaturan debit, Pola tanam, Pengelolaan air. Memberikan dampak positif terlihat dari penelitian dengan menggunakan pengukuran dengan kusioner terhadap petani. Hasil yang diperoleh akan debit bendung copong sekor 96,18%, pola tanam sesuai aturan sekor 91,39 %, Pengelolaan air sesuai aturan 91,71%, efisiensi kebutuhan air petani mau mengikuti kebutuhan air disesuaikan dengan persiapan, penanaman, pertumbuhan tanaman sekor 90,24 %. DOI: https://doi.org/10.32897/techno.2019.12.2.6
Kajian Dampak Pembangunan Embung Konservasi Mendekati Zero Run Off Dalam Pengendalian Banjir Kawasan Prasoni Agung; Bakhtiar Abu Bakar; R. Didin Kusdian
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 12, No 1 (2019): Jurnal Techno-Socio Ekonomika - April
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.778 KB)

Abstract

Embung adalah suatu bangunan konservasi air yang berbentuk kolam yang digunakan untuk menampung air hujan dan air limpasan sekitar untuk keperluan cadangan air pada saat musim kemarau. Tetapi embung dapat juga dikembangkan sebagai sarana kolam retensi untuk pengendalian banjir dalam skala kecil, diharapkan air hujan yang jatuh dikawasan pemukiman tersebut dapat ditampung di embung ini, sehingga kawasan ini dapat disebut sebagai kawasan zero runoff, dimana tidak terdapat limpasan air yang keluar ke hilir dari kawasan ini. DAS Cipamokolan bagian hulu tergolong tidak sering banjir, tetapi kejadian luar biasa terjadi pada bulan Maret 2018, dimana pada saat itu terjadi banjir bandang beserta lumpur yang menerjang pemukiman. DAS Cipamokolan sampai dengan titik tinjau ini  luas DASnya sebesar 6,705 km2, berdasarkan analisa frekuensi curah hujan rencana adalah 10 tahunan sebesar 129,7 mm dengan debit puncak banjir sebesar 32,084 m3/det, Rencana pengendalian banjir Cipamokolan ini adalah dengan membuat embung di hulu sehingga limpasan air ke arah hilir dapat dikurangi. Dan analisa reduksi banjir dihitung dengan menggunakan penelusuran banjir melalui embung/waduk dengan menggunakan software HECHMS 3.5. dan dapat mereduksi puncak debit banjir sebesar 7,60% sampai 34,76% dari debit puncak kondisi eksisting.  Kapasitas alur sungai Cipamokolan di ruas ini adalah sebesar 28,681 m3/det. Dengan kapasitas sebesar ini, maka kondisi dengan adanya embung ini akan dapat menampung debit dengan kala ulang 10 tahun, dimana dengan adanya embung maka debit puncak banjir dari sebesar 32,084 m3/det dapat menjadi sebesar 24,441 m3/det. Sehingga dapat dikatakan bahwa dengan adanya embung ini kondisi zero run off masih belum bisa dicapai, tetapi debit puncak banjir dapat tereduksi, sehingga diharapkan dapat mengurangi dampak banjir yang mungkin terjadi. DOI: https://doi.org/10.32897/techno.2019.12.1.5
PENGEMBANGAN DAN PEMEKARAN USAHA PERTANIAN, INDUSTRI KECIL-MENENGAH, EKONOMI, KOMUNIKASI, SERTA DAYA WISATA DAN BUDAYA DAERAH JAWA BARAT DI ERA GLOBALISASI Suhanda Suhanda; Erwan Komara; R. Didin Kusdian; Biller Pandjaitan; Ony Djogo; Asep Dion Nugraha; Demsi Minar; Yushar Kadir; Djoko Pitoyo; Cecep Deni Mulyadi; Tia Sugiri; Ketut Abimanyu Munastha; Wisnu Wijaya; Rodiah Rodiah; Fitri Syabandyah; Dody Kusmana; Suharjanta Wisnu Pitara; Ivany Syarief; Slamet Risnanto; Hanhan Hanafiah Solihin; Teguh Nurhadi Suharsono; Nunung Sanusi; Roni Tabroni; Triyani Hayati; Tata Zaenal Mutaqin; Didi Supardi; Finny Sri Redjeki; Anita Syafariah; Nenny Hendajany
Jurnal Abdimas Sang Buana Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Abdimas Sang Buana - Mei
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.825 KB) | DOI: 10.32897/abdimasusb.v1i1.430

Abstract

Desa Sunten Jaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, merupakan desa yang memiliki banyak potensi. Namun potensi tersebut belum didukung dengan adanya bimbingan dan pengarahan untuk memaksimalkan potensi tersebut. Dengan menggunakan pendekatan wawancara dan diskusi, kelompok Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sangga Buana bekerjasama dengan Universitas Kebangsaan mencoba untuk membantu mengembangkan potensi tersebut. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah dengan membuat Website Penjualan untuk memasarkan hasil perkebunan dan industry kecil-menengah Desa Sunten Jaya. Dengan adanya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Sunten Jaya untuk mengelola dan mengembangkan potensi desa mereka.