Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pengajaran MIPA

PROSES BRAZING Cu-Ag BERBAHAN BAKAR BIOGAS TERMURNIKAN Kusrijadi, Ali; Triyono, Budi; Riswanda, Riswanda
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 14, No 2 (2009): JPMIPA: Volume 14, Issue 2, 2009
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v14i2.35875

Abstract

Pemanfaatan biogas sebagai salah satu alternatif bahan bakar pada proses brazing merupakan langkah diversifikasi biogas, yang diharapkan dapat meningkatkan tingkat efisiensi dan keramahan teknologi. Permasalahan yang bersifat teknis dan menjadi kendala dalam pemanfaatan biogas ini adalah rendahnya konsentrasi CH4 dikarenakan adanya pengotor utama berupa air, karbondioksida dan asam disulfida. Penelitian dilakukan melalui dua tahap yaitu tahap pressureized storage process meliputi pemisahan komponen pengotor yang terdapat dalam biogas melalui teknik absorbsi sehingga dihasilkan biogas yang berkualitas gas alam terbarukan dan proses injeksi ke dalam suatu tangki penyimpanan, dan tahap selanjutnya adalah menggunakan biogas tersebut pada proses brazing logam Cu (tembaga) dengan bahan tambah Ag (silver). Analisis hasil brazing dilakukan melalui analisis struktur mikro (metalografi) untuk melihat kualitas tampak dari hasil brazing, serta analisis kekerasan mikro dan analisis parameter fisik standar terhadap hasil proses brazing. Penelitian ini telah menghasilkan perangkat alat pemurnian biogas yang dapat memurnikan biogas menjadi metana mendekati 100% dan sistem pengemasan (storage system) biogas bertekanan hingga 2 bar. Dari hasil analisis struktur mikro dan uji kekerasan mikro diketahui bahwa hasil proses brazing dengan biogas menghasilkan kualitas yang sama dengan hasil proses brazing dengan gas acetylene sehingga disimpulkan bahwa biogas dapat menjadi bahan bakar alternatif untuk proses brazing, khususnya untuk logam Cu dengan bahan tambah Ag.
KAJIAN PROSES EKSTRAKSI ION LOGAM Cu(II) DAN Co(II) DENGAN EKSTRAKTAN 1-fenil-3-metil-4-stearoilpirazol-5-on (HPMSP) (STUDY ON THE EXTRACTION OF Cu(II) AND Co(II) WITH 1-phenyl-3-methyl-4-stearoylpyrazol-5-one (HPMSP) Kusrijadi, Ali; Sonjaya, Yaya; Sunarya, Yayan
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 3, No 1 (2002): JPMIPA: Volume 3, Issue 1, 2002
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v3i1.34971

Abstract

The extraction of Cu(II) and Co(II) with 1-phenyl-3-methyl-4-stearoylpyrazol-5-one (HPMSP) as the chelating ligand  using chloroform solvent have been studied. The extraction mechanism of Cu(II) and Co(II) and the composition of extracted species has been determined. Cu(II) and Co(II) was extracted as Cu(PMSP)2 and Co(PMSP)2. The effect of concentration HPMSP and pH has also been investigated.
ANALISIS HASIL BELAJAR LEVEL MAKROSKOPIK, SUBMIKROSKOPIK, DAN SIMBOLIK BERDASARKAN GAYA KOGNITIF SISWA SMA PADA MATERI POKOK SIFAT KOLIGATIF LARUTAN Hanif, Nayudin; Sopandi, Wahyu; Kusrijadi, Ali
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 18, No 1 (2013): JPMIPA: Volume 18, Issue 1, 2013
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v18i1.36126

Abstract

ABSTRAKPenelitian yang berjudul “Analisis Hasil Belajar Level Makroskopik, Submikroskopik, dan Simbolik Berdasarkan Gaya Kognitif Siswa SMA pada Materi Pokok Sifat Koligatif Larutan” bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa gaya kognitif Field Dependent (FD) dan Field Independent (FI) level makroskopik, submikroskopik, dan simbolik pada materi pokok sifat koligatif larutan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan subyek penelitian siswa FD sebanyak 49 orang dan siswa FI sebanyak 21 orang yang berasal dari tiga SMA Negeri kelas XII IPA di Kota Bandung. Instrumen penelitian berupa tes tertulis dan Group Embedded Figures Test (GEFT) serta instrumen penelitian pendukungnya berupa pedoman wawancara dan angket. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh hasil sebagai berikut: (1) hasil belajar antara siswa FD dan siswa FI pada level makroskopik berbeda secara signifikan (p 0,05) pada materi pokok sifat koligatif larutan, rata-rata hasil belajar siswa FI (sd = 29,53) lebih besar daripada siswa FD (sd = 29,00), (2) hasil belajar antara siswa FD dan siswa FI pada level submikroskopik berbeda secara signifikan (p 0,05) pada materi pokok sifat koligatif larutan, rata-rata hasil belajar siswa FI (sd = 14,61) lebih besar daripada siswa FD (sd = 12,15), dan (3) hasil belajar antara siswa FD dan siswa FI level simbolik tidak berbeda secara signifikan (p 0,05) pada materi pokok sifat koligatif larutan.ABSTRACTThe study, entitled "Analysis of Macroscopic Level Learning Outcomes, Submikroskopik, and Symbolic Cognitive Style School Students Based on Topic colligative properties of solutions" aimed to determine differences in cognitive styles of student learning outcomes Field Dependent (FD) and Field Independent (FI) macroscopic level, submikroskopik , and the symbolic nature of the subject matter colligative solution. This research used descriptive method with involving 49 FD students and as many as 21 FI students from three high schools class XII Science in Bandung. Research instrument was in the form of a written test and Group Embedded Figures Test (GEFT) as well as supporting research instruments such as interview guides and questionnaires. Based on the results of data processing obtained the following results: (1) student learning outcomes between FD and FI students macroscopic levels differed significantly (p 0.05) in the subject matter colligative properties of the solution, the average student learning outcomes FI (sd = 29 , 53) is greater than the FD students (sd = 29.00), (2) student learning outcomes between FD and FI students submikroskopik levels differed significantly (p 0.05) in the subject matter colligative properties of the solution, the average results FI students (sd = 14.61) is greater than the FD students (sd = 12.15), and (3) student learning outcomes between FD and FI students symbolic levels did not differ significantly (p 0.05) in the material principal solution colligative properties.