Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Kemampuan Berpikir Kritis Siswa melalui Model Pembelajaran Learning Cycle Desi Gita Andriani; Jatmiko Jatmiko
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.949 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v4i2.12329

Abstract

Berpikir kritis merupakan salah satu tujuan diterapkannya kurikulum K-13, namun kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Negeri 8 Kediri masih belum dapat maksimal karena siswa kurang mampu memberikan penjelasan seperti menganalisis soal matematikan, menggunakan pengetahuan awal penalaran matematika dan menentukan cara lain dalam menyelesaikan soal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran learning cycle terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian merupakan penelitian eksperimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 8 Kediri. Teknik analisis data yang digunakan adalah Idependent Sample t Test. Hasil penelitian ini menyatakan model pembelajaran Learning Cycle berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP, dengan thitung = 5,499 dan ttabel, 5%;66 = 1,997.
EKSPERIMEN MODEL PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE DENGAN MODUL(TPS-M) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MINAT BELAJAR Jatmiko Jatmiko
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.038 KB) | DOI: 10.25273/jipm.v3i2.511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) manakah diantara Model PembelajaranTPS-M atau Think-Pair-Share” (TPS) yang menghasilkan prestasi yang lebih baik, (2) Manakah yang lebih baik, prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai minat belajar tinggi, sedang atau rendah, (3) manakah yang menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik, di antara Model Pembelajaran TPS-M dan Think-Pair-Share (TPS) pada siswa yang mempunyai minat belajar tinggi, sedang dan rendah.Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu (Quasi experimental), dengan desain faktorial 2x3. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMK kelompok Teknik di Kabupaten Nganjuk Tahun Akademik 2012/2013. Sampel terbagi dalam 2 kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Model pembelajaran TPS-M menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik dibandingkan model pembelajaran. (2) Siswa dengan minat belajartinggi, sedang dan rendah memiliki hasil belajar matematika yang sama.(3) Pada masing-masing minat belajar siswa baik tinggi, sedang ataupun rendah prestasi belajar matematika pada model pembelajaran TPS-Mlebih baik dari pada model pembelajaran TPS.
Pengembangan media pembelajaran puzzle pada materi operasi aljabar Andri Yeskial Huan; Jatmiko Jatmiko; Aan Nurfahrudianto
Journal of Science and Education (JSE) Vol. 1 No. 1 (2020): Journal of Science and Education (JSE)
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/jse.v1i1.4

Abstract

Pelajaran matematika  khususnya materi aljabar dianggap sulit dan tidak menarik sebagian siswa karena materi sagatlah abstrak, akibatnya nilai siswa menjadi kurang optimal. Di dalam mengatasi permasalahan tersebut guru dapat menggunakan media pembelajaran, salah satunya media puzzel. Penggunaan media pembelajaran haruslah memenuhi kriteria kelayakan, oleh karena itu dalam pengembangan media pembelajaran membutuhkan validasi. Validasi meliputi tiga validator yaitu ahli praktisi, ahli materi, dan ahli media pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validasi pengembangan media pembelajaran puzzle pada materi operasi aljabar. Validator  penelitian ini meliputi dua dosen FKIP program studi pendidikan matematika, satu guru mata pelajaran matematika Analisis yang digunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif berupa komentar dan saran yang dikemukakan oleh validator, yang digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki dan mengetahui kelayaan produk yang dikembangkan. Analisis kuantitatif dilakukan dengan mencari rata-rata dari semua validator. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang telah dibuat sesuai dan cocok dengan penggunaan media pelajaran puzzel aljabar yang dikembangkan dengan tingkat kevalidan 4.31. Sedangkan kualitas materi dalam media pembeljaran puzzle aljabar sesuai dengan materi operasi aljabar dengan tingkat kevalidan 4,23 dan kualitas media pembeljaran puzzle aljabar baik dan dapat digunakan untuk media pembelajaran pada materi operasi aljabar dengan tingkat kevalidan 4,42. Dengan demikian dapat disimpulankan bahwa media pembelajaran puzzle pada materi operasi aljabar dapat digunakan dengan kriteria kevalidan sangat valid
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE DENGAN MODUL (TPS-M) DITINJAU DARI KECERDASAN INTERPERSONAL Jatmiko Jatmiko
Efektor Vol 2 No 2 (2015): Efektor Vol 2 No 2 Tahun 2015
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.635 KB) | DOI: 10.29407/e.v2i2.87

Abstract

This study is aimed to find out: (1) which one of Think-Pair-Share method with Module (TPS-M), Think-Pair-Share (TPS) or direct learning results better performance; (2) which one of students who have high, medium, or low interpersonal intelligence is better in learning achievement; (3) which one of TPS-M, TPS, or direct learning results better learning achievement on high, medium, and low interpersonal inteligence students. This study used quasi experimental method with 3x3 factorial design. The population was the tenth grade engineering students of vocational school in Nganjuk on academic year 2012/2013. Sampling was stratified cluster random sampling method. The size of sample was 302 students with 101 students in the first experimental class, 105 students in the second experimental class and 96 students in the control class. A questionnaire interpersonal intelligence and achievement tests on mathematics were used to collect the data. The trial of questionnaire instrument includes content validity, internal consistency and reliability. Test trials include content validity, level of difficulty, different power and the reliability. The prerequisite of ANAVA test was normality test using Lilliefors test and the test of homogeneity used the Bartlett test. Balance test used one way analysis of variance with unbalanced cells. Hypothesis testing used two ways analysis of variance with unbalanced cells. Based on the data analysis, it concluded as follows. (1) TPS-M produces better learning achievement than TPS and direct teaching model. TPS learning model provides better learning achievement than the direct instructional model; (2) High interpersonal intelligence students have better mathematics learning outcomes than medium and low interpersonal intelligence students. Medium interpersonal intelligence students have better mathematics learning outcomes than low interpersonal intelligence students. (3) In each high, medium, and low interpersonal intelligence students have better learning achievement in learning model TPS-M than TPS and direct instructional model; furthermore, the high, medium, and low interpersonal intelligence students have better learning achievement in learning model TPS than direct instructional. Keywords: Think-Pair-Share, Module, Interpersonal Intelligence, Mathematics Learning Achievement
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Aljabar Siswa SMP Melalui Pembelajaran Modul Aljabar Berbasis Relational Thinking Darsono Darsono; Ika Santia; Jatmiko Jatmiko
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.445 KB) | DOI: 10.25273/jipm.v6i2.1517

Abstract

Abstrak—Kemampuan berpikir relasional merupakan bagian yang penting dari pembelajaran matematika sekolah. Pada materi persamaan aljabar, siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan masalah tersebut karena kurangnya pemahaman simbol relasi ekuivalensi. Hal ini menunjukkan bahwa pemecahan masalah selama ini hanya menuntut siswa mengaplikasikan algoritma untuk mendapatkan jawaban akhir, tidak mendukung siswa untuk berpikir dan menemukan sendiri konsep relasi ekuivalensi. Oleh karena itu dikembangkan suatu media pembelajaran aljabar yang merangsang kemampuan berpikir relasional siswa SMP dengan harapan akan mendukung kemampuan pemecahan masalah aljabar siswa SMP. Untuk itu, penelitian ini bertujuan menganalisis ada tidaknya peningkatan pemecahan masalah aljabar siswa SMP setelah menggunakan modul aljabar berbasis berpikir relasional.  Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif  yang menggunakan uji-t dua sampel berpasangan untuk menganalisis peningkatan kemampuan pemecahan masalah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes tulis relasi. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VII sebanyak 30 siswa. Data dianalisis dengan bantuan Program SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah aljabar setelah penggunaan modul aljabar berbasis berpikir relasional dengan sig = 0,00 < 5% dengan t hitung = -6,43 > -t0,05. Jadi penggunaan modul dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah aljabar siswa SMP.
DISKRIPSI KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA PONDOK Jatmiko Jatmiko; Dian Devita Yohanie
JIPMat Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v3i2.2743

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Pondok dalam Menyelesaikan Soal Cerita. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Penelitian ini untuk melihat bagaimana kemampuan komunikasi siswa pondok yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Subyek penelitian ini adalah siswa pondok yang juga bersekolah di SMP Wahidiyah Kediri. Subjek di ambil satu orang siswa perempuan dan satu orang siswa laki-laki dari SMP Wahidiyah, kedua subjek juga sebagai santriwati di Pondok Kedonglo Al Munadhdhoro. Hasil penelitian menjelaskan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa perempuan memiliki komunikasi matematis yang lebih baik dari pada siswa laki-laki. Karena subjek perempuan mampu memenuhi smua indikator dalam komunikasi matematis, sedangkan subjek laki-laki kurang memahami Konsep Luas Permukaan Dan Volume Prisma Untuk Menyelesaikan Masalah Subjek, sehingga hanya mampu memenuhi tiga dari empat indikator komunikasi matematis.Kata kunci : komunikasi matematis, santri pondok, gender
BUDAYA KEDIRI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA (PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS ETNOMATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK) Nur Khalimah; Khoyimatul Isti Farin; Miftakhul Nikmah; Khomsatun Ni’mah; Jatmiko Jatmiko
JIPMat Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i1.1482

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan LKS berbasis etnomatematika melalui pendekatan saintifik yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R & D) dengan menggunakan desain pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Dengan subyek penelitian siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kediri. Penelitian ini menggunakan beberapa instrumen diantaranya lembar penilaian oleh ahli media dan ahli materi, serta angket siswa. Luaran yang diharapkan berupa modul LKS matematika berbasis etnomatematika melalui pendekatan saitifik, sehingga dapat diketahui hasil kevalidan, kepraktisan dan keefektifan.
KESULITAN SISWA DALAM MEMAHAMI PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Jatmiko Jatmiko
JIPMat Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v3i1.2285

Abstract

Pemecahan masalah merupakan jantung pembelajaran matematika. Penerapan pengetahuan dan keterampilan pemecahan masalah sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari. Kemampuan awal siswa dan sikap siswa kepada matematika yang kurang, motivasi dan self-efficacy untuk belajar yang rendah, serta perilaku dan kemampuan guru dalam mengajar serta kreatifitas guru dalam memberikan dan memecahkan soal pemecahan masalah merupakan penyebab kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam pemecahan masalah matematika. Dari beberapa penelitian dapat di tarik Solusi alternatif yang bisa diberikan untuk mengurangi kesulitan dalam pemecahan masalah matematika, dianataranya 1). Guru harus mengubah cara mengajar serta mempelajari cara memberi motivasi kepada siswa, 2). siswa harus meningkatkan kemampuan literasi matematika, 3). guru harus belajar dari guru yang telah berhasil melaksanakan pemecahan masalah matematika, 4). keterlibatan siswa sangat penting untuk pemecahan masalah yang sukses, serta 5). guru diharapkan untuk mempelajari model pembelajaran dan kemudian membawa mereka untuk mengelola kegiatan di kelas.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA GEOMETRI BERBASIS TEORI BERPIKIR VAN HIELE GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V Nurita Primasatya; Jatmiko Jatmiko
JIPMat Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v3i2.2745

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan merancang multimedia geometri yang disesuaikan dengan tahapan yang ada pada proses berpikir van Hiele sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD. Indikator berpikir kritis yang digunakan pada penelitian ini adalah mengidentifikasi masalah, mengumpulkan informasi yang relevan, menyusun alternatif pemecahan masalah, dan membuat kesimpulan. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini mengadaptasi model pengembangan ADDIE yang hanya sampai pada tahap development. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan multimedia geometri berbasis teori berpikir van Hiele dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Meteri geometri yang digunakan dalam penelitian ini adalah materi luas dan keliling lingkaran. Hasil dari uji kelayakan produk menyatakan bahwa produk multimedia geometri ini valid, praktis, dan efektif.Kata Kunci : pengembangan, multimedia, geometri, teori berpikir, van Hiele, berpikir kritis
Pelatihan Kondisi Fisik Dominan Bola Basket Hendra Mashuri; Jatmiko Jatmiko; M Anis Zawawi; Moh. Nur Kholis; Slamet Junaidi; Budiman Agung Pratama; Setyo Harmono
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 1 No 2 (2019): Volume 1, Nomor 2, Desember 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan kondisi fisik dominan bola basket bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelatih dalam melatih pemain bola basket di Kabupaten Pasuruan. Peningaktan kemampuan pelatih terdiri dari peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap pelatih. Pelatihan ini diawali dari analisis kebutuhan prestasi bola basket selama PORPROV 2019. Hasil yang kurang maksimal didapatkan tim bola basket Kabupaten Pasuruan. Fakta kersebut menuntut upaya perbaikan dari sisi pelatih. Kegiatan pelatihan ini terbagi menjadi empat sesi yagn diadakan dalam satu hari. Sesi pertama pre-test, sesi kedia materi kelas, sesi ketiga praktil lapangan, dan sesi keempat post-test. Hasil pelatihan ini menunjukkan peningkatan kemampuan pelatih dalam hal pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam melatih.