Herlina Tri Damailina
Poltekkes Kemenkes Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan dan Pelatihan Media Buku Saku oleh Kader Sebagai Motivator Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Rumah Tangga Anjar Astuti; Krisdiana Wijayanti; Emi Murniati; Herlina Tri Damailina
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 6, No 2: Oktober 2020
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v6i2.7561

Abstract

Cakupan pemberian ASI Eksklusif di Indonesia masih rendah, diantaranya disebabkan rendahnya pengetahuan ibu dan kurangnya kesadaran. Peran kader dalam kesehatan yaitu sebagai pelaku penggerakan masyarakat dalam peningkatan kesehatan ibu bayi. Masalah yang dialami kader yaitu kurangnya pengetahuan dan cara untuk melakukan monitoring pemberian ASI Eksklusif pada ibu menyusui. Media buku saku sebagai  motivator  keberhasilan pemberian  ASI pada ibu rumah tangga dan dapat digunakan untuk  meningkatkan pengetahuan kader.  Tujuan pengabmas ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader serta dapat digunakan untuk memonitoring pemberian ASI secara Ekslusif. Sasaran pada pengabdian  masyarakat ini adalah ibu kader di Desa Sidomulyo yang berjumlah 37 orang. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di lakukan di desa Sidomulyo. Kegiatan yang dilakukan adalah melakukan pelatihan dan pendampingan kepada para kader dalam penggunaan buku saku sebanyak 2x pertemuan serta pembentukan kader sang motivator ASI Eksklusif. Evaluasi dilakukan pada hari ke-2 pengabmas dengan tes pengetahuan dan praktek melakukan monitoring pemberian ASI Eksklusif. Monitoring pengabmas dilakukan setiap bulan selama 3 bulan saat posyandu. Hasil : uji paired t-test menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan dengan nilai signifikan p=0.000 (p0.05) dan ada perbedaan ketrampilan kader sebelum dan sesudah pelatihan p=0.000 (p0.05). Simpulan : Ada peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam memonitoring pemberian ASI Eksklusif. Saran: kegiatan pengabmas bisa dilaksanakan secara kontinue agar kader dapat memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat dalam memotivasi ibu untuk menyusui secara Eksklusif dan memonitoring pemberian ASI Eksklusif  sehingga ibu menyusui sukses memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya.