This Author published in this journals
All Journal Kinesik
fikri
Universitas Tadulako, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAYA KOMUNIKASI KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PEMBANGUNAN DESA KETONG KEC. BALAESANG TANJUNG KAB. DONGGALA Fikri
KINESIK Vol. 7 No. 2 (2020): August
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v7i2.116

Abstract

Tujuan penelitian ini difokuskan pada gaya komunikasi kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pembangunan desa ketong kec balaesang tanjung kabupaten donggala. Dengan menggunakan beberapa teori yang dikemukakan oleh senjaya sebagai acuan di dalam penelitian ini. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, jumlah informan dalam penelitian ini adalah 6 orang, yang terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kaur Pemerintahan, Ketua BPD, dan Masyarakat 2 orang. Dimana keenam informan tersebut dianggap sangat memahami permasalahan yang sedang diteliti. Tipe penelitian ini bersifat deskriptif, sebelum proses penelitian berlangsung peneliti melakukan observasi terlebih dahulu, setelah itu peneliti melakukan penelitian lebih dalam dengan melalui teknik wawancara dalam mengumpulkan data penelitian yang diperlukan. Setelah melihat hasil penelitian yang telah diuraikan ada bab sebelumnya, maka pada bagian ini peneliti menarik sebuah kesimpulan bahwa dalam menggunakan gaya komunikasinya, Kepala Desa Ketong Kecamatan Balaesang Tanjung Kabupaten Donggala menggunakan beberapa gaya komunikasi di dalam oganisasinya, diantara beberapa gaya komunikasi yang ia gunakan tersebut ialah gaya mengendalikan, gaya berlandaskan kesamaan, gaya struktur serta gaya dinamis, dimana setiap gaya komunikasi yang ia gunakan tersebut disesuaikan dengan kondisi yang ada di dalam organisasinya. Selain itu, peneliti melihat bahwa Kepala Desa Ketong lebih dominan menggunakan mengendalikan dan gaya struktur di dalam organisasinya, hal ini dikarenakan Kepala Desa Ketong selalu menggunakan gaya mengendalikan dan gaya struktur di dalama menerapkan gaya komunikasinya sebagai pemimpin di Desa tersebut.