Rusmawaty Bte. Rusdin
Universitas Tadulako

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KOMUNIKASI POLITIK JOKOWI MELALUI DIPLOMASI DI MEJA MAKAN Rusmawaty Bte. Rusdin
KINESIK Vol. 7 No. 2 (2020): August
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v7i2.118

Abstract

Komunikasi politik meja makan ala jokowi ini sangat efektif meraih simpati masyarakat. Sehingga tak heran jika Jokowi melakukan hal yang sama ketika menjadi berlanjut menjadi Gubernur DKI Jakarta sampai menjadi Presiden Republik Indonesia untuk kedua kalinya. Makanan digunakan alat komunikasi politik dalam berdiplomasi. Sejarah telah mencatat bahwa sesungguhnya makanan menjadi alat diplomasi yang baik, koneksi yang menghubungkan antarmanusia, budaya, dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan metode analisis deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan tentang komunikasi politik meja makan ala Jokowi untuk kepentingan. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah metode berbasis telaah pustaka, yang bersumber dari berbagai literatur, sepsserti buku-buku, jurnaljurnal, artikel, surat kabar harian, dan internet yang terkait dengan permasalahan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, penulis juga menggunakan teknik analisis data kualitatif, yang menganalisa komunikasi politik meja makan ala Jokowi.
PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH Rusmawaty Bte Rusdin; Winda Winda
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/moderat.v6i2.3221

Abstract

 Penelitian ini tentang program pemberdayaan yang dilakukan melalui kemitraan pemerintah Kabupaten Sigi dengan Lembaga Pengembangan Teknologi Tepat Guna Masyarakat Lokal Indonesia ( LPTTG Malindo ). Studi ini menggunakan Pendekatan  kualitatif untuk melihat program pemberdayaan pada kemitraan yang dilakukan pemda sigi dan swasta. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan studi pustaka, studi lapangan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan teknik purposif, yang berjumlah 6 (Enam) orang dan dipilih berdasarkan pada karakter dan kesesuaian dengan data yang diperlukan. Kesimpulan yang dapat ditarik dari studi ini  bahwa Program Pemberdayaan Masyarakat Dalam Kemitraan Pemerintah Kabupaten Sigi Dengan Lembaga Pengembangan Teknologi Tepat Guna Masyarakat Lokal Indonesia belum optimal  untuk pencapaian peningkatan kapasitas peserta. Program kerja kemitraan tersebut  memerlukan  kerja sama yang baik dalam rangka pengembangan lebih jauh untuk mencapai tujuan dari kemitraan yang dilaksanakan. Kompetensi yang diberikan dalam program tersebut telah mampu memberikan kemandirian kepada peserta meskipun terdapat hambatan lain terkait permodalan.
Kekalahan Pasangan Sahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu'Mang pada Pilgub Selawesi Selatan Tahun 2013 di Kabupaten Luwu Utara Rusmawaty Bte. Rusdin
Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan Vol 1, No 3 (2013): (Juli) Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.319 KB) | DOI: 10.37058/jipp.v1i3.2281

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai kekalahan pasangan  Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) yang diusung partai Golkar, PAN, PPP dan partai koalisi lainnya. Sementara di Kabupaten Luwu Utara Bupati Luwu Utara adalah ketua DPC Partai Golkar dan Ketua DPRD Luwu Utara berasal dari Golkar fakta dilapangan ternyata tidak mampu memenangkan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Kualitatif, maka tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Temuan penelitian faktor yang menyebabkan kekalahan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang yakni Faktor internal yakni  pertama lemahnya militansi kader partai Golkar dan kedua  kurang solidnyaPartai pengusung  sedangkan faktor eksternal yakni pertama rakyat ingin perubahan rakyat. Kedua, figur  calon. Ketiga, kekecawaan terhadap Bupati Luwu Utara Pasca pemilukada . Keempat, militansi masyarakat Luwu terhadap sosok Kahar Musakkar.
Kinerja Pegawai Di Pusat Kesehatan Masyarakat Kota (PUSKESMAS) Kota Palu Rusmawaty BTE Rusdin; Sigit Kurniawan
Jurnal ADMINISTRATOR Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan-Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55100/administrator.v4i1.45

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kinerja Pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kawatuna Kota Palu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif Kualitatif yaitu penelitian yang menjelaskan secara rinci mengenai Kinerja Pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kawatuna Kota Palu. Jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik penentuan informan yaitu secara Purposive yaitu peneliti secara sengaja akan memilih orang-orang yang dipandang memahami masalah yang diteliti.Informan dalam penelitian ini adalah berjumlah 5 orang. Penelitian ini menggunakan teori Agus Dharma (2004) dimana ada tiga aspek yang digunakan dalam mengukur Kinerja Pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kawatuna Kota Palu. Dimana, ketiga indikator tersebut yaitu Kuantitas Pekerjaan, Kualitas Pekerjaan dan Ketepatan Waktu Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa Kinerja Pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kawatuna Kota Palu sudah maksimal. Dilihat dari tiga indikator penilaian Kinerja Pegawai, yang belum tercapai yaitu pada indikator Kualitas Pekerjaan dimana masih ada pasien yang belum merasa puas dengan pelayanan yang diberikan dan masih kurang ramah saat melayani pasien yang datang melakukan pemeriksaan kesehatan. Sementara indikator Kuantitas Pekerjaan dan Ketepatan Waktu sudah berjalan dengan baik.
Nosiale Pale Program for stunting prevention in Palu city Moh Nawawi; Rusmawaty Bte Rusdin
Journal of Public Administration and Government Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpag.v5i1.734

Abstract

The prevalence of stunting tends to decrease, but this figure is still above the standard set by WHO, which is below 20% (12)(13). while the 2022 target is down to 18 percent, and the 2024 target is reduced to 12 percent or below the national prevalence rate of 14 percent. According to electronic data on Community Based Nutrition Recording and Reporting (e-PPBGM) 1,221 toddlers in Palu City were stunted from 22,400 toddlers. The purpose of this study was to describe strategies in preventing stunting in Palu city and analyze supporting and inhibiting factors in preventing stunting in Palu city. This study uses a qualitative method. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation studies. Data analysis uses the Miles and Huberman model, namely data collection, data reduction, data presentation and verification. Interviews were conducted by targeting the Department of Health, Health Workers and the Community. The results of the research are basically the efforts made by the Palu City government in preventing and handling stunting in Palu City with the concept of gotong royong involving several stakeholders because stunting is a common problem so it needs to be done together. Gotong royong is a local culture that is still strong in the community. This culture was adopted into the program to accelerate the handling of tengkes. 11 The Nosiala Pale program action is a stunting prevention and management program to support the Palu City government's policy in order to reduce stunting.
Kinerja Pegawai Di Pusat Kesehatan Masyarakat Kota (Puskesmas) Kota Palu Rusmawaty BTE Rusdin; Sigit Kurniawan
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55100/administrator.v4i1.45

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kinerja Pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kawatuna Kota Palu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif Kualitatif yaitu penelitian yang menjelaskan secara rinci mengenai Kinerja Pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kawatuna Kota Palu. Jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik penentuan informan yaitu secara Purposive yaitu peneliti secara sengaja akan memilih orang-orang yang dipandang memahami masalah yang diteliti.Informan dalam penelitian ini adalah berjumlah 5 orang. Penelitian ini menggunakan teori Agus Dharma (2004) dimana ada tiga aspek yang digunakan dalam mengukur Kinerja Pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kawatuna Kota Palu. Dimana, ketiga indikator tersebut yaitu Kuantitas Pekerjaan, Kualitas Pekerjaan dan Ketepatan Waktu Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa Kinerja Pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kawatuna Kota Palu sudah maksimal. Dilihat dari tiga indikator penilaian Kinerja Pegawai, yang belum tercapai yaitu pada indikator Kualitas Pekerjaan dimana masih ada pasien yang belum merasa puas dengan pelayanan yang diberikan dan masih kurang ramah saat melayani pasien yang datang melakukan pemeriksaan kesehatan. Sementara indikator Kuantitas Pekerjaan dan Ketepatan Waktu sudah berjalan dengan baik.
Efektivitas Implementasi Absensi Finger Print Terhadap Disiplin Kehadiran Pegawai Pemerintah Desa (Study Pada Kantor Desa Wendewa Utara Kecamatan Mamboro) Ekawati Enga Lika; Rusmawaty BTE Rusdin
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55100/administrator.v4i2.51

Abstract

Berdasarkan pada Instruksi Presiden No. 6 tahun 2001 tentang Telematika (Telekomunikasi, Media dan Informatika dan Instruksi Presiden RI No. 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi  Nasional  Pengembangan  E-Government,  pemintahan  Republik  Indonesia menerapkan sistem absensi pegawai berbasis elektronik atau yang dikenal dengan Finger Print, pemamfaatan sistem ini bertujuan untuk menerakan konsep pemerintahan berbasis elektronik (E-Government) untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Government). Kedisiplinan waktu pegawai yang rendah dalam lingkungan pemerintahan Indonesia dapat dibuktikan dengan pegawai yang berkeliaran diluar dinas diatas pukul 08:00 WIB, sedangkan pada regulasi paling telat adalah pada pukul 08:00 WITA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang mengumpulkan data dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kedisiplinan waktu pegawai pada pegawai pemerintah Desa Wendewa Utara dinilai baik, kedisiplinan tersebut diukur berdasarkan rekapitulasi absensi pegawai serta elemen disiplin, kedisiplinan waktu pegawai pada bulan Juli hingga Oktober 2021 menunjukkan presentasi kedisiplinan rata-rata 89%. Berdasarkan pada data laporan absensi pada bulan Juli hingga Oktober 2021 menjelaskan bahwa produktivitas penggunaan waktu dilakukan oleh pegawai sangat efektif dan efisien.
Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Di Desa Marga Kencana Kecamatan Toili Jaya Kabupaten Banggai Anisa Salsabila; Hasanuddin Hasanuddin; Rusmawaty BTE Rusdin
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55100/administrator.v6i1.83

Abstract

The purpose of this reseaerch is to find out how Aeccountaebility for maenaeging villaege funds in Maergae Kencaenae villaege. This reseaerch uses the theory put forwaerd by Aemir Imbaerudin (2019) which divides aeccountaebility into 3 paerts, naemely: Efficient, Effective aend Productive. This reseaerch uses ae quaelitaetive aepproaech with descriptive reseaerch type. Daetae collection techniques use field studies with observaetion, interview aend documentaetion techniques. The results of this reseaerch show thaet aeccountaebility for maenaeging villaege funds in Maergae Kencaenae villaege is not yet fully efficient, effective maenaegement of villaege funds is not yet on taerget aeccording to whaet is staeted in the Reaelized Budget (RAeB), there is still ae laeck of openness in maenaeging villaege funds aend there is ae laeck of community involvement in maeking decisions. decision becaeuse the villaege government haes not caerried out enough consultaetions with the community aend there is still ae laeck of effectiveness in maenaeging villaege funds which haes not gone well, becaeuse there is still development thaet haes not been caerried out to the end aend the quaelity of development is not in aeccordaence with the plaenned time, aend the villaege government is productive in terms of maenaegement From ae reporting perspective, villaege funds aere quite good, but they aere not evenly distributed in the distribution of aeid in the community aend aere not well taergeted in line with community expectaetions