Anita Lontaan
Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Manado

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Promosi Kesehatan Tentang Posyandu Terhadap Peningkatan Pengetahuan Orang Tua Balita Di Kelurahan Pinokalan Kecamatan Ranowulu Kota Bitung Moningka, Meifly S; Lontaan, Anita; Dompas, Robin
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2013
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.485 KB) | DOI: 10.47718/jib.v1i1.159

Abstract

Latar Belakang : Posyandu merupakan salah satu pelayanan kesehatan untuk memudahkanmasyarakat untuk mengetahui atau memeriksakan kesehatan terutama ibu dan anak balita).Kurangnya pengetahuan orang tua balita mengenai posyandu mengakibatkan balita tidak naik beratbadan, mengalami kekurangan gizi dan mengalami penyakit berbahaya karena tidak di imunisasi.Tujuan : Untuk mengidentifikasi pengetahuan orang tua balita sebelum diberikan promosi kesehatantentang posyandu, mengindentifikasi pengetahuan orang tua balita sesudah diberikan promosikesehatan tentang posyandu serta menganalisa pengaruh promosi kesehatan tentang posyanduterhadap peningkatan pengetahuan orang tua balita.Metode : penelitian ini bersifat deskriptif analitik yang berupaya mencari pengaruh antara variabel.Menggunakan desain penelitian One-Group Pretest-Postest dengan jumlah populasi 361 orang dansampel 78 responden. Analisa data menggunakan uji Paired Samples T Test.Hasil penelitian : Menunjukkan tingkat pengetahuan sebelum diberikan promosi kesehatan palingbesar pada kategori kurang sebesar 62,1% dan setelah diberikan promosi kesehatan tingkatpengetahuan responden paling besar ada pada kategori baik sebesar 97,4%. Analisa data menunjukkansignifikansi lebih kecil dari 5% (p=0,000<0,05).Simpulan : Ada pengaruh promosi kesehatan tentang posyandu terhadap peningkatan pengetahuanorang tua balita
Pengaruh Promosi Kesehatan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Di Puskesmas Amurang Kabupaten Minahasa Selatan wenas, Ripca Aprisilia; Lontaan, Anita; Korah, Berthina H.
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.861 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i2.304

Abstract

Latar Belakang : Tanda-tanda bahaya pada kehamilan merupakan suatu pertanda telah terjadinya masalah yang serius pada ibu hamil atau janin yang dikandungnya. Promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan, mengindentifikasi pengetahuan ibu hamil sesudah diberikan promosi kesehatan serta menganalisa pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil.Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Amurang Kabupaten Minahasa Selatan.Metode : penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain One-Group Pretest-Postest. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Juni 2014. di Puskesmas Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. Variabel bebas (Independent Variable) dalam penelitian ini adalah promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan. Variabel terikat (Dependent Variable) adalah pengetahuan ibu hamilHasil Penelitian : Hasil analisis dengan paired sample t-Test diperoleh nilai rata-rata pengetahuan ibu hamil sebesar 15,37 dan sesudah diberikan promosi kesehatan tentang Tanda Bahaya Kehamilan sebesar 21,06 dengan thitung adalah 16,371 dan signifikansi lebih kecil dari 5% (p= 0,000< 0,05).Kesimpulan : ada perbedaan pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan perlakuan.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Kontrasepsi Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Damau Kabupaten Talaud Lontaan, Anita; Kusmiyati, Kusmiyati; Dompas, Robin
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.766 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i1.312

Abstract

Latar Belakang : Penggunaan alat kontrasepsi di Indonesia pada Januari 2012 yaitu IUD 3.669.455 (11,5%), MOW 1.120.540 (3,51%), MOP 220.571 (0,69%), Kondom 907.949 (2,85%), Implan 2.782.759 (8,72%), Suntik 14.812.333 (46,44%), Pil 8.381.396 (26,28%)11. Jenis kontrasepsi yang paling banyak digunakan adalah suntik.Tujuan : penelitian ini adalah menganalisa hubungan antara faktor sosial ekonomi, pendidikan, partisipasi suami/isteri, umur dan paritas dengan pemilihan jenis kontrasepsi.Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik17 dengan desain personal interview, besar sampel 303 Pasangan Usia Subur yang ditentukan secara Proporsional Random Sampling15 dari 8 desa wilayah kerja Puskesmas Damau, instrument yang digunakan adalah Check-List, hasil penelitian di analisa menggunakan Uji ‘Chi-Square X².Hasil penelitian : menunjukkan sebagian besar responden memilih non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Faktor sosial ekonomi, pendidikan, partisipasi suami/isteri, umur memiliki hubungan dengan pemilihan kontrasepsi, dan faktor paritas tidak memiliki hubungan dengan pemilihan kontrasepsi. Kesimpulan : bahwah faktor yang memiliki hubungan dengan pemilihan kontrasepsi adalah sosial ekonomi (ρ= 0.000), pendidikan (ρ= 0.000), partisipasi suami/isteri (ρ= 0.000), umur (ρ= 0.0520), faktor paritas (ρ= 0.726) tidak memiliki hubungan dengan pemilihan kontrasepsi.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Bulahari, Susanti Nirawati; Korah, Hermien B.; Lontaan, Anita
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.985 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i2.326

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan hasil pengumpulan data awal yang diperoleh dari wawancara, 6 orangsiswa mengatakan kalau sampai mereka melakukan perilaku seksual itu karena mudahnya merekamendapatkan informasi yang belum tentu benar dari internet, sementara 4 orang siswa mengatakanbahwa kurangnya informasi yang benar dari orang tua perihal kesehatan reproduksi. Dalam periode2006-2011 tercatat 9 siswi putus sekolah karena perilaku seksual (hamil sebelum menikah). Melihatbesarnya permasalahan dan dampaknya di masa depan untuk generasi mendatang, maka upaya yangperlu dilakukan adalah pemberian informasi kesehatan reproduksi dalam berbagai bentuk sedinimungkin kepada remaja.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi faktor-faktor yangmempengaruhi pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di SMU Negeri 1 Tamako.Metode : penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Jumlah populasi 321 orang dansampel 180 orang yang ditentukan secara proportionate stratifield random sampling. Menggunakankusioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Analisadata pada penelitian ini menggunakan uji statistic “ Chi Square (χ2 )”.Hasil : menunjukan bahwa siswa yang mendapat informasi baik dari internet dan media massa denganjumlah 123 responden (68,33%), dari teman 102 (56,67%) dan informasi kurang baik adalah 57responden (31,67%), dari teman 78 (43,33%). Pengetahuan baik adalah 157 responden (87,22%) danyang pengetahuan cukup adalah 23 responden (12,78%). Hasil uji chi-square dengan ρ value = 0,024untuk faktor informasi dimana α = 0,05 (0,024<0,05), ρ value = 0,002 untuk faktor teman dimana α =0,05 (0,002<0,05).
Hubungan Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Anak Umur 12 – 23 Bulan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lontaan, Anita; Solang, Sesca; Keintjem, Femmy; Tuju, Sjenny Olga
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 2 (2016): Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.16 KB)

Abstract

Latar Belakang : Setiap tahun diperkirakan jutaan anak di Indonesia tertular penyakit menular,seperti : tuberkulosis, difteri, pertusis, tetanus dan campak, dengan kematian 120.000 setiap tahun.Hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi oleh karena penyakit tersebut dapat dicegah dengan Imunisasipada bayi dan balita dengan lengkap serta diberikan sesuai jadwal. Angka kematian akibat tetanusadalah 19,3%, difteri, polio, campak sebesar 9,4%. Di Puskesmas Teling Atas Kota Manado padatahun 2012 dari 231 sasaran bayi/balita imunisasi HBO (58,9%) dan Campak (85%) belummemenuhi target nasional (&gt;90%).Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu yang memiliki anakumur 12-23 bulan dengan pemberian imunisasi dasar di Puskesmas Teling Atas Kota Manado.Metode : Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif analitik. Design yang digunakan dalampenelitian ini adalah cross sectional. Penelitian ini menganalisis hubunganpengetahuan ibu yangmempunyai anak berumur 12-23 bulan dengan pemberian imunisasi dasar. Populasipenelitian iniadalah seluruh ibu yang mempunyai anak umur 12-23 bulan yang berjumlah 231 sasaran, sampelpenelitian berjumlah 70. Cara pengambilan sampel adalah accidental sampling.Dengan analisisstatistik uji chi-square (X2), program SPSS versi 17.00.Hasil penelitian : Hasil Uji Chi Square (x2) hitung = 11.0 dan nilai p =. 0.001. Nilai (x2) tabel =3.84, maka nilai (x2) hitung &gt; (x2) tabel dan nilai p &lt; 0.05, artinya terdapat hubungan yangsignifikan antara pengetahuan ibu yang memiliki anak 12-23 bulan dengan pemberian imunisasidasar di Puskesmas Teling Kota Manado. Hal ini menunjukkan semakin tinggi pengetahuan ibu,maka semakin baik tingkat kesadaran ibu untuk membawa anak diimunisasi, sehingga imunisasidasar lengkap.Kegiatan penyuluhan /pendidikan kesehatan tentang imunisasi dasar pada saatkegiatan posyandu hendaknya tetap dilaksanakan serta mengaktifkan sweeping imunisasi bayi/anakdi Puskesmas Teling Atas Kota Manado.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Intra Uterine Fetal Death (IUFD) Gerungan, Elvi Nola; Pascoal, Meildy; Lontaan, Anita
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.287 KB) | DOI: 10.47718/jib.v4i1.343

Abstract

Latar Belakang : Intra Uterine Fetal Death (IUFD) atau kematian janin dalam rahim adalah janin yang mati dalam rahim dengan berat badan 500 gram atau lebih atau kematian janin dalam rahim pada umur kehamilan 20 minggu atau lebih. IUFD merupakan salah satu penyebab kematian perinatal.Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian IUFD di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 226 orang terbagi atas kasus IUFD 113 orang dan kontrol (tidak IUFD) 113 orang. Instrument penelitian yang digunakan adalah check list. Analisis data menggunakan uji Chi-square.Hasil Penelitian : Hasil analisis uji Chi-square terhadap hubungan umur ibu dengan kejadian IUFD didapatkan nilai ρ value = 0,594 (ρ > 0,05) artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara umur ibu dengan kejadian IUFD, umur kehamilan dengan kejadian IUFD didapatkan nilai ρ value = 1,000 (ρ > 0,05) artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara umur kehamilan dengan kejadian IUFD. Sedangkan hasil analisis uji Chi-square terhadap hubungan kadar Hb dengan kejadian IUFD didapatkan nilai ρ value = 0,010 (ρ < 0,05) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kadar Hb dengan kejadian IUFD.Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara umur ibu dan umur kehamilan dengan kejadian IUFD, dan ada hubungan antara kadar Hb dengan kejadian
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Robekan Jalan Lahir Pada Ibu Bersalin Pasiowan, Stella; Lontaan, Anita; Rantung, Maria
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v3i1.360

Abstract

Latar belakang : Rupture perineum adalah robekan yang terjadi di garis tengah dan biasa menjadiluas apabila kepala janin lahir terlalu cepat. Penyebab kematian ibu adalah perdarahan yang salahsatunya disebabkan oleh laserasi jalan lahir.Tujuan : untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan robekan jalan lahir pada ibubersalin di ruangan kebidanan Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L Ratumbuysang Manado.Metode : Jenis penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Carapengambilan sampel dengan teknik Porpusive Sampling Jumlah sampel 68 ibu. Pengumpulan datadiperoleh melalui kuesioner selanjutnya dianalisa menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian : Uji Chi-Square untuk umur ibu dengan p value = 0.098 (p < 0.05), beratbadan bayi nilai p = 0.000 (p ˂ 0.05), paritas nilai p = 0.006 (p < 0.05).Kesimpulan : Tidak ada hubungan umur ibu dengan kejadian robekan jalan lahir, ada hubunganberat badan bayi dengan kejadian robekan jalan lahir. ada hubungan paritas dengan kejadian robekanjalan lahir.
Hubungan Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Anak Umur 12 – 23 Bulan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lontaan, Anita; Solang, Sesca; Keintjem, Femmy; Tuju, Sjenny Olga
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v4i2.635

Abstract

Latar Belakang : Setiap tahun diperkirakan jutaan anak di Indonesia tertular penyakit menular, seperti : tuberkulosis, difteri, pertusis, tetanus dan campak, dengan kematian 120.000 setiap tahun. Hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi oleh karena penyakit tersebut dapat dicegah dengan Imunisasi pada bayi dan balita dengan lengkap serta diberikan sesuai jadwal. Angka kematian akibat tetanus adalah 19,3%, difteri, polio, campak sebesar 9,4%. Di Puskesmas Teling Atas Kota Manado pada tahun 2012 dari 231 sasaran bayi/balita imunisasi HBO (58,9%) dan Campak (85%) belum memenuhi target nasional (>90%). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu yang memiliki anak umur 12-23 bulan dengan pemberian imunisasi dasar di Puskesmas Teling Atas Kota Manado. Metode : Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif analitik. Design yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Penelitian ini menganalisis hubunganpengetahuan ibu yang mempunyai anak berumur 12-23 bulan dengan pemberian imunisasi dasar. Populasipenelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak umur 12-23 bulan yang berjumlah 231 sasaran, sampel penelitian berjumlah 70. Cara pengambilan sampel adalah accidental sampling.Dengan analisis statistik uji chi-square (X2), program SPSS versi 17.00. Hasil penelitian : Hasil Uji Chi Square (x2) hitung = 11.0 dan nilai p =. 0.001. Nilai (x2) tabel = 3.84, maka nilai (x2) hitung > (x2) tabel dan nilai p < 0.05, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu yang memiliki anak 12-23 bulan dengan pemberian imunisasi dasar di Puskesmas Teling Kota Manado. Hal ini menunjukkan semakin tinggi pengetahuan ibu, maka semakin baik tingkat kesadaran ibu untuk membawa anak diimunisasi, sehingga imunisasi dasar lengkap.Kegiatan penyuluhan /pendidikan kesehatan tentang imunisasi dasar pada saat kegiatan posyandu hendaknya tetap dilaksanakan serta mengaktifkan sweeping imunisasi bayi/anak di Puskesmas Teling Atas Kota Manado.