Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Brand equity of team sports towards sponsorship in Indonesian football club Lukman, Syauqy; Nasution, Reza Ashari
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 9, No 3 2010
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.876 KB)

Abstract

This is a study concerning the result of sports sponsorship where the research focuses on how would a specific construct of Brand Equity would correlate with the sponsorship outcome. The study takes one of the forerunners of professional football (soccer) club as the object. Persib (Persatuan Sepakbola Indonesia Bandung), a football club which resides in Bandung. Persib has proven to be one of the most prominent football clubs in terms of business, fans, and professionalism. Each home game are watched by a minimum number of 40,000 spectators, and the company itself, PT. PBB (Persib Bandung Bermartabat, Inc.) has managed to generate a yearly income of approx. 12 Billion Rupiahs, income which is considered as the largest from a professional football club in Indonesia.The study is aimed to discover how the construct of BETS (Brand Equity of Team Sports) would influence the Sponsorship Outcome. Questionnaires were distributed to 403 fans of Persib Bandung, whom are ssociated with Viking community. The study modifies the concept of Bauer, et al. (2005) that applies the concept of Consumer Based Brand Equity from Keller (1993), and also the concept of Sponsorship Outcome (SO) from Gwinner and Swanson (2003). BETS is divided into four dimension; Awareness, Product-Related Attributes, Non Product-Related Attributes, and Brand Benefits. For the football context, each dimension is measured according to the characteristics of a football club. Product-related attributes consists of Athletic success, star player(s), coach, and management. Sponsorship Outcome is measured by; Sponsor recognition, attitude toward sponsor, sponsor patronage, and satisfaction with sponsor. The research would focus on observing SO on the context of general sponsorship of Persib, Honda, and PT. Daya Adira Mustika. The concepts are modified by researcher to fit research context. This study introduces a simpler construct to measure BETS from earlier model of Bauer, et al. And empirical test prove research hypothesis that BETS significantly affect SO using SEM, and dimensions of BETS correlates with SO. Simpler dimensions of BETS proposed by this study can accurately measure BETS, and the research also concluded Honda as the top of mind sponsor of Persib.Keywords: Sponsorship, Sports Marketing, Brand Equity, Structural Equation Modeling, Brand Equity of Team Sports, Sponsorship Outcome, Sport Sponsorship Marketing.
Komunikasi Manajemen Pemerintah Daerah dalam Upaya Branding Buah-buahan Lokal Asli Jawa Barat Nugraha, Aat Ruchiat; Romli, Rosnandar; Lukman, Syauqy
Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1 No 2 (2019)
Publisher : School of Communication Science and Media Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/calathu.v1i2.1007

Abstract

Jawa Barat sebagai wilayah yang memiliki potensi pertanian yang sangat subur banyak menghasilkan komoditas tanaman holtikultura. Salah satu hasil tanaman holtikultura, yaitu buah-buahan. Keberadaan potensi buah-buahan lokal belum teroptimalisasikan secara baik oleh pemerintah maupun masyarakat dalam upaya meningkatkan tingkat kesejahteraan petani buah-buahan. Hal ini dapat terjadi karena sistem fleksibilitas rantai pasokan komoditas buah-buahan lokal yang masih terbatas akibat implementasi komunikasi manajemen pertanian yang bersifat linear. Komunikasi manajemen pertanian yang dilakukan oleh PEMDA Jawa Barat dalam menyediakan komoditas buah-buahan lokal yang baik bukan hanya dilakukan secara tradisional tetapi dipadukan dengan pemanfaatan teknologi komunikasi melalui pengelolaan pesan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan fungsi humas dalam branding komoditas hasil pertanian yang dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah-buahan lokal asli Jawa Barat akan semakin terkenal dan bisa menjadi ikon baru guna meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pertanian dan wisata melalui pelaksanaan strategi branding yang terus dikomunikasikan secara kontinyu kepada masyarakat.
PELATIHAN LITERASI KOMUNIKASI POLITIK PEMILIH PEMULA SMA DARUL HIKAM BANDUNG Lukman, Syauqy; Sani, Anwar; Priyatna, Centurion Chandratama
Dharmakarya Vol 6, No 4 (2017): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.532 KB)

Abstract

Potensi pemilih pemula dalam tiap pemilu memang besar, terbukti KPU pun memberikan perlakuan khusus terhadap segmentasi ini dengan memberikan sejumlah kegiatan sosialisasi khusus pada pemilih pemula . Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa skeptisme dan antipasti politik dari kaum pemilih pemula memang masih sangat tinggi, dapat menghasilkan implikasi yang tidak baik terhadap partisipasi politik di masa yang akan datang. Dari pra-riset yang dilakukan, Pemilih pemula banyak yang merasa bahwa komunikasi politik yang dilakukan sejumlah actor politik dirasa berbau pencitraan dan kotor, hal ini berkontribusi terhadap pengetahuan dan sikap mereka terhadap aktvitas pemilu dan pilkada, bentuk nyata partisipasi politik bagi pemilih pemula. Solusi masalah ini adalah literasi komunikasi politik, khususnya bagi para pemilih pemula. Maka dari itu, tim kami dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat, sebagai bagian dari tridharma perguruan tinggi memutuskan untuk melakukan kegiatan pelatihan literasi komunikasi politik di SMA Darul Hikam Bandung. Banyak partisipan kegiatan ini yang awalny kurang terinformasikan mengenai sejumlah pengetahuan dasar tentang komunikasi politik, menjadi lebih kenal tentang fenomena tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 300-an peserta.
HUBUNGAN ANTARA IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT. PARAMOUNT ENTERPRISE INTERNATIONAL Hafiar, Hanny; Lukman, Syauqy; Marvian, Ananda
Jurnal Nomosleca Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/nomosleca.v4i2.2543

Abstract

Abstract The aim of this study is to acknowledge the correlation between organizational communication climate and job satisfaction in PT. Paramount Enterprise International. This study used Human Relation theory abd correlation method with descriptive and inferential statistical analysis. The amount of samples was 52 people which was obtained by simple random sampling technique. The data was obtained by questionnaire, interview, and literature review. The result of this study was that there was strong correlation between organizational communication climate and job satisfaction. The conclusion of this study was that there was strong relationship between trust, making a decision together, honesty, listening to the upward communication, attention to high-performance goals with job satisfaction aspects, and a significant relationship between openness to downward communication and the job satisfaction aspects. Based on these conclusions, the researcher suggests increasing the time intensity of listening to employees and telling them frankly also promising to find and develop a communication plan if the leader does not have the information which the employee needs. Keyword: Human Relation Theory, Organisational Communication Climate, Job Satisfaction.DOI : https://doi.org/10.26905/nomosleca.v4i2.2543
Anticipating the Impact of Pornography through Dissemination of Negative Content Hafiar, Hanny; Lukman, Syauqy; Syuderajat, Fajar; Prastowo, FX Ari Agung; Priyatna, Centurion Chandratama; Sjafirah, Nuryah Asri
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.064 KB) | DOI: 10.24002/jik.v16i2.1773

Abstract

Pornography through the internet has penetrated visually impaired teenagers.Socialization activities are needed to anticipate negative content. Pre-research was needed to map the problem before socialization. The study aims to examine the impact of pornography and its spread among visually impaired teenagers. The method used was a correlation with samples of teenagers at Wyata Guna, Bandung. The results show there is the impact of pornography and its spread including received, stored, accessed, and distributed through the internet. Proactive action was required from parents, and institutions to prevent a visually impaired teenager from the impact of pornography.
PEMETAAN PRILAKU PENGGUNAAN MEDIA INFORMASI DALAM MENGAKSES INFORMASI KESEHATAN REPRODUKSI DI KALANGAN PELAJAR DI JAWA BARAT Dida, Susanne; Lukman, Syauqy; Sono, Sukarno; Herison, Feliza; Priyatna, Centurion Chandratama; Zaidan, Arif Rifqi; Prihyugiarto, Titut Yuli
Jurnal Keluarga Berencana Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Keluarga Berencana
Publisher : Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.912 KB) | DOI: 10.37306/kkb.v4i2.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (a) mengetahui dan kemudian menjabarkan perilaku penggunaan media informasi di kalangan remaja dalam mencari informasi tentang kesehatan reproduksi; serta (b) perilaku penggunaan internetnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan populasi remaja tahun pertama hingga keempat dengan rentang umur 18 hingga 24 tahun yang berada di Jawa Barat. Penggumpulan data akan dilakukan melalui angket, wawancara dan observasi. Tipe penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan data kualitatif dan kuantitatif yang dilakukan dengan tujuan menggambarkan atau mendeskripsikan obyek dan fenomena yang berkaitan dengan komunikasi kesehatan, khususnya seputar informasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja dengan tujuan untuk memetakan pola, prilaku penggunaan media informasi di kalangan remaja di Jawa Barat. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa platform media informasi yang banyak diakses di kalangan remaja adalah melalui media sosial, paling tinggi instagram dan twitter sedangkan paling rendah koran kemudian diikuti radio. Metode penyampaian pesan dengan infografis dan meme dirasa paling efektif disampaikan melalui media sosial, ini menjadi sesuatu yang perlu diperhatikan dalam mengemas pesan-pesan kesehatan reproduksi untuk remaja, baik oleh BKKBN, maupun pihak-pihak lain yang berkepentingan.
PERSEPSI SISWA SMA TERHADAP PENSI SEKOLAH DAN PEMETAAN PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG EVENT ORGANIZING Syauqy Lukman; Lilis Puspitasari
Jurnal Komunikasi Vol 10, No 1 (2016): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3604.083 KB) | DOI: 10.21107/ilkom.v10i1.1843

Abstract

ABSTRAKPensi atau pentas seni, adalah kegiatan yang lazim dilakukan oleh sejumlahsekolah di Indonesia. Penyelenggaraan pensi untuk beberapa sekolah tertentu melibatkan sumber daya yang sangat besar dari aspek sumber daya, khususnya sumber daya finansial. Penyelenggaraan pensi sendiri tuntutannya semakinmendekati event profesional seperti yang dilakukan oleh event organizer (EO)profesional, padahal pelajar sekolah bukanlah tenaga EO profesional. Penelitian ini berusaha menangkap bagaimana persepsi siswa SMA tentangpenyelenggaraan pensi dan berusaha menguji pengetahuan seputarpenyelenggaraan pensi. Hasil menunjukkan bahwa pensi sekolah dipersepsisebagai sesuatu yang penting bagi siswa, namun siswa menilai pihak sekolahdan guru tidak menganggap pensi sekolah sebagai sesuatu yang penting.Pensi sekolah dianggap sebagai sebuah kegiatan yang tidak sekedar buangbuang sumber daya di mata siswanya. Dalam mengapresiasi pensinya sendiri,responden cenderung setuju bahwa pensi mereka lebih baik dibanding sekolah lain,meskipun angka yang menjawab tidak tahu juga tinggi. Sehubungandengan kompetensi mengelola kepanitiaan, responden cenderung merasa bahwamereka mampu mengelola event, meskipun angka yang menjawab tidak tahujuga tinggi. Lebih lanjut, sebagian besar merasa mereka perlu mendapatkanpelatihan event organizing.Meskipun mereka merasa mampu, namun dalam konteks pemetaan pengetahuansiswa seputar pengelolaan event, level pengetahuan responden ada di angkayang cukup rendah.Diharapkan melalui penelitian ini, dapat memberikan gambaran mengenaibagaimana siswa SMA di Bandung memiliki persepsi tentang pensi dan melaluipengujian, dapat menjadi referensi kebijakan terhadap dinas dan instansiterkait, yang berhubungan dengan penyelenggaraan di sekolah.
Strategi Marketing Public Relations Checo Café Resto Sri Ananda Rahmawati; Yanti Setianti; Syauqy Lukman
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v8i1.1981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang strategi marketing public relations yang dilakukan oleh Checo Café Resto pasca rebranding. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif, mendeskripsikan tentang strategi push, pull dan pass. Teknik pengumpulan data mengunakan wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang dilakukannya strategi marketing public relations oleh Checo Café Resto pasca rebranding adalah karena terjadinya perubahan citra Checo Café Resto menjadi ‘Café Mahal’ dan penurunan penjualan yang drastis. Checo Cafe Resto menggunakan sales force dalam melaksanakan strategi push yaitu employee training dan sales program. Pada strategi pull, Checo Cafe Resto menggunakan komunikasi inovasi produk baru, aktivasi media sosial, promo, special event, dan media coverage. Sedangkan strategi pass yang dilakukan yaitu sponsorship, community, goverment relationship dan corporate social responsibility. Dilakukan evaluasi pada setiap strategi yang dilakukan, namun tidak ada survei khusus sehingga tidak diketahui persepsi dan tanggapan publik mengenai Checo Cafe Resto. Meskipun begitu, dari semua strategi push, pull dan pass yang dilakukan, tidak semua tools yang ada didalam konsep Thomas L. Harris digunakan oleh Checo Café Resto.