HENDRI WIJAYA
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan efektifitas pemberian imunisasi difteria satu kali, dua kali, dan tiga kali dengan penilaian titer antibodi pada anak Nurhandayani dr; Hendri Wijaya; Inke Nadia Diniyanti Lubis; Ayodhia Pitaloka Pasaribu; Syahril Pasaribu; Chairuddin P. Lubis
Majalah Kedokteran Nusantara The Journal Of Medical School Vol 46, No 3 (2013): The Journal of Medical School
Publisher : Fakultas Kedokteran USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Current issue diphtheria immunization, pertussis, tetanus (DPT) is whether there is a difference of immunity and effectiveness of administration once, twice, three times to establish immunity. There is some suggestion that antibodies against an antigen titer of low does not indicate susceptibility to the disease or reverse the amount of high titer nothing to do with immunity to a particular disease.Keywords: immunization; diphtheria; pertussis; tetanus; antibody titers
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN SLAB (Kasus di Desa Seterio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin) NASIR .; HENDRI WIJAYA; GUSTI FITRIYANA
JURNAL TRIAGRO Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 No.2 Juli – Desember 2017
Publisher : Universitas Tridinanti Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis bentuk saluran tataniaga bokar, farmer share dan share pedagang yang terlibat pada kegiatan perdagangan bokar di Desa Seterio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, dan (2) Menganalisis faktor-faktor dominan yang menyebabkan petani menghasilkan karet dengan kualitas yang masih rendah. Metode penelitian menggunakan metode kasus. Metode penarikan contoh menggunakan metode disproportionate random sampling dimana responden dibagi berdasarkan saluran pemasaran. Metode analisis data menggunakan metode deskriptif sedangkan analisis pemasararan menggunakan rumus marjin pemasaran, biaya pemasaran, keuntungan pemasaran dan farmer share, sedangkan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan pengolahan karet tidak sesuai dengan anjuran adalah dilakukan wawancara mendalam (deep interview) lalu kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tataniaga slab di Desa Seterio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin terdiri dari dua saluran, yaitu: (a) Saluran I: petani–pedagang tingkat desa- Pedagang tingkat kecamatan– pabrik, (b) Petani–Pedagang tingkat kecamatan–Pabrik. Saluran yang paling efisien adalah saluran II. Faktor-faktor yang menyebabkan petani menghasilkan slab dengan kualitas rendah adalah: kebiasaan pengolahan karet yang kurang baik (direndam, menggunakan bahan pembeku yang tidak sesuai anjuran dan menambahkan bahan kotoran pada karet), tidak adanya respon positip dari pedagang terhadap upaya perbaikan mutu karet oleh petani, kegiatan penimbangan yang tidak jujur (tidak fair) oleh pedagang dan kurangnya informasi harga sebernarnya yang berlaku di pasaran. Kata kunci : Tataniaga Karet, Farmer’s share, Efisiensi SWOT Analysis, tidal land.