F Widhi Mahatmanti
Department Of Chemistry, Faculty Of Mathematics And Natural Sciences, Semarang State University, Jl. Raya Sekaran Gunungpati Semarang 50229

Published : 97 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN BERBASIS QUESTION STUDENT HAVE DENGAN BANTUAN CHEMO-EDUTAINMENT MEDIA KEY RELATION CHART TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Nurhayati, Sri; -, Sudarmin; Mahatmanti, F. Widhi; Khodijah, Fivi Dessy
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2009): January 2009
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran ceramah yang umum dilakukan oleh guru membuat siswamerasa bosan dan jenuh. Untuk itu diperlukan suatu pendekatan pembelajaran yang tepatagar siswa merasa tertarik dan termotivasi untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui apakah pembelajaran berbasis Question Student Have (QSH) dengan bantuanChemo-Edutainment (CET) media key relation chart efektif terhadap hasil belajar siswa.Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas X SMA N 1 Kedungwuni kecuali kelas X1tahun ajaran 2008/2009 Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X7 sebagai kelaseksperimen dan kelas X6 sebagai kelas kontrol. Teknik pemilihannya dengan cluster randomsampling. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah dokumentasi, tes danangket. Hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar kelas eksperimen 72 sedangkankelas kontrol 61. Hasil analisis data menunjukkan adanya keefektifan pembelajaran berbasisQuestion Student Have (QSH) dengan bantuan Chemo-Edutainment (CET) media keyrelation chart terhadap hasil belajar siswa pokok bahasan hidrokarbon dan minyak bumi. Halini dapat ditunjukkan dengan peningkatan hasil belajar dengan peningkatan kelompok kontroltidak lebih baik dari eksperimen yaitu masing-masing sebesar 37 dan 46. Berdasarkan hasilpenelitian dapat disimpulkan bahwa Question Student Have (QSH) dengan bantuan Chemo-Edutainment (CET) media key relation chart efektif terhadap hasil belajar kimia siswa SMA. Kata Kunci: question student have, media key relation chart
PEMANFAATAN KOTORAN KAMBING SEBAGAI PUPUK KOMPOS UNTUK MENINGKATKAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN MANGUNSARI KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG Mahatmanti, F. Widhi; Lestari, Puji; Wulandari, Rini Susanti
Jurnal Abdimas Vol 15, No 2 (2011)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang akan diungkap adalah bagaimana menerapkan teknologi pembuatan pupuk kompos dari kotoran kambing dalam rangka meningkatkan kebersihan lingkungan di Kelurahan Mangunsari Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberi wawasan dan mengenalkan serta memasyarakatkan penerapan teknologi pembuatan pupuk kompos dari kotoran kambing kepada masyarakatsekitar Kelurahan Mangunsari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk warga Kelurahan Mangunsari telah dilaksanakan mulai tanggal 1 sampai dengan 31 Juli 2011. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan langkah metodologis yang meliputi identifikasi, pengorganisasian, penyuluhan, pelatihan, program aksi dan evaluasi. Metode penyuluhan digunakan untuk memberi wawasan yang bersifat teoritis dan praktis tentang materi pengabdian yaitu proses pembuatan pupuk kompos. Materi pelatihan diberikan dalam bentuk variatif yaitu ceramah, diskusi dan tanya jawab, demonstrasi dan praktek pembuatan pupuk kompos. Alokasi waktu dalam program aksi dibuat yang paling besar. Berdasarkan hasil uji fisika dan kimia diperoleh dari laboratorium, pupuk kompos yang dihasilkan oleh kelompok masyarakat sudah memenuhi standar kualitas kompos (SNI 19-7030-2004). Tekstur kotoran kambing adalah khas, karena berbentuk butiran-butiran yang agak sukar dipecah secara fisik sehingga sangat berpengaruh terhadap proses dekomposisi dan proses penyediaan haranya.
SINTESIS KITOSAN DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI ANTI MIKROBIA IKAN SEGAR Mahatmanti, F Widhi; Sugiyo, Warlan; Sunarno, Wisnu
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 2 (2010): December 2010
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v8i2.328

Abstract

Penggunaan senyawa anti mikroba yang tepat dapat memperpanjang umursimpan suatu produk serta menjamin keamanan produk. Untuk itu dibutuhkan bahansebagai anti mikroba yang alami supaya tidak membahayakan bagi kesehatan.Penggunaan kitosan untuk menghambat aktivitas mikrobia pada ikan nila segar akandiuji efektivitasnya. Pada penelitian ini kitosan yang digunakan sebagai anti mikrobiaikan nila disintesis dari cangkang udang windu (Peneaus Monodon). Populasicangkang udang yang digunakan untuk penelitian ini adalah cangkang udang winduyang berasal dari Tempat Pelelangan Ikan Tambak Lorok Semarang Populasi ikansegar yang digunakan adalah ikan nila hidup yang langsung berasal dari tambak diJuwana Pati. Kitin dan Kitosan disintesis dari cangkang udang windu (PeneausMonodon) dengan menggunakan metode Hong K.No (Mahatmanti, 2001). Kitin dankitosan yang berhasil disintesis dikarakteristik hasilnya meliputi pengujian kadar air,kadar abu, kadar Nitrogen, Derajad Deasetilasi. Kitosan setelah dikarakteristik,digunakan sebagai anti mikrobia ikan nila segar. Kitosan dilarutkan dalam asamasetat 2% dengan konsentrasi kitosan bervariasi 1%, 1,5%, dan 2%. Sebagai controldigunakan larutan asam asetat 2% dan akuades. Lama waktu penyimpanan ikan nilabervariasi 0 jam, 2 jam, 4 jam, 6 jam, 8 jam, 10 jam, 12 jam, dan 14 jam. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa Kitin mempunyai kadar air 2,5%, kadar abu 7,78%,kadar Nitrogen 5,6%, dan Derajad Deasetilasi 67,64%. Kitosan mempunyai kadar air3,75%, kadar abu 8,75%, kadar Nitrogen 8,26%, dan Derajad Deasetilasi 81,11%.Hasil uji mikroba larutan kitosan terhadap ikan nila segar menunjukkan bahwaperlakuan dengan menggunakan larutan kitosan 1% pada ikan nila selama 10 jam(A1B1) yaitu sebesar 38.104 Sel/ mL adalah kondisi paling optimum.Kata Kunci : Kitosan, Anti mikrobia, Ikan Nila Segar.
SINTESIS KOMPOSIT KITOSAN-SILIKA DAN APLIKASINYA SEBAGAI ADSORBEN ZAT WARNA TEKTIL Sugiyo, Warlan; Mahatmanti, F. Widhi; Alauhdin, M.
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 1 (2011): June 2011
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v9i1.5521

Abstract

Sintesis kitosan-silika dilakukan terhadap kitosan penambahan silika dengan mengkarakteristik komposit yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan silika pada larutan kitosan terhadap permeabilitas dan daya adsorpsinya terhadap zat warna tekstil Direct Blue 86. Pembuatan komposit menggunakan dua macam cara, yang pertama menggunakan media kertas saring dan yang kedua tanpa menggunakan kertas saring. Pembuatan komposit dengan menggunakan kertas saring memakai proses perendaman. Pembuatan komposit tanpa menggunakan kertas saring dilakukan dengan metode pencetakan membran. Membran komposit yang dihasilkan dikarakteristik dengan menggunakan foto SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan silika pada larutan kitosan membuat komposit menjadi porogen sehingga fluks permeat dan permeabilitas air menjadi tinggi. Permeabilitas komposit secara keseluruhan dipengaruhi bagaimana pori-pori komposisi tersusun. Komposit yang terbuat dari kertas saring mempunyai daya adsorpsi yang lebih baik dibandingkan dengan komposit yang tanpa kertas saring.
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI MEMBRAN HIBRIDA KITOSAN-SILIKA- PEG Mahatmanti, F Widhi; Wahyuni, Sri
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 2 (2013): December 2013
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v11i2.5573

Abstract

Membran kitosan mempunyai efektivitas pemisahan relatif tinggi tetapi kestabilan mekanik rendah. Untuk meningkatkan kestabilan perlu ditambahkan silika sehingga dihasilkan membran kitosan-silika. Sebagai bahan dasar silika digunakan natrium silikat yang diisolasi dari abu sekam padi. Dalam pembuatan membran kitosan-silika, plasticizer (polietilen glikol/PEG) digunakan untuk meningkatkan kestabilan mekanik membran secara signifikan. Pembuatan membran kitosan-silika-PEG dilakukan dengan cara penguapan larutan dan pencetakan. Membran kitosan-silika-PEG dikarakterisasi sifat mekaniknya dengan menguji kekuatan tarik, persen perpanjangan dan Modulus Young, perubahan gugus fungsi, morfologi, sifat kristalinitas, kestabilan terhadap suhu, sifat hidrofilisitas, dan uji terhadap fluks air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran kitosan-silika dengan komposisi kitosan/silika 1:0,8 mempunyai harga kuat tarik optimum. Penambahan PEG akan meningkatkan harga persen perpanjangan, tidak menunjukkan perubahan yang signifikan pada hasil uji FTIR dan XRD, tetapi meningkatkan sifat hidrofil seiring dengan meningkatnya konsentrasi PEG dan pH. Nilai Fluks air menurun dengan meningkatnya konsentrasi PEG, dimungkinkan PEG terjebak secara fisik dalam padatan komposit.
SINTESIS KITOSAN-BENTONIT SERTA APLIKASINYA SEBAGAI PENURUN KADAR INSEKTISIDA JENIS DIAZINON Hartanti, Eka; Mahatmanti, F. Widhi; Susatyo, Eko Budi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KITOSAN BEAD SULFAT SEBAGAI PENURUN KADAR ZAT WARNA YELLOW IRK Dinata, Muryani; Mahatmanti, F. Widhi; Miswadi, Siti Sundari
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EFEKTIFITAS JAMUR Trichoderma harzianum DALAM PENGOMPOSAN LIMBAH SLUDGE PABRIK KERTAS SC, Hilda Chalimatus; Latifah, Latifah; Mahatmanti, Fransiska Widhi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SINTESIS EDIBLE FILM DARI PATI KUILT PISANG DENGAN PENAMBAHAN LILIN LEBAH (BEESWAX) Herawan, Cindy Dwi; Mahatmanti, Fransiska Widhi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edible film merupakan suatu film tipis yang melapisi bahan pangan yang layak dikonsumsi, dan dapat terdegradasi oleh alam. Bahan yang digunakan penelitian ini adalah pati kulit pisang. Preparasi edible film menggunakan perbandingan 7 gram pati kulit pisang:100 mL aquades, kemudian ditambahkan CMC 1,5% dan variasi lilin lebah 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%. Untuk uji kuat tarik, data hasil didapat dari masing-masingperlakuan lilin lebah 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% adalah 0,587 N/mm2, 0,116N/mm2, 0,100 N/mm2, 0,058 N/mm2, dan  0,012 N/mm2. Untuk uji daya serap air, didapatkan data 84,13%, 71,83%, 65,45%, 56,19%, dan 40,29%. Semakin banyak penambahan lilin lebah, edible film semakin rapuh dan energi untuk memutuskan edible film lebih kecil serta semakin hidrofobik sifat edible film. Untuk uji organoleptik, didapatkan hasil yang baik dengan nilai rata-rata untuk bau sebesar 7,6, rasa sebesar 7,6, warna sebesar 7,9, tekstur sebesar 7,9, dan kekenyalan sebesar 8,2.
KAJIAN SIFAT FISIK-MEKANIK DAN ANTIBAKTERI PLASTIK KITOSAN TERMODIFIKASI GLISEROL Apriyanti, Arie Fitry; Mahatmanti, Fransisca Widhi; Sugiyo, Warlan
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan plastik dengan bahan utama kitosan banyak dilakukan. Plastik kitosan dibuat dengan menambahkan plasticizer. Pelarut yang digunakan pada pembuatan plastik kitosan yaitu asam asetat 2%(v/v) serta konsentrasi plasticizergliserol sebesar 0%; 0,1%; 0,2%; 0,3%; dan 0,4% (v/v). Karakterisasi meliputi uji kuat tarik, uji permeabilitas uap air, uji antibakteri dan gugus fungsi. Nilai kuat tarik plastik kitosan sebesar 38,90 MPa; 35,4a MPa; 45,38 MPa; 37,77 MPa; dan 12,58 MPa. Hasil nilai permeabilitas uap air plastik kitosan sebesar 0,0005 gram; 0,0005 gram; 0,0004 gram; 0,0009 gram; dan 0,0024 gram.Aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi agar dengan menggunakan bakteri Bacillus subtilis danEscherechia colidengan hasil zona bening untuk gliserol 0% sebesar 1,75 mm dan 0,67 mm, gliserol 0,2% sebesar 0,67 mm dan 1,33 mm. Hasil analisis gugus fungsional plastik kitosan termodifikasi gliserol, tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan.
Co-Authors - Jumaeri A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agung Tri Prasetya Agung Tri Prasetya Ainul, Ahmad Akhib Aisyah, Amma Aisyah, Amma Alighiri, Dante Anindya, Bella Diska Aprilia, Nurkintan Arie Fitry Apriyanti, Arie Fitry Arum Mawar Wati Astuti, Indri Puji Atika Rapierna, Atika Bahron, Hadariah Basir, Ikhsan Fadilah Basir, Ikhsan Fadilah Cepi Kurniawan Cindy Dwi Herawan, Cindy Dwi Deviani, Siska Shelvia Deviani, Siska Shelvia Dian Sri Asmorowati Didik Prasetyoko Edy Cahyono Eka Hartanti, Eka Eko Budi Susatyo Ella Kusumastuti, Ella Endang Susilaningsih Endang Susilowati Fitria, Reffy Ika Fivi Dessy Khodijah Hanis, Harjono Hanis, Harjono Haq, Ismi Arinal Harjito - Hayyu Fitriah, Hayyu Hilda Chalimatus SC, Hilda Chalimatus Hutasoit, Parpulungan Hutasoit, Parpulungan Indah Puji Lestari Latifah Latifah Libiyana Nurviantika, Libiyana Luluatul Maghfiroh, Luluatul M. Alauhdin, M. Mahfudz, Johar Marsudi Marsudi Melykhatun, Rizka Ayu Mika Septiawan, Mika Miranda Oxtariani Moch. Setyadji Mohammad Alauhdin, Mohammad Muryani Dinata, Muryani Naftalina Ulik Adhelia Nanik Wijayati Narsito Narsito Narsito Narsito Noviana, Melly Nugraha, Muhammad Septian Nugraha, Muhammad Septian Nugraha, Rizki Nuni Widiarti Nurmala, Novera Ayang Nurmala, Novera Ayang Nuryono Nuryono Nuryono Nuryono octavia uriastanti, octavia Patricia, Amelinda Diana Patricia, Amelinda Diana Persada, Mega Bunga Persada, Mega Bunga Pratiwi, Khana Fitri Pratomo, Sigit Wahyu Pratomo, Sigit Wahyu PUJI LESTARI Putra, Rizki Suhendar Putri, Syarafina Dirinda Qonita, Ulya Rachmadiyono, Dwi Ramadhan, Dinar Alghifari Ratri, Irwandari Rahma Nur Ratri, Irwandari Rahma Nur Renni, Chayun Pida Renni, Chayun Pida Rini Susanti Wulandari Rizki Yuniarti, Rizki Rusadi, Eka Rusadi, Eka Sari, Erlin Purwita Sari, Erlin Purwita Sari, Nur Vita Sari, Nur Vita Senda Kartika Rakainsa Seta Kahardian Ardana, Seta Kahardian Siti Maesaroh Siti Sundari Miswadi Sri Haryani Sri Mantini Rahayu Sedyawati, Sri Mantini Rahayu Sri Nurhayati Sri Susilogati Sumarti Sri Wahyuni SRI WARDANI Sudarmin - Sudarmin Sudarmin Sudibyo, Raden Sulistyani, Martin Suprapto, Surapto Syafi'i, Imam Triastuti Sulistyaningsih Wardani, Deta Sri Warlan Sugiyo Widhihastuti, Endah Widiya Aprilianti Wisnu Sunarno Woro Sumarni Yogo Setiawan Yuan Maylia Rosanti