Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI USAHATANI JAGUNG (Zea mays L) Mahdiah Mahdiah; Sri Sulastri; Hani Sri Handayawati
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol 13, No 4 (2010)
Publisher : Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.126 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis produksi, penerimaan, biaya dan pendapatan usahatani jagung; dan menganalisis pengaruh faktor produksi benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja terhadap produktivitas jagung. Penelitian dilakukan di Desa Munjung, Kecamatan Batu Mandi, Kalimantan Selatan. Penentuan petani sebagai sampel dilakukan secara Stratified Random Sampling berdasarkan strata luas lahan. Langkah awal dilakukan pendataan populasi  petani tanaman jagung yang berjumlah 174 petani dengan luas kepemilikan lahan yang berbeda. Berdasarkan data primer diketahui rata-rata luas lahan petani berkisar 0,524 hektar.  Kemudian   luasan   kepemilikan   lahan dikelompokkan menjadi dua strata  yaitu: strata I  ‹ 0,524 ha, strata II ≥ 0,524 ha. Pengambilan sampel pada masing-masing strata diambil secara proporsional, untuk strata I : 19 petani dan strata II : 8 petani. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata produksi jagung sebesar 3.899 kg/ha biji kering, dengan harga Rp. 1.050/kg.  Penerimaan usahatani sebesar Rp. 4.093.950,oo/ha; dengan rata-rata besar biaya produksi Rp. 1.989.000,oo/ha.  Dengan demikian diperoleh rata-rata pendapatan usahatani jagung sebesar Rp. 2.104.950,oo/ha.  Faktor produksi benih SP36 berpengaruh nyata terhadap produksi jagung, sedangkan pupuk, pestisida dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap produksi jagung. Kata kunci: Faktor Produksi, Usahatani
Prevalensi obesitas dan hubungan konsumsi fast food dengan kejadian obesitas pada remaja SLTP kota dan desa di Daerah Istimewa Yogyakarta Mahdiah, Mahdiah; Hadi, Hamam; Susetyowati, Susetyowati
Jurnal Gizi Klinik Indonesia Vol 1, No 2 (2004): November
Publisher : Minat S2 Gizi dan Kesehatan, Prodi S2 IKM, FK-KMK UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2825.599 KB) | DOI: 10.22146/ijcn.17397

Abstract

Background: The improvement in socioeconomic status has led to sedentary life style and more fast food consumption. Whether fast food consumption contributes to obesity in Indonesian adolescents remains unclear.Objective: The study was conducted to estimate the prevalence of obesity and to assess the association between fast food consumption and obesity in junior high school students.Methods: A cross-sectional survey was conducted in 2003 to estimate the prevalence of obesity in adolescent students of Yogyakarta Special Province. Subjects of this survey were junior high school students from urban (n= 4747) and rural areas (n=4602) were included in this survey. To further analyze the association between food consumption and obesity, a sample of 140 obese (of 460 obese students) and 140 non obese students (of 8889 non obese students) was randomly selected. Data on fast food consumption were collected using Food Frequency Questionnaire (FFQ) method from the selected obese and non-obese sample.Results: The prevalence of obesity among adolescent students was 7.9% in urban and 2% in rural areas. There was a significant difference in variety, quantity, and frequency of fast food consumption per month and hereby energy intake from fast food between obese and non-obese adolescent students (p<0.05).Conclusions: The prevalence of obesity in urban area was much higher than that in rural area. Obese students consumed fast food more frequently and more variably than non-obese students.
PELANGGARAN DAN KEPATUHAN PRINSIP KERJA SAMA SERTA IMPLIKATURNYA DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI (VIOLATION OF THE PRINCIPLE COOPERATION AND COMPLIANCE AS WELL AS IMPLICATURES IN RONGGENG DUKUH PARUK NOVEL) Mahdiah, Mahdiah
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 6, No 1 (2016): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4728.222 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v6i1.3737

Abstract

Pelanggaran dan Kepatuhan Prinsip Kerja Sama serta Implikaturnya dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Penelitian ini akan mengkaji (1) Bagaimana pelanggaran prinsip kerja sama serta implikaturnya dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari? (2) Bagaimana kepatuhan prinsip kerja sama serta implikaturnya dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari? Tujuan yang ingin dicapai adalah mendeskripsikan pelanggaran dan kepatuhan prinsip kerja sama serta implikaturnya dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik dan jenis penelitian kualitatif serta metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Hasil simpulan penelitian diperoleh mencakup dua subbagian. Pertama, implikatur percakapan atau33implikatur percakapan, mencakup (1) Kepatuhan terhadap maksim, yaitu (a) Kepatuhan terhadap maksim kuantitas dan implikaturnya, (b) Kepatuhan terhadap maksim kualitas dan implikaturnya, (c) Kepatuhan terhadap maksim cara dan implikaturnya, dan (d) Kepatuhan terhadap maksim hubungan dan implikaturnya. (2) Pelanggaran terhadap maksim, yang mencakup, yaitu (a) Pelanggaran terhadap maksim kuantitas dan implikaturnya, (b) Pelanggaran terhadap maksim kualitias dan implikaturnya, (c) Pelanggaran terhadap maksim cara dan implikaturnya, dan (d) Pelanggaran terhadap maksim hubungan dan implikaturnya. Kedua, Implikatur konvensional dianalisis berdasarkan hubungan makna yang secara konvensional diketahui oleh peserta percakapan. Dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk makna konvensional didasarkan pada budaya Jawa.Kata-kata kunci: implikatur konvensional, implikatur percakapan
Prevalensi obesitas dan hubungan konsumsi fast food dengan kejadian obesitas pada remaja SLTP kota dan desa di Daerah Istimewa Yogyakarta Mahdiah, Mahdiah; Hadi, Hamam; Susetyowati, Susetyowati
Jurnal Gizi Klinik Indonesia Vol 1, No 2 (2004): November
Publisher : Minat S2 Gizi dan Kesehatan, Prodi S2 IKM, FK-KMK UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2825.599 KB) | DOI: 10.22146/ijcn.17397

Abstract

Background: The improvement in socioeconomic status has led to sedentary life style and more fast food consumption. Whether fast food consumption contributes to obesity in Indonesian adolescents remains unclear.Objective: The study was conducted to estimate the prevalence of obesity and to assess the association between fast food consumption and obesity in junior high school students.Methods: A cross-sectional survey was conducted in 2003 to estimate the prevalence of obesity in adolescent students of Yogyakarta Special Province. Subjects of this survey were junior high school students from urban (n= 4747) and rural areas (n=4602) were included in this survey. To further analyze the association between food consumption and obesity, a sample of 140 obese (of 460 obese students) and 140 non obese students (of 8889 non obese students) was randomly selected. Data on fast food consumption were collected using Food Frequency Questionnaire (FFQ) method from the selected obese and non-obese sample.Results: The prevalence of obesity among adolescent students was 7.9% in urban and 2% in rural areas. There was a significant difference in variety, quantity, and frequency of fast food consumption per month and hereby energy intake from fast food between obese and non-obese adolescent students (p<0.05).Conclusions: The prevalence of obesity in urban area was much higher than that in rural area. Obese students consumed fast food more frequently and more variably than non-obese students.
Special Event Sebagai Sarana Meningkatkan Citra Panasonic Beauty Adinda Mutiara Pratiwi; Mahdiah Mahdiah
COMMENTATE: Journal of Communication Management Vol. 1 No. 1 (2020): COMMENTATE: Journal of Communication Management
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Institut Bisnis dan Komunikasi LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/103001120205

Abstract

PT Panasonic Gobel Indonesia adalah sebuah perusahaan manufaktur kelas dunia di bidang elektronik, khususnya untuk kebutuhan konsumen awam, bisnis dan industri. Beberapa tahun terakhir, Panasonic meluncurkan sebuah produk baru yaitu Panasonic Beauty yang belum luas distribusinya sehingga citranya pun masih kurang di kalangan masyarakat. Tujuan dari perencanaan konsep ini adalah untuk meningkatkan citra Panasonic Beauty, disamping produk-produk elektronik Panasonic lainnya yang juga telah lama eksis di Indonesia. Perencanaan ini berupa strategi Public Relations roadshow campus-to-campus bernama “Girls Beauty Room by Panasonic Beauty” yang telah kami rancang. Perencanaan strategi ini dibuat menggunakan teori 9 Steps Strategy of Public Relations oleh Ronald D. Smith. Strategi yang digunakan adalah membuat special event “Girls Beauty Room by Panasonic Beauty” yang terdiri dari pre-event, special event, dan post-event. Pre-event berupa penyelenggaraan press conference untuk media terpilih sebagai wadah untuk mempromosikan special event. Special event “Girls Beauty Room by Panasonic Beauty” mencakup 3 acara yaitu talkshow, free hairstyling di mobile salon, dan perlombaan foto di Instagram Panasonic Beauty. Rangkaian acara diakhiri dengan post-event berupa evaluasi dan media monitoring. Untuk hasil akhir (evaluasi), perencanaan ini menggunakan 6 langkah evaluasi yaitu menghitung berapa media yang datang, menghitung berapa banyak partisipan special event, menganalisis antusiasme dari partisipan special event, menghitung berapa banyak publik yang memberikan publikasi, melakukan media monitoring, menghitung berapa persen citra Panasonic Beauty yang meningkat setelah kegiatan acara dilakukan.