Claim Missing Document
Check
Articles

Ekstraksi Minyak Atsiri dari Gaharu (Aquilaria Malaccensis) dengan Menggunakan Metode Microwave Hydrodistillation dan Soxhlet Extraction Isabel Triesty; Mahfud Mahfud
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.821 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24491

Abstract

Abstract—Minyak atsiri yang memiliki nilai ekonomis tinggi salah satunya yaitu minyak gaharu. Minyak atsiri yang berasal dari tanaman gaharu ini biasanya dipakai sebagai pewangi, obat-obatan dan bahan kosmetik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mempelajari ekstraksi minyak atsiri dari gaharu dengan metode ekstraksi konvensional soxhlet extraction dan metode hydrodistillation dengan bantuan pemanas microwave atau dikenal dengan sebutan microwave hydrodistillation serta membandingkan pengaruh dari penggunaan kedua metode tersebut terhadap perolehan yield minyak gaharu. Pada metode soxhlet extraction digunakan pelarut organik n-Hexane 95% dengan waktu ekstraksi selama 16 jam, sedangkan pada metode microwave hydrodistillation menggunakan pelarut aquades dengan lama waktu 12 jam dan menggunakan microwave konvensional merk Electrolux model EMM-2308X dengan daya 450 W. Didapatkan hasil penelitian dengan metode soxhlet extraction memiliki yield sebesar 1,67%, sedangkan metode microwave hydrodistillation diperoleh yield 1,38%. Dari segi waktu dan yield yang dihasilkan metode microwave hydrodistillation memberikan hasil ekstraksi yang lebih baik daripada metode soxhlet extraction dengan  recovery dari metode microwave hydrodistillation sebesar 76,55%.
Biodiesel Production through Catalytic Microwave In-situ Transesterification of Micro-algae (Chlorella sp.) Mahfud, Mahfud; Kalsum, Ummu; Ashwie, Viqhi
International Journal of Renewable Energy Development Vol 9, No 1 (2020): February 2020
Publisher : Center of Biomass & Renewable Energy, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijred.9.1.113-117

Abstract

Aim of this research are to study and develop research related to the potential of Chlorella sp. into biodiesel with the help of microwaves in-situ transesterification by characterizing parameters such as microwave power (300; 450; 600 W) and reaction time (10; 30; 50 minutes) with catalyst concentration of KOH and molar ratio of microalga : methanol are 2% and 1:12 respectively and optimized by response surface methodology with Face Centered Central Composite Design (FCCCD). The study was carried out by dissolving the catalyst into methanol according to the variable which was then put into a reactor containing microalgae powder in the microwave and turned on according to the predetermined variable. After the reaction process is complete, the mixture is filtered and resuspended with methanol for 10 minutes to remove the remaining FAME and then the obtained filtrate is cooled. Water is added to the filtrate solution to facilitate the separation of hydrophilic components before being separated and pushed apart until 3 layers are formed. Amount of FAMEs in the first layer formed were extracted with n-hexane solution and washed with water and the FAME product obtained was then distilled to remove the remaining n hexane and then weighed. The results indicated that yield increased with increasing reaction time and microwave power with the best conditions of 50 minutes each and 440.53 watts with the highest yield reaching 35.72% (dry basis) through using of KOH catalysts with low concentrations, 2%.©2020. CBIORE-IJRED. All rights reserved
Studi Efektivitas Ekstraksi (Capsaicin) Dari Cabai (Capsicum) Dengan Metode Sfme (Solvent Free Microwave Extraction) Lutvianto Pebri Handoko; Yeni Variyana; Mahfud Mahfud
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.449 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24484

Abstract

Cabai merupakan salah satu jenis komoditi holtikultura yang penting dan digemari oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Cabai dapat digunakan untuk bumbu masak sehari-hari, Industri makanan dan obat-obatan. Namun masalah yang terjadi adalah ketika adanya fluktuasi harga yang sangat merugikan petani cabai. Terlebih apabila hasil panen sedang meningkat sehingga ketersediaan komoditas ini semakin banyak, tentu hal ini dibarengi dengan turunnya harga yang membuat hasil penjualan petani tidak mampu menutup biaya produksi yang digunakan. Oleh karena itu, melalui serangkaian proses penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan proses ekstraksi cabai yang digunakan sekelompok petani cabai untuk mengekstraksi produk cabai yang melimpah pada saat musimnya sehingga bisa diubah menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi. Pada penelitian ini akan dilakukan beberapa tahap yaitu meliputi tahap persiapan berupa studi literatur dan observasi laboratorium; perancangan alat dimana alat yang akan digunakan adalah MASE (Microwave Assisted Soxhlet Extraction). Untuk treatment bahan baku diambil sampel cabai rawit segar dilanjutkan dengan proses ekstraksi yaitu dengan menggunakan metode MASE dan tahap analisa dengan variabel-variabel massa cabai dengan jenis bahan baku Cabai Rawit segar yaitu massa cabai rawit (0,04; 0,08; 0,12; 0,16; dan 0,2 gram). Daya microwave (400 W, 600 W, dan 800 W). Siklus proses di microwave ( 2; 4; 6; 8; dan 10 cycle). Kemudian uji kadar ekstrak cabai dengan secara kuantitatif; dan menghitung yield yang dihasilkan sehingga dapat diketahui kondisi yang paling tinggi. Hasil Penelitian menghasilkan yield ekstrak cabai rawit segar dengan metode Microwave Assisted Soxhlet Extraction (MASE) adalah 400 W dengan 8 extraction cycle, massa cabai rawit 20 gram menghasilkan yield sebesar 8,4824%. Hasil Uji High Performance Liquid Chromatography (HPLC) mengandung capsaicin sebesar (0,453±0,004) %b/b atau sebesar (45.3±0,4) ppm.  
Ekstraksi Asam Oksalat Pada Umbi Porang (Amorphophallus Oncophyllus) dengan Metode Mechanical Separation Martha Riana Sitompul; Fidianto Suryana Suryana; Mahfud Mahfud; Donny Satria Bhuana
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28831

Abstract

Umbi Porang (Amorphophallus Oncophyllus) adalah umbi porang yang memiliki kandungan asam oksalat yang tinggi yang dapat menimbulkan iritasi dan gatal apabila dikonsumsi namun memiliki kandungan glukomannan yang sangat bermanfaat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses ekstraksi asam oksalat pada umbi porang (Amorphophallus Oncophyllus) dengan metode mechanical separation. Adapun metode yang dilakukan yaitu penggilingan chip porang, melakukan pengayakan, melakukan analisa di mikroskop dan melakukan proses titrasi. Dari hasil proses titrasi, asam oksalat yang dihasilkan kemudian dianalisis yield dan recovery nya. Yield dan Recovery tertinggi yang didapatkan sebesar 24,9894% dan 86,1173% dari mesh 100 menggunakan pelarut natrium bicarbonate, sedangkan untuk pengujian sifat fisik dilakukan melalui analisa mikroskop cahaya didapatkan kandungan asam oksalat yang ditandai dengan terbentuknya morfologi jarum kristal.
Perhitungan Unit Cost Akomodasi Rawat Inap Bangsal Kelas III Ruang Arofah dengan Metode Activity Based Costyng System pada RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta mahfud, Mahfud
208-7721
Publisher : Jurnal Bisnis Teori & Implementasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstract
WAJAH PEMIKIRAN ISLAM INDONESIA Mahfud
JURNAL PUSAKA Vol. 6 No. 1 (2018): edisi 11
Publisher : LP3M IAI Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6084/ps.v6i1.158

Abstract

Islam is religion in which all the values be based on God’s revelation that subsequently interacts with human culture. Rasionalism which focus on using of brain as tool to comprehend on God’s command being newcomer to effort comprehend of religion. Islamic rasionalize, progresive is unsaperated part from the religious history in Indonesia. Islamic thought in Indonesia was began in 1970s by Nurcholis Madjid. Others brainware as became pioneer from the appear of Indonesia Islamic thought is Abdurrahman Wahid in 1980s. Harun Nasution, Moeslim Abdurrahman are influential figure in Indonesia islamic thought context. Islamic thought which was pioneered by the several figure then was becoming as background from appeared ofislamic liberal as long as very controversial thought among muslim society. But the thougt becoming a part of dynamic Indonesia Islamic thougt as new pattern or new over in islamic world, Especially an over to observe islamic to be more rasional. Using of rasio in this idea was becoming a special characteristic, however using of brain was pointed to bring islamic from thought deterioration.
POLA PIKIR GURU MADRASAH JATENG DAN YOGYAKARTA DAN DASAR PENGEMBANGAN DIKLAT CHARACTER BUILDING Mahfud, Mahfud
Penamas Vol 29 No 2 (2016): Volume 29, Nomor 2, Juli-September 2016
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (963.426 KB)

Abstract

This article presented the research results of the techers’ mindset through Robert Dilts’ Neuro-Logical Level structures. This research answered two questions, namely: (1) How were the teachers’ mindset of Islamic school or madrasah in Central Java and DIY, and (2) How were the basics of effective training development to build the teachers’ growth mindset? By using the questionaire, this research found the teachers’ mindset of madrasah in Central Java and DIY. Eight aspects from ten aspects showed the positive mindset (medium), but approximately low, it was still a litle mental block that it bothered teachers’ personality changing. It means that the teachers in Central Java and DIY do need a training or shortcourse about how to build the positive mindset, and how to decrease the mental blocks and to avoid it in personality changing. Keywords: Mindset, madrasah, teacher education and training, character building Artikel ini menyajikan hasil penelitian tentang pola pikir (mindset) guru dengan mengikuti pola (struktur) Neuro-Logical Level Robert Dilts. Penelitian ini menjawab dua pertanyaan, yakni: (1) Bagaimana mindset guru madrasah Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)?, (2) Bagaimana dasar pengembangan Diklat yang efektif untuk membangun “growth mindset” guru? Dengan menggunakan angket, diperoleh hasil, bahwa mindset guru madrasah Jateng dan DIY, dari sepuluh aspek, ada 8 aspek menunjukkan mindset positif (dengan kategori sedang), tetapi dengan angka yang tipis (mendekati rendah), maka implikasinya masih ada mental block (hambatan psikis) yang sangat mengganggu perubahan diri guru. Walaupun hambatan psikis tersebut dengan kategori rendah, tetapi mendekati sedang. Artinya, guru Jateng dan DIY masih sangat memerlukan pembinaan atau diklat tentang bagaimana membangun mindset yang lebih positif (growth mindset) dan bagaimana mengurangi hambatan-hambatan psikis untuk melakukan perubahan dan peningkatan diri. Kata Kunci: Pola pikir, mindset, madrasah, pendidikan dan pelatihan guru, character building
Perhitungan Unit Cost Akomodasi Rawat Inap Bangsal Kelas Iii Ruang Arofah Dengan Metode Activity Based Costyng System Pada Rsu Pku Muhamadiyah Yogyakarta Mahfud, Mahfud
Jurnal Bisnis : Teori dan Implementasi Vol 5, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitals now growing and developing, need managed efficiently and effectively, it is necessary to face the tough competition in the health world. PKU Muhammadiyah Hospital of Yogyakarta to the unit cost Arofah Ward III class space using traditional accounting system in determining the cost of hospitalization rates. Goal : The goal of this study to determine the calculation and determine the level of unit cost inpatient ward accommodation space Arofah class III RS PKU Muhammadiyah and compare the unit cost is determined management of PKU Muhammadiyah Hospital of Yogyakarta. Methods: The study was descriptive qualitative research. The instruments used are owned financial documentation guidelines hospital. Cost analysis method used is based ABC (Activity Based Costing) system. Results: The results using Activity Based Costing (ABC) is Rp 49.237, unit cost incurred hospital Rp 75.000. ABC method gives lower results. With the difference, Rp.25.763. Differences occur, due to the overhead of loading on each product. Conclusion: Calculation of unit cost approach to Activity Based Costing (ABC) is more effective and efficient when used for the calculation value is smaller than the unit cost imposed by the hospital so that patients do not need to pay cost sharing.
PENGARUH DAYA DAN RASIO BAHAN PADA EKSTRAKSI KAYU CENDANA (Santalum album) DENGAN METODE MICROWAVE HYDRODISTILLATION: OPTIMASI MENGGUNAKAN RESPONSE SURFACE METHODOLOGY Kusuma, Heri Septya; Mahfud, Mahfud
Jurnal Teknik Kimia Vol 10, No 1 (2015): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v10i1.616

Abstract

Minyak cendana merupakan salah satu jenis minyak atsiri yang disebut dengan minyak eteris atau minyak terbang. Untuk mengoptimalkan potensi minyak nilam, maka salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah memperbaiki metode destilasi dan kondisi operasi agar dapat menghasilkan minyak nilam dalam waktu yang relatif singkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari proses pengambilan minyak cendana dari kayu cendana dengan menggunakan metode microwave hydrodistillation, mempelajari beberapa parameter yang berpengaruh seperti pengaruh rasio antara bahan baku yang diekstrak dengan pelarut dan daya microwave yang digunakan terhadap yield minyak cendana yang dihasilkan, serta menentukan kondisi operasi optimum pada proses ekstraksi minyak cendana dengan menggunakan metode microwave hydrodistillation untuk mendapatkan yield minyak cendana yang maksimum. Metode yang digunakan untuk menentukan kondisi optimum dari masing-masing variabel adalah Response Surface Methodology (RSM). Dari hasil penelitian ini diperoleh model empiris yang sesuai dengan percobaan, dimana kondisi operasi optimum untuk ekstraksi minyak cendana dengan metode microwave hydrodistillation yang memberikan yield minyak cendana maksimum adalah pada daya microwave 601,355 W dan rasio antara bahan baku yang diekstrak dengan pelarut 0,10 g.mL-1.
EKSTRAKSI BAHAN PEWARNA ALAMI DARI KAYU MAHONI (Swietenia mahagoni) MENGGUNAKAN METODE MAE (MICROWAVE ASSISTED EXTRACTION) Gala, Selfina; Kusuma, Heri Septya; Sudrajat, Robby Ginanjar Margo; Susanto, David Febrilliant; Mahfud, Mahfud
Jurnal Teknik Kimia Vol 11, No 1 (2016): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v11i1.823

Abstract

Saat ini banyaknya pemakaian zat warna sintetis dapat disebabkan oleh faktor kemudahan memperoleh zat warna sintetis serta faktor produksi dan penggunaan zat warna alam yang belum optimal. Akan tetapi mengingat harga zat pewarna sintetis yang cenderung lebih mahal, potensi pencemaran lingkungan akibat pemakaian zat warna sintetis yang cukup besar, serta adanya kandungan azodyes tertentu dalam zat warna sintetis yang telah dilarang penggunaannya, maka pemakaian zat warna alam perlu dibudayakan. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan proses ekstraksi bahan pewarna alami dari kayu mahoni dengan metode Microwave Assisted Extraction. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama ekstraksi dan daya microwave yang digunakan terhadap rendemen (yield) pewarna yang diperoleh. Cacahan kayu mahoni sebanyak 10 g diekstraksi dengan menggunakan metode Microwave Assisted Extraction (MAE) dengan memvariasi daya microwave (100 W dan 380 W) dan waktu ekstraksi (10, 20, 30, 40, dan 50 menit). Filtrat yang diperoleh dipanaskan sampai diperoleh serbuk bahan pewarna. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa semakin besar daya microwave yang digunakan dan semakin lama waktu yang diperlukan untuk ekstraksi maka pewarna yang dihasilkan akan semakin banyak. Dari hasil pencelupan pewarna dari kayu mahoni, bahan kertas saring dapat dicelup dengan baik dan memberikan warna coklat. Sedangkan dari hasil pengujian ketahanan luntur warna terhadap bahan kertas saring melalui pencucian dan penggosokan terlihat bahwa pencelupan dengan pewarna dari kayu mahoni memiliki ketahanan luntur yang baik. Hal ini membuktikan bahwa kandungan yang terdapat pada kayu mahoni dapat digunakan sebagai zat warna alami.