Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Consumer Culture Theory: Hubungan Timbal Balik antar Social Operant Resources dan Operand Resources dalam Studi Empiris McDonald’s Indonesia Ricky Reksoprawiro; Gabriella Scarlett; Alexander Joseph Ibnu Wibowo; Novi Amelia
Kajian Branding Indonesia Vol 2 No 1 (2020): Kajian Branding Indonesia
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.092 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris secara garis besar untuk mengetahui hubungan antara konsep social operant resources terhadap operand resources yang dilandasi oleh consumer culture theory. Secara spesifik, studi ini ingin menguji sebagai berikut: (i) pengaruh social operant resources terhadap economic operand resources; (ii) pengaruh social operant resources terhadap material operand resources; (iii) pengaruh economic operand resources terhadap social operant resources; dan (iv) pengaruh material operand resources terhadap social operant resources; (v) hubungan timbal balik antara social operant resources dan economic operand resources; (vi) hubungan timbal balik antara social operant resources dan material operand resources. Permasalahan dalam studi ini ditelaah dengan berbasis pada konsep consumer culture theory (CCT). Pengumpulan data primer dilakukan menggunakan kuesioner melalui survei online. Seluruh indikator diukur menggunakan skala Likert tujuh poin. Penelitian ini berhasil memperoleh data responden sebanyak 358 orang konsumen restoran McDonald’s. Teknik analisis faktor eksploratori exploratory factor analysis (EFA) diterapkan untuk melakukan uji validitas konstruk. Selanjutnya, keenam hipotesis diuji menggunakan teknik structural equation modeling (SEM). Hasil studi ini berhasil membuktikan bahwa keenam hipotesis yang diajukan tidak ditolak. Secara ringkas, social operant resources memengaruhi economic operand resources, social operant resources memengaruhi material operand resources, economic operand resources memengaruhi social operant resources, material operand resources memengaruhi social operant resources, ada hubungan timbal balik antara social operant resources dan economic material resources, dan ada hubungan timbal balik antara social operant resources dan material operand resources.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGAN LIMA TAHUN ANTARA INDONESIA-CHINA TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA (2013-2017) Novi Amelia; Pazli "
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 6: Edisi I Januari - Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is about bilateral relations between Indonesia and China within the Five Years Development Program.Indonesia-China has enjoyed economic and trade cooperation for a long time. Like the other cooperation, Indonesia - China Five-Year Development Program aims to expand and deepen comprehensive cooperation between Indonesia and China. Both sides have identified areas of cooperation for the next five years: agriculture, fisheries, energy, mining, transportation, infrastructure, public works, communications, manufacturing, services and industrial parks.The purpose of this research is to explain how the implementation of the Indonesia China Five-Year Development Program towards Indonesia agriculture sector in 2013-2017. This study used qualitative research methods. In this study, the author uses a liberal perspective with the theory of international cooperation with an analysis of levels in the nation-state. And the technique of collecting data through library researchThe results shows that there is the implementation of Indonesia-China Five Year Development Program towards Indonesia Agriculture Sector in 2013-2017 runs well or in the sense of being implemented. This can be seen from the results increase in rice production national, the increase in the value of Indonesian CPO exports to China year (2013-2017), the increased investment of investors from China who invested in Indonesia.Keywords:Implementation, Indonesia-China, hybrid-rice, CPO
Analisa Dampak Keterlibatan Pengunjung terhadap Perilaku Intensi Melalui Memorable Tourism Experience (Studi Empiris: Museum Bank Indonesia) Alvita Yuniar; Renata Xaverina; Istijanto Istijanto; Novi Amelia
Kajian Branding Indonesia Vol 1 No 1 (2019): Kajian Branding Indonesia
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.264 KB)

Abstract

Memorable Tourism Experience atau yang selanjutnya disebut MTE merupakan salah satu aspek yang baru-baru ini banyak diteliti dalam dunia pariwisata. Pembentukan MTE atau memori yang dikenang oleh seseorang biasanya dipelajari sebagai suatu efek pengalaman yang dialami oleh wisatawan, yang kemudian memengaruhi keputusan wisatawan. Telah ditemukan pada penelitian sebelumnya dengan konteks pariwisata budaya bahwa melalui keterlibatan pengunjung, pembentukan MTE dapat terjadi, sehingga pada akhirnya wisatawan mempunyai intensi untuk merekomendasikan dan mengunjungi kembali. Di sisi lain, penelitian ini dicoba untuk dilengkapi melalui penambahan satu variabel yaitu intensifikasi kunjungan, yang merupakan aksi perpanjangan wisatawan setelah aktivitas berwisata. Perbedaan penelitian ini adalah penambahan hipotesis terhadap variabel intensifikasi kunjungan sebagai efek dari pembentukan MTE, konteks lokasi penelitian yaitu di Indonesia, serta studi empiris terhadap Museum Bank Indonesia sebagai salah satu konteks pariwisata budaya yang mempunyai nilai historikal. Suatu model dibangun untuk memahami apakah keterlibatan pengunjung mempunyai pengaruh terhadap pembentukan MTE, dan selanjutnya memengaruhi intensi seseorang untuk merekomendasikan, mengunjungi kembali, serta intensifikasi kunjungan. Penelitian diadakan selama bulan Mei hingga Juli 2019, dengan metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, non-probability, judgemental/purposive sampling dimana setelah kuesioner didistribusikan, data akhir yang terkumpul sejumlah 303 responden. Data diolah menggunakan Structural Equation Modeling melalui AMOS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan pengunjung mempunyai pengaruh terhadap pembentukan MTE, serta intensi merekomendasikan, mengunjungi kembali, serta intensifikasi kunjungan. Secara keseluruhan, untuk mengembangkan pariwisata budaya khususnya dalam konteks Museum Bank Indonesia, upaya pengembangan fasilitas interaktif dan video dapat diperbarui kontennya dengan konten yang bersifat persuasif dan menarik agar meningkatkan kesan memori yang terbentuk dalam wisatawan, serta akhirnya wisatawan mempunyai intensi untuk merekomendasikan, mengunjungi kembali, serta intensifikasi kunjungan.
The Effect of Primary and Secondary Brand Association on Fast Food Industry Novi Amelia
Kajian Branding Indonesia Vol 4 No 1 (2022): Kajian Branding Indonesia
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Consumers nowaday are now becoming more health conscious, more environment friendly, and concern about where their meals come from. This shift of consumers’ preferences are threatening the big food industry and one of the way to survive is through rebranding. This study is aimed to see the the effect of primary and secondary brand association on consumer’s perception toward the healthy brand image. We conducted two experimental design, each group of the study used a one group only with pre and post-test experimental design to examine the difference of participant perception between pre-test and post-test. The result showed that the use of primary brand association did not practically changed consumer perception on healthy product, butit was favorable in changing company’s image as the supporter of healthy lifestyle. As for the secondary brand association, the use of it was not favorable for changing consumer perception toward the product nor the company in the case of trying the brand image toward a healthy one.
Peran Ruang Wadah Berbagi Pengetahuan Terhadap Komitmen Komunitas dan Loyalitas : Kasus Teater Katak Daniel Pranajaya; Josephine Gratia; Agus W. Soehadi; Novi Amelia
Kajian Branding Indonesia Vol 2 No 1 (2020): Kajian Branding Indonesia
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.1 KB)

Abstract

Melalui sebuah wawancara dengan seorang sutradara sekaligus penggerak Teater Katak, sebuah teater yang berhasil mendapat sorotan publik dan membangun jaringan yang luas, kami dapati bahwa ada peluang untuk mengembalikan dunia perteateran di Indonesia ke masa jayanya, sebagaimana pada tahun 1960 maupun 1970. Melalui berbagai usahanya untuk memperluas pasar penikmat teater di Indonesia, guna memungkinkan para pecinta aliran seni tersebut dapat hidup hanya dengan berteater, ia mendapati bahwa sesama performing art enthusiast, mampu bertahan jika antar komunitas menopang satu sama lain. Pernyataan ini kemudian kami uji dengan model jurnal dengan judul Pengaruh Wadah Berbagi Pengetahuan Terhadap Komitmen dari Komunitas Merek, yang menjadi acuan penulisan laporan ini. Riset yang membahas tentang ruang-ruang yang dapat mempengaruhi komitmen komunitas merek ini menilik kasus dengan teori ruang berbagi pengetahuan, komitmen, serta act of loyalty dan menerapkan riset kuantitatif berupa non probability purposive sampling terhadap komunitas Teater Katak sebanyak 155 responden yang diolah menggunakan Structural Equation Model dengan tool AMO8 16. Hasil riset membuktikan bahwa sesuai dengan penelitian Sumarlin (2013), bahwa platform berbagi pengetahuan memiliki hubungan positif dengan komitmen komunitas, pula terhadap indikasi tindak loyalitas. Riset ini membuktikan kalau hal tersebut tak hanya terhadi pada komunitas merek namun juga komunitas seni. Platform berbagi pengetahuan berpengaruh terhadap komitmen komunitas yang selanjutnya berdampak terhadap intensi pembelian, penyebaran WOM positif, serta keluhan konstruktif yang merupakan indikasi loyalitas. .
Pengaruh Nilai Konsumen dan Pengalaman Masa Lalu terhadap Niat Pembelian Konsumen untuk Membeli Produk Perawatan Tubuh Organik: Aplikasi dari Theory of Planned Behaviour Alma Maria Kalifa; Antonia Miranda Wahyudi; Istijanto Istijanto; Novi Amelia
Kajian Branding Indonesia Vol 2 No 2 (2020): Kajian Branding Indonesia
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.886 KB)

Abstract

Seiring terbukanya akses informasi mengenai pencemaran lingkungan, membuat konsumen mulai menyadari bahwa aktivitas konsumsi berkontribusi besar dalam berbagai masalah lingkungan. Hal ini memunculkan tren Green Consumerism dimana konsumen mengubah kegiatan konsumsi mereka menjadi lebih ramah lingkungan. Gerakan ini pun mendorong perusahaan untuk menyesuaikan dengan konsumen melalui strategi green marketing yang menghasilkan produk/jasa yang disebut sebagai green product. Salah satu jenis green product yang semakin berkembang adalah produk perawatan tubuh organik. Penelitian ini akan membahas mengenai consumer purchase behavior produk perawatan tubuh organik berdasarkan Theory of Planned Behavior (Ajzen, 1985) di Indonesia, khususnya daerah Jabodetabek. Secara rinci, penelitian ini mengidentifikasi: 1) pengaruh nilai konsumen (kesadaran akan kesehatan, kesadaran akan lingkungan, kesadaran akan penampilan dan nilai emosional) terhadap sikap dalam pembelian produk perawatan tubuh organik, 2) pengaruh sikap, kendali perilaku yang dirasakan, norma subjektif dan pengalaman masa lalu terhadap niat pembelian pada produk perawatan tubuh organik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik survei kuesioner online menggunakan teknik non-probability sampling jenis judgemental sampling. Analisis data dilakukan dengan pendekatan analisis Structural Equation Modelling (SEM). Penelitian ini mengumpulkan 250 responden yang pernah menggunakan produk perawatan tubuh organik. Aplikasi SPSS 25 digunakan untuk mengolah data untuk exploratory factor analysis dan AMOS 24 untuk confirmatory factor analysis. Hasil mengungkapkan kesadaran akan kesehatan dan nilai emosional memengaruhi secara positif sikap dalam pembelian produk perawatan tubuh organik. Penelitian ini menemukan bahwa sikap, norma subjektif, dan kendali perilaku yang dirasakan memengaruhi secara positif niat pembelian pada produk perawatan tubuh organik.