Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Viability of Immobilized Probiotic Bacteria, Bifidobacterium bifidum, Lactobacillus acidophilus and Lactobacilus casei, in an Emulsion of Corn and Their Survival in Subsequent Treatments Maligan, Jaya Mahar; Kusnadi, Joni; Murtini, Erni Sofia
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 7, No 3 (2006)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1169.473 KB)

Abstract

The effectiveness of corn oil emulsion as a protective agent for immobilization of probiotic bacteria cells, B. bifidum, L. acidophilus and L. casei and subsequent treatments, i.e. various conditions of storage and processing, was studied. The immobilized cells were subjected to each of the following: storage conditions at low temperatures 4 ± 1 oC and -10 ± 1 oC, at low pH (pH 1.0 and 2.0), bile salts 2% and processing conditions (25% sucrose solution. 10% brine, and heat treatment up to 80 oC). The statistical approach employed in the experiment was the Post Test Only with control Group Design and a paired sample test was then conducted. The results showed that the viability of the tested probiotic bacteria cells varied with the type of bacteria and conditions of storage processing. The immobilization of probiotics in corn oil emulsion has significant effect on the viability of B. bifidum, L acidophilus and L. casei subjected to temperature of -10 ± 1 oC, at low pH (1.0 and 2.0), heating process and 10% brine. Immobilization process has no significant effect on the viabilities of L. acidophilus and L. casei stored at -10 ± 1 oC, of B. bifidum  subjected to bile salts 2% and 25% sucrose solution. Immobilization process in corn oil emulsion was able to retain the probiotics viability as many as 1.12-4.23 log. Therfore, it can be concluded that an emulsion of corn oil is suitable for immobilization media for B. bifidum, L. acidophilus and L. casei protection them during storage at low temperatures, GI tract condition and above mentioned processing conditions. Keywords: Probiotics, viability, immobilization, corn oil emulsion
Hypocholesterolemics Effects of Yam Tuber (Dioscorea hispida Dennst) flour on Male Wistar Rat with Hypercholesterol Diet Maligan, Jaya Mahar; Estiasih, Teti; Sunarharum, Wenny Bekti; Rianto, Thomas
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.338 KB)

Abstract

Yam tuber (Dioscorea hispida Dennst) contains water soluble polysaccharides.  Itis supposed that water soluble polysaccharides from yam functions as bioactivecompound to decrease blood cholesterol level. The hypocholesterolemic effect of watersoluble polysaccharides in yam tuber (Dioscorea hispida Dennst) flour on Wistar rats(Rattus norvegicus) lipid profile was investigated.   A two month old Wistar rats (Rattusnorvegicus) consisted of three groups (P0, P1 and P2) with five rats of each group wereadapted for one week by giving standard diet (AIN-93). P0 group was treated bystandard diet AIN-93M, P1 group was treated by standard diet and force feeding by eggyolk as cholesterol source, whereas P2 were given modified standard diet (AIN-93M withyam tuber flour). The weight and cholesterol level were measured in 4 weeks. Bloodwas drawn from eyes (retro orbital plexus) every week for analyzing cholesterol levels(total cholesterol, HDL, LDL cholesterol and triglycerides). Research showed thatstandard diet (AIN-93M) which is modified with yam tuber flour (P2) could decrease totalcholesterol as much as 15.37 mg/dL, 18.85 mg/dL of total triglycerides, and 14.24mg/dL of LDL-c level. Conversely this modified diet can increase the HDL-c level asmuch as 27.20 mg/dL.Keywords: hypocholesterolaemic, yam tuber flour, lipid profile, hypercholesterol diet,wistar rat
PENGENDALIAN KUALITAS NON DAIRY CREAMER PADA KONDISI PROSES PENGERINGAN SEMPROT DI PT. KIEVIT INDONESIA, SALATIGA: KAJIAN PUSTAKA [IN PRESS JANUARI 2016] Putri, Henita Listianing Raji; Hidayati, Addiena; Widyaningsih, Tri Dewanti; Wijayanti, Novita; Maligan, Jaya Mahar
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.607 KB)

Abstract

Non dairy creamer merupakan produk emulsi lemak dalam air yang terbuat dari minyak nabati dan digunakan sebagai bahan pengganti susu. PT. Kievit Indonesia merupakan salah satu industri makanan di Indonesia yang memproduksi non dairy creamer. Non dairy creamer berbentuk bubuk dan diproduksi menggunakan pengeringan semprot. Pengeringan semprot memiliki kondisi proses pengeringan, antara lain suhu inlet, suhu outlet, differential pressure, dan pressurenozzle. Kondisi proses pengeringan merupakan faktor yang mampu mempengaruhi kualitas non dairy creamer. Parameter kualitas produk non dairy creamer perlu untuk diperhatikan agar mendapatkan produk yang berkualitas tinggi parameter tersebut, antara lain bulk density dan white spot. Tindakan yang dapat dilakukan untuk mengendalikan parameter kualitas produk adalah pengendalian kualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengendalikan kualitas produk non dairy creamer yang sering mengalami out of specification. Pengendalian kualitas ini dilakukan dengan beberapa metode yaitu Statistical Processing Control (SPC) dan Linear Discriminant Analysis (LDA).   Kata Kunci: Non Dairy Creamer, Pengendalian Kualitas, Pengeringan Semprot, PT. Kievit Indonesia
FRAKSI TIDAK TERSABUNKAN (FTT) DARI DISTILAT ASAM LEMAK MINYAK SAWIT (DALMS) SEBAGAI SUMBER ANTIOKSIDAN : KAJIAN PUSTAKA [IN PRESS APRIL 2016] Albike, Rodhia Dara; Estiasih, Teti; Maligan, Jaya Mahar
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.646 KB)

Abstract

Distilat asam lemak minyak sawit (DALMS) merupakan hasil samping dari proses pemurnian minyak sawit DALMS mengandung vitamin E, fitosterol dan skualen. Namun untuk memperoleh vitamin E, fitosterol dan skualen dari DALMS perlu dilakukan proses saponifikasi sehingga didapatkan fraksi tidak tersabunkan (FTT) yang mengandung vitamin E, fitosterol dan skualen. Metode ini menggunakan FTT sebagai penangkal radikal bebas yang timbul akibat stres oksidatif. Minyak jelantah digunakan sebagai media pembentuk stres oksidatif yang diberikan sebayank 2ml ke tikus wistar jantan. Malondialdehida (MDA) menjadi indikator terjadinya stres oksidatif.  Superoksida Dismutase sebagai indikator FTT dapat menangkal radikal bebas.   Kata kunci: DALMS, FTT, Malondialdehida, Senyawa Bioaktif,  Superoksida Dismutase
FORTIFIKASI SENYAWA BIOAKTIF PADA MI INSTAN: KAJIAN PUSTAKA Arisyi, Muhammad Naufal; Estiasih, Teti; Maligan, Jaya Mahar
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fortifikasi pangan adalah sebuah upaya yang sengaja dilakukan untuk menambahkan satu atau lebih zat gizi esensial ke dalam makanan, baik secara alami zat gizi tersebut ada di dalam makanan tersebut maupun tidak ada dengan tujuan untuk mencegah terjadinya defisiensi atau memperbaiki defisiensi pada satu atau lebih zat gizi dalam suatu populasi. Salah satu faktor sukses fortifikasi pangan adalah pemilihan produk pangan, di mana produk pangan yang akan difortifikasi harus produk pangan yang sering dan banyak dikonsumsi masyarakat. Salah satu produk pangan yang dinilai tepat untuk difortifikasi adalah mi instan karena tingkat konsumsi mi instan di Indonesia tergolong sangat tinggi, yaitu mencapai 14,9 miliar bungkus. Mi instan sering dikritik sebagai makanan tidak sehat karena tinggi karbohidrat, tetapi rendah serat, mineral, dan vitamin. Saat ini mi instan sudah ditingkatkan nilai gizinya dengan fortifikasi zat gizi mikro, seperti mineral dan vitamin. Sayangnya, fortifikasi dengan senyawa bioaktif berupa vitamin E, fitosterol, dan skualen masih jarang ditemukan. Oleh karena itu, fortifikasi senyawa bioaktif pada mi instan dinilai dapat menjadi alternatif lain bagi masyarakat dalam memilih makanan bergizi untuk dikonsumsi.   Kata kunci: Fortifikasi, Mi Instan, Senyawa Bioaktif
POTENSI TEPUNG UBI JALAR ORANYE HASIL MODIFIKASI ANNEALING SEBAGAI BAHAN BAKU MACARONI : KAJIAN PUSTAKA Yuniarrachmah, Rosyidah; Sentiani, Wiranti Dewi; Putri, Widya Dwi Rukmi; Maligan, Jaya Mahar
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tepung ubi jalar orange masih menghasilkan sifat karakteristik pati alami yang cenderung rendah, seperti viskositas rendah dan tidak stabil, serta stabilitas tekstur yang kurang kokoh. Salah satu modifikasi yang dapat digunakan yaitu dengan metode annealing yang dapat menghasilkan nilai swelling power dan kelarutan pati menurun, sehingga resiko cooking loss rendah. Berdasarkan hasil karakteristik tersebut, proses modifikasi annealing pada pati alami dapat menghasilkan pati yang sesuai bila diaplikasikan dalam pengolahan produk macaroni. Macaroni merupakan makanan khas Italia dengan kandungan gizi yang baik. selain itu, modifikasi annealing juga memberikan pengaruh terhadap struktur dan ikatan dari penyusun granula pati yang menyebabkan karakteristik fisik, kimia dan nilai cerna dari tepung dapat mengalami perubahan. Perubahan tersebut dapat memberikan efek terhadap sifat produk macaroni yang dihasilkan.     Kata kunci: Macaroni, Modifikasi Annealing, Tepung Ubi Jalar Oranye
POTENSI SENYAWA ANTIOKSIDAN DAN ANTIMIKROBA EKSTRAK MIKROALGA LAUT Tetraselmis chuii : KAJIAN PUSTAKA Marditia, Ayuningtyas Putri; Rorre, Deonicia Clara Surya Rawi; Prayoga, Nurian; Rini, Catur Setya Budi; Maligan, Jaya Mahar
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak
PENGARUH PENAMBAHAN KARAGENAN DAN CaCl2 TERHADAP SIFAT FISIK dan KIMIA AJITSUKE NORI IMITASI CINCAU HIJAU (Premna oblongifolia Merr.,) : KAJIAN PUSTAKA Maurinho, Ega Parastra; Widyaningsih, Tri Dewanti; Maligan, Jaya Mahar
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrak
PENGUJIAN POTENSI TEPUNG SUKUN MODIFIKASI ANNEALING SEBAGAI PREBIOTIK SECARA INVIVO PADA TIKUS SPRAGUE DAWLEY JANTAN: KAJIAN PUSTAKA Sari, Ika Agustin Puspita; Putri, Widya Dwi Rukmi; Maligan, Jaya Mahar
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrak
PENGARUH KARAGENAN DAN AMPAS CINCAU HITAM TERHADAP FISIKOKIMIA NORI IMITASI CINCAU HITAM (Mesona palustris BL) : KAJIAN PUSTAKA Novanti, Eka; Widyaningsih, Tri Dewanti; Maligan, Jaya Mahar
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrak