Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Ragam Kepentingan Lembaga Tatakelola Zakat Malik, Abd.
Media Akademika Vol 28, No 2 (2013)
Publisher : Media Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan merupakan hasil penelitian tentang ragam kepentingan dalam lembaga tatakelola zakat yang dilakukan di Jambi dengan mempersoalkan peta kepentingan dan relasional dalam peraktik tatakelola zakat, yang dikupas dengan metodologi konstruktiv-isme. Temuan penelitian menujukkan bahwa ragam kepentingan dalam tatakelola di Jambi mengkerucut pada kepentingan aske-tik, politik dan ekonomi. Sementara relasional antara lembaga ditemukan berkutat pada relasi kooptasi antar lembaga dan ak-tor dan ini melahirkan potensi konflik perebutan kuasa tatakelola dan sumberdaya zakat.
Pesantren and the Freedom of Thinking: Study of Ma‘had Aly Pesantren Sukorejo Situbondo, East Java, Indonesia Gazali, Hatim; Malik, Abd.
Al-Jamiah: Journal of Islamic Studies Vol 47, No 2 (2009)
Publisher : Al-Jamiah Research Centre, Sunan Kalijaga State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.2009.472.295-316

Abstract

Various studies on Pesantren have been conducted through various lenses and perspectives; however, its attractiveness is still there. In some points, the pesantren is well known as a conservative institution in which freedom of thinking is limited. This article is willing to show that not all pesantrens limit their students freedom of thinking. One of them is Mahad Aly (higher education), one of the education institution in Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo which focuses its teaching on fiqh. Fiqh, or Islamic jurisprudence, is one of the branches of Islamic science. In some pesantrens, the teaching of fiqh is limited to one school or madhhab, particularly school of Shafii. However, in Mahad Aly, not only one school of thought is taught, but fiqh of four schools of thought. It shows a high tolerance and respect for differences. In order to seek a new ingredient in formulating Islamic law, the teaching of fiqh is combined with other sciences such as philosophy, sociology, and anthropology. This new ingredient produces a rich discourse of fiqh and widens its scope of discussion to include to religious relationships, gender, human rights, ecology, and other contemporary issues such as interfaith marriage, the possibility of a non-Muslim being president, and the role of women in the public sphere. Looking from the curriculum, the method of teaching, and the publication of bulletin of Tanwirul Afkar, this article proves that freedom of thinking is well-maintained at Mahad Aly.
EVALUASI HIJAUAN RAWA PURUN TIKUS (Heleocharis dulcis Burm) YANG DIMODIFIKASI SEBAGAI PAKAN KAMBING BERBENTUK GRANUL Jaelani, Achmad; Malik, Abd.; Nimah, Gusti Khairun
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 44, No 3 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v44i3.2343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi komposisi botanis dan kandungan nutrisi dan anti nutisi hijauan rawa purun tikus yang dimodifikasi sebagai pakan kambing lokal berbentuk granul. Analisis nutrisi yang diukur melalui analisis proksimat dan kandungan tannin. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil bahwa hijauan rawa purun tikus merupakan tanaman hijauan rawa dengan lokasi yang lokasi vegetasinya berada dekat dengan air. Hijauan rawa tanaman purun tikus  terdiri atas daun dan batang menyatu denan proporsi 88% dan akar  12%. Adapun kandungan nutrisi purun tikus adalah  kadar air 11,93%, lemak kasar 1,01%, protein kasar 8,67 dan serat kasar 24,48%. Dilihat dari komposisi botani  purun tikus,sangat potensial digunakan sebagai pakan ternak kambing. Adapun tempat tumbuh hijauan purun tikus adalah dekat dengan air/sungai
PENYIDIKAN TINDAK PIDANA TERORISME DI WILAYAH SULAWESI TENGAH Lomba, Sepriyaco; Matompo, Osgar S.; Malik, Abd.
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1313

Abstract

Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah yuridis-empiris dengan menggunakan pendekatan secara normatif dan pendekatan kasus yang mana bertujuan menganalisa penanggulangan tindak pidana terorisme di wilayah hukum POLDA Sulawesi Tengah serta Teknik analisis data yang digunakan adalah Kualitatif. Hasil Penelitian adalah (1) bahwa khusus terhadap pelaksanaan proses penyidikan yang dilakukan POLDA Sulawesi Tengah pada faktanya dilakukan dengan proses mulai dari adanya laporan masyarakat yang kemudian masuk dalam proses penyelidikan, penyidikan, pemeriksaan TKP, upaya paksa, penggeledaan/penyitaan, pemberkasan lanjutan dan pelimpahan berkas kepada penuntut umum. (2) Bahwa dalam hal penanganan tindak pidana terorisme pihak kepolisian daerah Sulawesi Tengah menemui beberapa faktor kendala yang meliputi : (a)faktor sulitnya medan, (b)faktor pendekatan dengan cara memasukan pemahaman keliru dan (c)faktor kurangnya partisipasi masyarakat. Saran penelitian ini (1) Kiranya terhadap penanganan tindak pidana terorisme bukan hanya terfokus pada penegakan hukum tetapi harus juga menekankan aspek pencegahan serta dalam proses penyidikan tetap memberikan pola penanganan sebagaimana yang telah ditetapkan dalam undang-undang. (2) Kiranya dalam upaya mencegah dan menanggulangi terorisme perlu segera adanya kerjasama menyeluruh antara aparat TNI dan Polri serta dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.Kata Kunci : Proses Penyidikan, TindakPidana, Terorisme
Pemberdayaan Kelompok Ternak Lebah Madu Melalui Usaha Pengolahan Susu Kambing Jaelani, Achmad; Malik, Abd.; Rostini, Tintin; Fitriani, Fitriani; Sugiharti, Sugiharti
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i1.911

Abstract

Topik pengabdian ini dipilih pada Kelompok Lebah Madu yang merupakan kelompok ternak yang berusaha di bidang ternak kambing Perah sejak tahun 2013 dengan anggota kelompok berjumlah 14 anggota, hingga saat ini masih eksis dan bertahan dalam usahanya namun masih sedikit variasi produk yang dihasilkannya. Masyarakat umumnya tidak terbiasa dengan produk susu kambing, sehingga penjualan produk sangat terbatas. Oleh karena itu, dengan diolahnya produk susu kambing dapat dilakukan diversifikasi untuk memberikan peluang produk baru yang diminati masyarakat. Beberapa produk baru bisa jadi susu kambing diolah menjadi, yogurt, masker dan kombinasi minuman dengan bahan herbal. Hari ini untuk produk makanan olahan susu sapi cukup banyak. Namun produk susu kambing masih terbatas. Hal ini tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi produk ini untuk dikenal dan dicintai oleh semua lapisan masyarakat. Caranya dilakukan dalam bentuk Participatory Rural Appraisal melalui praktik penyuluhan dan pengolahan susu kambing dan tes favorit produk ini. Kali ini pemberdayaan masyarakat selama 3 bulan di lokasi Kelompok Ternak lebah Madu di Desa Sungai Bokor Kecamatan Danau Pematang, Kecamatan Mataraman. Dari haril pelaksanaan pemberdayaan masyarakat, rupanya, sangat antusias dan berhasil membuat yogurt, susu masker dan minuman bubuk ditambah jamu dengan kualitas yang baik termasuk dan tertarik namun perlu adanya terobosan baru dalam pemasaran.
Sebaran Cemaran Hg di Kawasan Pertambangan Emas Rakyat Menggunakan Metode Inverse Distance Weight Kusdarini, Esthi; Malik, Abd.; Utamakno, Lakon; Budianto, Agus
Dinamika Lingkungan Indonesia Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.404 KB) | DOI: 10.31258/dli.8.2.p.100-106

Abstract

Gold mining on mining communities supports economic life for the societies. On the other hands, these activities are not only support the economic but also give bad effects to the environment. Some people are still using amalgamation process to gold ore process which has the potential to spread Hg concentration in the main area. Spatial distribution of Hg concentration was found in this study. The purpose of this research was identifying the contamination of Hg concetration in three villages of society’s mining gold areas in Kertajaya Sukabumi, West Java. Those three villages were Cigadog Village, Pondok Tilu Citamiang Village, and Kiara 2 Village. Hg concentration distribution map was obtained several samples which were taking 6 soil samples in Cigadog village, 5 soil samples from Pondok Tilu Citamiang Village, and 4 soil samples in Kiara 2 Village. Those samples were analysed for Hg concentration using AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer) method.  Inverse Distance Weight method was used as Data processing and it was helped by ArcGIS software. The result showed that soil samples from Cigadong village contained Hg concentration of 0.28 - 2.84 ppm, 83% samples were critically polluted, and the contaminated areas were 5.888 hectares. Whilst, soil samples from Pondok Tilu Citamiang Village contained Hg concentration of 0.14 - 1.26 ppm, 80% samples were critically polluted, and the polluted areas were 1.476 Ha. Then, soil samples from Kiara 2 Village contained Hg concentration of 0.67-6.19 ppm, 100% samples were critically polluted, and the contaminated area was 0.040 hectare. The findings of the contaminated area and the pollutant level in mining societies in Kertajaya Village, Sukabumi could be used as initial input for the efforts to restore the Hg polluted environment.