. Izwani
UNIVERSITAS SYIAH KUALA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP KEUMAMAH TEUCRAH BERLEVEL PEDAS Cut Putri Nabila; . Izwani; Yuli Heirina Hamid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 2 (2018): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Populasi ikan tuna melimpah dari hasil tangkapan nelayan kota Banda Aceh yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan keumamah teucrah. Tujuan Penelitian ini mengetahui daya terima konsumen, resep standar, karakteristik organoleptik, kandungan gizi, serta mutu simpan keurmamah teucrah berlevel pedas. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data adalah uji pengamatan (Sensory evaluation) yang dilakukan terhadap tujuh orang narasumber dan uji penerimaan (Hedonic scale) terhadap 30 orang panelis konsumen. Analisis data dengan menentukan nilai rata-rata (mean) dari total nilai narasumber. Data uji penerimaan menggunakan analisis varian (anava) satu jalur dari narasumber dan konsumen. Hasil analisis data dari narasumber dan konsumen menunjukkan bahwa karakteristik organoleptik dari konsumen menyukai keumamah teucrah perlakuan ketiga (KM3) dengan nilai rata-rata warna (4.1), aroma (3.7), tekstur (3.7) dan rasa (4.4). Nilai gizi pada perlakuan ketiga (KM3) yaitu karbohidrat 18.33%, lemak 34.30% dan protein 18.60% dengan mutu simpan lima hari pada suhu 25°C. Resep standar diperoleh dari perlakuan ketiga (KM3) terdiri dari 100 gr ikan tuna, 40 gr asam sunti, 30 gr cabai rawit, 40 gr bawang merah, 10 gr bawang putih, 5 gr kunyit segar, 5 gr garam, 20 gr minyak makan, 10 gr bawang merah, 25 gr cabai merah, 25 gr cabai hijau dan 5 gr daun kari. Berdasarkan uji pengamatan dan penerimaan terhadap karakteristik organoleptik keumamah teucrah lebih di terima pada perlakuan ketiga (KM3), karena berwarna sangat cerah, aroma sangat harum, tekstur sangat lembut dan rasa sangat pedas. Hasil hipotesis diterima H1 karena ada perbedaan karakteristik organoleptik dan daya terima konsumen antara keumamah teucrah standar dengan keumamah teucrah berlevel pedas.Kata Kunci : daya terima konsumen, keumamah teucrah, berlevel pedas
PENGARUH PENAMBAHAN LOKAN TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK DAN DAYA TERIMA KONSUMEN PADAKERUPUK LOKAN (Polimesoda Ekspansa) . Nurhayati; Yuli Heirina Hamid; . Izwani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 1, No 2 (2016): NOVEMBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas masalah penambahan  lokan yang diolah menjadi kerupuk dengan tiga perlakuan yaitu dengan menggunakan resep kontrol kerupuk rambak tapioka dan kerupuk yang ditambahkan dengan lokan. Lokan yang digunakan adalah lokan yang berwarna putih keabu-abuan bagian dalam lokan, dan bagian luar berwarna kekuningan, belakang kehitaman. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk (1) Menstandarisasikan resep kerupuk lokan. (2) Mengetahui daya terima konsumen terhadap karakteristik organoleptik (warna, aroma, kerenyahan dan rasa) kerupuk lokan. (3) Menghitung Jumlah kalori kerupuk lokan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian eksperimen. Data-data dari uji pengamatan dianalisis dengan cara menentukan nilai rata-rata (mean) dari total yang diperoleh dari narasumber. Data-data dari uji penerimaan dianalisis menggunakan analisis varian (anova) satu jalur pada kerupuk lokan yang diperoleh dari narasumber dan panelis konsumen siswa/siswi SMPN 9 Peunayong Banda Aceh. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan oleh 10 orang narasumber, uji tingkat penerimaan  (Hedonic Scale) yang diuji cobakan kepada  60 orang panelis konsumen yaitu 30 siswa dan 30 siswi yang terdiri dari kelas VIII SMPN 9 Peunayong Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerupuk lokan (KNM1) lebih disukai dengan nilai rata-rata pada warna (4,76), aroma (5,18), kerenyahan (5,45) dan rasa (5,46) sedangkan kerupuk rambak tapioka dengan total nilai pada warna (4,96), aroma(4,26), kerenyahan (4,7) dan rasa (4,6). Maka dari analisis data tersebut kerupuk lokan  (KNM1) sangat disukai oleh konsumen. Jumlah kalori kerupuk lokan diketahui bahwa karbohidrat 266.88 kal, protein 45.52 kal dan lemak 87.03 kal. Simpulan dari penelitian ini adalah hasil hipotesis dapat diterima karena ada pengaruh penambahan lokan terhadap karakteristik organoleptik (warna, aroma, kerenyahan dan rasa)  dan daya terima konsumen kerupuk rambak tapioka dan kerupuk lokan.