Rivaldo Mersis Brilianto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Informasi Kemahasiswaan Politeknik Harapan Bersama (SIKEMAS) Arif Rakhman; Abdul Basit; Rivaldo Mersis Brilianto
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 10, No 3 (2021): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v10i3.2566

Abstract

Mahasiswa menjadi elemen yang sangat penting pada suatu perguruan tinggi khususnya di Prodi D-3 Teknik Komputer Politeknik Harapan Bersama. Politeknik Harapan Bersama merupakan pendidikan vokasi yang terletak di Kota Tegal, jumlah mahasiswa di perguruan tinggi ini mencapai +4000 mahasiswa  dan tenaga pendidik serta tenaga kependidikan yang tidak sedikit terdiri dari berbagai program studi. Program studi DIII Teknik komputer adalah Prodi yang mempunyai peserta didik  yang cukup banyak yaitu semester dua 302, semester empat 368 dan semester enam 699 dan total seluruh angkatan 1067 . Sistem informasi mahasiswa ini di beri nama SIKEMAS (sistem Informasi Kemahasiswaan agar mudah di ucapkan dan familiar bagi pengguna. SIKEMAS menggambarkan interaksi antara pengguna dan sistem, yang setiap pengguna bebas mengakses informasi yang berbeda sesuai ketentuan yang bertujuan agar mahasiswa  mendapatkan informasi secara cepat,  seperti informasi mengenai aktif studi, cuti studi, prestasi mahasiswa, mahasiswa bermasalah karena melakukan beberapa kali pelanggaran hingga himpunan mahasiswa Prodi. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan membangun sistem informasi kemahasiswaan untuk Prodi D-3 Teknik Komputer dengan menggunakan metode waterfall. Kumpulan Data yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara. Software yang digunakan untuk membangun sistem ini adalah UML dengan Enterprise arsitec untuk perancangan sistem, Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP dengan framework Code igniter, dan database MySQL. Sistem ini di harapkan bisa mempercepat dan mempermudah proses dalam mendata mahasiswa dari mulai mahasiswa berprestasi hingga yang bermasalah agar Riwayat mahasiswa selama perkuliahan bisa tersimpan dengan baik.        Kata kunci : Student interest,  Sistem Informasi, UML, PHP, CI, MySQL
A Building The Renewable Independent Energy Village by Using Portable Digester Technology in Facing the 4.0 Industrial Era (GenBIoT) Rais Rais; Arfan Haqiqi; Eko Budihartono; Rivaldo Mersis Brilianto
Elkom : Jurnal Elektronika dan Komputer Vol 14 No 1 (2021): Juli: Jurnal Elektronika dan Komputer
Publisher : STEKOM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/elkom.v14i1.267

Abstract

The waste processing and renewable energy are being the issues in the industrial 4.0 era. Kitchen and organic trash in the rural areas will become a disaster if there is no solutions. On the other hand, kitchen and organic waste have a positive side, that they can be converted into biogas which can be converted into electricity. On the Minister of Energy and Mineral Resources Regulation Number 27 of 2014, supports the development of biogas and will buy electricity from the biogas conversion. The potential for biogas that obtained by the organic trash per 1000 people is 7619.8 liters of biogas, it meas that the energy contained is still abundant and the production can still be increased if processed with a modern digester system. This research produces a tool in the form of a portable digester that named GenBIoT (IoT-based Biogas Generator) which can be used by the public to produce biogas that used by home industries or general factories. This research used the research method that similar to System Development Life Cycle (SDLC), this tool is built with several stages starting from planning analysis, designing, functional testing, data analysis and reporting of the results or implementing this tool that can be used as an alternative, as a cheap and easy source energy. This tool is based on the Internet of Things so that this tool can be monitored regarding gas pressure in the reactor, biogas volume and it will detect if there is a biogas leak so it will displayed on the system. To produce the maximum biogas composition, 50% of cow dung is required, 40% of kitchen trash and 10% of water with a ratio of 5: 4: 1 so it will produce 40 kg of biogas with a volume of methane gas (VGM) 0.11 m3 of biogas for cow dung. and 0.04 m3. The third experiment becomes the basis of future biogas production with energy produced from biogas per day of 716.39 Wh