Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PEMILIHAN MATERI/ASPEK KEBAHASAAN DALAM KURIKULUM 2013 PADA JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH (SMP/MSN, SMA/MA, SMK) Martha, I Nengah
Prasi: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Vol 13, No 02 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v13i2.16451

Abstract

Saat ini, kurikulum yang digunakan pada jenjang pendidikan menengah (SMP/MSn, SMA/MA, SMK) adalah Kurikulum 2013. Untuk pembelajaran bahasa Indonesia, Kurikulum 2013 ini menekankan  beberapa hal, seperti: isi dan tujuan pembelajaran berbasis kompetensi, proses pembelajaran berbasis saintifik, tagihan pembelajaran berbasis asesmen autentik, pintu masuk pembelajaran berbasis teks, dan hasil belajar akhir berupa produk. Penekanan-penekanan yang disebut di atas  akan membawa pengaruh terhadap perilaku guru dalam pembelajaran bahasa  Indonesia di sekolah terkait materi/isi, proses, asesmen, jalur, dan produk belajar. Artikel ini, secara khusus akan  mengungkap mengenai Pilihan Materi/ Aspek Kebahasaan dalam Kurikulum 2013 pada Jenjang Pendidikan SMP/MSn, SMA/MA, SMK.Kata kunci: Aspek Kebahasaan, Kurikulum 2013, Pendidikan Menengah
Kemampuan Guru SD Penyetaraan S1-PGSD Kecamatan Grogak Mengembangkan Silabus KTSP Bidang Studi Bahasa Indonesia Martha, I Nengah
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 43, No 1 (2010): April 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.205 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v43i1.1698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1)  mendapatkan informasi tentang kemampuan guru Sekolah Dasar Penyetaraan S1-PGSD Kecamatan Grokgak mengembangkan silabus Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) bidang studi Bahasa Indonesia secara konsisten, (2) mendapatkan informasi tentang kemampuan guru Sekolah Dasar Penyetaraan S1-PGSD Kecamatan Grokgak mengembangkan silabus KTSP bidang studi Bahasa Indonesia yang sesuai dengan materi pelajaran yang diharapkan, dan  (3) mendapatkan informasi tentang kemampuan guru Sekolah Dasar Penyetaraan S1-PGSD Kecamatan Grokgak mengembangkan silabus KTSP bidang studi Bahasa Indonesia secara bermakna (meaningful). Penelitian ini dirancang dalam desain penelitian deskriptif - kualitatif untuk memperoleh gambaran kompetensi guru dalam mengembangkan silabus dan materi pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah guru-guru Sekolah Dasar di kecamatan Grokgak yang mengikuti pendidikan S1-PGSD. Data dikumpulkan dengan metode koleksi dokumen (dokumentasi) dan wawancara, yang selanjutnya diolah secara deskriptif, statistik deskriptif, ekplanatif-interpretatif. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa, para guru di tempat penelitian ini dilakukan ternyata sebagian besar (91,66%) mampu mengembangkan silabus KTSP dalam kategori “cukup konsisten” sampai dengan “konsisten”. Demikian juga dalam mengembangkan materi pembelajaran. Para guru mampu mengembangkan materi pembelajaran “cukup sesuai” sampai dengan “sesuai” (83,33%), dan bermakna (meaningful) (95,83%). Penelitian ini dilakukan dalam wilayah yang terbatas (kecamatan). Agar lebih meyakinkan, perlu dilakukan penelitian yang serupa pada wilayah yang lebih luas dengan melibatkan subjek penelitian yang lebih banyak.Kata kunci: perangkat pembelajaran, Pembelajaran kontekstual, dan Pembelajaran Sains bilingual.
TRACER STUDY PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNDIKSHA Martha, I Nengah; Sriasih, Sang Ayu Putu; Darmayanti, Ida Ayu Made; Wisudariani, Ni Made Rai; Dewantara, I Putu Mas
Prasi: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Vol 14, No 01 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v14i1.17893

Abstract

Tujuan survey ini adalah untuk: 1) mengetahui lama studi mahasiswa di PBSI, 2) lama waktu tunggu (sejak tamat) sampai memperoleh pekerjaan, 3) mencari informasi adakah kesesuaian antara apa yang diperoleh (dipelajari) di prodi dengan pekerjaan yang dilakukan/dijalani, 4) memperoleh informasi adakah kesesuaian pekerjaan yang diperoleh dengan latar pendidikan (PBSI), 5) mengetahui bagaimana tanggapan/pendapat/ tentang kepuasan stakeholders (pengguna/ pihak yang berkepentingan) terhadap alumni, 6) mendapatkan data tentang kendala-kendala apa yang dihadapi dalam memperoleh peker-jaan, kemampuan akademik yang diperlukan dalam pekerjaan, 7) mengetahui kemampuan apa yang perlu ditambahkan dalam program akademik prodi, dan 8) memperoleh informasi, apa harapan-harapan alumni dalam pengembangan prodi selanjutnya? Penelitian ini dilakukan dalam bentuk survei terhadap alumni Prodi PBSI yang lulus mulai dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2018, yakni 73 sampel dari 240 orang populasi yang diambil dengan teknik random sampling, dan selanjutnya diolah secara in-duktif yang selanjutnya disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) rata-rata studi mahasiswa 5 tahun 3 bulan, 2) waktu tunggu sampai bekerja 1 tahun 2 bulan, 3) ada kesesuaian bidang yang dipelajari dengan pekerjaan yang diperoleh, 4) ada kesesuaian pekerjaan yang diperoleh dengan latar belakang pendidikan, 5) ada kepuasan pemakai terhadap alumni, 6), sulit mendapatkan status guru tetap, 7) Prodi perlu menambahkan program akademik, dan 8) perlu meningkatkan kualitas lulusan. Disarankan, agar setiap 5 tahun dilakukan tracer study.
APPLICATION OF SAINTIFIC-INNOVATIVE LEARNING MODELS IN INDONESIAN TEACHERS Astrawan, I Kadek Vera; Martha, I Nengah; Artika, I Wayan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.277 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v3i1.17364

Abstract

This study aims to examine the application of innovative-learning model that includes aspects of planning, implementation, evaluation, and constraints faced by Indonesian teachers in SMA Negeri 1 Kubu. The design of this research is descriptive-qualitative. The subjects of this research are 3 teachers and the object of this research is planning, implementation, evaluation, and obstacles of application of learning model. This research used observation, interview and documentation method. Data were analyzed using identification, classification, interpretation, presentation, and conclusion drawing. The results showed that (1) learning model planning is divided into two, namely syllabus and preparation of RPP. The syllabus used is derived from Kemdikbud and RPP is based on Permendikbud No. 103 year 2014. (2) implementation of learning based on scientific approach, ie observing, asking, trying, associating, and communicating. In addition, teachers vary the learning model with bamboo dancing, articulation, and active debate. (3) evaluation of learning based on curriculum 2013, that is assessment of process and result. (4) obstacles encountered include aspects of planning, implementation, and evaluation. The conclusion of this research is planning of learning model based on syllabus and RPP. Implementation of learning model based on scientific approach steps. Evaluation of learning model based on curriculum 2013, that is assessment of process and result. Constraints faced include aspects of planning, implementation, and evaluation. Teachers are advised to be more careful in preparing RPP and the school provides training related to the implementation of innovative-scientific model of learning.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERBASIS LOCAL CONTENT GURU DAN CALON GURU SEKOLAH DASAR DI KOTA SINGARAJA Martha, I Nengah
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.593 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v1i2.4487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendapatkan informasi tentang guru-guru SD dikota Singaraja  memilih atau menggunakan materi pelajaran sesuai dengan konteks, lingkungan,  setting siswa, atau materi pelajaran yang berbasis local content; 2)mendapatkan informasi pada bidang studi apa saja guru-guru SD di kota Singaraja telah memilih atau menggunakan materi pelajaran sesuai dengan konteks, lingkungan,  settingsiswa, atau materi pelajaran yang berbasis local content; 3) mengetahui bagaimana tingkatkemampuan guru-guru SD di kota Singaraja dalam memilih, atau menggunakan materipelajaran sesuai dengan konteks, lingkungan,  setting siswa atau materi pelajaran yangberbasis local content. Penelitian ini dirancang dalam bentuk penelitian ex post facto, yangbersifat kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik koleksi dokumen dan dengan cara multistage stratified random sampling. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif dankualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) RPP guru-guru SD di Kota Singaraja yang mengandung materi pelajaran berbasis local content berjumlah 302 buah (76,46%). RPPguru-guru SD di Kota Singaraja yang tidak mengandung materi yang berbasis local contentadalah 93 buah (23,54%); 2) bidang studi Bahasa Bali secara keseluruhan menggunakanmateri pelajaran yang berbasis local content. Bidang studi Bahasa Indonesia hanyamenggunakan:77,57%, Pendidikan Kewarganegaraan: 72,55%, Ilmu Pengetahuan Alam:65,79%, Matematika: 84,09%, Ilmu Pengetahuan Sosial: 77,27%, Seni Budaya danKeterampilan: 90%, dan Agama Hindu: 83,33%.; 3) Jumlah RPP yang berada pada kategrisangat cocok adalah 163 buah (53,44%). Jumlah RPP yang berada pada kategori cukupcocok adalah 142 buah (46,56%). Tak satu pun RPP ada pada tingkat kategori tidak cocok.Disarankan agar, para guru SD di kota Singaraja memilih dan menggunakan materi pelajaran berbasis local content untuk mendukung pembelajaran bermakna.
PENYUSUNAN BUKU PANDUAN MENGEFEKTIFKAN KALIMAT DALAM KARANGAN ILMIAH DENGAN PENDEKATAN RETORIK Martha, I Nengah
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 44, No 1 (2011): April 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.512 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v44i1.140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan buku panduan mengefektifkan kalimat dengan menggunakan pendekatan retorik dan pedoman penggunaannya, (2) memperoleh produk akhir buku panduan mengefektifkan kalimat dengan menggunakan pendekatan retorik dan pedoman penggunaannya. Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam pengembangan ini adalah hasil modifikasi dari model penelitian pengembangan Gall dan Borg yang terdiri dari: define, design, develop, try out, dan dissemination. Data dikumpulkan dengan kuesioner, dan kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian: (1) telah tersusun panduan mengefektifkan kalimat dengan menggunakan pendekatan retorik dan pedoman penggunaannya, (2) telah diperoleh produk akhir buku panduan mengefektifkan kalimat tidak efektif dengan menggunakan pendekatan retorik dan pedoman penggunaannya. Disarankan, produk akhir ini perlu diuji secara eksternal.Kata-kata Kunci: buku panduan, kalimat efektif, pendekatan retorik
ANALISIS HUBUNGAN SIKAP DAN MOTIVASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA BALI MAHASISWA BARU JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA BALI TAHUN AJARAN 2013-2014 (Studi Psikometrik dalam Rangka Rekrutmen Mahasiswa Baru Jur. Pendidikan Bahasa Bali) Martha, I Nengah; Sriasih, Sang Ayu Putu; Sri Indriani, Made
Prasi: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Vol 8, No 16 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v8i16.8995

Abstract

This investigation aims to reveal the main problems: 1) Is there any relationship between the attitude and the Balinese learning achievement of the new university students at the Balinese education department? 2) Is there any relationship between the motivation and the Balinese learning achievement of the new university students at the Balinese education department? 3) ) Is there any influence the attitude towards the Balinese learning achievement of the new university students at the Balinese education department? 4) ) Is there any influence the motivation towards the Balinese learning achievement of the new university students at the Balinese education department? 5) Are there any influence the attitude and motivation towards the Balinese learning achievement of the new university students at the Balinese education department? 6) Is where have more influence towards the Balinese learning achievement of the new university students at the Balinese education department, their attitude or their motivation? 7) Is where musch be given more attention for improving the Balinese learning achievement of the new university students at the Balinese education department, their attitude or their motivation? This investigation was held at Undiksha in 2013/2014. The data of investigation were analized quantitatively by statistical analysis, namely: 1) simple correlation analysis, 2) linear regression analysis one predictor, 2) linear regression analysis two predictor. Finally, this investigation resulted the following findings: 1) There is a significant correlation between the attitude and the Balinese learning achievement of the new university students at the Balinese education department. 2) There is a significant correlation between the motivation and the Balinese learning achievement of the new university students at the Balinese education department. 3) ) There is a significant influence the attitude towards the Balinese learning achievement of the new university students at the Balinese education department. 4) There is a significant influence the motivation towards the Balinese learning achievement of the new university students at the Balinese education department. 5) There are a significant influence the attitude and motivation towards the Balinese learning achievement of the new university students at the Balinese education department? 6) Motivation have more influence towards the Balinese learning achievement of the new university students at the Balinese education department. 7) There for, the motivation musch be given more attention for improving the Balinese learning achievement of the new university students at the Balinese education department. The conclution, the attitude and motivation have an influence towards the Balinese learning achievement. Suggested that, their attitude and motivation need to considerated on selection of a new university student at the Balinese education department – Undiksha.Key words: correlation, attitude and motivation, learning achievement
PENGGUNAAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF ARGUMENTASI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Darmayanti, Ida Ayu Made; Nurjaya, I Gede; Martha, I Nengah; Sudiana, I Nyoman
Prasi: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Vol 13, No 01 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v13i1.16443

Abstract

The main objective of this research is to describe the achievement of the Indonesian LanguageEducation students after using the experimental learning method in writing argumentative paragraphand also to find out the obstacles faced when using that learning method. The subject of this study werethe students of Indonesian Language Education Department. The data of this study were collected byusing two methods, they were assignment method and interview. The data collected were analyzed by usingdescriptive qualitative research design. Besides, the aims of this study are that; first, to improve thelearning quality in writing argumentative paragraph. Second, this study is in order to keep the existenceof experimental learning method, and the last one is to persuade and motivate the students to be morecreative and innovative. The result of this study indicated that the achievement of Indonesian LanguageEducation students when using this method was categorized in the highest level that was 90.56 points.And the obstacles found by the Indonesian Language Education students in using this experimentallearning method related with their creativity in writing argumentative paragraph are that; first, theyhave limited information about how to organize the sentences well; second, it is hard for them to find thekey words when they start to make a sentence; and the last one is that not all of them are able to use thespelling order perfectly.Keywords: Experimental Learning Method, writing creativity, argumentative paragraph
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) GUNA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS PIDATO PADA MAHASISWA SEMESTER III JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Darmayanti, Ida Ayu Md.; Nurjaya, I Gd.; Martha, I Nengah
Prasi: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Vol 12, No 02 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v12i02.13920

Abstract

The design of this study was a classroom action research design that was done by using two cycles. This study is aimed to find out the appropriate learning steps in the problem based learning method that can improve the creativity in writing speech text of the 3rd semester students in Indonesian Language Education Department. The subject of this study were the 3rd semester students in Indonesian Language Education Department. The data of this study were collected by using three instruments, they are observation, interview, and questionnaire. Besides, the result of this study are the effective learning steps related with the creativity in writing a speech text. Not only to improve the creativity in writing speech text for the college students, the appropriate learning steps in problem based learning method can also improve the learning activity of college students in the classroom. That improvement was proven by their responses which show that they are agree with the application of the problem based learning method. Thus, this study suggested the other researchers that observe this kind of topic to be able to research this kind of study from the other aspects.
KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DALAM NOVEL PUZZLE MIMPI KARYA ANNA FARIDA Rismayanti, Ni Wayan; Martha, I Nengah; Sudiana, I Nyoman
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v9i1.24512

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel Puzzle Mimpi karya Anna Farida, dan (2) konteks sosial pengarang dalam novel Puzzle Mimpi karya Anna Farida. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah novel Puzzle Mimpi karya Anna Farida. Objek dalam penelitian ini adalah perbedaan kelas sosial tokoh cerita dan konteks sosial pengarang dalam Puzzle Mimpi karya Anna Farida. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, untuk mengetahui data perbedaan kelas sosial tokoh cerita  dan konteks sosial pengarang yang terdapat dalam novel Puzzle Mimpi karya Anna Farida. Data yang sudah terkumpul diolah secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut (1) dikaji dari perbedaan kelas sosial tokoh cerita yang terdapat dalam novel Puzzle Mimpi meliputi: kehidupan sosial yang terkait dengan status sosial menjadi tolak ukur keberadaan seseorang diberlakukan dalam masyarakat dan status ekonomi yang terkait yakni dengan kelas sangat kaya (2) konteks sosial pengarang dalam novel Puzzle Mimpi meliputi: pandangan pengarang yang menunjukkan gagasan pengarang. Setelah dilakukan analisis dalam novel Puzzle Mimpi terdapat perbedaan kelas sosial dan konteks sosial pengarang. Bagi pengarang ke depannya disarankan untuk tidak mengungkap perbedaan kelas sosial lagi dalam menulis sebuah novel agar tidak menimbulkan masalah sosial.Kata kunci:   Kelas Sosial dan Konteks Sosial Pengarang.