Arman Marwing
IAIN Tulungagung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PROBLEM PSIKOLOGIS DAN STRATEGI COPING PELAKU UPACARA KEMATIAN RAMBU SOLO’ DI TORAJA (STUDI FENOMENOLOGI PADA TANA’ BULAAN ) Marwing, Arman
Psikoislamika : Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam Vol 8, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.561 KB) | DOI: 10.18860/psi.v0i0.1552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika psikologis subjek dengan cara memahami faktor motivasional individu dari tana’ bulaan miskin dalam melaksanakan upacara rambu solo’, beban keuangan sebagai kejadian menekan yang mereka hadapi, strategi pengatasan masalah dan dampak psikologis pada tana’ bulaan miskin. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian sebanyak 4 orang yang melaksanakan upacara rambu solo’ tingkat sempurna, sedang, dan minim serta 7 orang informan. Metode analisis  mengacu pada Moustakas (1994) yaitu : deskripsi pemahaman fenomena, reduksi dan eliminasi, pengelompokkan tema dan deskpripsi individu terhadap fenomena. Hasil temuan penelitian ini adalah: a) faktor-faktor yang mendorong pelaksanaan upacara rambu solo’  merupakan  upaya individu untuk memenuhi kebutuhan dasar dalam dirinya, yaitu kebutuhan untuk survive , love and belonging, power,  dan  freedom. b) Keputusan terlibat membuat para pelaku menghadapi dampak langsung  dan dampak tidak langsung dari beban keuangan rambu solo’. c) Dalam menghadapi beban keuangan rambu solo’ sebagai stresor, Strategi coping yang dilakukan para pelaku, utamanya pelaku upacara rambu solo’ besar, cenderung mengalami penurunan secara bertahap dari coping berfokus pada masalah kemudian beralih pada coping berfokus pada emosi dan dari coping adaptif beralih pada coping maladaptif. (d) dampak psikologis  yang ditemukan: stres, ketakutan (kecemasan), depresi ringan. (e) dinamika psikologis pelaku upacara rambu solo’ sangat kompleks, sebagai pilihan dari proses  internal, beban keuangan rambu solo’  dinilai subjek sebagai konsekuensi dan untuk itu mereka berupaya mencari kebutuhan-kebutuhan yang sama atau berbeda yang  adekuat atas deprivasi kebutuhan dasar dalam dirinya. 
Efektifitas Terapi Seft (Spiritual Emotional Freedom Technique) Terhadap Penurunan Agresifitas Remaja Warga Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Marwing, Arman
Psikoislamika : Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.778 KB) | DOI: 10.18860/psi.v16i1.7510

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap penurunan level agresifitas pada remaja warga binaan di lembaga pembinaan khusus anak.  Subjek penelitian adalah enam belas remaja warga binaan lembaga pembinaan Khusus anak kelas I Blitar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan rancangan eksperimen one group pretest-posttest. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala agresifitas Buzz Perry untuk mengukur perubahan yang terjadi setelah pemberian tritmen. Hasil uji beda dua berpasangan didapatkan nilai asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0, 030. Karena nilai signifikansi 0, 030 0, 05, maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada pengisian kuesioner agresifitas skala agresifitas Buzz Perry pada pengisian sebelum dan setelah pemberian perlakuan. Hasil uji juga menunjukkan korelasi antara dua variabel adalah sebesar 0, 168. Hal ini menunjukkan bahwa korelasi antara sebelum dan sesudah diberikan tritmen berhubungan secara nyata atau adanya korelasi positif yang lemah. Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa  terapi  Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT ) berpengaruh terhadap penurunan agresifitas Remaja warga binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Blitar.  
Akulturasi Psikologis Mahasiswa Indonesia di Thailand (Studi Fenomenologi pada Peserta KKN-PPL Terpadu IAIN Tulungagung Sa'diyah, Khalimatus; Marwing, Arman
Psikoislamika: Jurnal Psikologi Islam Vol 13, No 1 (2016)
Publisher : Fakakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/psi.v13i1.6405

Abstract

This study aims to understand the psychological acculturation dynamics of participant of KKN-PPL integrated programme in Thailand through identifying and understanding the motivation of participants to participate on KKN-PPL integrated programme in Thailand. How did Barrier as stressor which they face it, what coping strategies was used by participants, and how did the psychological acculturation process of participants in Thailand. This study is a qualitative research with phenomenological approach. the results of this research is there are basic needs such as need to have fun, need to love and belonging and need to power which are realized through their participation on the KKN- PPL integrated programme in Thailand. As for this research found that stressor was different among participants. Subjects who face initial stressor without advance stressor tend to using coping strategies focused on the problem consistenly and coping strategies centered emotions simultaneously without adaptation switching otherwise subjects who face the advance stressors tend to being decreased in pattern or transition coping strategies gradually. Furthermore, the psychological acculturation process of participant of KKN-PPL integrated programme in Thailand are the result of interaction of complex factors which affect participants to be success or failure to be integrated self or to be new self identity.
AKULTURASI PSIKOLOGIS MAHASISWA INDONESIA DI THAILAND (STUDI FENOMENOLOGI PADA PESERTA KKN-PPL TERPADU IAIN TULUNGAGUNG) Sa'diyah, Khalimatus; Marwing, Arman
Psikoislamika : Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam Vol 13, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.044 KB) | DOI: 10.18860/psi.v13i1.9170

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika akulturasi psikologis mahasiswa peserta KKN-PPL Terpadu IAIN Tulungagung di Thailand dengan cara mengidentifikasi dan memahami faktor motivasional keterlibatan para peserta dalam KKN-PPL terpadu di Thailand, hambatan sebagai kejadian menekan (stresor) yang mereka hadapi, strategi pengatasan masalah yang mereka lakukan dan proses akulturasi psikologisyang dijalani oleh para peserta KKN-PPL terpadu selama berada di Thailand. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil temuan penelitian ini adalah terdapat kebutuhan dasar seperti kebutuhan untuk mencapai kesenangan (need to have fun), kebutuhan akan cinta dan dimiliki (need to love and belonging),dan kebutuhan akan kekuasaan (need to power) yang terpenuhi melalui keterlibatan dalam program KKN- PPL terpadu di Thailand. Stressor selama proses akulturasi di tempat KKN-PPL di Thailand dapat berbeda antara individu satu dengan individu lainnya. Subjek yang hanya mengalami stresor awal dan tidak mengalami stresor lanjutan cenderung mampu mempergunakan strategi coping berfokus pada masalah yang konsisten dan koping berfokus emosi secara bersamaan tanpa adanya peralihan koping, berbeda halnya dengan peserta dengan pengalaman stressor lanjutan yang cenderung menunjukkan pola coping yang mengalami penurunan atau peralihan secara bertahap. Adapun proses akulturasi psikologis peserta KKN-PPL di Thailand merupakan hasil interaksi dari faktor –faktor yang kompleks dan sangat berpengaruh pada  keberhasilan atau kegagalan hasil akulturasi psikologis menjadi integrated self atau diri baru. Kata kunci: Akulturasi psikologis , stress akulturasi , strategi copingAbstract: This study aims to understand the psychological acculturation dynamics of participant of KKN-PPL integrated programme in Thailand through identifying and understanding the motivation of participants to participate on KKN-PPL integrated programme in Thailand. How did Barrier as stressor which they face it, what coping strategies was used by participants, and how did the psychological acculturation process of participants in Thailand. This study is a qualitative research with phenomenological approach. the results of this research is there are basic needs such as  need to have fun, need to love and belonging and need to power which are realized through their participation on the KKN- PPL integrated programme in Thailand. As for this research found that stressor was different among participants.. Subjects who face initial stressor without advance stressor tend to using coping strategies focused on the problem consistenly and coping strategies centered emotions simultaneously without adaptation switching otherwise subjects who face the advance stressors tend to being decreased in pattern or transition coping strategies gradually. Furthermore, the psychological acculturation process of participant of KKN-PPL integrated programme in Thailand are the result of  interaction of complex factors which affect participants to be success or failure to be integrated self or to be new self identity.Key words: Psychological acculturation, Acculturation stress, Coping strategies