Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

The Effectiveness of Pregnant Women Class to Increase Knowledge and Hemoglobin Level Husna, Putri Halimu; Purwandari, Kristiana Puji; Mawarni, Siti; Sundari, Sri; Wardani, Indah Kusuma; Maryati, Maryati
Journal of Maternal and Child Health Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Journal of Maternal and Child Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.485 KB)

Abstract

Background: Intrauterine Fetal Death (IUFD) is a birth process of a conception result in a state of death. It is also a contributor to death for Infant Mortality Rate (IMR). Pregnant Woman Class is a government effort to reduce IMR. However, the implementation has not been maximized. This stu­dy aimed to determine the effectiveness of pregnant woman class in increasing the level of know­ledge and hemoglobin (Hb) levels of the pregnant woman.Subjects and Method: This was a Randomized Controlled Trial (RCT). The population of the stu­dy consisted of 170 pregnant women was selected randomly from 3 Community Health Centers with the highest infant mortality rates. The dependent variables were knowledge and Hb levels. The independent variable was pregnant woman class. The level of knowledge was measured by ques­tionnaire with Cronbach's alpha by 0.64. Hb level was measured with Easy Touch GCHB. The Mean differences in knowledge and Hb between pregnant wo­men class and control groups, before and after participating in pregnant woman class, were tested by independent t-tests.Results: Before the intervention, the level of knowledge of the pregnant women class group (Mean= 31.07; SD=8.21) was comparable with the control group (Mean=29.30; SD=8.22), with p=0.162. It indicated the randomization success. After the intervention, the level of knowledge of preg­nant woman class group (Mean=35.07; SD=2.24) was higher than the control group (Mean= 29.10; SD= 4.77), and it was statistically significant (p<0.001). It indicated that the pregnant woman class was effective in increasing the knowledge of pregnant women. Before the inter­vention, the Hb level of pregnant woman class group (Mean=11.92, SD=2.18) was comparable with the con­trol group (Mean= 11.44; SD= 2.05), with p=0.162. It indicated the randomization success. After the inter­vention, the Hb level of the pregnant woman class group (Mean = 12.82; SD = 0.92) was higher than the control group (Mean=11.56; SD=1.05), and it was statistically significant (p<0.001). It showed that pregnant woman class was effective in increasing the Hb level of preg­nant women.Conclusion: Pregnant woman class was effective in increasing the knowledge and the Hb level of preg­nant women.Keywords: pregnant woman class, knowledge, hemoglobin, IUFDCorrespondence: Putri Halimu Husna. Nursing Academy of Giri Satria Husada Wonogiri. Jl. Tentara Pelajar 01 Giriwono, Wonogiri 57613, Central Java. Email: ns.haha354@gmail.com. Mobile: +622­73322610, +6281391277044.Journal of Maternal and Child Health (2020), 5(1): 50-57https://doi.org/10.26911/thejmch.2020.05.01.06
Penerapan Metode Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran IPS di SDK Despot Petunasugi Kecamatan Bolano Lambunu Maryati, Maryati; Jamaludin, Jamaludin; Nurvita, Nurvita
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 5 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama adalah rendahnya hasil belajar siswa di kelas IV SDK Despot Petunasugi, pada pembelajaran IPS dengan materi kenampakan alam dan keragaman sosial budaya. Pembelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDK Despot Petunasugi pada pelajaran IPS dengan materi kenampakan alam dan keragaman sosial budaya. Desain yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model PTK yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc. Targgart yang terbagi dalam 4 tahap yaitu: 1.Perencanaan, 2.Pelaksanaan tindakan, 3.Pengamatan/observasi, 4.Refleksi. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Pelaksanaan ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dan masing-masing dua pertemuan. Pada pertemuan pertama siklus I hasil persentase aktivitas guru mencapai 65% dan pertemuan ke II mencapai 75% berada dalam kategori baik. Sedangkan hasil persentase aktivitas siswa pada pertemuan pertama siklus I mencapai 60% dan pertemuan ke II mencapai 65% berada dalam kategori baik. Pada hasil evaluasi kemampuan awal nilai rata-rata adalah 57,5. Adapun hasil evaluasi pada pertemuan 1 siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 58,7 dan hasil evaluasi pertemuan 2 siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 68,7. Berada dalam kategori baik. Sedangkan hasil evaluasi siswa pada pertemuan 1 siklus II nilai rata-rata mencapai 76,8  dan pada pertemuan 2 siklus II nilai rata-rata mencapai 89,3 berada dalam kategori sangat baik. Telah mencapai keberhasilan karena sudah sesuai dengan standar KKM di SDK Despot Petunasugi yaitu (65). Kata Kunci: Metode Jigsaw, Hasil Belajar, Pembelajaran IPS
PENINGKATAN MOTIVASI, AKTIVITAS, DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Maryati, Maryati; Hasyim, Adelina; Surahman, Maman
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze: (1) design of lesson plan Model of Teams Games Tournament,  (2) implementation Teams Games Tournament learning to increase motivation and learning activities of students in learning economy, (3) the system of learning evaluation model Teams Games Tournament, and (4) increasing of student achievement in the learning economy.The research method used was Classroom Action Research (CAR) through   three cycles. The research subject is a class that is a class X.  Techniques   of data collection using questionnaire techniques, observation sheets, and tests. Data were analyzed by descriptive.quantitative.and.qualitative.Kata kunci: TGT, motivasi, aktivitas,  prestasi belajar.
CERITA PANTUN BUJANG PANGALASAN (Analisis Struktur, Semiotik, dan Etnopedagogi) MARYATI, MARYATI
LOKABASA Vol 5, No 1 (2014): Vol.5 No. 1 April 2014
Publisher : UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jlb.v5i1.3157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memaparkan struktur formal dan naratif, unsur semiotik, dan nilai etnopedagogik. Dalam Cerita Pantun Bujang Pangalasan. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik studi bibliografis. Hasilpenelitian ini mendeskripsikan tiga hal, yaitu struktur formal dan struktur naratif, unsur semiotik dan nilai etnopedagogik. Struktur Carita Pantun Bujang Pangalasan mencakup tindakan tokoh, alur, dan latar. Unsur semiotik mengacu pada indeks tindakan tokoh dan latar cerita. Nilai etnopedagogik dalam Cerita Pantun Bujang Pangalasan menunjukan karakter yakin pada kekuasaan Tuhan, hasrat belajar dan menguasai ilmu, hal ini dideskripsikan dengan karakter cerdas, berani, jujur, waspada, bersih hati, teguh hati, berusaha memahami dan memperhatikan orang lain, sopan, bijaksana, adil, sederhana dan rendah hati. Dengan karakter yang baik ini akhir ceritanya tercapai apa yang dicita-citakan oleh rajanya yaitu, kemuliaan, ketentraman dan ketenangan hidup, dan lulus ujian mencapai kesempurnaan, rakyat hidup rukun dan damai. This research aims to discover and delineate the formal and narrative structure, semiotic structure and ethnopedagogic values out of the story of Bujang Pangalasan. The research employed a descriptive method. Data were collected through a library research technique. Results reveal three parts: the structural, semiotic and etnopédagogic structures. The structure of the story of Bujang Pangalasan includes actions of the characters, plot and settings. The elements of semiotics are indexes of actions of the characters and plot.The ethnopedagogic values comprise a belief in God’s power, a passion for learning and acquiring science. This is portrayed in good traits such as smart, courageous, honest, alert, kind hearted, strong-willed, courteous, wise, just, modest, down to earth, and considerate of others. With these, in the end of the story, what the king was wishing, namely nobility, peace and serenity, attainment of perfection, harmonious life of people, were fulfilled.
Swimming endurance of mice administered black tea extract and chicken egg powder Deswati, Dyta Andri; Maryati, Maryati
Jurnal Penelitian Teh dan Kina Vol 20, No 1 (2017)
Publisher : Research Institute for Tea and Cinchona

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.922 KB) | DOI: 10.22302/pptk.jur.jptk.v20i1.128

Abstract

Research of swimming endurance on mice administered black tea extract and chicken egg powder was carried out. The aim of this research was to evalute natatory exhaustion mice administered black tea extract, chicken egg powder and its combinated. The result of this research shown that mice administered of black tea extract and chicken egg powder have a swimming endurance 3.25 minutes and 3.01 minutes. Mice which administered combination of black tea extract and chicken egg powder have a swimming endurance 4.80 minutes. Generally, mice which administered combination of black tea extract and chicken egg powder have a swimming endurance more better than mice which administered of black tea extract and chicken egg powder individually.
Kelelawar Pemakan Buah Sebagai Polinator yang Diidentifikasi Melalui Polen yang Digunakan Sebagai Sumber Pakannya di Kawasan Sektor Linggarjati, Taman Nasional Ciremai Jawa Barat Maryati, Maryati; Kartono, Agus Priyono; Maryanto, Ibnu
JURNAL BIOLOGI INDONESIA Vol 4, No 5 (2008): JURNAL BIOLOGI INDONESIA
Publisher : Perhimpunan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.474 KB) | DOI: 10.14203/jbi.v4i5.3217

Abstract

ABSTRACTPollinator Bat Identification Based on Pollen as Feed Resources at LinggarjatiDistrict-Ciremai National Park, West Jawa. Pollen identification that used for feedresources by six species of frugivorous bats from Ciremai National Park was identifiedunder microscope. The results shown that are known 21 species as important plants forbats and in the contrast possibly for bats as pollinator. By the principle componentanalysis and cluster grouping based on Euclidian distance indicated that Aethalops alecto,Chironax melanocephalus as important polinator role in primary forest and high in elevationlevel, C. brachyotis and Macroglossus sobrinus in secondary or fragmented forest andMegaerops kusnotoi in lower primary forest and Cynopterus tittacheilus is important rolefor intermediate area between primary and secondary forest and at lower elevation range.On the niche overlaps analysis indicated that the highest overlaps were known in C.brachyotis and M. sobrinus (0.881) but the lowest in niche overlaps between M. sobrinusand C. melanocephalus (0.288)Key words: pollen, bats, feed resources
Komunitas Mamalia Kecil Di Berbagai Habitat Pada Jalur Apuy dan Linggarjati Taman Nasional Gunung Ciremai Maharadatunkamsi, Maharadatunkamsi; Maryati, Maryati
JURNAL BIOLOGI INDONESIA Vol 4, No 5 (2008): JURNAL BIOLOGI INDONESIA
Publisher : Perhimpunan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.089 KB) | DOI: 10.14203/jbi.v4i5.3215

Abstract

ABSTRACTSmall mammal community in various habitats at Apuy track and Linggarjati trackof Gunung Ciremai National Park. Distribution of small mammals at Apuy track(west slope) and Linggarjati track (east slope) of Gunung Ciremai National Park arecorrelated with their habitats. Traps, mist nets and observational methods were conductedto record small mammals from seven different habitats. To interpret such patterns, weconducted cluster analysis based on Jaccard index of similarity resulting five distinctgroups. Species diversity for each habitat differs significantly indicating great diversitydifferences between habitats. Common species appear to occupy disturbed area alongthe habitats examined, where as rare species tend to associate with more distinctivehabitat types. The results seem to suggest that forest may still consitute an substantialcomponent for the preservation of small mammals.Key words: ciremai, small mammals, habitat, distribution, zoning.
POLA KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MTs NURUL QUR’AN TEGALWEROPUCAKWANGI PATI Maryati, Maryati
QUALITY Vol 4, No 1 (2016): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v4i1.2119

Abstract

HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN CITRA RUMAH SAKIT DI RSUD RAJA TOMBOLOTUTU TINOMBO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Maryati, Maryati; Sudirman, Sudirman; Yusuf, Herlina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.729 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.412

Abstract

Peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit dapat dilakukan dari berbagai aspek pelayanan kesehatan seperti peningkatan kualitas fasilitas kesehatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan kualitas manajemen rumah sakit. Faktor-faktor yang berhubungan dengan citra rumah sakit yang dijadikan variabel dalam penelitian yaitu profesional, sikap, kemudahan akses, kehandalan, pemulihan layanan, dan lingkungan fisik rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan dengan citra RSUD Raja Tombolotutu Tinombo Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study dimana data yang menyangkut data variabel independen dan variabel dependen akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 72 pasien yang dirawat di rumah sakit, hasil penghitungan dengan menggunakan rumus estimasi penentuan sampel dari 1221 populasi pasien yang terdaftar di RSUD Raja Tombolotutu Tinombo Kabupaten Parigi Moutong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara profesional dengan nilai p=0.177 (p>0.05), ada hubungan sikap dengan nilai p=0.035 (p< 0.05), ada hubungan kemudahan akses dengan nilai p=0.020 (p<0.05) ada hubungan kehandalan dengan nilai p=0.003 (p<0,05), tidak ada hubungan antarapemulihan layanan dengan nilai p=0.287 (p> 0.05) dan ada hubungan antaralingkungan fisik dengan nilai p=0.024 (p 0.05)  dengan citra RS di RSUD Raja Tombolotutu Tinombo Kabupaten Parigi Moutong. Diharapkan bagi pihak instansi terkait khususnya RSUD Raja Tombolotutu agar meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada masyarakat agar mendapatkan penilaian yang lebih baik.       
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN PKN MELALUI MODEL TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL PADA SISWA KELAS VI SDN 25 SENGGORO Maryati, Maryati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.308 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i1.210

Abstract

Penerapan model model TAI dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran keterampilan memahami materi pelajaran PKN. Pada siklus I, pertemuan pertama skor rata-rata sebesar 24.18 dengan kriteria cukup aktif. Pada pertemuan II mengalami peningkatan dengan perolehan skor rata-rata siswa 29.83 dengan kriteria aktif dan dinyatakan berhasil, Pada pertemuan III memperoleh skor rata-rata 32,7.52 dengan kriteria baik dan dinyatakan berhasil dan Pada pertemuan IV memperoleh skor rata-rata 36.1 dengan kriteria sangat baik dan dinyatakan berhasil. Penerapan model TAI dapat meningkatkan keterampilan guru dalam memahami materi pembelajaran PKN pada siswa kelas VI SDN 25 Senggoro. Pada siklus I, pertemuan pertama jumlah skor yang diperoleh sebesar skor 26 Sementara pada pertemuan II dan III memperoleh skor 32 dan 37 dengan kriteria baik dinyatakan berhasil. Keterampilan mengadakan variasi sudah dilaksanakan dengan baik.Sementara keterampilan bertanya masih perlu dikembangkan. Pada pertemuan IV memperoleh skor 40 dengan kriteria sangat baik dinyatakan berhasil. Dengan demikian keterampilan mengajar guru dengan menggunakan model TAI sudah terlaksana dengan baik. Penerapan model TAI dapat meningkatkan hasil belajar siswa Pada siklus I, pertemuan pertama nilai I belum memenuhi kriteria keberhasilan dengan persentase ketuntasan sebesar 47,5%. Dan dan, nilai rata-rata siswa belum memenuhi KKM yaitu 62.50. Pada pertemuan II mengalami peningkatan dengan persentase ketuntasan 56,25% dengan nilai rata-rata siswa 65 dan dinyatakan masih belum berhasil. Pada pertemuan I Siklus II mengalami peningkatan dengan persentase ketuntasan 75% dengan nilai rata-rata siswa 77.3 dan dinyatakan sudah berhasil. Dan pada pertemuan 2 Siklus II mengalami peningkatan kembali dengan nilai rata-rata siswa menjadi 83.82 dan persentase ketuntasan sebesar 84.37.