Sri Purnomowati
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PUSTAKAWAN SEBAGAI TENAGA PROFESIONAL DAN JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN Sri Purnomowati
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 15, No 3 (1990)
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.535 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v15i3.14

Abstract

Dalam dunia perpustakaan selalu dibedakan minimal dua jenis tenaga yaitu tenaga profesional dan tenaga nonprofesional. Ada pula yang membedakannya menjadi tiga kelompok dengan menambahkan tenaga semi profesional ditengah dua kelompok disebut terdahulu.Saat ini, pustakawan juga telah diakui sebagai salah satu jabatanfungsional dalam sistem kepegawaian negeri di Indonesia. Namunmasih banyak pertanyaan menyangkut pelaksanaan jabatan fungsional tadi. Bahkan masih juga selalu muncul pertanyaan sekitar keprofesionalan pustakawan.
INFORMASI BIDANG EKONOMI DALAM ARTIKEL MAJALAH ILMIAH INDONESIA Sri Purnomowati
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 30, No 2 (2009): Desember
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.045 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v30i2.56

Abstract

The purpose of this study is to find out information of economic science in Indonesian learned periodicals. The samples are articles of FOKUS Bidang Ekonomi published on the period of 2006-2008. It consists of 3 volume of publications with 12 numbers mounted to 1082 articles. The result show that the year of published of journal articles are 2002-2007 and it was dominated by those published in 2005, comprised of 329 articles (30%). Those of them are financial economics, comprise of 355 articles (33%). The amount of single author is higher than the multiple ones (74%).
MENINGKATKAN EFEKTIVITAS BIMBINGAN PEMAKAI MELALUI PEMBINAAN KELOMPOK PEMBACA PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI (MODEL PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH METODE PENELITIAN ANTROPOLOGI) Sri Purnomowati
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 27, No 2 (2003): Agustus
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.775 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v27i2.62

Abstract

Salah satu tugas pokok pustakawan adalah melakukan bimbingan bagipemakai perpustakaan. Menurut Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Pustakawan dan Angka Kreditnya, selanjutnya disebut Petunjuk Teknis, kegiatan "melakukan bimbingan pemakai perpustakaan adalah kegiatan memberikan penjelasan tentang berbagai informasi perpustakaan yang bersangkutan dan penggunaan perpustakaan secara optimal kepada sekelompok pengguna baru perpustakaan."
PETUNJUK PENELUSURAN LITERATUR HUKUM INDONESIA Sri Purnomowati
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 13, No 1-2 (1988)
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1324.109 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v13i1-2.8

Abstract

Setiap kali kita sebagai ahli hukum menghadapi suatu masalah atau suatu persoalan, kita diharapkan membicarakan segi-segi hukum dari masalah tersebut. Kita ditantang menemukan kaedah hukum yang berlaku terhadap persoalan itu, menjelaskan arti dari kaedah hukum itu dan memberi petunjuk tentang pelaksanaannya atau penerapannya terhadap masalah tersebut.Usaha menemukan kaedah hukum, terutama yang tertulis, merupakan usaha yang dinamakan penelusuran literatur hukum.
FILE WINISIS Sri Purnomowati; Rini Yuliastuti
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 26, No 1-2 (2001): Maret-Juni
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.842 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v26i1-2.72

Abstract

Winisis (CDS/ISIS for Windows) menyediakan sarana yang memungkinkan pembuatan pangkalan data menjadijauh lebih mudah dibandingkan dengan versi DOS. Meskipun demikian, mengisi tabel definisi ruas (field definition table) tetap memerlukan ketelitian. Cara yang paling mudah dalam menciptakan pangkalan data adalah menyalin (copy) pangkalan data pihak lain dan menempatkannya dalam komputer anda.Kebutuhan untuk menyalin berkas (file) dari pangkalan data lain pada umumnya muncul jika berkas tersebut terlalu rumit untuk dibuat dan diketik, misalnya berkas fonnat cetak (print format) yang panjang atau label indeks (field selection table). Pangkalan data duplikat pada umumnya diperlukan untuk menyirnpan cadangan (backup) cantuman pangkalan data, untuk menyediakan komputer sebagai katalog pemakai, atau untuk membuat terbitan. Artikel ini dimaksudkan untuk membantu pustakawan, dokumentalis dan arsiparis menyalin berkas atau pangkalan data Winisis. Agar dapat menyalin dengan benar, pemakai hams mengetahui direktori atau map(folder), dan berkas-berkas Winisis. Tulisan inijuga membahas prosedur memasang Winisis dalam jaringan (LAN).
THE APPLICATION OF INFORMATION TECHNOLOGY IN ASIA AND PACIFIC COUNTRIES Utari Budihardjo; Muhartoyo Muhartoyo; Sri Purnomowati
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 20, No 1-2 (1995): Juni
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.213 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v20i1-2.32

Abstract

This article presents information technology written on the country reports tharhave been submitted to FIDICAO I 3th Congress and Assembly on Strategic use of Information Systems in Asia and Pacific Countries, held in Jakarta on 6- 8 June 1995. The presentation of applied information technology is divided into Pacific countries that are represented by Australia, Georgia, and Papua New Guinea; while Asian countries are indicated by reports from India, Indonesia, Japan, Malaysia, and Thailand.