Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERANAN WANITA TANI PADA PELAKSANAAN PROGRAM FARMERS MANAGED EXTENTION ACTIVITIES (FMA) DI KECAMATAN MEMPAWAH TIMUR KABUPATEN PONTIANAK Sari, Ratna; Muani, Ani; -, Komariyati
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 1: April 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

FMA dirancang sebagai wahana pembelajaran bagi petani dalam pengembangan agribisnis di pedesaan dengan skala usaha ekonomi yang lebih menguntungkan melalui peningkatan kapasitas pelaku utama dalam memenuhi spesifikasi produk atau komoditi unggulan daerah sesuai permintaan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peranan wanita tani dan laki-laki tani pada pelaksanaan program FMA yang di lakukan dengan pendekatan partisipasi, akses, dan manfaat . Metode penelitian yang digunakan adalah metode komparatif dan lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive), yaitu Desa Antibar dan Parit Banjar di Kecamatan Mempawah Timur. Populasi anggota FMA sebanyak 65 orang. Partisipasi, Akses dan Manfaat anggota FMA dalam program FMA diukur dengan menggunakan metode skoring, sedangkan untuk melihat perbedaan peranan antara laki-laki tani dan wanita tani dianalisis dengan Mann-Witney U Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peranan antara wanita tani dan laki-laki tani, dimana peranan wanita tani dan laki-laki ditinjau dari partisipasi dan akses sama-sama tinggi. Namun manfaat dari pelaksanaan program FMA lebih banyak di terima oleh wanita tani dilihat dari pelatihan budiday cabe, budidaya sayuran, pembuatan pupuk organik dan penggemukan sapi potong pada program FMA. Kata Kunci : Peranan wanita tani, partisipasi, akses dan manfaat
Kajian Sistem Agribisnis Seledri Dalam Upaya Meningkatkan Keuntungan Usahatani Di Kecamatan Pontianak Utara Ansyor, Maulvhi; Muani, Ani; Imelda, Imelda
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan sistem agribisnis sayuran daun seledri terhadap keuntungan petani di Kecamatan Pontianak Utara. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja di Kelurahan Batu Layang dan Kelurahan Siantan Hilir Kecamatan Pontianak Utara, karena atas pertimbangan daerah ini merupakan daerah dengan populasi petani sayuran daun seledri terbanyak di Kecamatan Pontianak Utara yang berpotensi untuk dikembangkan. Metode analisis yang digunakan pada peneliian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan penelitian survai. Metode kuantitatif dengan menggunakan analisis Chi Square (x) dengan menggunakan SPSS 18. Hasil analisis menunjukan bahwa subsistem agribisnis hulu tidak terdapat hubungan terhadap keuntungan usahatani seledri, subsistem usahatani tidak terdapat hubungan terhadap keuntungan usahatani seledri, subsistem agribisnis hilir tidak terdapat hubungan terhadap keuntungan usahatani seledri dan subsistem jasa penunjang agribisnis tidak terdapat hubungan tehadap keuntungan usahatani seledri dikarenakan penerapan pada petani pada subsistem tersebut belum maksimal dilihat dari keterbatasan lahan pertanian, keterbatasan modal usahatani, dan kurangnya pengetahuan dan pemahaman petani serta keterbatasannya inovasi teknologi serta informasi. subsistem usahataninya seledri masih dalam skala kecil yang petaninya tidak terlalu memperhatikan keuntungan usahataninya serta dalam penerapan usahataninya disesuaikan dengan kemampuan dan ajaran turun temurun. Kata kunci: Kajian Sistem Agribisnis Seledri, Keuntunan Usahatani
ANALISIS KEUNTUNGAN USAHA TERNAK SAPI POTONG KELOMPOK USAHA BERSAMA DI DESA SUNGAI KAKAP DUSUN CENDRAWASIH KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Gunawan, Oktavio; Muani, Ani; Maswadi, Maswadi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oktavio Gunawan, 2013. Analisis Keuntungan Usaha Ternak Sapi Potong Kelompok Usaha Bersama Di Desa Sungai Kakap Dusun Cendrawasih Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Beternak sapi di Desa Sungai Kakap Dusun Cendrawasih merupakan bagian kehidupan bermasyarakat yang telah menyatu secara sosial dan budaya. Sapi digunakan sebagai alat untuk tabungan karena masyarakat di Desa Sungai Kakap Dusun Cendrawasih menjadikan sapi sebagai tabungan dengan cara memelihara sapi tanpa mempunyai rencana atau target panen meskipun sudah melewati masa potong untuk digunakan ketika peternak merasa memerlukan dana yang mendesak sehingga pada saat itu sapi akan dijual. Seiring dengan peningkatan jumlah populasi ternak sapi dari tahun ke tahun yang selalu meningkat maka peneliti bermaksud untuk menghitung seberapa besar keuntungan usaha yang dilakukan oleh Kelompok Usaha Bersama di Desa Sungai Kakap Dusun Cendrawasih Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya yang berdasarkan jumlah kepemilikan ternak sapi potong. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Keuntungan peternak sapi potong yang ada di Desa Sungai Kakap Dusun Cendrawasih menguntungkan dengan rata-rata keuntungan per tahun yang diperoleh peternak pada Stratum A dengan kepemilikan sapi 1-2 ekor sebesar Rp. 2.760.222/Tahun, stratum B dengan kepemilikan sapi 3-4 ekor sebesar Rp. 6.822.500/Tahun, stratum C dengan kepemilikan sapi 5-6 ekor sebesar Rp. 9.653.813/Tahun dan stratum D dengan kepemilikan sapi > 7 ekor sebesar Rp. 15.676.238/Tahun. Kata kunci : Analisis Keuntungan, Sapi Potong
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT NELAYAN DI DESA SUNGAI JAWIKECAMATAN MATAN HILIR SELATAN KEBUPATEN KETAPANG Rasawandi, Feri; Muani, Ani; Komariyati, Komariyati
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah “untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat nelayan di Desa Sungai Jawi Kecamtan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang’’. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survey deskriptif. Lokasi penelitian dipilih secara purposive sampling  (sengaja).  Objek dalam penelitian ini adalah kepala rumah tangga, sampel penelitian ini berjumlah 37 orang responden.  Tingkat kesejahteraan dianalisis menggunakan pentahapan kesejahteraan BKKBN dan kriteria kemiskinan setara beras (Sayogyo). Hasil analisis tingkat kesejahteraan nelayan di Desa Sungai Jawi berdasarkan tahap kesejahteraan BKKBN yaitu Keluarga Prasejahtera 30% nelayan, Keluarga Sejahtera Tahap I sebanyak 43% nelayan, Keluarga Sejahtera Tahap II sebanyak 8% nelayan, Keluarga Sejahtera Tahap III sebanyak 19% nelayan. Pengukuran dengan status kemiskinan setara beras yaitu dengan kriteria miskin sebanyak 24%, cukup sebanyak 49% dan kaya sebanyak 27%.   Kata kunci : Nelayan, BKKBN, Kemiskinan, Tingkat Kesejahteraan.
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN KELUARGA PETANI KEBUN PLASMA KELAPA SAWIT PT. PRAKARSA TANI SEJATI (STUDI KASUS DI DESA MUARA JEKAK KECAMATAN SANDAI KABUPATEN KETAPANG) Novahadi, Rela; Muani, Ani; Imelda, Imelda
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.971 KB)

Abstract

Sumber daya alam suatu desa yang sudah mulai kritis / habis dapat menurunkan pendapatan masyarakatnya. Penurunan pendapatan akan berdampak buruk pada kondisi sosial ekonomi desa. Sehingga kerjasama antara desa dengan perusahaan yang dijembatani oleh pemerintah melalui program plasma untuk kelapa sawit diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan desa tersebut. Adapun kesejahteraan pada hakekatnya terdiri dari dua dimensi yaitu kesejahteraan secara ekonomi dan secara sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesejahteraan keluarga petani kebun plasma kelapa sawit PT. Prakarsa Tani Sejati di Desa Muara Jekak Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang. Metode yang digunakan adalah studi kasus, sedangkan sampel penelitian diambil secara acak sederhana. Untuk menganalisis tingkat kesejahteraan digunakan pentahapan kesejahteraan BKKBN dan kriteria kemiskinan setara beras (Sayogyo). Adapun hubungan antar variabel diuji dengan koefisiensi kontingensi. Hasil analisis tingkat kesejahteraan dari 38 petani sampel berdasarkan tahap kesejahteraan BKKBN yaitu Keluarga Sejahtera Tahap I sebanyak 15 petani, Keluarga Sejahtera Tahap II sebanyak 1 petani, Keluarga Sejahtera Tahap III sebanyak 16 petani, Keluarga Sejahtera Tahap III+ sebanyak 6 petani. Pengukuran dengan status kemiskinan setara beras yaitu 5 petani termasuk dalam kelompok cukup dan 33 petani termasuk dalam kelompok kaya. Tahap kesejahteraan keluarga BKKBN memiliki hubungan dengan umur petani, pendidikan petani, pengalaman bertani, umur keluarga, kriteria setara beras dan ukuran keluarga petani.
STRATEGI PENGEMBANGAN KEBUN KELAPA SAWIT LAHAN GAMBUT KABUPATEN KUBU RAYA TRIYONO, DJOKO; MUANI, ANI; SAGIMAN, SAERI
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Social Economic of Agriculture
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j.sea.v4i2.12768

Abstract

Kubu Raya district is a district of the division of Pontianak regency formed by Act 35 of 2007 concerning the Establishment of Kubu Raya district with an area of 6985.20 km ² ( 698,520 acres ) . There are 342.984 ha of peat land area comprising 171 396 ha of shallow peat , peat in the 49 621 ha , 38.953 ha of peat medium , peat in the 83 014 ha while the development activities for oil palm plantations of business licenses obtained has reached an area of about 206 154 ha consisting of 23 fruit companies mostly scattered on peatlands , related to the use of peatlands for oil palm cultivation requires prudence and careful planning with a record of environmental damage . The concept of the development of oil palm plantations on peat land must be in accordance with the  rules  of  Regulation  of  the  Minister  of  Agriculture  of  the  Republic  of  Indonesia  Number14/Permentan/PL 110/2/2009 on Guidelines for Aquaculture Lowland Sustainable Palm Oil which aims to develop the cultivation of oil palm plantations , preserve the function of land peat , increase production and revenue produksen palm .. To understand these activities , then made the purpose of the study : 1 . Identify and analyze the factors that influence the development strategy of oil palm plantations on peat land in Kubu Raya District .2 . Formulate strategies alternanif development of oil palm plantations on peatland Kubu Raya district .The method used was a survey method and included in the descriptive study . The sampling technique used was purposive sampling method , which determines directly or by deliberately selecting respondents . To know the strengths , opportunities , weaknesses and threats of the development of oil palm plantations on peatland Kubu Raya district , then do a SWOT analysis ( Strengths Weakness Opportunities Threath ) . From the analysis it turned out SO strategy ( Strengths Opportunities) ( 3.3743 ) is the best strategy in the development of oil palm plantations on peatland Kubu Raya district , while the strategy is as follows: 1 ) Planting Area Improvement Strategy and Increased Production of oil palm plantations  peatlands  .  2  )  Increased  and  improved  palm  oil  products  according  to  standard  .
ANALISIS ALOKASI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI DALAM UPAYA PENGEMBANGAN AGRIBISNIS LIDAH BUAYA DI KOTA PONTIANAK SAFWAN, MULYADI; MUANI, ANI; SUYATNO, ADI
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Social Economic of Agriculture
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j.sea.v5i2.17909

Abstract

This research to be held at North Pontianak district of Pontianak City, used survey method. The aimed of the research are knews  to analysis the impact of production factors to the total product and to analysis of the effisiensy using of the production factors Aloe vera farming in the Pontianak City. Colecting the primery data to the all responden as total 43.  To analys of the used production factors by function of Cobbs-Douglas production estimates with change in linier function.  To knows the impact all of variables  independent (Xi) versus variable dependent (Y), used  F Test in 95 % significantly and the impact are independent variables (Xi) to variable dependent (Y) used t Test. Effisiency to the production factors used to be analysed by allocative efficiency and use product marginal ratio value similarly with the input cost. The result of the research saw the impact factors of the production  seedling, dust, urea are higly significant, exept the labour factor is not significant to the Aloe vera production at center production north Pontianak district of the Pontianak City. The result of the allocative efficiency analysis saw that using the input production seedling, dust and urea in Aloe vera farming are not efficient yet, so need add the input to got allocative efficiency. But labour as an input production is not efficient, and must be lessened to get allocative efficiency.  The result of Allocative efficiency economic analysis can be used as adjustment to improve the Aloe vera agribisnis system in Pontianak City.
KAJIAN PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KOMODITAS UNGGULAN BUAH-BUAHAN DI KABUPATEN KUBU RAYA JUARSYAH, RENDRA; MUANI, ANI; SUYATNO, ADI
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Social Economic of Agriculture
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j.sea.v4i1.10133

Abstract

The purpose of this research are : 1). To determine the high priority of prime commodity of fruits to develop in Kubu Raya regency 2). To formulated  the alternative strategy to develop agribusiness prime commodity of fruits in Kubu Raya regency 3).To formulated the direction of estate crops commodities development in Kubu Raya regency.This research has taken for six months. Data using primary data and sekunder. The respondents determined by using purposive sampling technique The method of this research was descriptive method by means of survey. Primary data was collected through questionnaire and depth-interviews. The samples were purposively taken, consists of the expert and stakeholders in Kubu Raya regency. Data analysis carried out by Location Quotient (LQ) analysis,   using descriptive analysis and supported by Internal Factor Evaluation Matrix, External Factor Evaluation Matrix, TOWS (Threats, Opportunities, Weakness, Strength) matrix and scoring Analysis.The results showed, the internal factors, which tobe the strengths were: land resource, strategic location, local government policies, and existence of traders and seed breeders. On contrary, the weakness factors were: low technological use in post-harvest and product processing, fruits business management, institutional (farmer groups), and capital access. While, the external factors those to be opportunity were:promotion program in national and international events, increase in fruits demand, decentralization, horticulture development policies from Ministry ofAgriculture. Nonetheless, the treats factors were: fluctuated fruits’ prices,coordination among government agencies, trade liberalization and globalization, and quality standards systemThe seven strategy alternative are : 1). The increase production of fruits commodity 2). The developing area and prime commodities center 3). The empowering farmer institution 4). The developing of fruits management 5). The developing of agro industries 6). Optimizing the coordination among the involved agencies 7). Increasing the human resources competence. Keywords: Agribusiness, Prime commodities, Fruits, LQ, IFE, EFE,  SWOT
ANALISIS DAYA SAING USAHATANI KELAPA SAWIT RAKYAT DI KECAMATAN SUBAH KABUPATEN SAMBAS JAWARI, JAWARI; MUANI, ANI; RADIAN, RADIAN
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Social Economic of Agriculture
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j.sea.v6i1.21590

Abstract

This study was aimed to analyze the competitiveness of farming palm oil (competitive and comparative advantage), Random Sampling method was used to select 88 respondens was determined purposive. The reason for choosing of Subah District because this area is largest palm oil producers and largest and oil palm planting area in the Sambas Regensy . The data used primary and secondary data. The Policy Analysis Matrix (PAM) method was used to analysis data. farming palm oil in Subah District has competitive and comparative excellence.Private propitability(PP) and Social propitability (SP)is positive value of,   Private Cost Rasio (PCR) 0,24, Domestic Resources Cost Ratio (DRCR) is 0,15. Transfer Output (TO) is value negatif Rp – 6.909.408,00/ha/year , it’s shows nothing transfer from consument to produsent, value 0,80 Nominal Protection Coefficient on Output (NPCO) or NPCO < 1,  output price not significant for farmers income.
ANALISIS KEUNTUNGAN USAHA TERNAK SAPI POTONG KELOMPOK USAHA BERSAMA DI DESA SUNGAI KAKAP DUSUN CENDRAWASIH KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Gunawan, Oktavio; Muani, Ani; Maswadi, Maswadi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oktavio Gunawan, 2013. Analisis Keuntungan Usaha Ternak Sapi Potong Kelompok Usaha Bersama Di Desa Sungai Kakap Dusun Cendrawasih Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Beternak sapi di Desa Sungai Kakap Dusun Cendrawasih merupakan bagian kehidupan bermasyarakat yang telah menyatu secara sosial dan budaya. Sapi digunakan sebagai alat untuk tabungan karena masyarakat di Desa Sungai Kakap Dusun Cendrawasih menjadikan sapi sebagai tabungan dengan cara memelihara sapi tanpa mempunyai rencana atau target panen meskipun sudah melewati masa potong untuk digunakan ketika peternak merasa memerlukan dana yang mendesak sehingga pada saat itu sapi akan dijual. Seiring dengan peningkatan jumlah populasi ternak sapi dari tahun ke tahun yang selalu meningkat maka peneliti bermaksud untuk menghitung seberapa besar keuntungan usaha yang dilakukan oleh Kelompok Usaha Bersama di Desa Sungai Kakap Dusun Cendrawasih Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya yang berdasarkan jumlah kepemilikan ternak sapi potong. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Keuntungan peternak sapi potong yang ada di Desa Sungai Kakap Dusun Cendrawasih menguntungkan dengan rata-rata keuntungan per tahun yang diperoleh peternak pada Stratum A dengan kepemilikan sapi 1-2 ekor sebesar Rp. 2.760.222/Tahun, stratum B dengan kepemilikan sapi 3-4 ekor sebesar Rp. 6.822.500/Tahun, stratum C dengan kepemilikan sapi 5-6 ekor sebesar Rp. 9.653.813/Tahun dan stratum D dengan kepemilikan sapi > 7 ekor sebesar Rp. 15.676.238/Tahun. Kata kunci : Analisis Keuntungan, Sapi Potong