Jumriah Langkong
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERBAIKAN MUTU PRODUK USAHA JAGUNG MARNING “MAWAR” DI KABUPATEN TAKALAR Andi Nur Faidah Rahman; . Jalaluddin; Jumriah Langkong
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 2 MEI 2020
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v5i2.10137

Abstract

The "Mawar" marning corn business group is a group business located in Sompu Village, Pattallassang District, Takalar Regency, South Sulawesi. Marning corn is a processed product of corn by boiling it with a solution of calcium hydroxide, dried, then fried. However, based on the results of direct interviews with owners, several obstacles faced were the problem of drying in the rainy season and marketing problems that were constrained by the short shelf life of marning corn. This is caused by the use of simple packaging. This activity is aimed to improve the quality of "Mawar" marning corn through the application of vacuum packaging, drying oven technology, and the use of oxygen adsorbent. The method used in this activity is counseling and training. Community service activities have been done by inviting mothers who are around the business as many as 20 people as the partner. The activity was carried out with two sessions namely: (1) Delivery of material and discussion; (2) Practice. Based on the results of filling in the questionnaire by the participants it was found that there was an increase in participant's knowledge from 15% to 90% regarding the benefits of vacuum packaging, drying oven, and oxygen adsorbent. In addition there was an increase in the skills of participants in using vacuum packaging equipment and drying oven from 10% to 100%. Based on the result, it can be concluded that the counseling and training activities carried out successfully because of an increase in knowledge and skills of participants.Keywords: Marning corn, vacuum packaging, drying oven. ABSTRAKKelompok usaha jagung marning “Mawar” merupakan salah satu kelompok usaha yang terletak di Desa Sompu, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Jagung marning merupakan produk hasil olahan jagung dengan cara direbus dengan larutan kapur sirih (kalsium hidroksida), dikeringkan, kemudian digoreng. Namun, berdasarkan hasil wawancara langsung dengan pemilik usaha, beberapa kendala yang dihadapi yaitu masalah pengeringan pada musim penghujan dan masalah pemasaran yang terkendala dengan masa simpan jagung marning yang tidak terlalu lama. Hal ini salah satunya disebabkan oleh penggunaan kemasan yang sederhana. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk memperbaiki mutu jagung marning “Mawar” melalui penerapan pengemasan vakum, teknologi oven pengering dan penggunaan penyerap oksigen. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan pengabdian telah dilakukan dengan mengundang ibu-ibu yang berada disekitar usaha sebanyak 20 orang sebagai mitra. Kegiatan dilakukan dengan dua sesi yaitu: (1) Penyampaian materi dan diskusi; (2) Praktek. Berdasarkan hasil pengisian kuisioner oleh peserta diperoleh bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta dari 15% menjadi 90% mengenai manfaat pengemasan vakum, oven pengering, dan penyerap oksigen. Selain itu terjadi peningkatan keterampilan peserta dalam menggunakan alat pengemas vakum dan oven pengering yaitu dari 10% menjadi 100%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang diadakan berhasil karena adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta.Kata kunci: Jagung marning, kemasan vakum, oven pengering.
PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN DAN PENGEMASAN OLAHAN “CHAO” IKAN DI PELELANGAN PAOTERE KECAMATAN UJUNG TANAH KOTA MAKASSAR Jumriah Langkong; Nurlailah Abdullah; Andi Nur Faidah Rahman
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v5i1.8120

Abstract

ABSTRAKSulawesi Selatan khususnya di Kecamatan Ujung Tanah pada pelelangan Paotere merupakan lokasi yang potensial dengan berbagai hasil perikanannya.Hasil perikanan merupakan sumber protein hewani yang paling baik, karena mengandung protein yang cukup tinggi dan komposisi asam amino yang lengkap (kualitas yang tinggi). Ikan merupakan merupakan sumber zat-zat gizi terpenting bagi tubuh, selain mengandung semua zat-zat gizi tersebut diatas, juga mempunyai struktur protein yang sesuai dengan tubuh sehingga sangat baik untuk pertumbuhan anak-anak. Produk olahan ikan udang dan ikan adalah makanan tradisional yang sudah umum dikenal di Sulawesi Selatan khususnya di Pelelangan ikan Paotere. Produk “chao” memiliki cita rasa khas dan merupakan makanan kegemaran masyarakat pada umumnya. Metode pelaksanaan yang dilakukan di kelompok usaha nelayan ikan dan udang dengan melakukan pelatihan dan penyuluhan tentang teknologi pengolahan dan pengemasan olahan “chao” ikan dan bahan baku serta sanitasi kebersihan. Selain itu untuk meningkatkan kualitas produk “chao” ikan dilakukan uji organoleptik meliputi warna, rasa aroma dan tekstur “chao” ikan. Hasil yang diharapkan dalam pengabdian ini dapat meningkatkan perbaikan teknologi pengolahan dan pengemasan olahan “chao” yang berkualitas dan memenuhi standar SNI.Kata Kunci: Ikan, Fermentasi,”Chao”, dan Pelelangan paotere Makassar. ABSTRACTSouth Sulawesi, especially in Ujung Tanah District, at the Paotere auction is a potential location with a variety of fishery products. Fishery products are the best source of animal protein, because they contain quite high protein and complete amino acid composition (high quality). Fish is a source of the most important nutrients for the body, besides containing all the nutrients mentioned above, it also has a protein structure that is suitable for the body so it is very good for the growth of children. Processed shrimp and fish products are traditional foods that have been commonly known in South Sulawesi, especially at the Paotere fish auction, "Chao" products have a distinctive taste and are a favorite food of the general public. The method of implementation is carried out in the fish and shrimp fishermen business group by conducting training and counseling on processing and packaging technology for "chao" fish and raw materials and sanitation hygiene. In addition to improving the quality of fish "chao" products, organolepotic tests include color, flavor, aroma and texture of "chao" fish. The expected results in this service can improve the processing and packaging technology of processed "chao" quality and meet SNI standards.Keywords: Fish, Fermentation, "Chao", Paotere Fish Auction Makassar.
PENGEMBANGAN OLAHAN TOMAT ENREKANG DALAM BENTUK KURMA TOMAT (KARAKTERISTIK KURMA TOMAT) Amran Laga; Jumriah Langkong; . Muhpidah; . Fitri; Nurul Wakiah
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4iK.5437

Abstract

Tomatoes are one of the common fruit that is known to public. It has high availability and easy to be found in the market. Fresh tomatoes processing is still limited in some product meanwhile tomatoes are easily damaged and have a short-lived due to its high water content and presence of physical damages.  The processing of tomatoes into the product with lower water content such as dates (candied) is one of the methods to prolong shelf life and prevent it from the damage. The purpose of this paper is to increase the economic value of tomatoes through the processing into the tomatoes dates. This research is expected to provide benefits for farmers and processing industries, primarily engaged in the processing of vegetables and fruits, to support the development of agro-industries in rural areas. Making tomatoes dates begins with the sorting process, adding sugar to the ratio of tomatoes and sugar 2:1, then cooking on low heat and drying for 12 hours with observations every 3 hours. Tomato dates are divided into blanching and non-blanching tomatoes. It was concluded that blanching tomatoes is the best treatment with, water content of 13.8%, pH 5.32 and can maintaned total vitamin C of 60.25% during drying process. Organoleptic test showed that the panelists preferred the blanching tomatoes based on color, aroma, texture and taste.Keywords: Tomatoes, Tomato Dates, Blanching, Non-blanching
PRODUKSI DAN KOMERSIALISASI SURABI DENGAN CAMPURAN IKAN GABUS UNTUK MENINGKATKAN NILAI GIZI PRODUK JAJANAN MASYARAKAT DI KABUPATEN PINRANG Abu Bakar Tawali; Nandi Kuswandi Sukendar; Andi Rahmayanti; Jumriah Langkong; . Irwan; Lisa Angriani
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 2 MEI 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v7i2.17900

Abstract

Kasus stunting sudah menjadi permasalahan nasional, hampir seluruh wilayah Indonesia mengalami permasalahan yang sama, tak terkecuali di kabupaten Pinrang. Prevalensi kasus stunting di Kabupaten Pinrang menyentuh angka 27,60%. Kondisi ini menjadi perhatian khusus pemerintah Kabupaten Pinrang untuk menekan kasus gizi buruk (stunting). Salah satu potensi sumberdaya perikanan yang dimiliki Kabupaten Pinrang adalah ikan gabus. Potensi sumber daya ikan gabus hanya di pasarkan dalam bentuk segar sehingga perlu adanya pemanfaaatan sumber potensi lokal di wilayah Kabupaten Pinrang.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendiseminasikan hasil penelitian produk berupa surabi ikan gabus yang memiliki kandungan nutrisi tinggi untuk mengatasi kasus stunting di Kabupaten Pinrang. Kegiatan ini meliputi kordinasi dengan mitra, persiapan teknologi dan produk yang akan didifusikan, pembuatan prototipe produk surabi, pembuatan leaflet produksi surabi, sosialisai dan demonstrasi pelatihan pembuatan surabi. Melalui kegiatan ini, diharapkan permasalahan stunting di Kabupaten Pinrang dapat teratasi serta masyarakat mampu secara mandiri memproduksi dan memasarkan produk Surabi ikan gabus. Selain itu, kegiatan diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendukung ketersediaan pangan sumber protein yang murah bagi masyarakat. Hasil pengabdian dikatakan berhasil yang ditandai dengan adanya peningkatan pengetahuan berdasarkan nilai pre-post test dan produk yang dihasikan pada saat pelatihan pembuatan produk menjadi kategori sangat baik. Kata kunci: Ikan gabus, pinrang, stunting, surabi.   ABSTRACT Stunting cases have become a national problem; almost all parts of Indonesia experience the same problem, not least in Pinrang District. The prevalence of stunting cases in Pinrang District touched 27.60%. This condition is a special concern for the Pinrang District government to suppress cases of malnutrition (stunting). One of the potential fisheries resources owned by Pinrang District is snakehead fish. The potential of snakehead fish resources is only marketed in fresh form, so it is necessary to utilize potential local sources in the Pinrang District area. These activities include coordination with partners, preparation of technology and products to be diffused, making prototype s of Surabi products, making Surabi production leaflets, socialization, and demonstrations of Surabi making training. Through this activity, it is hoped that the stunting problem in Pinrang district can be resolved and the community is able to independently produce and market snakehead fish Surabi products. In addition, the activity is expected to be able to create jobs, increase people's income, and support the availability of cheap protein sources for the community. The results of the service are said to be successful, which is marked by an increase in knowledge based on the pre-post test scores and the products produced during the training of making products are categorized as very good. Keywords: Snakehead fish, pinrang, stunting, surabi.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Pada Pengolahan Buah Dan Sayur Di Desa Pasui Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan Jumriah Langkong
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Panrita Abdi - April 2017
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.307 KB) | DOI: 10.20956/pa.v1i1.2303

Abstract

Sulawesi Selatan khususnya Kabupaten Enrekang merupakan daerah yang potensial dengan berbagai hasil pertaniannya. Hasil pertanian terutama buah dan sayur merupakan sumber provitamin A, vitamin C dan mineral serta dari kalsium dan besi. Selain hal tersebut buah dan sayur merupakan sumber serat yang sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Tujuan IbW ini adalah untuk melakukan penerapan teknologi pengolahan buah dan sayur khususnya produk selai, dodol dan keripik) di desa Pasui Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang. Target khususnya adalah terciptanya para anggota IKM Mitra untuk mengembangkan usahanya dibidang pengolahan buah dan sayur. Metode pelaksanaan yang dilakukan di IKM Mitra desa Pasui Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang dengan melakukan penyuluhan dan pelatihan tentang penanganan pascapanen, pengolahan dan pengemasan, serta sanitasi kebersihan bahan baku. Hasil yang diharapkan dalam IbW ini dapat meningkatkan perbaikan teknologi pengolahan dan pengemasan produk buah dan sayur yang berkualitas dan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).