Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Penyakit Kusta Di Rumah Sakit Khusus Kusta Dr Sitanala Kota Tangerang Tahun 2015 Sri Komalaningsih
Sehat MasadaJurnal Vol 10 No 2 (2016): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leprosy is an infectious disease still prevalent in developing countries, including at Indonesia. In this study the problem is personal hygiene factor in leprosy patients in dr. Sitanala Leprosy Special Hospital Tangerang City. The purpose of this research was to determine the relationship between personal hygiene with occurrence of leprosy in dr. Sitanala Leprosy Special Hospital. This study uses a case-control approach. The population was outpatients in dr. Sitanala Leprosy Special Hospital diagnosed leprosy (cases) and Diabetes Mellitus (control). Samples are 108 patients. The instrument used was questionnaire. Data were analyzed with Chi-square test formula. The research results that there was a relationship between hand washing habits (p=0,023, OR=3,357) but there were not relationship bathing habits (p=0,066, OR=2,340), towel cleaning habits (p=0,740,OR=1,563), cloth cleaning habits (p=0,525, OR=1,862) and bed, blanket , pillow cases cleaning (p=0,171, OR=2,105) with occurrence of leprosy in dr. Sitanala Leprosy Special Hospital. Suggestion put forward is expected to improve personal higiene the patient and who live around them expecially on seven step hand washing habit according WHO so as not to be a source of transmission of leprosy.
Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Penyakit Kusta Di Rumah Sakit Khusus Kusta Dr Sitanala Kota Tangerang Sri Komalaningsih
Sehat MasadaJurnal Vol 11 No 1 (2017): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v11i1.22

Abstract

Leprosy is an infectious disease still prevalent in developing countries, including at Indonesia. In this study the problem is personal hygiene factor in leprosy patients in dr. Sitanala Leprosy Special Hospital Tangerang City. The purpose of this research was to determine the relationship between personal hygiene with occurrence of leprosy in dr. Sitanala Leprosy Special Hospital. This study uses a case-control approach. The population was outpatients in dr. Sitanala Leprosy Special Hospital diagnosed leprosy (cases) and Diabetes Mellitus (control). Samples are 108 patients. The instrument used was questionnaire. Data were analyzed with Chi-square test formula. The research results that there was a relationship between hand washing habits (p=0,023, OR=3,357) but there were not relationship bathing habits (p=0,066, OR=2,340), towel cleaning habits (p=0,740,OR=1,563), cloth cleaning habits (p=0,525, OR=1,862) and bed, blanket , pillow cases cleaning (p=0,171, OR=2,105) with occurrence of leprosy in dr. Sitanala Leprosy Special Hospital. Suggestion put forward is expected to improve personal higiene the patient and who live around them expecially on seven step hand washing habit according WHO so as not to be a source of transmission of leprosy.
Pengaruh Media Booklet Dan Metode Ceramah Tanya Jawab Terhadap Pengetahuan Keluarga Tentang Dukungan Pada Lansia Dona Tri Subdari; Ruswana Anwar; Adjat Sedjati Rasyad; Hidayat Wijayanegara; Roni Rowawi; Sri Komalaningsih
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 4 (2020): Volume 5 Nomor 4 Juni 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v5i4.31285

Abstract

Dukungan keluarga merupakan bagian dari dukungan sosial. Kehidupan lansia kurang berkualitas dipengaruhi oleh pengetahuan keluarga yang kurang baik. Salah satu upaya meningkatkan pengetahuan keluarga adalah dengan penyuluhan menggunakan media booklet dan metode ceramah tanya jawab. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh media booklet dan metode ceramah tanya jawab terhadap pengetahuan keluarga tentang dukungan pada lansia.Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperrimen dengan pendekatan pretest-posttest control group design dengan jumlah sampel 38 orang setiap kelompok di wilayah kerja Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juni sampai Juli 2019. Pengambilan sampel dengan menggunakan consecutive sampling. Pengumpulan data diperoleh melalui kuesioner secara pretest dan posttest, kemudian data diolah dan dianalisis secara deskriptif analitik menggunakan Mann Whitney, Wilcoxone dan Chi Square.Hasil penelitian pada kelompok intervensi menunjukkan bahwa media booklet disertai metode ceramah tanya jawab lebih meningkatkan pengetahuan keluarga dibandingkan hanya diberikan metode ceramah tanya jawab sebesar 28,62±9,923 berbanding 10,53±5,260 dengan nilai p<0,001.Simpulan, terdapat pengaruh yang signifikan pemberian informasi kesehatan menggunakan media booklet dan metode ceramah tanya jawab dibandingkan hanya dengan metode ceramah tanya jawab.Kata kunci : Dukungan Keluarga Lansia, Metode Ceramah Tanya Jawab, Media Booklet
Pengaruh Penerapan Pra Rujukan Menggunakan Lembar Balik Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Bidan Dalam Deteksi Dini Risiko Tinggi Maternal Di Beberapa Puskesmas Kabupaten Subang Fatmawati Karim; Suryani Soepardan; Sri Komalaningsih; Hidayat Wijayanegara; Herri Sastramihardja; Roni Rowawi
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v5i2.25658

Abstract

Upaya penurunan angka kematian ibu (AKI) sudah dilakukan seoptimal mungkin oleh tenaga kesehatan seperti upaya peningkatan kualitas pelayanan, cakupan layanan, pemantapan kerjasama lintas program maupun lintas sektoral sampai dengan peningkatan kapasitas manajemen pengelola program. Rasio kematian Ibu di Indonesia tahun 2015, 305 per 100.000 kelahiran hidup. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pra rujukan menggunakan lembar balik terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap bidan dalam deteksi dini risiko tinggi maternal. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pretest postest control group design untuk menganalisis penggunaan lembar balik pra rujukan maternal. Subjek penelitian adalah bidan di wilayah kerja Puskesmas Legonkulon dan Puskesmas Binong sebanyak 100 bidan yang terdiri dari 50 kelompok intervensi dan 50 kelompok kontrol. Uji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov, selanjutnya karena data distribusi tidak normal maka digunakan uji Wilcoxon. Pada kelompok intervensi setelah perlakuan menggunakan lembar balik terdapat peningkatan pengetahuan (p=0,001), peningkatan sikap (p=0,001) dan kelompok kontrol menggunakan buku KIA  terdapat peningkatan pengetahuan   (p=0,019), dan peningkatan sikap (p=0,001). Simpulan menunjukan terdapat pengaruh pra rujukan menggunakan lembar balik terhadap pengetahuan dan sikap dengan nilai p=0,001.Kata Kunci: Lembar balik pra rujukan,  pengetahuan, sikap bidan
Perbandingan Efektivitas Terapi Akupresur Sanyinjiao Point Dengan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Untuk Menurunkan Nyeri Menstruasi Pada Putri Remaja Di Pesantren Asshiddiqiyah 3 Karawang Widia Natalia; Sri Komalaningsih; Osman Syarief; Firman Wirakusumah; Achmad Suardi
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 3 (2020): Volume 5 Nomor 3 Maret 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v5i3.28772

Abstract

Angka kejadian dismenore di dunia sangat besar yaitu 60%-90% perempuan di setiap negara mengalami dismenore dan berdampak pada remaja usia sekolah yang  menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari. Jika seorang siswi mengalami dismenore, aktivitas belajar siswi di sekolah terganggu dan tak jarang hal ini membuat mereka tidak masuk sekolah. Selain itu kualitas hidup remaja menurun. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis terapi akupresur lebih efektif dibandingkan teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tingkat nyeri haid (dismenore) primer pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi eksperimental dengan two group comparasion pre-post test design. Subjek penelitian yaitu remaja putri yang mengalami dismenore primer sebanyak 78 orang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok terapi akupresur sanyinjiao point dan teknik relaksasi nafas dalam. Pengambilan sampel berdasarkan teknik purposive sampling. Analisis data  menggunakan uji Maan-Whitney dan uji Wilcoxon dengan kemaknaan hasil ujian ditentukan berdasarkan nilai p <0,05. Hasil penelitian menunjukan terapi akupresur dan teknik relaksasi nafas dalam dapat menurunkan tingkat nyeri haid (dismenore) primer pada remaja putri dengan hasil p=0,000 (p <0,05). Simpulan dari penelitian ini adalah terapi akupresur lebih efektif 15 kali menurunkan nyeri haid (dismenore) primer dibandingkan teknik relaksasi nafas dalam.Kata kunci : Akupresur sanyinjiao point, dismenore primer, relaksasi nafas dalam.
Influence of Adolescent Reproductive Health Promotion Media Booklet on Knowledge and Attitude of Adolescents Living in Work Area of Ibrahim Adjie Public Health Center in 2018 Sri Hennyati Amiruddin; Sri Komalaningsih; Ma&#039;mun Sutisna; Hidayat Wijayanegara; Leri Septiani; Herry Garna
Global Medical & Health Communication (GMHC) Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.419 KB) | DOI: 10.29313/gmhc.v8i2.4962

Abstract

Adolescent period is a critical period that requires quality health services. The aim of this study was to analyze the effect of health education through booklet media on the knowledge and attitude towards reproductive health among adolescents. This was a quasi-experimental case control study with nonequivalent two group design conducted on 282 students of SMP Negeri 37, a public junior high school, in the work area of Ibrahim Adjie Public Health Center in Bandung city during December 2018–May 2019. Subjects were divided into two groups, intervention and control groups, with 141 subjects in each group. Data collected were tested for normality and homogeneity using Kolmogorov-Smirnov and Levene tests, respectively, followed by a bivariate analysis using Wilcoxon test to determine the difference. Knowledge of all students in both groups was poor during pre-test with an increase found in 135 subjects (95.7%) in the intervention group (p=0.001) and 63 subjects (44.7%) in the control group (p=0.003) based on the post-test results. Negative attitude was also seen in both groups during pre-test, with a shift towards positive attitude was evident in 134 students (95.0%) in the intervention group (p=0.001) and 117 students (83.0%) in the control group (p=0.002) based on post-test results. This presence that health information conveyed through booklet has a probability of giving 0.995 times stronger influence leaflet. Thus, the use of booklet can improve knowledge and attitude towards adolescent reproductive health. PENGARUH BOOKLET MEDIA PROMOSI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA YANG BERTEMPAT TINGGAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IBRAHIM ADJIE TAHUN 2018Masa remaja merupakan masa kritis yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan melalui media booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi. Penelitian ini merupakan penelitian quasi-experimental case control dengan rancangan nonequivalent two group yang dilaksanakan terhadap 282 siswa/i SMP Negeri 37 di wilayah kerja Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung selama Desember 2018–Mei 2019. Subjek dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kontrol dengan 141 subjek di setiap kelompok. Data yang terkumpul diuji normalitas dan homogenitasnya masing-masing menggunakan Uji Kolmogorov-Smirnov dan Levene, dilanjutkan dengan analisis bivariat menggunakan Uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaannya. Pengetahuan semua siswa pada kedua kelompok kurang saat pre-test dengan peningkatan pengetahuan 135 subjek (95,7%) pada kelompok intervensi (p=0,001) dan 63 subjek (44,7%) pada kelompok kontrol (p=0,003) berdasar atas hasil post-test. Sikap negatif juga terlihat pada kedua kelompok selama pre-test dengan pergeseran ke arah sikap positif 134 siswa (95,0%) pada kelompok intervensi (p=0,001) dan 117 siswa (83,0%) pada kelompok kontrol (p=0,002) berdasar atas hasil post-test. Informasi kesehatan yang disampaikan melalui media booklet ini berpeluang memberikan pengaruh 0,995 kali lebih kuat daripada media leaflet. Dengan demikian, penggunaan booklet dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi. Simpulan, terdapat pengaruh pendidikan kesehatan melalui media booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi.
Effect of Zilgrei Method and Lumbal Massage Combination on Labor Progress During Latent Phase of First Stage of Labor in Primigravida Melati Yuliandari; Leri Septiani; Roni Rowawi; Sri Komalaningsih; Herry Garna
Global Medical & Health Communication (GMHC) Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2480.888 KB) | DOI: 10.29313/gmhc.v8i2.5083

Abstract

The first stage of labor starts from the onset of cervical dilatation and divided into latent and active phases. The latent phase is a more prolonged phase of labor, which allows various interventions performed. Interventions and the latent phase's length may lead to anxiety and restlessness, which might contribute to prolonged labor when experienced by women in labor. A combination of the Zilgrei method and lumbar massage used to reduce labor pain. This method combines movement, change of position, breathing exercise, and the light massage performed since the first stage of labor. It expected that the work of interrelated pelvic muscles becomes harmonized; hence, the cervix will be softer, and the uterine muscles may push the fetus towards the birth canal. This study aimed to determine the effect of the Zilgrei method and lumbar massage combination on the latent phase of the first stage of labor progress in primigravida. It is a quantitative quasi-experimental study on 66 women who underwent the latent phase of the first stage of labor in independent practice of midwife the work area of Citarip Public Health Center during May–July 2019, who were divided equally into control and intervention groups. The statistical analysis used was univariate and bivariate analyses with an independent t test. The mean duration of labor in the latent phase of the first stage of labor in the control group and intervention group was 368 minutes and 307 minutes, respectively, with a difference of 61 minutes (p=0.002). Therefore, the Zilgrei method and lumbar massage combination significantly affect labor progress in the latent phase of the first stage of labor in primigravida. PENGARUH KOMBINASI METODE ZILGREI DAN PEMIJATAN LUMBAL TERHADAP PROSES KEMAJUAN PERSALINAN PADA PRIMIGRAVIDAKala I persalinan merupakan tahap serviks terbuka yang terdiri atas fase laten dan fase aktif. Fase laten mempunyai durasi persalinan lebih panjang sehingga memungkinkan banyak intervensi. Intervensi dan lama fase laten dapat menimbulkan kecemasan dan kegelisahan, apabila dialami ibu in partu dapat menjadi faktor persalinan lama. Kombinasi Metode Zilgrei dan pemijatan lumbal menjadi metode mengurangi rasa nyeri persalinan yang menggabungkan gerakan, perubahan posisi, latihan pernapasan, dan pijatan ringan yang dipersiapkan sejak kala I persalinan. Diharapkan kerja otot panggul saling berkaitan menjadi selaras sehingga serviks tidak kaku dan terdapat potensi otot rahim mendorong janin menuju jalan lahir. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh kombinasi Metode Zilgrei dan pemijatan lumbal terhadap kemajuan proses persalinan kala I fase laten pada primigravida. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimental kuantitatif pada 66 wanita yang menjalani fase laten persalinan kala I di bidan praktik mandiri (BPM) wilayah kerja Puskesmas Citarip periode Mei–Juli 2019 yang dibagi rata menjadi kelompok kontrol dan intervensi. Analisis statistik menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji t independen. Durasi persalinan kala I fase laten rerata kelompok kontrol dan intervensi adalah 368 menit dan 307 menit masing-masing dengan selisih waktu 61 menit (p=0.002). Simpulan. kombinasi Metode Zilgrei dan pemijatan lumbal berpengaruh terhadap kemajuan proses persalinan kala I fase laten pada primigravida.
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS ANTARA WARM PACK BELT DENGAN KOMPRES AIR HANGAT DALAM MENURUNKAN DEMAM ANAK USIA 1 ̶ 5 TAHUN DI PUSKESMAS LEGON KULON KABUPATEN SUBANG TAHUN 2021 Karimah Karimah; Hidayat Wijayanegara; Yeni Mahwati; Ma’mun Sutisna; Sri Komalaningsih; Herri S Sastramihardja
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol 4 No 2 (2021): September 2021
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v4i2.46

Abstract

Demam merupakan kondisi suhu tubuh yang meningkat melebihi 36°C. Demam pada anak dapat diatasi secara non farmakologi dilakukan dengan Warm Pack Beltdan kompres air hangat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan sebelum dan sesudah diberikan Warm Pack Belt dan kompres air hangat dalam menurunkan demam serta menganalisis efektifitas Warm Pack Belt dengan kompres air hangat dalam menurunkan demam anak usia 1-5 tahun di Puskesmas Legon Kulon Kabupaten Subang tahun 2021. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Legon Kulon Kabupaten Subang pada tanggal 11-31 Maret 2021. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest with control group dengan responden sebanyak 80 orang usia 1-5 tahun yang mengalami demam. Efektifitas diukur menggunakan Uji N-Gain, variabel terikat Demam diukur memakai skala ukur nominal, sedangkan perbandingan efektifitas antara Warm Pack Beltdengan kompres air hangat dalam menurunkan demam anak usia 1-5 tahun dianalisis menggunakan Uji Paired Sampel T Test. Hasil penelitian menunjukkan pada hari ke 1-3 nilai p value = 0,000 semua nilai p value kurang dari 0,05 menunjukkan adanya perbedaan efektifitas antara Warm Pack Beltdengan kompres air hangat dalam menurunkan demam anak usia 1-5 tahun. Dimana penurunan suhu tubuh anak sebelum diberikan kompres air hangat pada yaitu 37,91°C dan setelah diberikan menjadi 36,63°C, sedangkan pada kelompok Warm Pack Belt yaitu sebelum diberikan suhu tubuh anak 37,79°C dan setelah diberikan menjadi 35,83°C. Terdapat perbedaan penurunan yaitu 1,28°C untuk kelompok kompres hangat dan 1,96°C untuk kelompok Warm Pack Belt. Simpulan, terdapat perbedaan suhu tubuh anak usia 1-5 tahun yang diberikan treatment. Warm Pack Belt lebih efektif dibandingkan dengan kompres air hangat terhadap demam pada anak usia 1-5 tahun di Puskesmas Legon Kulon Kabupaten Subang.
The Relationship Between Cognitive Function Status and Quality of Life in High Risk Elderly at Uptd Social Service Center Griya Elderly Social Service of West Java Province Wanda Alya Syafira; Erlina Fazriana; Sri Komalaningsih
JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMU- ILMU KEPERAWATAN, KEBIDANAN, FARMASI DAN ANALIS KESEHATAN, SEKOLAH TINGGI KESEHATAN MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan (April 2023)
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v10i1.187

Abstract

High-risk elderly are elderly who reach age (> 70 years). As you get older, the status of cognitive function decreases and also the quality of life. Good, bad status of cognitive function can be seen from the aspects of orientation, language, attention, memory, function construction, calculation, and reasoning. Cognitive function will potentially affect the quality of life in terms of physical, psychological, social and environmental indicators. The purpose of this study was to determine the relationship between cognitive function status and quality of life in high-risk elderly at the Regional Technical Implementation Unit (UPTD) Griya Elderly Social Service Center, West Java Province Social Service. The design of this study uses the correlational method. Data collection tools used the Mini Mental Status Exam (MMSE) questionnaire and the World Health Organization Quality of Life version of Bref (WHOQoL-BREF). Univariate and bivariate data analysis, Spearman's rho to see the relationship between variables. The results showed that most of the respondents (54%) had good global cognitive function status. And most of the quality of life on physical indicators (74%) is good, psychology (76%) is good, social (76%) is good, environment (78%) is good. There is a Relationship between Cognitive Functional Status and Quality of Life in High Risk Elderly in the Regional Technical Implementation Unit (UPTD) Griya Elderly Social Service Center, West Java Province Social Service. With a correlation value of 4 domains at age> 70 years. Physical (0.000), psychological (0.001), social (0.000), environmental (0.003). Conclusions and suggestions in this study, cognitive function will have the potential for quality of life problems thus respondents need to maintain routine guidance activities facilitated by the orphanage, both physical, mental spiritual, psychosocial, skills, arts and recreation guidance so that cognitive function remains good to quality his life is good.